Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Application of LASSO Regression for the Identification of Underdeveloped Regions in Central Sulawesi Muh. Qodri Alfairus; Husnul Amira; Agung Tri Utomo; Nur Abshari Abbas
ARRUS Journal of Mathematics and Applied Science Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/mathscience4813

Abstract

This study aims to identify the main factors influencing regional underdevelopment in Central Sulawesi through Human Development Index (HDI) modeling and to develop a robust predictive model. To address the challenges of multicollinearity and the limited number of observations (13 districts/cities with 10 variables), this study employs LASSO (Least Absolute Shrinkage and Selection Operator) regression, which is capable of simultaneously shrinking coefficients and selecting variables. The data used are sourced from the 2019 publication of the Central Statistics Agency (BPS). The analysis was conducted using descriptive statistics, Ordinary Least Squares (OLS) modeling, VIF tests, and LASSO regression with cross-validation (leave-one-out cross-validation). The results indicate that very high multicollinearity (VIF > 10 for most variables) renders the OLS model unstable. Conversely, LASSO regression yielded better performance with superior RMSE (1.282), MAE (1.075), and R² (0.918) values compared to OLS (RMSE 21.67; MAE 9.85; R² 0.78). Thus, LASSO is more suitable for limited data with high multicollinearity. The selected significant variables include the percentage of the poor population, the open unemployment rate, shopping facilities, the presence of hospitals, the population density ratio, and the number of elementary and secondary schools.
PKM Workshop Pembuatan Micromodul Digital untuk Meningkatkan Keterampilan IT dalam Pengajaran Para Guru SMA Negeri 7 Takalar Sitti Masyitah Meliyana; Ruliana; Sudarmin; Rahmat Hidayat; Muh. Qodri Alfairus
ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.abdiku4283

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk memiliki keterampilan dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi. Namun, guru-guru di SMA Negeri 7 Takalar masih menghadapi kendala dalam pembuatan dan penggunaan micromodul digital yang interaktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknologi informasi para guru melalui workshop pembuatan micromodul digital menggunakan aplikasi Canva dan Heyzine Flipbook. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Kegiatan diikuti oleh 25 guru dengan latar belakang mata pelajaran yang beragam. Hasil menunjukkan bahwa 85% peserta mampu membuat micromodul digital sesuai standar, 75% berhasil mengintegrasikannya ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan 80% merasakan peningkatan interaktivitas pembelajaran di kelas. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif meningkatkan keterampilan IT guru dan berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran di SMA Negeri 7 Takalar.
Penguatan Kapasitas UMKM di Toraja Melalui Implementasi Pemasaran Digital dan Akuntansi Manajemen Berbasis Praktik Lapangan Hamidah Muslimah; Andi Muh Syukur Hidayatullah; Muh. Qodri Alfairus; Alia Rezki Amalia; Nur Abshari Abbas
ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.abdiku4810

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal di Toraja dalam mengelola usaha secara berkelanjutan melalui penerapan pemasaran digital dan akuntansi manajemen sederhana. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan dosen dan mahasiswa lintas mata kuliah, yaitu Pemasaran Digital, Akuntansi Manajemen, dan Komunikasi Bisnis. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, pendampingan langsung, pelatihan berbasis praktik, serta diskusi interaktif dengan pelaku usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku usaha mulai memahami pentingnya pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan pengelolaan informasi biaya sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi digital dan manajerial UMKM serta menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.
Perencanaan Karir Pasca Studi di Era Digital dan Transformasi Industri Bagi Mahasiswa Akuntansi Andi Muh Syukur Hidayatullah; Hamidah Muslimah; Muh. Qodri Alfairus; Febrina Nur Ramadhani; Nur Alim Bahri
ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.abdiku4889

