Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH TERHADAP MINAT MENABUNG DI BANK SYARIAH PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Dina Ainun Nurhayati; Novia Safitri; Rizky Muhammad Ridwan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/hhhr7t54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah terhadap minat menabung di bank syariah pada siswa SMA. Literasi keuangan syariah mencakup pemahaman prinsip, akad, serta mekanisme perbankan syariah yang menjadi dasar dalam mengambil keputusan finansial sesuai ketentuan syariah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 35 siswa sebagai sampel melalui teknik purposive sampling yang dipilih berdasarkan relevansi karakteristik responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis secara deskriptif serta korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki tingkat literasi keuangan syariah dan minat menabung yang berada pada kategori sedang hingga tinggi, dengan nilai rata-rata sebesar 3,9. Analisis korelasi mengidentifikasi hubungan positif yang kuat (r = 0,85), menegaskan bahwa literasi keuangan syariah memiliki pengaruh signifikan terhadap minat menabung siswa. Temuan ini menekankan perlunya penguatan edukasi literasi keuangan syariah di sekolah sejak dini.        
Analisis Kesesuaian Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Pasar Pekon Ampai di Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus Novia Safitri; Ahmad Zazili; Elly Nurlaili; Kasmawati; Siti Nurhasanah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3363

Abstract

Penelitian ini menganalisis kesesuaian Perjanjian Kerja Sama Pengelolaan Pasar Pekon Ampai di Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus dengan ketentuan hukum positif Indonesia melalui pendekatan yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian tersebut memenuhi syarat sah perjanjian menurut Pasal 1320 KUH Perdata, tetapi secara administratif tidak sesuai dengan ketentuan Perpres Nomor 112 Tahun 2007, Permendagri Nomor 42 Tahun 2007, dan Peraturan Daerah Tanggamus Nomor 5 Tahun 2019 yang menegaskan bahwa pasar pekon merupakan aset desa yang wajib dikelola oleh pemerintah pekon atau BUMDes. Secara faktual, Pihak Kedua bersedia menyerahkan bangunan apabila Pihak Pertama memenuhi seluruh kewajiban pembayaran dan denda keterlambatan, namun kewajiban tersebut belum dipenuhi sehingga terjadi wanprestasi. Pelaksanaan perjanjian juga tidak berjalan optimal, termasuk tidak terpenuhinya pembagian hasil dan ketidakjelasan kewajiban pembayaran sampai berakhirnya masa perjanjian. Penyelesaian sengketa masih terbatas pada musyawarah internal tanpa langkah hukum formal. Dengan demikian, perjanjian ini belum sepenuhnya sesuai dengan hukum positif dan mengandung persoalan wanprestasi yang belum terselesaikan.