Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN DYNAMIC BALANCE TERHADAP RESIKO TERJADINYA CEDERA PADA PEMAIN SEPAK BOLA Nabilla Fitria Emily; Heri Wibisono
Indonesian Journal of Physiotherapy Vol 1 No 1 (2021): Indonesian Journal of Physiotherapy
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.947 KB) | DOI: 10.52019/ijpt.v1i1.2577

Abstract

Tujuan: Keseimbangan dinamis telah sedikit diselidiki atau di teliti disepak bola, terutama dalam hal pemainelit dan yang lebih penting, saat initidak diketahui apakah ada hubungan antara kemampuan keseimbangan statis dan dinamis. Penulisan karya ilmiah ini dilakukan dengan tujuan, untuk mengetahui hubungan keseimbangan terhadap resiko terjadinya cedera pada pemain sepak bola dan untuk memahami hubungan latihan FIFA 11+ pada keseimbangan dinamis pada pemain bola. Metode: Metode yang dilakukan pada penelitian ini dengan menggunakan metode literature review. Sumber data yang ada dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan beberapa database seperti Google Scholar, PubMed, Science Direct. Dari hasil pencarian literature terdapat 3 artikel dan jurnal yang memenuhi kriteria inklusi. Sumber penilaian metodologi 3 arikel dengan Scimago Journal & Country Rank (SJR) dan analisa jurnal menggunakan kesesuaian metode penelitian, topik yang digunakan, parmeter, dan hasil setiap artikel. Hasil: Setelah dilakukan telaah dengan literature sebanyak 3 artikel menunjukan bahwa  dynamic balance dapat mengurangi resiko terjadinya cedera pada pemain sepak bola. Kesimpulan: Adanya hubungan dynamic balance pada terjadinya cedera terhadap pemain sepak bola yang signifikan. Kata Kunci: keseimbangan dinamis, cedera, pemain sepak bola
Edukasi Nyeri Punggung Bawah Guna Meningkatkan Produktivitas Lansia Fidyatul Nazhira; Andy Sirada; Kiki Rezki Faradillah; Suci Wahyu Ismiyasa; Heri Wibisono; Muhammad Bilal Taufiqurrahman; Bagas Prasetyo Aji
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5851

Abstract

Lansia sehat berkualitas merupakan proses penuaan yang senantiasa sehat dan maksimal secara fisik, psikologis serta social. Nyeri punggung bawah adalah manifestasi kondisi patologis yang dirasakan oleh jaringan tubuh di bagian punggung ataupun yang terdapat di dekat punggung. Akibat nyeri punggung bawah pada lanjut usia dapat memunculkan perubahan pada kolagen yang menimbulkan berkurangnya fleksibilitas pada lanjut usia, maka bisa menimbulkan dampak antara lain nyeri, penurunan kemampuan dalam beraktivitas sehari-hari. Berdasarkan survei yang dilakukan, sebanyak 48% lansia mengeluhkan nyeri dipinggangnya. Edukasi yang dihadiri oleh 65 lansia ini disampaikan menggunakan power point dan poster. Pemberian edukasi ini meningkatkan pengetahuan lansia mengenai nyeri punggung bawah dari 79,4% mejadi 99,1%. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang disampaikan berhasil menyebabkan lansia memahami materi yang disampaikan dan harapanya dapat menurunkan prevalensi nyeri punggung bawah di Indonesia
Pendampingan Insan Pasca Stroke di Masa Pandemi Covid-19 Agustiyawan Agustiyawan; Heri Wibisono; Farahdina Bachtiar; Purnamadyawati Purnamadyawati; Ananda Putri Rifanty; Raisha Muthia Azahra
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i8.8949

