Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PADA TAHUN 2010-2012 DI PT. Erikindo Makmur Lestari Dianasari, Dianasari
UG Journal Vol 7, No 6 (2013)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan keuangan dibuat tidak hanya ditujukan kepada pimpinan perusahaan sajamelainkan juga ditujukan kepada pemilik dan calon pemilik, kreditor dan calonkreditor, pemerintah, investor, karyawan dan masyarakat pada umumnya. Datapada laporan keuangan tidak dapat langsung digunakan sebagai dasar pengambilankeputusan yang sesuai dengan kepentingan masing-masing pemakai yang berbedabeda,oleh karena itu laporang keuangan yang ada perlu dianalisis. Untukmenganalisis laporan keuangan khususnya pada perusahaan perlu digunakanperalatan tertentu. Analisis seperti ini sangat penting artinya bagi pimpinanperusahaan maupun bagi pihak lainnya yang berkepentingan dengan perusahaantersebut. Analisis atas laporan keuangan perusahaan memerlukan indikator-indikatoryang khusus berlaku bagi perusahaan, disamping indikator-indikator lainnya yangberlaku umum. Salah satu cara pengukuran indikator ini adalah dengan menggunakanratio (perbandingan) tertentu atas pos-pos dalam laporan keuangan. Denganmenggunakan analasis ratio terhadap laporan keuangan, dapat diperoleh gambarantentang posisi keuangan perusahaan dari tahun ketahun. Melalui analisis ratio sertainterprestasinya kita dapat menilai antara lain posisi likuiditas, solvabilitas, aktifitas,dan profitabilitas dari perusahaan serta prospek perusahaan dimasa yang akandatang. Untuk memberikan gambaran kondisi keuangan dalam penelitian di PT.Erikindo Makmur Lestari dengan menggunakan beberapa metode yang biasadigunakan dalam laporan keuangan suatu perusahaan. Metode-metode yang dipakaiadalah dengan menggunakan perhitungan rasio keuangan, yaitu: rasio likuiditas,rasio solvabilitas, rasio aktivitas dan rasio prfitabilitas berdasarkan data-data laporankeuangan perusahaan tahun 2010-2012. Dari hasil perhitungan dan pengamatanyang dilakukan penulis bahwa PT. Erikindo Makmur Lestari masih memilikikemampuan untuk menjalankan usahanya. Ini bisa dilihat dari perhitunganperhitunganratio yang didapat selalu memberikan hasil rata-rata yang diharapkan.
Penıngkatan Hasıl Belajar Model Project Based Learnıng Berbasıs Lapbook Kelas III SDN 1 Semplo Suweni; Dianasari; Prabawati Nurhabibah
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v6i4.7127

Abstract

This research is based on a preliminary study obtained in the initial data on improving math learning outcomes which only reached 45%, so it is necessary to apply a project-based learning model based on lapbook media. This study aims to determine the improvement of student learning outcomes through a lapbook-based project-based learning model in third grade math lessons at SDN 1 Semplo. The type of research used is Classroom Action Research (PTK). The research subjects were third grade students of SD Negeri 1 Semplo with a total of 29 students. The data collection techniques used were observation, interviews, tests and documentation. The data analysis technique used was descriptive quantitative and qualitative. The project-based learning model which is a learning model that uses an activity, project as a medium that results in an increase in student learning outcomes, while the lapbook is a medium produced using project-based learning which can be a portfolio of student work and assignments. The increase in pre-cycle learning outcomes was 45% (13 students), increased in cycle I to 62% (18 students) and in cycle II increased to 86% (25 students). So, by applying the Lapbook-based Project Based Learning (PjBL) learning model can improve the learning outcomes of third grade Mathematics students of SDN 1 Semplo.
Analysis of Affective Assessment in Measuring Elementary School Students' Critical Reasoning Ability in View of Gender Dianasari Dianasari; Bunyamin Maftuh; Ernawulan Syaodih; Sapriya Sapriya
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v18i.1234

Abstract

Affective assessment in looking at elementary school students' critical reasoning abilities is considered to need to be analyzed as a complex process of changing students' attitudes in implementing the Pancasila student profile. Analysis involves receiving and mastering data, data analysis, and data evaluation, which must be taught to students because these skills are very necessary in life. The aim of the research was to analyze the affective assessment of elementary school students' critical reasoning abilities in terms of gender. The research method used is quantitative research. The research subjects were 32 students in Class 5 of Keraton 1 State Elementary School for the 2024/2025 academic year, divided into 12 male students and 20 female students. Data analysis used the independent t test. The results of the research show that there is no significant difference in the form of affective assessment of critical reasoning ability, in terms of the gender of class V students. The results of the independent t test obtained a significance value of 0.204 > 0.05, meaning that the average critical reasoning ability of women (3.205) is higher. higher than men (3.085) with a difference of 1.120 which is considered not significant. The results of critical reasoning indicators (seeking information, assessing information, making conclusions, and making decisions) show that there are no significant differences based on student gender. The implication of the research is that teachers are able to improve critical reasoning skills, researchers can then analyze other factors or develop other research objects.
PENERAPAN PENDEKATAN LANGUAGE EXPERIENCE APPROACH BERBANTUAN MEDIA SCRAP BOOK DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN KELAS I SEKOLAH DASAR Janah, Alvina Nurul; Dianasari; Iman, Bagus Nurul
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v6i5.5488

