Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Potensi Subak Sambangan Sebagai Daya Tarik Ekowisata Di Desa Sambangan Febrianto, Muh.; Marsiti, Cokorda Istri Raka; Damiati, .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 12, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i3.40526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi  potensi yang ada  di Subak Sambangan sebagai daya tarik ekowisata. Antara lain potensi yang ada  di Subak Sambangan, analisis kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman yang ada di Subak Sambangan. Penulis melakukan penelitian  di Desa Sambangan, Kecematan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Dengan informan yang berasal dari Desa Sambangan yaitu klian Subak Sambangan. Penelitian ini menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan dokumentasi yang digunakan sebagai  metode pengambilan data yang selanjutnya dipaparkan secara deskriptif kualitatif. Sedangkan instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data yang akurat adalah lembar observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Subak Sambangan memiliki potensi alam, Subak Sambangan memiliki luas 91 hektar, dan memiliki potensi buatan seperti Palowan Hidroponik dan Krisna Adventure. Selain itu Subak Sambangan memiliki wisata kebudayaan yaitu upacara yang dilakukan di Subak Sambangan agar diberikan keberkahan pada saat proses panen padi, baik subaknya maupun warganya. Kekuatan (Strenght) yang ada di Subak Sambangan memiliki lanskep view yang menarik dan sangat indah, serta Awig-Awig yang kuat sebagai norma. Kelemahan (Weaknesses) yang terdapat di Subak Sambangan, kurangnya promosi, dan kurangnya fasilitas pendukung atraksi wisata. Kesempatan (Opportunities) yang ada di Subak Sambangan adalah sebagai salah satu tempat wisata berbasis ekowisata, yang terbukanya lapangan pekerjaan sehingga mampu menambah perekonomian masyarakat Desa Sambangan. Ancaman (Threat) yang dapat mencemarkan lingkungan disekitar Subak Sambangan  berupa masih banyak sampah plastik, sehingga merusak sistem irigasi air di Subak Sambangan.Kata kunci: Subak Sambangan, potensi, daya tarik ekowisata.
PEMANFAATAN AMPAS SALAK MENJADI KRASIKAN Ni Made Tuari .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v2i1.2443

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mencari formulasi resep baku krasikan ampas salak (2) Untuk mengetahui kualitas krasikan ampas salak dari aspek aroma, rasa, warna dan tekstur. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data adalah metode observasi. Krasikan ampas salak dari aspek aroma, rasa, warna dan tekstur diuji oleh 25 orang panelis pencicip terlatih. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar uji mutu hedonik dengan 3 tingkatan (sangat baik, baik dan kurang). Kemudian dianalisis melalui analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian krasikan ampas salak menunjukkan (1) formulasi resep baku krasikan ampas salak dengan substitusi bahan utama 75% terdiri dari: 200 gram ampas salak yang sudah diblender, 150 gram beras ketan putih, 500 ml santan, 1 butir kelapa (diparut), 250 gram gula merah dan ½ sdt air kapur sirih. (2) kualitas krasikan ampas salak dari aspek aroma, rasa, warna dan tekstur mendapatkan perolehan persentase aroma sebesar 93% pada kategori sangat baik, rasa manis sebesar 88% pada kategori sangat baik, rasa asam sebesar 92% pada kategori sangat baik, warna sebesar 96% pada kategori sangat baik dan tekstur sebesar 97% pada kategori sangat baik.Kata Kunci : ampas salak, krasikan, kualitas This study aims to: (1) To find the recipe formulation krasikan pulp raw bark (2) To determine the quality of the bark pulp krasikan aspect aroma, flavor, color and texture. This study is an experimental research. The method used to obtain the data is the method of observation. Krasikan pulp bark of the aspects of aroma, flavor, color and texture tested by 25 panelists trained tasters. Data collection instruments used are hedonic quality test sheet with 3 levels (excellent, good and less). Then analyzed by quantitative descriptive analysis. The results of the study showed krasikan bark pulp (1) raw recipe formulation krasikan bark pulp with 75% substitution of the main ingredients consist of: 200 grams of bark that has been blended pulp, 150 grams of white glutinous rice, 500 ml of coconut milk, 1 coconut (grated), 250 grams of brown sugar and ½ teaspoon water whiting. (2) the quality of the bark pulp krasikan aspects of aroma, flavor, color and texture to get a percentage gain of 93% in the aroma category are very good, sweet taste by 88% in the excellent category, sour taste in the category of 92% is very good, the color of 96% in the category of very good and the texture of 97% on the very good category.keyword : bark pulp, krasikan, quality