Abstract

ABSTRAK Peningkatan kebugaran dan menurunnya risiko disabilitas insan pasca stroke merupakan suatu upaya untuk menjaga kualitas kehidupan dan kesehatan insan pasca stroke agar menurunkan risiko terpapar covid-19. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan cara memberikan pendampingan kepada insan pasca stroke dengan upaya pemberdayaan kader.  Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan kontribusi yang mendasar untuk memelihara kebugaran dan mencegah keparahan disabilitas saat pandemi covid-19 pada  insan pasca stroke dengan pemberdayaan kader. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini berbasis pada metode metode ABCD (Aset-Based Community -driven Development). Metode pelaksanaan dengan meningkatkan peran masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat dengan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta konseling kesehatan termasuk kesehatan mental. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini berhasil memberikan pemahaman baru kepada masyarakat di Desa Sasak Panjang Kecamatan Tajur Halang pentingnya pemahaman stroke, deteksi dini stroke, pertolongan pertama saat terjadi stroke, upaya pengobatan dan terapi pada insan pasca stroke serta peran keluarga dan masyarakat untuk optimalisasi proses pemulihan insan pasca stroke di masa pandemic covid-19 sebagai upaya memelihara kebugaran dan mencegah keparahan disabilitas. Selama kegiatan pemberdayaan peserta antusias dan memberikan respon positif. Kegiatan pengabdian ini adalah penyampaian materi dan pendampingan insan pasca stroke dan keluarga telah memberikan kontribusi pada meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat untuk mencegah, menolong dan mendukung insan pasca stroke dalam upaya memelihara kebugaran dan mencegah keparahan disabilitas di masa pandemi covid-19. Kata Kunci: Covid-19, Disabilitas, Kebugaran, Pemberdayaan, Stroke  ABSTRACT Improving fitness and reducing the risk of post-stroke human disability is an effort to maintain the quality of life and health of post-stroke humans in order to reduce the risk of exposure to COVID-19. Prevention efforts can be made by providing assistance to post-stroke people and empowering cadres. The purpose of this activity is to make a fundamental contribution to maintaining fitness and preventing the severity of disability during the COVID-19 pandemic in post-stroke people by empowering cadres. This community service implementation method is based on the ABCD (asset-based, community-driven) method of development. The implementation method is to increase the role of the community through community empowerment with promotive, preventive, curative, and rehabilitative efforts, as well as health counseling, including mental health. The results of this community service succeeded in providing a new understanding to the people in Sasak Panjang Village, Tajur Halang District about the importance of understanding stroke, early detection of stroke, first aid when a stroke occurs, efforts to treat people after a stroke, and the role of family and society in optimizing the recovery process for people after a stroke. stroke during the COVID-19 pandemic as an effort to maintain fitness and prevent the severity of disability. During the empowerment activities, the participants were enthusiastic and gave positive responses. This service activity involves the delivery of material and assistance to post-stroke people and their families that have contributed to increasing people's understanding and skills to prevent, help, and support post-stroke people in efforts to maintain fitness and prevent the severity of disability during the COVID-19 pandemic.  Keywords: Covid-19, Disability, Fitness, Empowerment, Stroke
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN WEBSITE IBU DAN ANAK SEHAT DI DESA RAJAIYANG KECAMATAN LOSARANG KABUPATEN INDRAMAYU Agustiyawan Agustiyawan; Heri Wibisono; Purnamadyawati Purnamadyawati; Fidyatul Nazhira; Farahdina Bachtiar; Rena Mailani; Elsa Mayranti; Padilah Febiyahna; Varsha Ravita; Muhamad Daffa Ramadhianto; Ananda Putri Rifanty
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i4.815

Abstract

ABSTRACT Health development policies are directed at efforts to improve access and quality of health services towards universal health coverage with an emphasis on strengthening basic health services through increased promotive and preventive efforts supported by innovation and the use of technology. So that the next demographic bonus we get human resources (HR) that are superior and competitive. Efforts to support superior and competitive human resources can be started in the health sector by utilizing website technology so that the creation of smart villages is a necessity, especially in Rajaiyang Village, Indramayu Regency. The purpose of this program is to increase the fitness of mothers and children in Rajaiyang Village by developing a website towards a smart village. This community service method uses the ABCD (Asset-Based Community-driven Development) method. During the mentoring activities the participants were enthusiastic and gave a positive response. The conclusion of this service activity is that the delivery of material and website development assistance has contributed to improving the understanding and skills of the Rajaiyang Village community in improving fitness.
Edukasi Nyeri Punggung Bawah Guna Meningkatkan Produktivitas Lansia Fidyatul Nazhira; Andy Sirada; Kiki Rezki Faradillah; Suci Wahyu Ismiyasa; Heri Wibisono; Muhammad Bilal Taufiqurrahman; Bagas Prasetyo Aji
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5851

