Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH KECEPARTAN POTONG TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN HASIL PEMBUBUTAN MATERIAL ST-90 MENGGUNAKAN PAHAT KARBIDA DENGAN METODE PEMBUBUTAN KERING Saripuddin Muddin; Suradi Suradi; Fadhli Fadhli; Zulkifli Zulkifli
JURNAL ILTEK Vol 12, No 02 (2017): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.86 KB) | DOI: 10.47398/iltek.v12i02.385

Abstract

Proses permesinan kering (dry machining) menggunakan mesin bubut merupakan salah satu alternatif yang digunakan dalam penelitian ini untuk untuk pengerjaan pembubutan yang berorientasi pada proses produksi. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi dari hasil pembubutan tersebut. Pencapaian kualiatas suatu peoduk pada proses bubut yaitu dengan melihat tingkat kekasaran permukaan yang diperoleh pada kondisi pemotongan. Pada penelitaian ini mengungkap pengaruh kecepatan potong (cutting speed) terhadap tingkat kekasaran permukaan material ST-90 pada proses pembubutan kering (dry turning) secara eksperimental menggunakan mata pahat karbida (carbide). Metode pengukuran kekasaran permukaan dengan alat surface terster mitutoyo SJ-310 menghasilkan nilai kekasaran permukaan rata-rata terbesar (kasar) diperoleh Ra= 1,544 μm, Rq= 2,040 μm, dan Rz= 11,021 μm yang terjadi pada kecepatan potong 110,658 m/menit. Nilai kekasaran permukaan rata -rata terkecil (halus) di peroleh Ra= 0,954μm, Rq= 1,210 μm, Rz= 6,606 μm yang terjadi pada kecepatan potong 66,411 m/menit. Dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa semakin cepat kecepatan potong (cutting speed) yang digunakan pada pembubutan kering material ST-90 maka nilai kekasaran permukaan hasil pembubutan yang diperoleh besar.
RANCANG BANGUN PENGUPAS DAN PEMBERSIH KULIT KENTANG DALAM INDUSTRI RUMAH TANGGA Zulkifli Manguluang; Fadhli Rahman; Sahabuddin Sahabuddin; Ervin Pramana
JURNAL ILTEK Vol 16, No 2 (2021): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.615 KB) | DOI: 10.47398/iltek.v16i2.621

Abstract

Proses pengupasan kentang umumnya dilakukan dengan menggunakan pisau, sehingga membutuhkan waktu lama dalam pengerjaan pengupasan. Tujuan dari penelitian ini, untuk merancang dan membuat alat pengupas kulit kentang dalam industri rumah tangga serta bagaimana mengetahui hasil kinerja alat. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data melalui studi pustaka, analisa data mengenai waktu yang diperoleh dalam proses pegupasan, tingkat efesiensi dan kerugian produktifitas alat, perhitungan perancangan, perbandingan alat dengan sistem pisau manual dan perbandingan dengan alat yang sudah ada. Prosedur penelitian dilakukan melalui tahap perencanaan untuk menentukan alat, bahan dan desain, tahap pelaksanaan untuk proses kerja lapangan, tahap uji coba untuk mengaplikasikan alat. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yakni berupa alat pengupas dan pembersih kulit kentang yang mempunyai ukuran panjang sisi 50 cm x 50 cm, tinggi 93 cm dan memiliki delapan komponen dengan daya kekuatan mesin yang dihasilkan sebesar 0,153 kw untuk kapasitas 2 kg kentang. Hasil kinerja alat diperoleh tingkat efisiensi kebersihan kentang 88%, kerusakan pada kentang 12% dan waktu rata-rata yang dihasilkan adalah 3 menit. Kesimpulan dari penelitian ini yakni perancangan dan pembuatan alat pengupas dan pembersih kulit kentang yang mampu melakukan proses pengupasan sebanyak 2 kg kentang selama 3 menit.
RANCANG BANGUN MESIN PEMECAH CANGKANG KEMIRI Hammada Abbas; Fadhli Rahman; Ferdi Agus; Paisal Paisal
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 18 No. 02 (2023): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v18i02.134

Abstract

Pengolahan biji kemiri terdapat beberapa kendala membuat produksinya menjadi terhambat salah satunya proses pemecahan cangkang kemiri yang dilakukan menggunakan pemecah manual. Tujuan penelitian adalah merancang dan menguji mesin-mesin pemecah cangkang kemiri untuk mempermudah industri rumah tangga melakukan pemecahan kemiri dalam jumlah banyak. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode analisis dengan menghitung torsi dan daya serta terdiri dari beberapa tahap pertama survei alat dan bahan, menggambar desain alat, merancang alat, pengujian alat, melakukan perancangan alat dengan menggunakan material bahan seperti besi siku, besi plat motor dc satu unit 2800 hp, pully penggerak, sabuk dan satu buah poros penggerak. Hasil uji alat pemecah cangkang kemiri ini bekerja berdasarkan gaya tumbukan antar komponen mesin yang bergerak cepat dengan bahan kerja mesin pemecah yang berputar pada sumbunya, dan proses pemecahan membutuhkan waktu rata-rata 3 menit selama 4 kali pengujian alat. Kemudian tingkat efisiensi pemecah cangkang kemiri mencapai 75%, kerusakan pada kemiri 25%. Setelah proses pemecahan selesai selanjutnya dilakukan pemisahan buah kemiri dari cangkangnya secara manual. Kesimpulan adalah rancangan mesin pemecah cangkang kemiri berfungsi dengan baik setelah mengalami beberapa pengujian.