Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Sosialisasi Pemanfaatan Sekam Padi Sebagai Briket di Desa Sajau Hilir Sari, Ayu Lingga Ratna; Sulaiman, Dady; Ulva, Siti Maria; Syahdan, St; Arif, Abdul; Aisyah, Siti
Ekspresi : Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ekspresi.v2i1.481

Abstract

Potensi besar di Desa Sajau Hilir ini terletak pada sektor pertanian, khususnya produksi padi sebagai komoditas unggulan masyarakat setempat. Namun, aktivitas pertanian menghasilkan limbah berupa sekam padi dalam jumlah cukup besar. Mengolah sekam padi menjadi briket memberikan manfaat besar secara ekonomi dan lingkungan. Proses ini menambah nilai pada limbah sekam padi yang sebelumnya tidak termanfaatkan, menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat Desa Sajau Hilir tentang manfaat dan potensi sekam padi sebagai bahan baku briket. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Sejau Hilir dengan tema "Pemanfaatan Limbah Sekam Padi sebagai Briket" dilaksanakan melalui metode sosialisasi dan pembekalan materi. Sosialisasi pemanfaatan sekam padi memberikan dampak positif di Desa Sajau Hilir dalam hal pemahaman, kesadaran, dan keterampilan masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki pengetahuan tentang potensi pengolahan limbah sekam padi kini memiliki wawasan baru tentang potensi energi alternatif dan manfaat ekonomi. Program ini tidak hanya mendorong penggunaan energi yang lebih berkelanjutan, tetapi juga memberikan peluang untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan warga desa yang dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi desa.
Analisis Uji Karakteristik Bioetanol Campuran Kulit Nanas dan Buah Pisang Hutan: Analysis of Bioethanol Characteristics Test of Pineapple Peel and Forest Banana Fruit Mixture Sulaiman, Dady; Haturlukitaningtyas, Dhea Fambayun; Sari, Ayu Lingga Ratna; Ulva, Siti Maria
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.5853

Abstract

Menipisnya persediaan energi fosil mendorong penelitian mengembangkan sumber energi alternatif dari sumber daya alam yang bisa diperbarui salah satunya yaitu biomassa. Biomassa yang ingin diteliti oleh peneliti disini berupa bioetanol. Bioetanol adalah cairan biokimia pada proses fermentasi gula dari sumber karbohidrat dengan menggunakan bantuan mikroorganisme dilanjutkan dengan proses destilasi. Penelitian ini menggunakan bahan campuran kulit nanas dan buah pisang hutan dengan harapan kadar bioetanol dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan bioetanol campuran kulit nanas dan buah pisang hutan. Jenis penelitian ini adalah penelitian ekperimen dengan metode kuantitatif yang akan menganalisis karakteristik bioetanol dengan variasi komposisi kulit nanas dan buah pisang hutan, variasi A (80% kulit nanas 20% pisang hutan) variasi B (50% kulit nanas 50% pisang hutan) variasi C (20% kulit nanas 80% pisang hutan). Adapun hasil yang diperoleh dari ekperimen ini, variasi A mendapatkan hasil kadar alkohol 60%, 85,75 kadar air, 0,73 gr/ml densitas, 210 J nilai kalor, variasi B mendapatkan hasil kadar alkohol 53%, 86,7% kadar air, 0,71 gr/ml densitas, variasi C mendapatkan hasil kadar alkohol 48%, 85,8% kadar air, 0,74 gr/ml densitas. Variasi A merupakan hasil terbaik yang menghasilkan 210 J, Kadar Alkohol 60%, Densitas 0,73 gr/ml, dan Nilai kadar air terendah sebesar 85,7%.
Karakterisasi Membran Kitosan Kulit Udang-PVA dengan Variansi Karbon Aktif sebagai Filter Air Ayu Lingga Ratna Sari; Dady Sulaiman; Siti Maria Ulva
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol. 5 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jlpf.v5i2.4400

Abstract

Kulit udang mengandung kitin yang dapat diolah menjadi kitosan dan digunakan bersama Polivinil Alkohol (PVA) dalam pembuatan membran filtrasi air. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan membran berbasis kitosan dari limbah kulit udang dan PVA, dengan tambahan karbon aktif, sebagai filter air. Membran kitosan-PVA dibuat dengan variasi konsentrasi karbon aktif sebesar 0%, 1%, 2%, dan 3%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran dengan 1% karbon aktif memberikan hasil terbaik, dengan debit air sebesar 0,004 L/s untuk 1 liter pertama. Penambahan karbon aktif terbukti meningkatkan efektivitas membran dalam menyaring polutan, meskipun konsentrasi yang terlalu tinggi dapat menurunkan debit air dan porositas. Disimpulkan bahwa membran kitosan-PVA dengan karbon aktif memiliki potensi yang signifikan sebagai teknologi filter air yang efektif untuk meningkatkan kualitas air tercemar.
INTERPRETASI MAKNA CANTIK DI KALANGAN MAHASISWA DALAM PERSFEKTIF FENOMENOLOGI SOSIAL: Studi Pada Mahasiswa Tadris IPS IAIN Metro Ulva, Siti Maria; Hamer, Wellfarina; Ayyuhda, Citra; Nurlatifah, Linda
Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 3 No 2 (2021): SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak
Publisher : Center of Gender Studies and Child of State Islamic Institute of Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/jsga.v3i2.3640

