Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penanaman Nilai-Nilai Agama Islam Pada Anak Penyandang Tunagrahita Di SLB-BC Santi Mulia Surabaya (Studi Kasus Pada Beberapa Siswa Tuna Grahita) Murtiningrum, Murtiningrum
TADARUS Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v4i2.990

Abstract

Pengertian pendidikan adalah usaha orang dewasa secara sadar untuk membimbing dan mengembangkan kepribadian serta kemampuan dasar anak didik baik dalam bentuk pendidikan formal maupun non formal. Alasan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui bagaimana dan apa saja yang guru pergunakan untuk melakukan penanaman dengan anak SLB penyandang tunagrahita. Khususnya tentang bagaimana penanaman nilai-nilai agama islam pada anak penyandang tunagrahita di SLB B-C Santi Mulia Surabaya.
Diversifikasi Produk Bakso Ikan Tuna : Inovasi Pengolahan Hasil Perikanan untuk Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Sukmawati, Sukmawati; Rosalina, Febrianti; Ponisri, Ponisri; Sulfiana, Sulfiana; Murtiningrum, Murtiningrum; Mangallo, Bertha; Leba, Herlyn Winda Wie; Darma, Darma; Awariti, Mohammad Haris; Latief, Nur Alya Mariska; Rumkowas, Saleh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.619

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Diversifikasi Produk Bakso Ikan Tuna” dilaksanakan di Kampung Yeflio, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat pesisir dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Potensi ikan tuna (Thunnus sp.) yang melimpah di wilayah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga diperlukan inovasi pengolahan berbasis diversifikasi produk. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelatihan, dan evaluasi dengan metode hands-on training yang melibatkan 20 peserta kelompok ibu rumah tangga. Peserta diberikan materi dan praktik langsung meliputi pemilihan bahan baku, teknik pengolahan, penerapan prinsip keamanan pangan, serta pengemasan produk yang sesuai standar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek: pengetahuan bahan baku (45%→85%), teknik pengolahan (40%→90%), keamanan pangan (35%→80%), dan pengemasan produk (30%→75%). Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan keterampilan teknis, kesadaran mutu, dan semangat kewirausahaan masyarakat pesisir. Selain membuka peluang usaha baru, program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 dan 14, yaitu pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, serta pemanfaatan berkelanjutan sumber daya laut.
Budidaya Sagu sebagai Pilar Utama Penghidupan Masyarakat Lokal di Kampung Baingkete Ponisri, Ponisri; Farida, Anif; Hasa, Muh. Fadli; Darma, Darma; Mangallo, Bertha; Murtiningrum, Murtiningrum; Abu, Nur
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v4i2.2588

Abstract

Purpose: The activities about sustainable sago cultivation techniques aim to increase knowledge and understanding of the Women's Fellowship and PKK farmer groups in the field of sago cultivation. This is because sago is the staple food of the local community in Baingkete and its surroundings. By increasing sago production, it is hoped that it can improve community welfare and reduce dependence on imported food ingredients. Research methodology: The methods applied in this activity include counseling (providing knowledge and understanding about sago cultivation), demonstration and training (direct practice of planting sago on land owned by farmer groups), discussion and consultation, and program evaluation (giving statements to participants before and after training). Result: The results of the activity showed that the participants were quite enthusiastic about asking questions regarding sago cultivation. They are also very active during the practice of planting sago on the land. The level of community knowledge about sago planting techniques has increased about 25%. Training, practice, and field assistance related to sago cultivation also increased from 40% to 85%. Limitation : The practice of sago cultivation techniques is carried out on 1 ha of agricultural land. And knowing how to increase sago production cannot be done immediately considering the length of time the sago plant grows until it can be harvested. Contribution: This activity is beneficial for the community, which learns about sustainable and environmentally friendly sago cultivation practices. This includes sustainable soil management techniques, the use of organic fertilizer, and the maintenance of a healthy ecosystem.
Estimating Crop Water Requirements to Evaluate Cropping Patterns for Agriculture on Post-Tin Mining Land Maftukhah, Rizki; Pitaloka, Novita Dyah; Murtiningrum, Murtiningrum; Ngadisih, Ngadisih
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 3 (2025): June 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v14i3.960-970