Abstract

Lansia sehat berkualitas merupakan proses penuaan yang senantiasa sehat dan maksimal secara fisik, psikologis serta social. Nyeri punggung bawah adalah manifestasi kondisi patologis yang dirasakan oleh jaringan tubuh di bagian punggung ataupun yang terdapat di dekat punggung. Akibat nyeri punggung bawah pada lanjut usia dapat memunculkan perubahan pada kolagen yang menimbulkan berkurangnya fleksibilitas pada lanjut usia, maka bisa menimbulkan dampak antara lain nyeri, penurunan kemampuan dalam beraktivitas sehari-hari. Berdasarkan survei yang dilakukan, sebanyak 48% lansia mengeluhkan nyeri dipinggangnya. Edukasi yang dihadiri oleh 65 lansia ini disampaikan menggunakan power point dan poster. Pemberian edukasi ini meningkatkan pengetahuan lansia mengenai nyeri punggung bawah dari 79,4% mejadi 99,1%. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang disampaikan berhasil menyebabkan lansia memahami materi yang disampaikan dan harapanya dapat menurunkan prevalensi nyeri punggung bawah di Indonesia
Implementation of Digital Technology to Improve Balance at Elderly Posyandu Nazhira, Fidyatul; Anggraeni, Risa Kusuma; Faradillah, Kiki Rezki; Rabia, Rabia; Ghani, Gibran; Puspadini, Dinda; Nainggolan, Marcel Geordan; Rifanty, Ananda Putri; Wibisono, Heri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.17746

Abstract

ABSTRACT This community service initiative was designed to enhance balance among the elderly by leveraging digital technology at Posyandu Lansia RW 06, Rangkapan Jaya Baru, Depok City. The underlying issue was that Indonesia's increasing life expectancy was not accompanied by healthier lifestyle habits, leading to a higher risk of falls. Poor balance among the elderly elevated the likelihood of falls, which could adversely affect their independence and quality of life. The research methodology involved conducting Focus Group Discussions (FGDs) to identify primary concerns, educating participants on the importance of balance, and providing balance exercise training through digital instructional videos. Evaluations were performed using pre-test and post-test assessments. The results indicated a significant improvement in the participants' knowledge. In conclusion, despite challenges like limited access to technology, the program successfully achieved its objectives and showed potential for further development and implementation in other locations. This initiative provided tangible benefits to the elderly, boosting their confidence in daily activities, reducing the risk of falls, and thereby enhancing their overall quality of life. Keywords: Elderly, Balance, Exercise, Technology
Pemanfaatan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) untuk Pengukuran Body Fat dan Visceral Fat yang Terasosiasi pada Resiko Penyakit Jantung Agustiyawan, Agustiyawan; Wibisono, Heri; Azahra, Raisha Muthia; Siregar, Hana Julian; Ghani, Gibran; Rifanty, Ananda Putri
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i3.18378

