Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan Multimedia Interaktif Laboratorium Virtual Praktikum Simulasi Uji DNA Pada Kelas XI di SMA Negeri 1 Banjar Paramitha, Putu Ananda Pradnya; Wiradika, I Nyoman Indhi; Mertayasa, I Nengah Eka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5041

Abstract

Materi genetika, khususnya pada praktikum simulasi uji DNA, merupakan salah satu materi biologi yang bersifat abstrak sehingga membutuhkan pengalaman belajar berbasis praktikum agar dapat dipahami secara optimal oleh peserta didik. Namun, kondisi pembelajaran di lapangan menunjukkan bahwa pelaksanaan praktikum uji DNA di sekolah sering mengalami berbagai kendala, seperti keterbatasan alat dan bahan di laboratorium fisik, keterbatasan waktu, serta jumlah siswa yang cukup banyak, sehingga proses pembelajaran belum dapat berlangsung secara maksimal dan merata. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa serta kurang optimalnya pemahaman konsep genetika. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif laboratorium virtual praktikum simulasi uji DNA pada kelas XI di SMA Negeri 1 Banjar serta mengetahui respon peserta didik terhadap media pembelajaran yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahapan Define, Design, Development, dan Disseminate. Multimedia interaktif laboratorium virtual dikembangkan menggunakan perangkat lunak Adobe Animate dengan dukungan Adobe Illustrator dan Figma, serta dirancang berbasis web agar mudah diakses oleh peserta didik kapan pun dan di mana pun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif laboratorium virtual yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan rata-rata koefisien validasi ahli isi dan ahli media sebesar 1,00. Uji respon siswa menunjukkan hasil dengan kategori “Sangat Baik”. Dengan demikian, multimedia interaktif laboratorium virtual ini dinilai layak digunakan dan berpotensi membantu meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan proses sains, serta motivasi belajar siswa dalam mempelajari materi genetika.
Pengembangan Augmented Reality Komponen Ekosistem dan Interaksi Pada Biogeokimia Di Kelas X SMA Negeri 1 Banjar Sangging, I Putu Indra Santika; Mertayasa, I Nengah Eka; Wiradika, I Nyoman Indhi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5734

Abstract

Materi Biologi pada pokok bahasan komponen ekosistem dan interaksi pada biogeokimia merupakan materi yang bersifat abstrak karena melibatkan proses alam yang sulit diamati secara langsung oleh peserta didik. Pembelajaran di sekolah masih didominasi metode konvensional dengan media statis seperti buku teks dan presentasi, sehingga visualisasi konsep belum optimal dan berdampak pada rendahnya keterlibatan serta pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality pada materi komponen ekosistem dan interaksi biogeokimia kelas X SMA Negeri 1 Banjar serta mengetahui respon peserta didik dan guru. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Media dikembangkan dalam bentuk web based agar mudah diakses melalui smartphone kapan saja dan di mana saja. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality dinyatakan sangat valid dengan koefisien validitas ahli isi dan ahli media sebesar 1,00. Hasil uji coba menunjukkan media berada pada kategori sangat baik. Uji respon peserta didik dan guru menunjukkan kategori sangat positif. Media ini mampu membantu visualisasi konsep abstrak, meningkatkan keterlibatan aktif, motivasi belajar, serta mendukung pembelajaran Biologi yang interaktif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad dua puluh satu di tingkat sekolah menengah atas pada lingkungan pendidikan formal Indonesia modern.
Likert Scale vs Semantic scale: Comparing the use of Mendeley application for the journal editors Fajaruddin, Syarief; Setiawati, Farida Agus; Setiawan, Ari; Astuti, Nuryani Dwi; Wiradika, I Nyoman Indhi; Nadia, Mia Ayu; Andi, Tri
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 5 No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v5i3.2650

Abstract

The study aims to identify the excellence in the use of two types of scale by comparing the Likert Scale and the Semantic Differential Scale. In addition, the study aims to identify the constructs of the Mendeley application as well as the indicators that it has shaped. The study itself is developmental research. The instruments for the Likert Scale and the Semantic Scale have been developed by referring to the same guidelines. Then, the respondents in the study are 59 journal administrators throughout Indonesia. After the data have been gathered, the data are analysed by using the exploratory factor analysis and the confirmatory factor analysis. The results of the study show that four factors that have been formed in the construction for the Mendeley application using the two scales. Based on the measurement results, it is found that Semantic Differential Scale is more excellent in terms of validity and reliability.