Abstract

Utilization of degraded land, such as post-mining land, for agricultural purposes necessitates significant effort, particularly land and water management. This study focuses on estimating crop water requirements (CWR), a crucial step in evaluating suitable cropping patterns for agricultural development on post-tin mining in Bangka Island. The CWR and effective rainfall (EF) of rice, cassava, and peanuts were estimated using meteorological data between 2019 and 2023. The CWR was calculated using Penman-Monteith method, while EF was determined using the USDA SCS Method. The results indicate that average potential evapotranspiration (ETo) from 2019 to 2023 varied across years. The highest ETo values were predicted as 5.6 to 5.8 mm/day, while the lowest value was estimated at 4.3 mm/day. Rice and peanut cultivation require supplemental irrigation since EF is insufficient to meet CWR. Cassava, is more suitable, with EF generally fulfilling its CWR. This study provide useful information for developing adaptive strategies that account for the effects of climatic conditions and different cropping pattern, particularly in degraded areas. Furthermore, crop selection that is adapted to the degraded area offers a long-term solution for rehabilitating degraded areas. Keywords: Agriculture, Degraded soil, Irrigation, Yield.
Sosialisasi Pemanfaatan Internet Sebagai Media Pemasaran Produk Hasil Olahan Sagu Papua di Kampung Baingkete Hasa, Muh Fadli; Ponisri, Ponisri; Farida, Anif; Darma, Darma; Mangallo, Bertha; Murtiningrum, Murtiningrum; Abu, Nur
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12792

Abstract

Pemanfaatan internet dapat mengurangi ketergantungan pada saluran pemasaran konvensional dan membuka peluang kerjasama dengan pelaku usaha di luar daerah. Dalam konteks pemasaran produk lokal, pemanfaatan internet sebagai media pemasaran menawarkan potensi besar dalam mendukung pertumbuhan bisnis lokal dan memperluas akses pasar. Kampung Baingkete, yang terletak di Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, memiliki potensi utama yaitu dalam bidang pertanian, terutama dalam pengolahan tanaman sagu.  Potensi pertanian ini memberikan peluang untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat setempat dan mendukung pengembangan produk olahan lokal. Kehadiran internet di kampung Beingkete menjadi hal yang positif bagi penduduk setempat. Namun, kehadiran internet masih terbatas pada penggunaannya sebagai alat komunikasi dan belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk kegiatan pemasaran produk lokal. Permasalahan yang terjadi adalah kurangnya pemahaman mengenai cara memanfaatkan internet secara efektif untuk kegiatan pemasaran produk. Untuk itu, perlu dilakukan sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait manfaat dan potensi internet dalam mempromosikan produk-produk lokal.
Pemberdayaan Umkm Bahari Nusantara Melalui Pelatihan Abon Ikan Tuna Di Kampung Yeflio Sukmawati, Sukmawati; Ponisri, Ponisri; Rosalina, Febrianti; Darma, Darma; Murtiningrum, Murtiningrum; Mangallo, Bherta; Leba, Herlyn Winda Wie; Sulfiana, Sulfiana; Rumwokas, M Saleh; Suruan, Yermias; Durand, Anugerah Reindra Lamma; Antoh, Maikel
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/7xtgdq23

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat pesisir, khususnya kelompok UMKM Bahari Nusantara, dalam mengolah ikan tuna menjadi produk abon bernilai tambah, bergizi, tahan lama, serta berpotensi di pasarkan secara luas. Kegiatan diikuti oleh 16 peserta dan dilaksanakan melalui metode pelatihan, demonstrasi, serta evaluasi pre-test dan post-test sebagai indikator peningkatan pengetahuan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kemampuan peserta, dengan rata-rata peningkatan pengetahuan mencapai 89–91% setelah pelatihan. Peserta juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam teknik pengemasan produk yang higienis, menarik, dan sesuai standar pemasaran. Program ini tidak hanya berhasil mentransfer keterampilan teknis, tetapi juga diharapakan dapat menghidupkan kembali aktivitas kelompok UMKM agar mampu berproduksi secara mandiri dan berkelanjutan berbasis potensi sumber daya perikanan lokal. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 1 (Tanpa Kemiskinan), 2 (Tanpa Kelaparan), dan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).