Abstract

Abstract : Beauty is the most beautiful gift that God gives to every woman, how to care for it is also a nature that cannot be separated from the discussion of women, especially in the current millennial era. Beauty for the perception of many women can be relative and difficult to describe, but its meaning can be seen in different perspectives. This study aims to reveal what the meaning of beauty looks like for students of the IAIN Metro Social Studies Department, because based on the author's observations it is found that there are differences in perceptions in terms of interpreting beauty which tend to be seen from appearance so that students try to look beautiful by wearing make-up on campus so that beauty becomes a necessity of social recognition, appreciation and self-actualization. This study was analyzed using the theory of Phenomenology by Alfred Schutz. This study uses a qualitative research method with a phenomenological study approach. The results showed that there were various perceptions of the meaning of beauty for each student, especially Tadris IPS IAIN Metro students in interpreting beauty which tended to be objective in terms of: (1) ideal body shape (2) white and bright skin (3) attractive (outer beauty) rather than subjective meaning as seen from (1) Intellectual Intelligence (2) Emotional Intelligence (3) Spiritual Intelligence (Inner Beauty). The meaning of beauty for students is very diverse, every effort is made to meet certain beauty standards because then they will be more confident, get praise and attention and feel welcomed in a social environment.
Pelatihan Pembuatan Briket Berbahan Limbah Sekam Padi Sebagai Sumber Energi Alternatif Desa Sajau Hilir Ulva, Siti Maria; Sulaiman, Dady; Syahdan, St.; Sari, Ayu Lingga Ratna; Arif, Abdul; Christyanti, Ratna Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2418

Abstract

Limbah sekam padi memiliki potensi besar sebagai bahan baku energi alternatif, namun limbah dari proses pengolahan hasil pertanian yang melimpah ini belum dimanfaatkan secara optimal. Pembakaran langsung sekam padi sering menimbulkan polusi udara, sehingga perlu dilakukan pengolahan yang lebih ramah lingkungan. Salah satu solusinya adalah dengan mengolah sekam padi menjadi briket yang dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan kegiatan pelatihan pembuatan briket berbahan limbah sekam padi sebagai upaya pemanfaatan limbah pertanian sekaligus pemberdayaan masyarakat Desa Sajau Hilir. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan dilakukannya pendekatan partisipatif yaitu demonstrasi teknik pembuatan briket, serta pendampingan teknis dalam proses produksi. Pelatihan dilakukan secara partisipatif agar terjadi transfer pengetahuan yang efektif kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan mempraktikkan pembuatan briket secara mandiri. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat mengenai energi alternatif serta potensi pemanfaatan limbah lokal sebagai solusi energi terbarukan di tingkat desa.
ANALISIS NILAI KALOR BERBAHAN BAKAR BIOGAS DENGAN MEMANFAATKAN KOTORAN SAPI KALOR BERBASIS ETNOSAINS Ulva, Siti Maria; Damayanti, Puardmi; S. Abd. Syukur , Muh. Syarif
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 10 No. 1 (2022): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v10i1.2338

Abstract

Abstract This study aims to obtain the calorific value of biogas produced from cow dung and know how to use the application of cow dung as biogas fuel in the village of Gunung Putih based on ethnoscience. This type of research uses experimental method by preparing the main ingredients of cow dung for processing in the manufacture of biogas based on ethnoscience. At the data gathering stage using the manometer gauge and the Black Principle method. The process of data analysis performed there are 3 steps, that is calculate: (1) gas pressure produced by using U manometer, (2) value of temperature change (ΔT) in water hence obtained amount of heat needed, (3) report result of measurement Physical quantities can name X = (x0 ± Δx). The results showed that the measured results were X = (282,98 ± 35,60) J / kg. To find out how to use biogas in Gunung Putih Village, the farmers in the village cow manure process into a reactor with fixed domed plant type. In the process of making biogas, the amount of cow dung and water used is with a ratio of 1: 1.5. The product of this research can be used as teaching material in applied physics courses.
Pola makan dan anemia ibu dengan kejadian BBLR: analisis data Indonesian Family Life Survey (IFLS 5) Ulva, Siti Maria; Hakimi, Mohammad; Kandarina, Istiti
Jurnal Gizi Klinik Indonesia Vol 18, No 4 (2022): April
Publisher : Minat S2 Gizi dan Kesehatan, Prodi S2 IKM, FK-KMK UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijcn.34961

