Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH LKPD TERINTEGRASI PERMAINAN TRADISIONAL KARAPAN KALELES TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS 4 SDN PEJAGAN 1 Kusuma, Eka Maya; Bagus Rahmad Wijaya
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.29423

Abstract

This study aims to determine the effect of the use of LKPD integrated with karapan kaleles traditional games on the creative thinking ability of grade 4 students at SDN Pejagan 1. The method used in this study is quantitative with a Quasi Experimental Non-equivalent Control Group design with the entire population of grade 4 students. Purposive sample sampling technique. The number of samples in this study was 22 in the experimental class and 22 in the control class. The research results show that using integrated LKPD (Student Worksheet) with traditional games can influence students' creative thinking abilities, with a t-test hypothesis testing result of 0.041<0.05. This is because LKPD integrates traditional games that invite students to explore the environment and invite students to move
ANALISIS INDIKATOR KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI ORGAN PERNAPASAN MANUSIA DI KELAS VI SDIT ULIL ALBAB Aliyah, Syailil; Bagus Rahmad Wijaya; Izza Fijriyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35781

Abstract

Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis tingkat Keterampilan Berpikir Kritis (TKK) siswa Kelas VI SDIT Ulil Albab (N=18) pada topik Organ Pernapasan, menggunakan tes pilihan ganda 15 butir soal beserta logika (bobot total 105 poin) berdasarkan teori Robert H. Ennis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor akhir TKK kelas tersebut berada pada level Sedang (55,76%), dengan tingkat ketuntasan klasikal yang sangat rendah, yaitu 16,67% (Kriteria Ketuntasan Minimal/KKM 75%). Analisis Justifikasi per indikator menunjukkan adanya disparitas yang signifikan: siswa mencapai level tertinggi pada indikator Strategi & Taktik (81,11%, Kategori Ketuntasan), sementara indikator ketiga penalaran inti (Inferensi: 50,56%, Klarifikasi Elementer: 52,35%, dan Penunjang Dasar: 56,67%) semuanya berada pada kategori Sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa lebih mahir dalam memilih solusi akhir daripada dalam memproses informasi atau menarik kesimpulan logistik. Analisis kualitas menegaskan bahwa kinerja yang buruk dihilangkan pada ketidakmungkinan membangun rantai sebab-akibat logistik dan menyebarkan informasi otoritas. Studi ini merekomendasikan penerapan intervensi pembelajaran yang fokus pada urutan pencapaian terendah—yaitu Inferensi, Klarifikasi Elementer, dan Dukungan Dasar—melalui strategi berbasis inkuiri dan argumentasi untuk memperkuat penalaran reflektif.