Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : QUANTA

GAMBARAN EMPLOYABILITY PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI (UNJANI) Ningrum, Devy Sekar Ayu; Pratiwi, Endah Andriani
Quanta : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2021): VOL 5, NO 3 (2021): VOLUME 5, NUMBER 3, SEPTEMBER 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/q.v5i3p106-110.2816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran employability pada mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teori employability yang dikemukakan oleh tokoh Pool & Sewell (2007). Sampel dalam penelitian ini adalah 280 orang mahasiswa tingkat akhir di UNJANI, dengan teknik pengambilan sampel Snowball sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah adaptasi dari alat ukur yang telah dibuat oleh Pool & Sewell (2007) mengenai employability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employability dengan kategori sedang.  
Hubungan Antara Self Concept Dengan Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Ayu Ningrum, Devy Sekar; Pratiwi, Endah Andriani
Quanta : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2022): VOLUME 6, NUMBER 1, JANUARY 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/q.v6i1p24-29.3033

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine the relationship between Self Concept and Self-Adjustment of New Students in Guidance and Counseling Study Program of IKIP SILIWANGI. The method used in this study is a correlational method with a quantitative approach. The theory used in this study is the theory of Self Concept proposed by William H Fitts (1971) and the theory of adjustment proposed by Alexander Schneiders (1964). The sampling technique in this study used simple random sampling, the number of samples in this study were 40 new students of the Guidance and Counseling study program at IKIP SILIWANGI. The measuring instrument used in this study is the adaptation of the Tennessee Self-Concept scale (TSCS) developed by William H. Fitts (1971) and the measuring instrument for social adjustment is a measuring instrument made by researchers based on aspects of social adjustment based on theory. from Schneiders (1964). The results of the study obtained test results with a value of tcount (2.595) > ttable (2.021). This indicates that Ho is rejected, which indicates that there is a positive relationship between the Self concept variable and the adjustment of New Students in the Guidance and Counseling Study Program of IKIP SILIWANGI.Keywords:   Self Concept, Self Adjustment, Students   Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara Self Concept dengan Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru di Prodi Bimbingan dan Konseling IKIP SILIWANGI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Self Concept yang dikemukakan oleh William H fitts (1971) dan teori penyesuaian diri yang di kemukakan oleh Alexander Schneiders (1964). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 40 mahasiswa baru program studi Bimbingan dan Konseling di IKIP SILIWANGI. Alat ukur yang dipakai dalam penelitian ini adalah adaptasi alat ukur Tennessee Self-Concept scale (TSCS) yang dikembangkan oleh William H. Fitts (1971) dan alat ukur untuk penyesuaian sosial adalah alat ukur yang dibuat oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek penyesuaian sosial berdasarkan teori dari Schneiders (1964). Hasil dari penelitian didapatkan hasil pengujian dengan nilai thitung (2,595) > ttabel (2,021). Hal tersebut mengindikasikan Ho ditolak yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara variabel Self concept dengan penyesuaian diri  pada Mahasiswa Baru di Prodi Bimbingan dan Konseling IKIP SILIWANGI.Kata Kunci: Self Concept, Penyesuaian Diri, Mahasiswa
Student Well-Being Ditinjau Dari Tingkat Stres Akademik Pada Siswa SMA Pratiwi, Endah Andriani; Wahyuningtyas, Triana Putri; Ningrum, Devy Sekar Ayu
Quanta : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): VOLUME 8, NOMOR 3 (2024): SEPTEMBER-DECEMBER
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/quanta.v8i3.5193

Abstract

English: Student well-being has an important role in optimizing students in achievement. However, students tend to have low student well-being due to a lot of academic pressure. This study aims to determine how much effect academic stress has on student well-being in senior high school students. Quantitative research using an inductive approach with the type of causality research on 219 students. Educational Stress Scale of Adolescents (ESSA) and Student Subjective Well-Being Questionnaire (SSWQ) were used as data collection tools. The results showed that there was no effect of academic stress on student well-being. Overall, most students have a moderate level of academic stress and student well-being. From the results of this study, the researchers suggest for future researchers to examine other factors that can affect student well-being besides academic stress, such as motivation, coping strategies, social support, forgiveness, self-esteem. Indonesia:Student well-being berperan penting untuk mengoptimalisasikan diri siswa dalam mencapai prestasi. Namun, siswa cenderung memiliki student well-being yang rendah disebabkan banyaknya tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh stres akademik terhadap student well-being pada siswa SMA. Penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kausalitas terhadap 219 siswa SMA. Educational Stress Scale of Adolescents (ESSA) dan Student Subjective Well-Being Questionnaire (SSWQ) digunakan sebagai alat pengambilan data. Secara keseluruhan, sebagian besar siswa memiliki tingkat stres akademik dan memiliki tingkat student well-being pada kategori sedang. Hanya satu aspek pada variabel stres akademik yang mampu memprediksi tingkat student well-being pada siswa, yaitu pada aspek worry about grades yang memiliki pengaruh signifikan. Dari hasil penelitian ini peneliti menyarankan untuk peneliti selanjutnya untuk meneliti faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi student well-being selain stres akademik, seperti motivasi, strategi coping, dukungan sosial, forgiveness, self-esteem.