Abstract

Dietary pattern and anemia with the occurrence of LBW babies: Indonesian Life Family Survey (IFLS 5)Background: Nutritional problems occur throughout the human life cycle. Maternal, infant, and neonatal mortality rates are critical national growth indicators. The most common cause of death in neonates is babies with low birth weight (LBW). Objective: This study examines the association between diet, anemia, and the incidence of LBW in Indonesia using the Indonesia Family Life Survey (IFLS) wave 5. Methods: This observational study used IFLS 5 secondary data. The study population is women of reproductive age (15-49 years), married, had their last child born alive, and their weight weighed. The independent variables were diet and anemia, while the dependent was LBW. Effect modifiers were age, parity, education, employment, pregnancy complications, consumption of iron tablets, and residence. Results: The total number of respondents was 2,368, with an LBW incidence of 8.7%. The percentage of non-diverse diets is 72.3%, more than diverse diets. There was a significant relationship between diverse dietary patterns and LBW. A less varied diet provides a 1.32 more substantial risk of giving birth to an LBW baby compared to mothers with a diverse diet. However, there was no relationship between anemia and LBW. Further analysis showed two food groups significantly associated with LBW: nuts and meat and fish. Conclusions: A diverse diet lowers the risk of LBW but is not significantly related. Efforts are needed to improve community nutrition through a varied and balanced diet. Social factors related to LBW are mothers' education and employment.
Optimalisasi Limbah Padi Sebagai Energi Alternatif untuk Pemberdayaan Ekonomi dan Pencegahan Stunting Abdul Arif; St. Syahdan; Siti Maria Ulva; Dady Sulaiman; Ayu Lingga Ratna Sari
Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): November:Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/solusibersama.v2i4.2523

Abstract

Stunting remains a significant child health issue in Indonesia, particularly in Bulungan Regency, with prevalence rates demanding multisectoral interventions. Low socioeconomic factors play a crucial role in stunting incidence due to limited access to nutritious food and healthcare services. This community service aims to optimize rice waste, especially straw and husks, as alternative energy sources to empower local economies and prevent stunting in Sajau Hilir Village. A participatory method was employed through direct education and training involving the PKK women's group. The activities focused on socializing the processing of rice waste into economically valuable products such as rice husk charcoal briquettes and biosensitizers from rice straw. The results showed increased knowledge and skills among community members in converting waste into environmentally friendly and marketable alternative energy products. Utilizing rice waste not only reduces agricultural waste but also opens new economic opportunities sustainably and independently, strengthening family economic resilience and enhancing the ability to meet children's nutritional and healthcare needs. Thus, optimizing rice waste provides a strategic contribution to integrating environmental management and accelerating stunting reduction through local economic empowerment. Recommendations include strengthening community institutions, developing joint business units, and fostering collaboration between universities and local governments.
Pengaruh Variasi Karbon Aktif Terhadap Kekuatan Mekanik Membran Kitosan–Pva Untuk Aplikasi Filtrasi Air: The Effect of Activated Carbon Variation on the Mechanical Strength of Chitosan–PVA Membranes for Water Filtration Applications Sari, Ayu Lingga Ratna; Sulaiman, Dady; Ulva, Siti Maria
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9487

Abstract

Membran komposit kitosan–PVA merupakan material ramah lingkungan yang banyak dikembangkan untuk aplikasi filtrasi air karena memiliki stabilitas kimia dan kemampuan adsorpsi yang baik. Namun, efektivitas membran dalam proses filtrasi sangat dipengaruhi oleh kekuatan mekaniknya agar mampu menahan gaya dorong air selama operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi penambahan karbon aktif terhadap kekuatan mekanik membran kitosan–PVA. Empat jenis membran (M1–M4) dengan variasi karbon aktif (0%, 1%, 2%, dan 3%) diuji untuk memperoleh nilai stress. Hasil menunjukkan bahwa variasi karbon aktif memberikan pengaruh signifikan terhadap kekuatan tarik membran. Sampel tanpa penambahan karbon aktif (M1) memiliki nilai stress tertinggi sebesar 25,17 MPa, menunjukkan struktur membran yang lebih kompak. Sebaliknya, penambahan karbon aktif dalam jumlah lebih tinggi menyebabkan penurunan kekuatan tarik, dengan nilai terendah pada M4 sebesar 7,04 MPa. Penurunan ini berkaitan dengan meningkatnya porositas serta ketidakhomogenan dispersi karbon aktif, yang mengakibatkan terbentuknya celah antarmolekul dan lemahnya ikatan polimer. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan karbon aktif pada membran kitosan–PVA perlu dioptimalkan agar keseimbangan antara kemampuan adsorpsi dan stabilitas mekanik dapat tercapai. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk melakukan optimasi komposisi dan karakterisasi lanjutan seperti SEM, porositas, dan analisis swelling untuk memahami hubungan struktur–kinerja secara lebih komprehensif.