UJI KUALITAS KUE KERING (KUE SATU) KACANG KORO PEDANG (CANAFALIA ENSIFORMIS (L) DC) DENGAN TEKNIK PENGOLAHAN DIJEMUR DAN DIOVEN Kusnul Khotimah .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v2i1.4114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kue kering (kue satu) kacang koro pedang dengan teknik pengolahan dijemur dan dioven dilihat dari aspek aroma, rasa, dan tekstur. Dengan metode pengumpulan data yaitu metode observasi dengan menggunakan uji organoleptik mutu hedonik yang diujikan kepada 21 orang panelis terlatih. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kualitas kue kering (kue satu) kacang koro pedang dengan teknik pengolahan dijemur dilihat dari aspek aroma berada dalam kategori baik (2,85) yaitu khas kacang koro pedang, rasa berada dalam kategori baik (2,90) yaitu manis, dan tekstur berada dalam kategori baik (2,85) yaitu rapuh. 2) Kualitas kue kering (kue satu) kacang koro pedang dengan teknik pengolahan dioven dilihat dari aspek aroma berada dalam kategori baik (2,66) yaitu khas kacang koro pedang, rasa berada dalam kategori baik (2,71) yaitu manis, dan tekstur berada dalam kategori baik (2,33) yaitu agak keras. Berdasarkan hasil penelitian uji kualitas kue kering (kue satu) kacang koro pedang (Canafalia Ensiformis (L) DC) dengan teknik pengolahan dijemur dan dioven secara keseluruhan berada dalam kategori baik yang membedakan hanya terdapat pada aspek tekstur yaitu agak keras. Kata Kunci : Kualitas, Kacang Koro Pedang, Kue Kering (Kue Satu) This study aims to know the quality of the koro pedang peanut pastry (satuh cake) by using ovened and dried processing techniques based on the flavor, taste, and texture aspects. With observation method in the data collection by using hedonic organoleptic quality tested to 21 trained panelists. Furthermore, the datas will be analyzed by using quantitative descriptive analysis method. The results show that 1 ) the quality of the koro pedang peanut cake (satuh cake) by using dried processing techniques bsed on the flavor aspect is in good category ( 2,85 ) the typical koro pedang peanut, taste is in a good category (2,90) the sweety, and the texture is in a good category (2,85) the crumbly. 2) The quality of the koro pedang peanut pastry by using ovened processing technique based on the flavor aspect is in a good category (2,66) the typical koro pedang peanut, taste is in a good category (2,71) the sweety, and texture is in a good category (2,33) that is rather hard. Based on the results of test quality of the koro pedang peanut pastry (satuh cake) by using ovened and dried processing techniques overall as are in either category the only difference found in the rather hard texture aspects. keyword : quality, koro pedang peanut, pastry (satuh cake)
STUDI EKSPERIMEN PEMANFAATAN BUAH MENGKUDU MENJADI DODOL BERAROMA VANILI DAN DAUN PANDAN Putu Rahayu Puspayanti .; Dra. Risa Panti Ariani, M.Si. .; Dra. Damiati, M.Kes .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4851

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui kualitas dodol mengkudu original, beraroma vanili dan beraroma daun pandan dari aspek rasa, aroma, dan tekstur (2) untuk mengetahui selera masyarakat terhadap dodol mengkudu original, beraroma vanili dan beraroma daun pandan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi. Dodol mengkudu original, beraroma vanili dan beraroma daun pandan diuji kualitas oleh 4 orang panelis terlatih dan uji selera oleh 30 panelis konsumen dari aspek rasa, aroma dan tekstur. Instrumen pengumpulan data adalah lembar uji kualitas dan lembar uji selera. Selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. (1) Kualitas dodol mengkudu original termasuk pada kategori rasa, aroma dan tekstur baik. Kualitas dodol mengkudu beraroma vanili termasuk pada kategori rasa baik, aroma cukup dan tekstur baik. Kualitas dodol mengkudu beraroma daun pandan termasuk pada kategori rasa baik, aroma cukup dan tekstur baik. (2) Selera masyarakat terhadap dodol mengkudu original termasuk pada kategori rasa suka, aroma biasa dan tekstur sangat suka. Selera masyarakat terhadap dodol mengkudu beraroma vanili termasuk pada kategori rasa suka, aroma suka dan tekstur sangat suka. Selera masyarakat terhadap dodol mengkudu beraroma daun pandan termasuk pada kategori rasa, aroma dan tekstur sangat suka. Kata Kunci : mengkudu, dodol, kualitas, selera The purposes of this research are: (1) To know the quality of original Noni Dodol, and with the scent of vanila and pandan’s leaves, from the aspect of taste, scent, and texture (2) to know the public taste of original Noni dodol, and with the scent of vanila and pandan’s leaves. This research is experimental research by using observation method on data collection techniques. The quality of original Noni Dodol, with vanila scent and pandan’s leaves scent are tested by 4 persons of trained panelists and the public taste was tested by 30 persons of consumer panelists, based on taste, scent, and texture. Data collection instruments are quality test sheets and taste/flavor test sheets. Then analyzed using quantitative descriptive analysis. (1) The quality of original Noni dodol is classified into good category based on taste, scent and texture. Dodol with vanila scent has good category of taste, enough of scent, and goon in texture. Dodol with pandan’s leaves scent has good taste, enough of scent, and good in texture. (2) Public scent of this product are, original dodol was tasted good, good in scent, and very good in texture. Dodol with vanila scent was tasted good, regular scent, and very good in texture. Dodol with pandan’s leaves scent was tasted very good in flavor, scent, and texture. keyword : noni fruit, dodol, quality, taste
PEMANFAATAN TEPUNG BIJI NANGKA MENJADI KUE PIA KERING Nyoman Restu .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4853

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan (1) mengetahui kualitas kue pia kering tepung biji nangka teknik subsitusi, dengan formulasi bahan tepung biji nangka sebesar 75% dan 50% dilihat dari aspek rasa, warna dan tekstur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar uji mutu hedonik dengan 5 tingkatan (sangat baik, baik, cukup, kurang baik, dan tidak baik) yang diujikan kepada 25 panelis terlatih. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan 1).Kualitas kue pia kering tepung biji nangka A (50% : 50%) dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori sangat baik (3,56) sesuai dengan tolak ukur yaitu manis, gurih dan terasa khas nangka, warna berada dalam kategori baik (2,88) yaitu sesuai dengan tolak ukur putih kecoklatan, dan tekstur berada dalam kategori baik (2,96) yaitu rapuh,(crispy, kurang berlapis, dan bagian dalam lembut, sedangkan kue pia kering tepung biji nangka B ( 75% : 25% ) dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik (2,96) sesuai tolak ukur yaitu gurih, kurang manis, terasa khas nangka, warna berada dalam kategori baik (2,48) sesuai dengan tolak ukur yaitu putih kecoklatan dan tekstur berada dalam kategori baik (2,72) sesuai dengan tolak ukur yaitu rapuh,(crispy, kurang berlapis, dan bagian dalam bagian dalam lembut. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tepung biji nangka ini dapat dijadikan penganekaragaman makanan yaitu kue pia kering tepung biji nangka. Kata Kunci : tepung biji nangka, kualitas, kue pia kering The aim of this type of experimental research ( 1 ) determine the quality of the pia cake dried jackfruit seed flour substitution technique , the material formulation jackfruit seed flour by 75 % and 50 % in terms of aspects of flavor , color and texture . Data collection methods used in this research is the method of observation . The instruments used in this research that hedonic quality test sheet with five levels excellent , good, fair , poor , and not both were tested to 25 trained panelists . Subsequently analyzed using quantitative descriptive technique . The results showed 1 ) .The quality of the pia pastry flour dried jackfruit seeds A (50%: 50 % ) viewed from the aspect of taste is in the excellent category ( 3.56 ) according to the yardstick of