Abstract

Perubahan kebutuhan kompetensi pada era digital menuntut lulusan akuntansi tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga keterampilan nonteknis yang mendukung kesiapan kerja. Namun, masih banyak mahasiswa yang belum memiliki perencanaan karir yang jelas serta belum memahami kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa Program Studi Akuntansi mengenai perencanaan karir pasca studi, peluang profesi akuntansi, dan keterampilan yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar karir dengan metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, berbagi pengalaman profesional sebagai internal auditor dan akademisi, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup prospek karir lulusan akuntansi, pengalaman profesional di bidang audit internal dan akademik, pentingnya employability skills, serta strategi penyusunan perencanaan karir sejak masa perkuliahan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator yang diukur, meliputi pemahaman prospek karir akuntansi, profesi auditor, karir akademik, employability skills, dan perencanaan karir. Rata-rata tingkat pemahaman peserta meningkat dari 61,0% sebelum kegiatan menjadi 87,4% setelah kegiatan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa seminar karir merupakan salah satu bentuk intervensi edukatif yang efektif dalam meningkatkan wawasan karir, kesiapan kerja, dan kesadaran mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model penguatan kesiapan karir mahasiswa yang dapat diterapkan secara berkelanjutan pada lingkungan perguruan tinggi.
Peningkatan Kapasitas Pengelola Pesantren melalui Pengenalan Digitalisasi Keuangan dan Aplikasi E-Pesantren Nurafni Oktaviyah; Samirah Dunakhir; A. M. Syukur Hidayatullah; Hamidah Muslimah; Muh. Qodri Alfairus
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/z8aswv69

Abstract

Pengelolaan keuangan pesantren di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, masih dilakukan secara manual sehingga rawan kesalahan, tidak transparan, dan sulit dipertanggungjawabkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola pesantren melalui pengenalan digitalisasi keuangan dan aplikasi e-pesantren. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap yaitu persiapan, pelatihan inti (ceramah interaktif, demonstrasi), serta pendampingan dan evaluasi. Mitra sasaran adalah 24 pengelola keuangan dari 6 pesantren di Kabupaten Bulukumba. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta mengenai urgensi digitalisasi keuangan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas pengelola pesantren dalam digitalisasi keuangan, sekaligus mendorong terwujudnya sistem akuntansi yang transparan dan akuntabel. Rencana pengembangan ke depan meliputi evaluasi jangka panjang, pelatihan lanjutan, serta perluasan cakupan ke lebih banyak pesantren.
Temporal Aggregation and Smoothing Parameter Sensitivity in Exponential Smoothing: Evidence from the Jakarta Composite Index Agung Tri Utomo; Abdul Rahman; Zulkifli Rais; Muh. Qodri Alfairus
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku4925

Abstract

The study examines the structural sensitivity and predictive performance of the Single Exponential Smoothing (SES) model when applied to varying temporal aggregation levels of the Indonesian stock market index. This study employs time-series data of the Jakarta Composite Index (JCI / IHSG) spanning from January 2, 2020, to May 31, 2025, which are structurally categorized into three distinct frequency domains: daily observations, weekly aggregated averages, and monthly aggregated averages. Methodologically, the optimal smoothing parameter (?) for each aggregation tier is determined through maximum likelihood estimation by minimizing the Mean Absolute Percentage Error (MAPE). The results reveal an extreme structural behavior where the optimal ? approaches its upper asymptotic boundary across all temporal frameworks, specifically 0.9943 for daily data, 0.9999 for weekly data, and 0.9999 for monthly data. Concurrently, the predictive error amplifies systematically as the aggregation window widens, yielding MAPE values of 0.74%, 1.30%, and 2.88% for daily, weekly, and monthly frameworks, respectively. The findings of this study suggest that the JCI movement exhibits strong adherence to the random walk hypothesis, wherein the mathematical framework of SES reacts almost exclusively to the most recent historical innovation. Consequently, temporal aggregation does not induce a structural smoothing effect on parameter convergence but rather introduces informational attenuation that compromises short-term forecasting precision.