Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : ABDIMASTEK

Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Sebagai Bahan Baku Eco-Enzym di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Kabupaten Jember Al-Rosyid, Latifa Mirzatika; Sari , Yomi Febriyanti Hijriyah; Mardiantoro, Dina
ABDIMASTEK Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/abdimastek.v3i2.2714

Abstract

Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik, misalnya sampah dari dapur, sisa tepung, sayuran, kulit buah, dan daun. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) tahun 2021 timbunan sampah secara nasional mencapai 41.381.864,73 ton/tahun. Berdasarkan jenis komposisi sampah menunjukkan bahwa sebanyak 27,7% merupakan sampah organik berupa sisa makanan, dimana 45,9% sampah berasal dari rumah tangga, dan 22,6% berasal dari pasar tradisional. Jumlah tersebut tentunya sangat besar. Meskipun sampah organik mudah terdegradasi oleh tanah, namun jika jumlahnya sangat banyak dan penanganannya tidak sesuai maka hal tersebut dapat menimbulkan masalah, seperti penumpukan sampah yang menimbulkan bau dan menjadi sarang penyakit. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini merupakan salah satu strategi untuk memberikan pengetahuan terkait limbah untuk adik-adik di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Kab. Jember. Pemahaman terkait pentingnya menjaga lingkungan, bahaya limbah apabila tidak dikelola dengan baik, perlu diberikan sedari dini. Pelaksanaan PKMS ini terdiri dari beberapa kegiatan, diantaranya : sosialisasi bahaya sampah, perkenalan eco-enzym, manfaat eco-enzym, kemudian diakhiri dengan workshop pembuatan eco-enzym dengan memanfaatkan limbah kulit buah sebagai bahan bakunya. Eco-enzyme lebih baik berasal dari campuran berbagai macam kulit buah, hal ini mempengaruhi hasil pupuk yaitu pada warna dan bau. Pemanfaatan eco-enzyme dapat digunakan untuk pupuk tanaman, dan desinfektan kebutuhan sehari-hari. Pembuatan eco-enzyme dapat menambah pendapatan. Pengabdian masyarakat yang akan datang dapat menambah hasil penelitian tentang tanaman apa saja yang cocok menggunakan pupuk organik eco-enzyme ini, efek samping untuk penggunaan eco-enzyme sebagai desinfektan, serta dapat dilaksanakan di kelurahan sehingga masyarakat yang mengikuti kegiatan pengabdian lebih banyak.
Pelatihan Water Rescue SAR Langit Indonesia Rescue Terhadap Relawan Lintas Kabupaten Jember Jawa Timur Galuh, Senki Desta; Al-Rosyid, Latifa Mirzatika; Kuryanto, Totok Dwi
ABDIMASTEK Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/abdimastek.v3i2.2719

Abstract

Sebagai salah satu bentuk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dari Lembaga Pengabdian dan Penelitian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Jember, diberikan pelatihan langsung oleh para instruktur terlatih dari Badan SAR Langit Indonesia Rescue terkait Water Rescue di Desa Jumerto, Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan relawan bencana sebagai bagian dari anggota masyarakat dalam melakukan tindakan penyelamatan korban akibat bencana alam banjir dan tanah longsor. Para relawan wajib memiliki kesiapan untuk diterjunkan sebagai bagian dari tim yang berperan dalam evakuasi korban saat bencana alam terjadi, karena setiap saat bencana alam itu bisa saja terjadi apalagi kita berada di wilayah Kabupaten Jember yang sebagian besar merupakan daerah yang rawan bencana alam banjir dan tanah longsor. Dalam kegiatan PKMS ini, dilakukan beberapa kegiatan diantaranya : Pelatihan water rescue SAR Langit Paradiso Terhadap Relawan Lintas Kabupaten Jember, Jawa Timur. Didalam kegiatan tersebut terdapat beberapa materi yang disampaikan yaitu : materi pertolongan pertama pada orang tenggelam, manajemen posko dan water rescue. Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh lebih dari 80 peserta dari berbagai organisasi yang berasal dari Kabupaten Jember dan sekitarnya.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Komunitas Melalui Pelatihan Pembuatan Alat Perangkap Lemak (Grease Trap) Sederhana untuk Pengolahan Air Limbah Rumah Tangga Al-Rosyid, Latifa Mirzatika; Galuh, Senki Desta; Abidin , Asroful; Shofiyah, Rohimatush; Yuswantini, Dwi Vebby Ria
ABDIMASTEK Vol. 4 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/abdimastek.v4i1.3150

Abstract

Limbah cair adalah limbah dengan bentuk fisik cair yang selalu larut dalam air. Oleh karena itu, limbah cair ini dapat bergerak atau mengalir bersama aliran air (Al-Rosyid et al., 2024). Untuk mencegah pencemaran lingkungan, pengolahan air limbah sangat penting. Salah satu pilihan untuk pengolahan limbah cair adalah grease trap, yang dapat menurunkan kadar minyak dan lemak. Keunggulan dari grease trap adalah hasil pemisahan minyak dan lemak dapat digunakan kembali, tahan lama, biaya operasional dan perawatan rendah, tidak memerlukan lahan yang terlalu luas, menghasilkan sedikit lumpur, dan dapat dikonfigurasi dengan pengolahan biologis (Astuti, 2019). Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat PRA Puger tentang efek limbah minyak dan lemak terhadap lingkungan, jenis teknologi yang dapat digunakan untuk mengolah limbah minyak dan lemak, dan keterampilan masyarakat melalui pelatihan membuat alat grease trap sederhana. Setelah kegiatan penyuluhan, peningkatan pengetahuan berkisar antara 50-64%. Dengan berbagi pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan penyuluhan, diharapkan masyarakat tidak terhalang untuk memiliki alat grease trap sederhana. Ini akan membantu mereka menjalani kehidupan yang sehat dan berkelanjutan.