sweet, savory and distinctive feel jackfruit , colors are in either category 2.88) is in accordance with brownish white yardstick , and textures are in either category ( 2.96 ) that is brittle , crispy , less layered , and the inside soft , while the pia pastry flour dried jackfruit seeds B ( 75 % : 25 % ) viewed from the aspect of a sense of being in either category ( 2.96 ) corresponding measures, savory , not sweet enough , was typical of jackfruit , the colors are in either category (2.48 ) in accordance with the measures, brown and white textures are in either category (2.72 ) in accordance with a benchmark that is brittle , ( crispy , less layered , and the inner soft part in . Based on these results it can be concluded that this jackfruit seed flour can be used as a diversification of food that is dry pia pastry flour jackfruit seeds . keyword : jackfruit seed flour , quality , moon cake
SUBSTITUSI TEPUNG TALAS PADA PRODUK BOLU KARAMEL Made Yogi Perdana Putra .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4989

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) kualitas bolu karamel yang menggunakan substitusi 75% tepung talas (bolu karamel A) dilihat dari aspek rasa, aroma, dan tekstur; (2) kualitas bolu karamel yang menggunakan substitusi 50% tepung talas (bolu karamel B) dilihat dari aspek rasa, aroma, dan tekstur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen pengumpulan data adalah lembar uji mutu hedonik dengan 3 tingkatan (baik, cukup, dan kurang) yang diujikan kepada 23 panelis. Selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) kualitas bolu karamel substitusi 75% tepung talas (bolu karamel A) dari aspek rasa, rata-rata skor sebesar 2,65 pada kategori baik, aspek aroma, rata-rata skor sebesar 2,91 pada kategori baik, dan aspek tekstur, rata-rata skor sebesar 2,65 pada kategori baik. (2) kualitas bolu karamel substitusi 50% tepung talas (bolu karamel B) dari aspek rasa, rata-rata skor sebesar 2,61 pada kategori baik, aspek aroma, rata-rata skor sebesar 2,91 pada kategori baik, dan aspek tekstur, rata-rata skor sebesar 2,87 pada kategori baik. Kata Kunci : bolu karamel, kualitas, tepung talas This research was aimed to determine (1) the quality of caramel cake that uses 75% substitution of taro flour (caramel cake A) which can be detected from flavor, aroma, and texture. (2) The quality of caramel cake that uses 50% substitution of taro flour (cake caramel B) that can be detected from the aspects of flavor, aroma, and texture. Methods of datas collection used in this research was observation. The instruments used in this research was with 3 levels of hedonic quality test sheet (good, sufficient, and less) which tested on 23 panelists and analyzed by using descriptive quantitative technique. The results of this study were (1) the quality of caramel cake that 75% substitusion of taro flour (caramel cake A) from the aspect of sense, its average score in good category was 2.65. The average score of aroma in good category was 2.91. The average score of texture was 2.65. (2) The quality of caramel cake that 50% substitusion of taro flour (caramel cake B) from the aspect of sense, its average score was 2.61. The average score of aroma was 2.91 and the average score of texture was 2.87. keyword : caramel cake, quality, taro flour
PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PEMBELAJARAN PRAKTIK PENGOLAHAN MAKANAN DI SMK NEGERI 2 SINGARAJA Ni Kadek Sudiarti .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5961

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif untuk mengetahui, (1) penyediaan fasilitas K3 pada bengkel produksi pengolahan makanan di SMK Negeri 2 Singaraja, (2) sikap siswa dalam penerapan K3 pada pembelajaran praktik pengolahan makanan di SMK Negeri 2 Singaraja, dan (3) kendala yang dihadapi dalam penerapan K3 pada pembelajaran praktik pengolahan makanan di SMK Negeri 2 Singaraja. Sampel dalam penelitian ini adalah bengkel produksi pengolahan makanan, guru produktif pengolahan makanan, dan siswa kelas X dan XI di SMK Negeri 2 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah metode observasi, angket, dan wawancara, yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) penyediaan fasilitas K3 pada bengkel produksi pengolahan makanan di SMK Negeri 2 Singaraja berada pada