Abstract

ABSTRACT The prevalence of obesity and the increase in visceral fat in the last decade has become a global health concern, especially in relation to cardiovascular disease risk. Visceral fat, which is stored around vital organs in the abdominal cavity, is more harmful than subcutaneous fat due to its association with insulin resistance, chronic inflammation, and increased risk of cardiovascular disease. Although many studies have addressed obesity, there is a gap in understanding the distribution of body fat, particularly visceral fat, in urban populations undergoing dietary changes. This study aims to explore the distribution of body fat and visceral fat levels and their association with heart disease risk in Saga Village, Balaraja Subdistrict, Tangerang Regency. The study used a cross-sectional design with 433 respondents taken from the population using the Slovin sampling technique. Data were collected through surveys and observations using Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) to measure body fat and visceral fat, as well as measurements of blood pressure, cholesterol levels, and blood sugar. The results showed a mean body fat of 13.45 ± 3.42 and visceral fat of 9.24 ± 7.76, indicating a significant proportion of individuals with body and visceral fat accumulation. The prevalence of hypertension at 72% and heart disease at 83% reflects the high health risks in this population. Correlation analysis showed a significant positive association between body fat, visceral fat, and heart disease risk (p < 0.05). There was a significant association between body fat and visceral fat with heart disease risk, suggesting the importance of understanding body fat distribution in cardiovascular risk assessment. Further research is recommended to focus on the prospective relationship between body fat, visceral fat, and cardiovascular disease risk. Keywords: Bioelectrical Impedance Analysis, Body Fat, Cardiovascular, Visceral Fat  ABSTRAK Prevalensi obesitas dan peningkatan lemak viseral dalam dekade terakhir telah menjadi perhatian kesehatan global, terutama terkait risiko penyakit kardiovaskular. Lemak viseral, yang tersimpan di sekitar organ vital dalam rongga perut, lebih berbahaya dibandingkan lemak subkutan karena kaitannya dengan resistensi insulin, inflamasi kronis, dan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Meskipun banyak penelitian telah membahas obesitas, terdapat kesenjangan pemahaman tentang distribusi lemak tubuh, khususnya lemak viseral, pada populasi urban yang mengalami perubahan pola diet. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi distribusi tingkat body fat dan visceral fat serta hubungannya dengan risiko penyakit jantung di Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Penelitian menggunakan rancangan cross-sectional dengan 433 responden yang diambil dari populasi menggunakan teknik sampling Slovin. Data dikumpulkan melalui survei dan observasi menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) untuk mengukur body fat dan visceral fat, serta pengukuran tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah. Hasil penelitian menunjukkan rerata body fat sebesar 13,45 ± 3,42 dan visceral fat 9,24 ± 7,76, yang menunjukkan proporsi signifikan individu dengan akumulasi lemak tubuh dan viseral. Prevalensi hipertensi sebesar 72% dan penyakit jantung sebesar 83% mencerminkan tingginya risiko kesehatan pada populasi ini. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara body fat, visceral fat, dan risiko penyakit jantung (p < 0,05). Terdapat hubungan signifikan antara body fat dan visceral fat dengan risiko penyakit jantung, menunjukkan pentingnya pemahaman distribusi lemak tubuh dalam penilaian risiko kardiovaskular. Penelitian lanjut disarankan untuk fokus pada hubungan prospektif antara body fat, visceral fat, dan risiko penyakit kardiovaskular. Kata Kunci: Bioelectrical Impedance Analysis, Body Fat, Kardiovaskular, Visceral Fat
Gerakan Literasi Fisik Anti Malas Bergerak di Sekolah Master Indonesia Bachtiar, Farahdina; Agustiyawan, Agustiyawan; Wibisono, Heri; Kurniawan, Andi; Adriani, Aqilla; Dzakira, Faiza Syifa
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i2.4300

Abstract

The younger generation, as the nation's future, must receive special attention, particularly regarding health. The health development of children and adolescents significantly impacts a country's resilience. One approach to enhancing physical activity in schools is through the concept of physical literacy. Similar to general literacy, physical literacy aims to raise awareness and understanding of the importance of physical activity for health. This concept is intended to be maintained throughout life and significantly influences an individual's participation in physical activities. Consequently, this community service program aims to foster physical literacy, increase awareness of the benefits of physical activity for health, and provide enjoyable physical activity experiences. The program was conducted at the Indonesian Master's School with 32 participants aged 12-15. Activities included the physical literacy assessment by filling out a questionnaire, anthropometric measurements, health education, gymnastics, games, providing a poster, and a follow-up plan in the form of health promotion through the digital platform. The results of physical activity assessment and evaluation through pre-test and post-test indicated that participants were aware of the importance of physical activity. Although awareness of physical activity is good among the majority of participants, the application of physical activity in daily life needs to be improved. In fact, Indonesian people tend to engage in low levels of physical activity, which can lead to increased rates of obesity as well as the risk of other non-communicable diseases (NCDs).