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan tahap krusial dalam proses pembelajaran membaca bagi siswa sekolah dasar. Membaca menjadi elemen kunci dalam pembelajaran, sehingga rendahnya keterampilan membaca pada siswa menjadi masalah yang diangkat dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di SDN 1 Sindanghayu melalui penerapan pendekatan Language-Experience-Approach (LEA) yang didukung oleh media Scrap-Book Digital. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara bersiklus, dengan subjek penelitian sebanyak 30 siswa, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes lisan, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, diawali dengan pra-siklus yang menunjukkan ketuntasan sebesar 43,33%. Pada siklus I, meskipun terjadi peningkatan, ketuntasan belum tercapai dengan hasil sebesar 53,33%. Namun, pada siklus II, ketuntasan meningkat signifikan hingga mencapai 86,7%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Language-Experience-Approach (LEA) yang didukung oleh media Scrap-Book Digital efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa.
Pengaruh Penggunaan Metode Kolase Anorganik terhadap Minat Belajar pada Mata Pelajaran Senibudaya dan Prakarya (SBDP) di Kelas IV SD Negri 2 Sarabau Oktapia, Nuryani; Noorhayati Sutisno, Aliet; Dianasari, Dianasari
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 10 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v2i10.249

Abstract

Pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD) memegang peran penting dalam membentuk fondasi awal bagi pengembangan intelektual, keterampilan, dan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan metode kolase anorganik terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) di kelas IV SD Negeri 2 Sarabau. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eksperimental Design. Subjek penelitian melibatkan 44 siswa yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan eksperimen. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kolase anorganik secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa. Nilai rata-rata pretest kelompok kontrol adalah 57,50 dan kelompok eksperimen adalah 68,40. Setelah perlakuan, nilai rata-rata posttest kelompok kontrol meningkat menjadi 66,36, sementara kelompok eksperimen mencapai 82,27. Uji Paired Sample T-Test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan eksperimen. Penggunaan metode kolase anorganik terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran SBDP. Kesimpulan penggunaan metode kolase anorganik terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran SBDP. Metode ini dapat diaplikasikan sebagai strategi pembelajaran kreatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar mereka.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SDN KALITANJUNG Nining Hendrayanti; Dianasari Dianasari
EDUTARY (Education of Elementary School) Vol. 1 No. 2 (2021): July-Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/edutary.v1i2.2759

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan awal di SD Negeri Kalitanjung I pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019, diperoleh data sebanyak 20 siswa atau 61% dari 33 siswa masih di bawah standar KKM di kelas IVB dan sebanyak 18 siswa atau 55% dari 33 siswa masih di bawah standar KKM di kelas IVA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam menggunakan model pembelajaran problem based learning materi pecahan kelas IV SDN Kalitanjung I. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif jenis eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terhadap hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran problem based learning yaitu kelas kontrol dan eksperimen diperoleh data nilai rata-rata pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut sebesar 52.72 dan 61.93. Secara keseluruhan, nilai rata-rata posttest kelas eksperimen adalah 72.60 lebih besar dibandingkan dengan nilai rata-rata posttest kelas kontrol yaitu sebesar 65.93, pengaruh tersebut sebasar 9,18%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MEMBACA SISWA KELAS I DENGAN MENGGUNAKAN METODE CANTOL ROUDHOH DI SDN 1 CIGOBANG: Metode Cantol Roudhoh Lusiana Nengsih Lusi; Aliet Noorhayati Sutisno; dianasari
EDUTARY (Education of Elementary School) Vol. 4 No. 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/edutary.v4i2.6317

