Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendampingan Usaha Mikro Pengolahan Kue untuk Peningkatan Taraf Hidup Keluarga Ashari, Muhammad Hasyim; Realita, Tasnim Nikmatullah; Dwiastanti, Anis; Lestari, Pudji; Anggoro, Yudhi; Mustapa, Gusnar
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 1 No 2 (2022): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi September 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v1i2.69

Abstract

Usaha kue olahan berupa kue basah dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup keluarga sebagai bisnis keluarga. Tujuan pengabdian pada masyarakat adalah untuk melakukan pendampingan usaha mengenai pembenahan dalam manajemen produksi pembuatan kue olahan dan manajemen penyimpanan bahan baku, pelatihan pencatatan keuangan agar tidak tercampur antara keuangan usaha dan keuangan keluarga serta penyusunan program promosi untuk meningkatkan penjualan untuk dapat tercapainya peningkatan taraf hidup keluarga. Kegiatan PkM yang dilakukan diarahkan untuk memberikan solusi alternatif terhadap beberapa permasalahan yang dihadapi mitra yaitu Usaha Kue Windy Collection milik Ibu Wiwin Mardiana yang berlokasi di Dusun Kagrengan, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, agar dapat memberikan semangat berusaha dan tambah berkembang menjadi usaha kreatif yang menjanjikan serta menjadi contoh untuk usaha sejenis yang digeluti oleh masyarakat serta menjadi solusi dalam peningkatan taraf hidup keluarga. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam beberapa tahapan berikut, yaitu: tahap observasi dan analisis situasi, tahap pembagian tugas untuk tim pengabdian masyarakat, tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan tahap evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan melakukan pembenahan dalam manajemen produksi pembuatan kue olahan dan manajemen penyimpanan bahan baku agar hygenis, serta melakukan pelatihan pencatatan keuangan dengan tujuan agar tidak tercampur antara keuangan usaha dan keuangan keluarga dan membantu penyusunan program promosi untuk meningkatkan penjualan agar tercipta peningkatan taraf hidup keluarga.
ANALISIS PELAKSANAAN PAJAK PENGHASILAN 21 PADA PT. A TAHUN 2023 DAN 2024 Susilo, Hardi; Mustapa, Gusnar
Jurnal Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (JEBISMA) Vol 3 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Media Edutama Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70197/jebisma.v3i2.161

Abstract

PPh 21 merupakan pajak yang dikenakan terhadap wajib pajak orang pribadi dalam negeri atas penghasilan terkait dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Penulis bertujuan untuk menggambarkan kepatuhan (perhitungan, penyetoran, dan pelaporan) PPh 21 pada PT. A. Undang-undang No. 36 Tahun 2008, UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan No. 7 Tahun 2021, Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2023, dan Peraturan Direkur Jenderal Pajak No. PER-16/PJ/2016 digunakan sebagai instrument analisis data. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara diperoleh hasil sebagai berikut: 1) PT. A sudah melakukan perhitungan PPh 21 terutang berdasarkan UU HPP pada tahun 2023 dan sudah melakukan perhitungan PPh 21 terutang tahun 2024 berdasarkan UU No 7 Tahun 2021 dan PP 58 Tahun 2023. PT. A tidak melakukan pemotongan PPh 21 dikarenakan jumlah penghasilan karyawan di bawah PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak), 2) PT. A tidak perlu melakukan penyetoran pajak dikarenakan besarnya PPh 21 terutang adalah nihil, 3) PT. A belum disiplin dalam melaporkan SPT Masa PPh 21 dan/26. Berdasaran pasal 24 Ayat 2 Perusahaan memiliki kewajiban menyampaikan SPT Masa PPh 21 dan/26 setiap bulan meskipun nilainya nihil.
ANALISIS EFEKTIVITAS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI SEBAGAI PENENTU HARGA POKOK PENJUALAN PADA AHH KATERING DI MALANG Pudji Lestari; Hardi Susilo; Gusnar Mustapa; M. Syafriel; Dewi Retnowati
Jurnal Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (JEBISMA) Vol 3 No 3 (2026): April 2026
Publisher : PT. Media Edutama Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70197/jebisma.v3i3.239

Abstract

Biaya produksi mencakup seluruh pengeluaran, baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung, yang timbul dalam rangka menghasilkan suatu produk atau jasa sejak tahap awal hingga barang tersebut siap untuk dipasarkan dalam suatu rentang waktu tertentu. Intinya, dalam menentukan biaya pokok produksi, terdapat dua pendekatan utama yang umum diterapkan, yaitu metode full costing dan variable costing. AHH Katering sebagai salah satu objek penelitian ini belum menerapkan perhitungan kedua metode tersebut yakni metode full costing maupun variable costing Jenis penelitian ini ialah deskriptif kualitatif, Diharapkan dapat dilakukan kajian mendalam mengenai metode full costing dan variable costing. Kedua metode ini merupakan alternatif yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk menghitung harga pokok produksi. Dan mengetahui perbandingan antara kedua metode tersebut serta untuk diterapkan oleh AHH katering. Berdasarkan hasil investigasi yang diperoleh, ditemukan bahwa angka tarif biaya produksi yang dihitung dengan menggunakan metode AHH Katering separuh dari ketetapan harga jual yakni sebesar Rp.15.133 per porsi dari Rp. 22.000, hasil dari penggunaan metode full costing sebesar Rp.12.030 per porsi dari Rp. 22.000, serta hasil dari penggunaan metode variable costing sebesar Rp.11.015 dari Rp. 22.000 per porsi. Untuk hasil dari harga pokok penjualan besar satuan hampir sama dengan nilai dari harga pokok produksi masing- masing metode, hal ini disebabkan karena komponen persediaan awal dan akhir dalam usaha manufaktur seperti katering berjumlah nol atau tidak bernilai. Dengan kesimpulan dari perbedaan nilai harga pokok produksi dengan ketiga metode tersebut, apabila pihak AHH katering ingin memperoleh laba maksimal maka dapat menggunakan metode full costing atau variable costing dengan keuntungan dari karakteristik yang metode tersebut berikan.