Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Terapi Bermain Rubik pada Anak Usia Sekolah dalam meningkatkan keterampilan motorik halus Kurniawan, Ade; Enita, Enita; Gina, Gina; Nuranjani, Tini; Shabrina, Shabrina; Bela, Bela; Firmansyah, Andan
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v4i1.324

Abstract

Abstract Introduction: Playing is a reflection of physical, intellectual, emotional, social abilities and playing is a good medium for learning because by playing, children will speak, learn to adapt to the environment, do what they can, and recognize time, distance and sound.Objective: To apply the Rubik's game to improve fine motor skills in school-aged childrenMethod: This therapy research for playing Rubik's uses the educational method of inviting children to play with Rubik's and forming Rubik's in various shapes. This play therapy was carried out on 9 students at SDN 1 Panaragan, Ciamis District, Ciamis Regency with a total of 30 children as respondents and accompanied by a homeroom teacher. This play therapy is carried out in 2 stages, namely 1) asking children to match the colors on the rubik, 2) asking children to form with patience and continuing to practice, 3) evaluation. Result: The application of play therapy education to students at SDN 1 Panaragan Ciamis gave significant results as proven by 30 respondents. This type of game is challenging and can help develop creativity, problem solving and fine motor skills. This game is very popular throughout the world and is used as an aid in mathematics and art education.Conclussion: After reviewing various theoretical sources regarding the fine motor skills of early childhood, it can be seen how important it is to develop children's fine motor skills as early as possible because motor development is closely related to the development of the motor center in the brain. One way to develop fine motor skills in early childhood is by playing. In the research, the play activities used were playing with rubik's in various shapes, such as forming animals or balls, which can attract children's attention.
Edukasi Gizi Seimbang Untuk Meningkatkan Kesehatan Dan Konsentrasi Belajar Anak Sekolah Dasar Lisa, Lisa; Merli, Merli; Puji, Puji; Nova, Nova; Rahma, Rahma; Annisa, Annisa; Gina, Gina; Reva, Reva; Marniati, Marniati
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v2i2.162

Abstract

Nutrisi yang seimbang sangat penting untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan. anak usia sekolah sangat dipengaruhi oleh pola makan yang mengandung nutrisi seimbang sangat diperlukan untuk mempertahankan kesehatan tubuhuntuk mendukung sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kemampuan intelektual, dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. Status gizi yang optimal sangat penting untuk memastikan kesejahteraan individu. Sebaliknya, ketidakseimbangan asupan gizi, baik berupa kelebihan maupun kekurangan, dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Anak usia sekolah yang kekurangan gizi sering mengalami gejala seperti mudah lelah, kurang bersemangat, dan kesulitan berkonsentrasi saat belajar. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kepada siswa untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai pentingnya gizi seimbang. Edukasi ini bertujuan untuk memperluas wawasan siswa tentang konsep gizi seimbang. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah metode Nutriedutainment, yang melibatkan Pre-test dan post-test, dan diterapkan pada Peserta didik kelas 4, di Sekolah Dasar Negeri Gunong Kleng. Melalui kegiatan ini, siswa menunjukkan pemahaman tentang gizi seimbang dengan mampu menjawab pertanyaan mengenai komponen gizi seimbang serta menyebutkan berbagai jenis makanan sehat yang termasuk dalam gizi seimbang. Sepanjang proses kegiatan, peserta memperhatikan dengan baik dan menunjukkan antusiasme yang tinggi
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GAME BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA BAAMBOOZLE TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SMP NEGERI 4 SUNGAI RAYA Gina, Gina
Jurnal AlphaEuclidEdu Vol 6, No 1 (2025): Volume 6 Number 1 Juli 2025
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ja.v6i1.100543

Abstract

Although mathematics is essential for helping students develop their critical thinking abilities, it is frequently seen as challenging, which lowers motivation and achievement, especially when it comes to the study of connections and functions. The purpose of this study os to examine how students’ motivation and learning results in mathematics are affected when the Game Based Learning (GBL) paradigm is implemented with the help of Baamboozle media. With a post-test-only control group design, the study used an experimental approach with 65 eighth-grade students split into two groups: a control group (30 students) that used cooperative learning and an experimental group (35 students) that used GBL-Baamboozle. A learning achievement exam and a motivation questionnaire were used to gather data, and t-tests and effect size calculations were used for analysis. The findings revealed a significant effect of GBL-Baamboozle on learning motivation (p = 0.000; d = 2.22) and learning outcomes (p = 0.000; d = 2.28), both categorized as high. These results indicate that the use of GBL supported by Baamboozle effectively enhances students’ engagement and academic performance in mathematics. Therefore, technology-assisted game-based learning can be considered a promising and innovative strategy to improve mathematics instruction at the secondary school level.
Pengaruh Machine Learning pada Perencanaan dan Alokasi Dana Wakaf Produktif terhadap Kesejahteraan Ekonomi Umat Gina, Gina; Abdillah, Muhammad Zaki; Z, Sahman
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Machine Learning pada perencanaan dan alokasi dana wakaf produktif terhadap kesejahteraan ekonomi umat. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan optimalisasi tata kelola wakaf melalui pemanfaatan teknologi cerdas yang mampu meningkatkan akurasi perencanaan, efektivitas distribusi, dan transparansi pengelolaan. Dalam penelitian ini, Machine Learning didefinisikan secara operasional sebagai persepsi responden terhadap pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan dalam proses analisis data, prediksi kebutuhan, serta pengambilan keputusan pada perencanaan dan alokasi dana wakaf produktif. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 100 responden yang terdiri atas nazhir atau pengelola wakaf, staf lembaga wakaf, pelaku ekonomi syariah, serta donatur atau penerima manfaat wakaf yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Seluruh responden merupakan pihak yang terlibat langsung atau memahami pengelolaan wakaf produktif, dengan konteks penelitian yang difokuskan pada wilayah Kota Mataram sebagai representasi praktik wakaf di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Data diperoleh melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan perangkat lunak JASP melalui tahapan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Machine Learning pada alokasi dana wakaf produktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi umat, sedangkan Machine Learning pada perencanaan wakaf tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Meskipun demikian, kedua variabel tetap menunjukkan pengaruh simultan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,313, yang berarti 31,3% variasi kesejahteraan ekonomi umat dapat dijelaskan oleh perencanaan dan alokasi wakaf produktif berbasis Machine Learning. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan tata kelola wakaf modern serta mendorong peningkatan integrasi teknologi prediktif dalam praktik pengelolaan wakaf.
Penyuluhan PHBS sebagai Upaya Peningkatkan Kesadaran Konsumsi GGL, Sanitasi, dan Pola Tidur Sehat pada Siswa SMA PGRI 1 Banjarmasin Fadillah, Nazili; Sukma, Septiannor; Gina, Gina; Farizal, Muhammad Ryan; Agustanti, Anjeli; Hasani, Najwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3987

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya promotif dan preventif yang penting untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja, khususnya di lingkungan sekolah. Remaja masih rentan terhadap perilaku berisiko kesehatan, seperti konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) berlebihan, sanitasi yang kurang baik, serta kebiasaan tidur tidak sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA PGRI 1 Banjarmasin mengenai PHBS melalui kegiatan penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan berbasis sekolah dengan desain pretest–posttest. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan interaktif menggunakan media PowerPoint, leaflet, dan banner, yang diikuti oleh 28 siswa kelas X, XI, dan XII. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan serta penilaian tingkat kepuasan peserta. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 64,76% meningkat secara signifikan menjadi 97,14% pada posttest. Peningkatan pengetahuan terjadi pada seluruh aspek yang diukur, meliputi konsumsi GGL, sanitasi, dan pola tidur sehat. Selain itu, tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan penyuluhan mencapai 90,7%, yang menunjukkan bahwa kegiatan dinilai sangat baik dan bermanfaat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan PHBS efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan serupa disarankan untuk terus dikembangkan sebagai upaya pencegahan masalah kesehatan sejak usia remaja.