Abstract

Proses belajar mengajar dengan metode Cantol Roudhoh dapat menjadi alternatif karena mampu menarik anak untuk aktif dalam membaca. Media yang dibuat juga sangatlah beragam dan bervariasi. Dengan menggunakan metode Cantol Roudhoh diharapkan siswa dapat membaca dengan tepat dan cepat dengan adanya media yang membantu dalam proses pembelajaran. Kajian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar membaca siswa kelas I dengan menggunakan metode cantol Roudhoh di SDN I Cigobang. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas ini dengan megacu pada model Spiral Kemmis dan Mc.Taggart yaitu model siklus yang dilakukan secara berulang-ulang dan berkelanjutan artinya semakin lama diharapkan semakin meningkat perubahan atau pencapaian hasilnya. Model siklus meliputi tahapan-tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap plaksanaan, tahap observasi dan tahap refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perencanaan pembelajaran peneliti membuat beberapa hal yang akan di gunakan dalam penelitian yaitu membuat RPP, Lembar Kerja Siswa (LKS), Wawanca guru dan Siswa, Observasi kegiatan guru dan siswa, penilaian hasil belajar membaca, media pembelajaran Buku Metode Cantol Roudhoh, teks bacaan dan lain sebagainya. dalam pelaksanaan proses pembelajaran peneliti melakukan kegiatan dengan menggunakan Metode Cantol Roudhoh atau pembaca pemula dalam hal ini kegiatan yang dilakukan adalah pengamatan aktivitas guru, aktivitas siswa dan kemampuan membaca menghafal huruf abjad dan membedakan huruf konsonan dengan huruf vokal dengan menggunakan buku Metode Cantol Roudhoh, dari hasil tersebut proses pembelajaran melalui Metode Cantol Roudhoh mampu meningkatkan hasil belajar membaca siswa. Hasil kajian disimpulkan bahwa hasil belajar membaca mengalami peningkatan dari pra siklus sampai dengan siklus II. Kata Kunci: Membaca, metode cantol roudhoh dan SDN I Cigobang
Students Conflict Resolution Skills through Social Problem-Solving and Social Inquiry Models in Terms of Organization Experience Dianasari; Bunyamin Maftuh; Ernawulan Syaodih; Sapriya; Ma Arsenia Gomez
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v8i1.2893

Abstract

This mixed-method research aims to determine the interaction between the learning process using the two models and university students organizational experience on conflict resolution skills (Factor 1), and to determine the difference in influence between organization experience called BSLT (Factor 2). The research by using sequential explanation population was all PGSD university students at Muhammadiyah University of Cirebon, in 30 university students. The sampling technique uses purposive sampling. The research instrument uses test questions and interview guidelines. The results of this study found that the influence of Factor 1 had no effect. However, based on the results of Factor 2, it shows that there is an influence between the conflict resolution skills of university students who have taken BSLT and those who have never taken BSLT. This shows that the experience of taking BSLT has an effect on university students' conflict resolution abilities, compared to just using the learning model. The impact of university students mastering good conflict resolution skills is the creation of a positive climate in the organizational and campus environment. As well as university students' agility in eliminating potential conflicts that develop, so that they can be resolved immediately. Keywords:  Conflict Resolution, Human Rights, Social Problem Solving, Social Inquiry
PERAN GURU DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN PEMBELAJARAN YANG MENDUKUNG PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI SEKOLAH INKLUSIF SD MUHAMMADIYAH 6 SURABAYA Dianasari, Dianasari; Parida Dwi Astuti; Tiyara Maharani; Mutiara Sri Dewi; Azhar Saefullah Hafidz
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 in progress
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam membentuk karakter sosial siswa di SD Muhammadiyah 6 Surabaya dalam lingkungan pendidikan inklusif. Guru tidak hanya berperan sebagai pendidik akademik, tetapi juga sebagai pembimbing dalam menanamkan nilai-nilai sosial seperti kerja sama, empati, dan tanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa melalui berbagai metode pembelajaran. Pembelajaran kelompok diterapkan untuk meningkatkan interaksi sosial, diskusi proyek untuk melatih tanggung jawab dan kepemimpinan, serta ice breaking untuk menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan interaktif. Guru juga membimbing Siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka dan bakti sosial untuk memperkuat nilai disiplin dan kepedulian sosial. Dalam pendidikan inklusif, guru memastikan bahwa setiap Siswa mendapatkan kesempatan yang sama dengan menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan suportif. Penelitian ini menegaskan bahwa peran Guru sangat penting dalam membentuk karakter sosial Siswa melalui metode pembelajaran dan interaksi sehari-hari. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pendidik dalam mengembangkan strategi pengajaran yang lebih efektif.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SD MUHAMMADIYAH 6 SURABAYA Dianasari, Dianasari; Juju Jumaroh; Indry Novita Sari; Putri Berliana Nurindah; Firda Amaliah; Sahla Nur Aulia Dewi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 in progress
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23704

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan pembelajaran berdiferensiasi di SD Muhammadiyah 6 Surabaya dan kontribusinya dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Di era informasi yang berkembang pesat, keterampilan berpikir kritis menjadi keterampilan vital bagi siswa, khususnya di pendidikan dasar. Pembelajaran berdiferensiasi, yang menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa yang beragam, berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan menarik. Melalui wawancara dengan Guru, observasi langsung di kelas, dan analisis dokumentasi, penelitian ini mengidentifikasi strategi, tantangan, serta dampak positif dari pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan prestasi akademik dan kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa diferensiasi konten, proses, dan hasil secara signifikan berkontribusi pada terciptanya lingkungan kelas yang inklusif, dimana siswa didorong untuk terlibat aktif dan berpikir kritis. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya teknik asesmen, umpan balik, dan peran Guru dalam menjamin keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi merupakan alat yang efektif tidak hanya untuk meningkatkan pencapaian akademik, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial dan kehidupan siswa, mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan.