Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN IMPLEMENTASI DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SMP ISLAM MANDIRI, BOGOR Triyuono, Arif; Nugroho, Nugroho; Purwanto, Kokok Djoko; Suwandi, Sahri; Hadi, Irfan; Putri, Nia Liska; Fidinillah, Mildan Arsdan; Purnama, Yogi; Burhan, Mulya; Hampu, La Ode
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.37939

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Rendahnya kompetensi pedagogik guru dalam merancang pembelajaran bermakna masih menjadi tantangan dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam penerapan pendekatan deep learning di tingkat sekolah menengah pertama. Permasalahan ini juga ditemukan di SMP Islam Mandiri, Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan pedagogik guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis deep learning. Mitra kegiatan adalah 12 guru SMP Islam Mandiri yang terlibat secara aktif, dengan pendampingan oleh tiga dosen dan dua mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu: (1) koordinasi awal dan analisis kebutuhan; (2) sosialisasi program; (3) pelatihan konseptual; (4) workshop penyusunan perangkat pembelajaran; (5) pendampingan implementasi di kelas; serta (6) monitoring dan evaluasi. Keberhasilan program dinilai melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test, observasi pembelajaran, serta analisis perangkat pembelajaran yang disusun guru. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman konsep deep learning dari 33,3% menjadi 83,3%. Keterampilan merumuskan tujuan pembelajaran berorientasi HOTS meningkat dari 25,0% menjadi 75,0%, dan penggunaan aktivitas kolaboratif meningkat dari 33,3% menjadi 83,3%. Selain itu, keterlibatan aktif siswa meningkat dari 35–40% menjadi 70–80%. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berbasis praktik dengan tahapan sistematis efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru dan kualitas pembelajaran bermakna.Kata kunci: Pengabdian Kepada Masyarakat; Deep Learning; Kompetensi Pedagogik; Guru SMP. ABSTRACTThe implementation of the Independent Curriculum is still hampered by teachers' poor pedagogical competence in creating meaningful learning, especially when it comes to using the deep learning approach at the junior high school level. A partner in this community service project, SMP Islam Mandiri in Bojonggede, Bogor Regency, also had this issue. The goal of this program is to enhance teachers' pedagogical abilities and conceptual knowledge in creating and executing deep learning-based instruction. Twelve SMP Islam Mandiri teachers actively participate in the activity, with two students and three lecturers providing mentorship. The activity was conducted in multiple stages: (1) needs analysis and initial coordination; (2) program socialization; (3) conceptual training; (4) learning tool development workshop; (5) classroom implementation support; and (6) monitoring and evaluation. Learning observations, a comparison of pre-test and post-test results, and an examination of teacher-created learning resources were used to gauge the program's effectiveness. The findings demonstrated a rise in comprehension of the deep learning concept from 33.3% to 83.3%. Collaborative activity use rose from 33.3% to 83.3%, and HOTS-oriented learning objective formulation skills rose from 25.0% to 75.0%. Furthermore, student active engagement increased from 35–40% to 70–80%. These findings indicate that practice-based training and mentoring with systematic stages are effective in improving teachers' pedagogical competence and the quality of meaningful learning.Keywords: Community Service; Deep Learning; Pedagogical Competence; Junior High School Teachers.