kategori baik dengan skor 38,3, dimana mana pada bengkel I mencapai kesesuaian sebesar 66,67%, pada bengkel II sebesar 73,33%, serta pada bengkel III sebesar 73,33%, (2) sikap siswa dalam penerapan K3 pada pembelajaran praktik pengolahan makanan di SMK Negeri 2 Singaraja berada pada kategori sangat baik dengan skor 69,2 atau sebesar 62,88%, meskipun dalam beberapa hal belum dilakukan secara maksimal terutama ketika praktik, dan (3) terdapat kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa dalam penerapan K3 pada pembelajaran praktik pengolahan makanan yaitu sulitnya mengontrol siswa dalam jumlah banyak, jumlah peralatan yang kurang memadai, serta masih terdapat siswa yang tidak mematuhi aturan dan tata tertib praktikum. Kata Kunci : fasilitas, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pembelajaran praktik pengolahan makanan, sikap This research is descriptive quantitative research to determine, (1) the provision of K3 facilities in food processing production workshop at SMK Negeri 2 Singaraja, (2) the students’ attitude in applying K3 in the food processing practical learning at SMK Negeri 2 Singaraja, and (3) the obstacle which faced in applying K3 on the food processing practical learning at SMK Negeri 2 Singaraja. The sample in this study is a group of food processing production workshop, food processing productive teachers, and students of class X and XI in SMK Negeri 2 Singaraja. The data collection methods used in the research are the method of observation, questionnaires, and interviews, which are then analyzed descriptively. The results showed that, (1) the provision of K3 facilities in food processing production workshop group at SMK Negeri 2 Singaraja were in good category with a score was 38,3 which is the first group achieved suitability was 66,67%, in the second group was 73,33%, and the third group was 73,33%, (2) the students’ attitude in applying K3 in the food processing practical learning at SMK Negeri 2 Singaraja were in very good category with a score was 69,2 or 62,88% although in some cases has not been done optimally especially when practice, and (3) there were obstacles faced by teachers and students in applying K3 in the food processing practical learning such as the difficulty to control the students in large quantities, the amount of equipments were inadequate, and there were students who did not obey the rules and regulations in practicum. keyword : facilities, occupational health and safety (K3), food processing practical learning, attitude
UJI KUALITAS RASA MANIS PADA CHIFFON CAKE TEPUNG UBI JALAR KUNING Luh Surianis .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5965

Abstract

Penelitian eksperimenini bertujuan untuk mengetahui (1) Kualitas rasa manis pada chiffon cake tepung ubi jalar kuning. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis konsumen yang terdiri dari Dosen PKK Undiksha, Guru SMK Negeri 1 Seririt dan Guru SMK Negeri 2 Singaraja serta Mahasiswa PKK Tata Boga di lingkungan FTK. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Data dianalisis dengan mengguna kan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kualitas rasa manis pada chiffon cake tepung ubi jalar kuning berada dalam kategori rasa sangat manis dengan persentase 70,8%, dengan persentase 20,8% berada dalam kategori rasa manis dan dengan persentase 8,3% berada dalam kategori rasa cukup manis. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan substitusi 100% tepung ubi jalar kuning dalam pembuatan chiffon cake dapat menghasilkan rasa sangat manis.Kata Kunci : chiffon cake, tepung ubi jalar kuning, uji kualitas rasa manis This experimental research was aimed to determine (1) the sweet taste quality of chiffon cake that was made of yellow sweet potato flour. The panelists in this research were the panelists’ consumer consist of the lecturers of PKK Undiksha, the teachers of SMK Negeri 1 Seririt, the teachers of SMK Negeri 2 Singaraja, and also the culinary students of PKK, FTK. The data collection method used the method of observation. Data analyzed used the quantitative descriptive techniques. The results showed that determine (1) the sweet taste quality of chiffon cake that was made of yellow sweet potato flour taste was in a very sweet category with a percentage 70,8%, with a percentage 20,8% was in sweet taste category and with a percentage 8,3% was in sweettaste category. Based on this study can be concluded that the use 100% substitution of yellow sweet potato flour in the manufacture of chiffon cake can a very sweet taste keyword : chiffon cake, yellow sweet potato flour, sweet teste quality
KONTRIBUSI MOTIVASI MEMASUKI DUNIA KERJA DAN PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SMK N 2 SINGARAJA Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kontribusi motivasi memasuki dunia kerja terhadap kesiapan kerja siswa program keahlian tata boga (2) mengetahui kontribusi pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa program keahlian tata boga, dan (3) mengetahui kontribusi bersama motivasi memasuki dunia kerja dan pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa program keahlian tata boga. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII SMK Negeri 2 Singaraja Tahun Ajaran 2014 / 2015 yang didapatkan menggunakan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 87 orang dengan jumlah populasi 170 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan dan metode kuesioner atau angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi sederhana Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi antara motivasi memasuki dunia kerja terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian tata boga adalah cukup yaitu sebesar 34,3%, sedangkan kontribusi pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian tata boga adalah cukup yaitu sebesar 32,7%, dan kontribusi bersama motivasi memasuki dunia kerja dan pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian tata boga sebesar 47,6% dalam kategori tinggi. Kata Kunci : Kesiapan Kerja, Motivasi Memasuki Dunia Kerja, Pengalaman Praktik Kerja Industri This research aims to: (1) determine the contribution of working motivation toward student’s work readiness of food and beverage programme, (2) determine the contribution of on the job training experience toward student’s work readiness of food and beverage programme, and (3) determine the contribution of collective working motivation and on the job training experience toward student’s work readiness of food and beverage programme. The subjects were students of 12st grade at SMK N 2 Singaraja in academic year 2014 / 2015 with size 170 students and by using simple random sampling method a sample of size 87 was taken. Data were collected by literature study and using questionnaires. Data were analyzed by Product Momment Pearson correlation. The result showed that contribution of working motivation toward student’s work readiness of food and beverage programme is 34.3%, while the contribution of on the job training experience toward student’s work readiness of food and beverage programme is 32.7%, and the contribution of collective working motivation and on the job training experience toward student’s work readiness of food and beverage programme is 47.6%. keyword : Work Readiness, Working Motivation, Job Training Experience
PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA MERAH MENJADI SELAI Ni Putu Widya Arsani .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5972

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas selai kulit buah naga merah dilihat dari aspek rasa, warna, tekstur dan konsistensi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang berjumlah 24 orang terdiri dari guru Tata Boga SMK Negeri 1 Seririt, guru Tata Boga SMK Negeri 2 Singaraja, Dosen PKK Tata Boga serta Laboran Tata Boga Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas selai kulit buah naga merah ditinjau dari aspek rasa berada pada kategori baik yaitu manis khas kulit buah naga (2,83), ditinjau dari aspek warna berada pada kategori baik yaitu merah (3), ditinjau dari aspek tekstur berada pada kategori baik yaitu lembut (2,79), ditinjau dari aspek konsistensi berada pada kategori baik yaitu kental (2,83). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa limbah kulit buah naga merah dapat dimanfaatkan menjadi produk olahan selai. Kata Kunci : Kulit buah naga, kualitas, selai This type of experiment research aims to know the quality of the jam fruit skins of the Red Dragon is seen from the aspect of flavor, color, texture and consistency. Data collection methods used in this research is a method of observation. The data were analyzed using descriptive quantitative techniques. Panelists in this research is a trained panelists that add up to 24 people consists of teachers SMK Negeri 1 Seririt, teachers SMK Negeri 2 Singaraja, lecturer PKK Tata Boga, Laboran Tata Boga as well as the Department of family welfare Education. The results showed that the quality of the leather Red Dragon fruit jams reviewed aspects of the flavor is in the category of good sweet typical skin dragon fruit (2.83), review of aspects of color is good on the category that is red (3), the review of aspects of both categories are on a texture that is soft (2.79), review of aspects of consistency are on both categories namely condensed (2.83). Based on the results of this research it can be concluded that waste of skin Red Dragon fruit can be used in processed products into jam. keyword : Skin dragon fruit, quality, jam
Co-Authors ., Aditya Darmawan ., DESAK PUTU NITA APSARI ., Gede Addy Putra Gunawan ., Gusti Ayu Dwi Indrasari ., Hanifa Firdaus ., I Putu Angganata ., I Putu Oka Januarta ., Ida Ayu Satya Dwikandana ., Ida Ayu Sinta Devi ., Juliandanu H.a ., Kadek Desi Ariati ., Kadek Diah Dharmiasih ., Kadek Sulistri ., Kd Yudi Aris Pratama ., KETUT SUYASA ., Komang Budiarsih ., Komang Eva Suryastini ., Komang Suki Wiriani ., Luh Ari Muliani ., Luh Desi Widiantini ., Luh Devi Andari ., MADE WIRA LEGA SAPUTRA ., Made Yogi Andwika Pangestu ., Mittela Shelly k ., Ni Kadek Aryan Tunjung Birawa ., Ni Kadek Sri Wahyuni ., Ni Putu Erni Widia Astuti ., Ni Putu Mas Yudayani ., Pt Wahyu Manik Fransiska ., Sri Wahyudiani ., Winda Harmoni Ni Putu Aditya Darmawan . Amira Anindita Rafi'i Angkih, Juliandanu Hadimashari Apsari, Desak Putu Nita Bestari Dwi Andrini . Budi Utomo Budi Utomo BUDI UTOMO . Budi Utomo ., Budi Utomo Charles Parningotan Haratua Simanjuntak Cokorda Istri Raka Marsiti Danna Aditry Wijaya Desak Nyoman Kartika Dewi Desak Nyoman Kartika Dewi . Desak Putu Nita Apsari DESAK PUTU NITA APSARI . Devi, Ida Ayu Sinta Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari . Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari ., Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari Dewi, Desak Nyoman Kartika Divani, Putu Tresya Dwikandana, Ida Ayu Satya EKA OKTAVIANTARI . Febrianto, Muh. Fransiska, Putu Wahyu Manik Geck Indah Pradnyawati . Geck Indah Pradnyawati ., Geck Indah Pradnyawati Gede Addy Putra Gunawan . Gilang Ramadan . Gusti Ayu Dwi Indrasari . Hanifa Firdaus . I Gusti Nyoman Taurus Cahayadi . I Gusti Nyoman Taurus Cahayadi ., I Gusti Nyoman Taurus Cahayadi I Nyoman Sujana I Putu Angganata . I Putu Oka Januarta I Putu Oka Januarta . I Wayan Suastra I Wayan Sudarma . Ida Ayu Putu Hemy Ekayani Ida Ayu Satya Dwikandana Ida Ayu Satya Dwikandana . Ida Ayu Sinta Devi Ida Ayu Sinta Devi . Ida Bagus Putu Arnyana Juliandanu H.a . Juliandanu Hadimashari Angkih Kadek Dedi Ariawan Kadek Desi Ariati . Kadek Diah Dharmiasih . Kadek Sulistri . Kd Yudi Aris Pratama . KETUT SUYASA . Komang Aristi . Komang Budiarsih . Komang Eva Suryastini Komang Eva Suryastini . Komang Ratna Dewi . Komang Ratna Dewi ., Komang Ratna Dewi Komang Suki Wiriani . Kusnul Khotimah . Lalu Nanang Supriadi . Luh Ari Muliani . Luh Desi Widiantini . Luh Devi Andari . Luh Masdarini Luh Surianis . Made Wira Lega Saputra MADE WIRA LEGA SAPUTRA . Made Yogi Andwika Pangestu . Made Yogi Perdana Putra . Mittela Shelly k . Muh. Febrianto Ni Desak Made Sri Adnyawati Ni Kadek Aryan Tunjung Birawa . Ni Kadek Sri Wahyuni . Ni Kadek Sudiarti . Ni Kadek Sudiarti ., Ni Kadek Sudiarti Ni Ketut Susilawati Ni Komang Inparniawati . Ni Luh Ayu Novitasari . Ni Made Suriani Ni Made Tuari . Ni Made Wiratini Ni Putu Anna Saputri . Ni Putu Eka Oktaviantari Ni Putu Erni Widia Astuti . Ni Putu Mas Yudayani Ni Putu Mas Yudayani . Ni Putu Widya Arsani . Ni Putu Yulita Astira Eka Putri Ni Wayan Sukerti Nyoman Putriani . Nyoman Restu . Pt Wahyu Manik Fransiska . Putu Ayu Sulistri Artini . Putu Indah Rahmawati Putu Rahayu Puspayanti . Putu Sumertayasa . Putu Wahyu Manik Fransiska Risa Panti Ariani Saputra, Made Wira Lega Sima Pradnyani Made . Sima Pradnyani Made ., Sima Pradnyani Made SITI MARYAM Siti Maryam Sri Wahyudiani . Suryastini, Komang Eva Venny Arista . Venny Arista ., Venny Arista Winda Harmoni Ni Putu . Yudayani, Ni Putu Mas