Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

INFORMATION RETRIEVAL BERBASIS LATENT DIRICHLET ALLOCATION PADA DATA KEKAYAAN INTELEKTUAL Hayati, Hashri; Alifi, Muhammad Riza
Jurnal Teknologi Terapan Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31884/jtt.v11i2.793

Abstract

The shift toward a knowledge-based economy underscores the importance of intellectual property (IP) management. Unfortunately, conventional keyword-based search methods often fail to capture the semantic relationships between concepts in documents—particularly complex ones like patents and copyrights. This study proposes a topic modeling approach using the Latent Dirichlet Allocation (LDA) method to improve the relevance and accuracy of information retrieval in IP data. The research developed 76 models based on four scenarios: with and without language translation, and with and without n-gram tokenization, using topic numbers ranging from 1 to 19. The best four models from each scenario yielded coherence scores between 0.4411 and 0.4581. Evaluation using Mean Average Precision (MAP) on the top 10 documents showed that the model without translation and with unigram tokenization (10 topics) achieved the best results with an average MAP of 78%. The findings indicate that language translation and n-gram tokenization do not significantly impact the coherence score. However, models without n-gram tokenization (bigram and trigram combinations) yielded relatively more semantically relevant search results based on MAP values. Automatic translation in this study resulted in lower MAP scores compared to models without translation.
ANALISIS BRAND LAYANAN AKADEMIK PERGURUAN TINGGI INDONESIA MENGGUNAKAN KLASIFIKASI TEKS DI MEDIA SOSIAL Hayati, Hashri; Alifi, Muhammad Riza
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 6, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v6i1.6924

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi komunitas eksternal terhadap brand akademik perguruan tinggi di Indonesia melalui media sosial, khususnya Twitter/X. Seiring dengan tingginya jumlah perguruan tinggi dan angka partisipasi kasar (APK), kompetisi antar institusi pendidikan tinggi semakin kuat, mendorong perlunya diferensiasi brand yang disampaikan ke publik. Dalam studi ini, dikumpulkan post dari 30 akun resmi X perguruan tinggi di Indonesia yang kemudian diklasifikasikan ke dalam lima kategori brand akademik: Innovative, Global Impact, Student Engagement, Career Focused, dan Research Excellent. Proses klasifikasi dilakukan dengan membangun model pembelajaran menggunakan algoritma Naïve Bayes, yang diimplementasikan melalui pustaka pemrosesan bahasa alami di lingkungan Node.js. Untuk mengevaluasi kinerja model, dilakukan pengujian terhadap dataset uji terpisah, dan dihitung metrik evaluasi berupa precision, recall, dan accuracy berdasarkan nilai True Positive, False Positive, dan False Negative yang diperoleh melalui confusion matrix untuk setiap kelas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model yang dikembangkan memiliki performa nilai rata-rata precision sebesar 80,8%, recall sebesar 78,8%, dan accuracy sebesar 80%, sehingga dapat diandalkan sebagai alat bantu untuk memahami kesesuaian antara brand yang dikomunikasikan dan persepsi publik secara daring. Kata Kunci— brand akademik, brand perguruan tinggi, klasifikasi teks, naïve bayes, media sosial. ABSTRACTThis study aims to analyze the perceptions of external communities regarding the academic branding of Indonesian universities through social media, particularly Twitter/X. With the growing number of higher education institutions and rising gross enrollment rates, competition among universities has intensified—prompting the need for more distinct and strategic public brand positioning. In this study, posts were collected from 30 official university X accounts in Indonesia and categorized into five academic brand themes: Innovative, Global Impact, Student Engagement, Career Focused, and Research Excellent. The classification process involved building a supervised machine learning model using the Naïve Bayes algorithm, implemented with a natural language processing library in the Node.js environment. To evaluate the model's performance, a separate test dataset was used, and evaluation metrics—namely precision, recall, and accuracy—were calculated for each class based on values of True Positive, False Positive, and False Negative derived from a confusion matrix. The results indicate that the developed model performs well, achieving average scores of 80,8% for precision, 78,8% for recall, and 80% for accuracy, making it a reliable tool for assessing the alignment between institutional brand communication and public perception in online discourse. Keywords—academic brand, university brand, text classification, naïve bayes, social media.  
PENGEMBANGAN DAN PELATIHAN MODUL VERIFIKASI BMD PADA APLIKASI DIARVIS-BMD DI PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG Wisnuadhi, Bambang; Munawar, Ghifari; Alifi, Muhammad Riza; Arsyad, Zulkifli; Wirasta, Wendi
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5844

Abstract

Aplikasi Diarvis-BMD telah dikembangkan sebagai media perekam data barang milik daerah (BMD) untuk membantu pelaksanaan sensus BMD di Pemerintah Kabupaten Bandung. Aplikasi ini telah digunakan oleh 66 SKPD mulai Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PUTR, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan hingga ke Kecamatan. Secara umum alur pelaksanaan sensus BMD dibagi menjadi tiga tahapan, yakni tahap pelabelan dan sensus aset BMD, tahap verifikasi hasil sensus BMD, dan tahap pelaporan aset BMD. Versi awal aplikasi Diarvis-BMD baru dikembangkan sampai dengan tahapan pelabelan dan sensus aset BMD. Oleh karenanya di tahun 2023 ini, tim mengusulkan program PkM untuk mengembangkan modul verifikasi BMD dan modul pelaporan di aplikasi Diarvis-BMD serta memberikan pelatihan penggunaan aplikasinya. Pengguna aplikasi terbagi menjadi tiga peran, yaitu operator, verifikator 1, dan verifikator 2. Teknologi yang digunakan sebagai dasar pengembangan aplikasinya adalah web framework Laravel dengan bahasa pemrograman PHP dan database PostgreSQL. Modul yang telah dikembangkan kemudian dievaluasi oleh pengguna melalui kuesioner dan hasilnya menunjukkan penilaian yang positif.
PENGEMBANGAN DAN PENDAMPINGAN APLIKASI RAPOR SANTRI BERBASIS WEBSITE DI PONDOK PESANTREN AL-IMAM AL-ISLAMI Alifi, Muhammad Riza; Semiawan, Transmissia; Maspupah, Asri; Hayati, Hashri; Lieharyani, Djoko Cahyo Utomo
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i1.1203

Abstract

Al-Imam Al-Islami Islamic Boarding School (ponpes) located in Cikembar, Sukabumi, West Java is an educational institution. Al-Imam Al-Islam Islamic Boarding School has been established since 1994. One of the important activities at the Islamic boarding school is managing and issuing (generating) santri passports. Currently, Islamic boarding schools still experience several problems in managing and publishing report cards, including human error because they still use conventional methods using the Excel office application; and the process of issuing report cards is quite long because report card data is not stored in one place. Web application development is aimed at overcoming these problems, through the capability to minimize human error with management support in setting user access rights based on roles or assignments, centralized data storage, and support for the data recapitulation process to speed up the issuance of report cards. This application development method consists of nine stages, namely: (1) Problem Identification; (2) Literature Study; (3) Data Collection; (4) Needs Analysis; (5) Application Design; (6) Application Implementation; (7) Application Testing and Improvement; (8) Assistance in using the application; and (9) Preparation of Output Documentation. The result of this activity is an appropriate technology product in the form of a web application for managing and publishing Islamic boarding school report cards, accompanied by modules and handouts for users using instructions and technical management of the application. Based on test results and use by users, this application has made it easier for Islamic boarding schools to manage and publish Islamic boarding school report cards. As a community service activity, a web-based application for managing and publishing report cards has been adopted and utilized directly by Islamic boarding schools as user partners.
Pelatihan Pembelajaran Computational Thinking Untuk Guru SMP 1 Negeri Baleendah Sari, Aprianti Nanda; Gelar, Trisna; Hayati, Hashri; Firdaus, Lukmannul Hakim; Hodijah, Ade; Alifi, Muhammad Riza
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v4i1.9570

Abstract

Salah satu misi dari SMP Negeri 1 Baleendah adalah melaksanakan proses belajar dan bimbingan secara efektif yang dapat menggali seluruh potensi yang dimiliki siswa sehingga dapat menghasilkan siswa yang berprestasi. Peningkatan prestasi siswa dapat diraih dengan berbagai cara, salah satunya dengan peningkatan kompetensi Computational Thinking (CT). Aktifitas CT dengan format permainan dan multidisiplin dapat meningkatakan kreativitas dari siswa. Pemberian pelatihan aktifitas CT Unlugged seperti Lego-Clone dan Educational Robot dan Plugged dengan pengembangan games, animasi, dan video dengan media Scratch dapat meningkatan kompetensi guru dalam membuat bahan ajar dan media pembelajaran yang kreatif dan menarik. Tahapan pengabdian terdiri dari analisa situasi dan kebutuhan, perancangan bahan ajar pelatihan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan peserta pelatihan, evaluasi dan capstone project. Dari hasil evaluasi, kemampuan CT guru yang mengikuti pelatihan meningkat. Selain itu, guru-guru yang mengajar mata Pelajaran berbeda berhasil berkolaboarsi mengembangkan bahan ajar sederhana berbasis CT yang multidisiplin menggunakan Scratch. Selain melakukan pelatihan, Guru berhasil menyelesaikan Capstone Project yang berupa Implementasi CT untuk bahan ajar mulai dari inisiasi ide, pembuatan bahan ajar dan implementasi pada kegiatan belajar mengajar pada masing-masing kelas.