Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA BERBASIS TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY BERMUATAN WAWASAN KEBANGSAAN PADA TOKOH KEPAHLAWANAN Rochmah, Eliya; Labudasari, Erna; Amalia, Nurani
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 11, No 1: Januari 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v11i1.11489

Abstract

Abstract:. This study is to know how a media plan of augmented reality-based which contains nationality knowledge in studying the national heroes. The method of this study was research and developement (RD with was applied four instruments, they are questionnaires for experts in media, lesson, then teachers and students’ responses in term of applying the media. While the subject of this study which became its trial was thirty 5th students of SDN Kangrgraksan, Kota Cirebon. The result shows that the media plan was developed thorugh some steps, they are potential and problem, collecting data, designing product, validating design, revising design, and testing the product. The validation result of the media was obtained 94.4% which is categorized very appropriate and the validation lesson of expert was gained that the lesson is categorized valid. Besides that, the students’ responses toward it ware 83.3% said very agree and others 16.7% agree and teachers’ responses toward it were 73.3%  and it was categorized good. Keyword: Augmented Reality, Nationality Knowledge, National Heroes Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perancangan media berbasis teknologi augmented reality bermuatan wawasan kebangsaan pada materi tokoh kepahlawanan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan menggunakan empat instrumen yaitu angket ahli media, angket ahli materi, angket respon siswa dan guru tentang media. Sementara subjek penelitian yang dijadikan uji coba pemakaian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Kanggraksan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon sebanyak 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan media berbasis teknologi augmented reality bermuatan wawasan kebangsaan dikembangkan melalui tahapan potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan uji coba pemakaian. Hasil validasi media diperoleh 94.4% media dalam kategori Sangat Layak dan hasil validasi ahli materi diperoleh hasil bahwa materi tergolong valid. Selain itu, hasil respon siswa terhadap media adalah sebanyak 83.3% siswa menjawab Sangat Setuju dan sisanya 16.7% menjawab Setuju dan hasil respon guru terhadap media adalah 73.3% dalam kategori Baik.Kata Kunci: Augmented Reality, Wawasan Kebangsaan, Tokoh Pahlawan
LITERASI BENCANA DI SEKOLAH: SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEBENCANAAN Labudasari, Erna; Rochmah, Eliya
Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 16, No 1 (2020): Metodik Didaktik Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v16i1.22757

Abstract

Indonesia is a country prone to natural disasters and many casualties. But along with this potential, it is not balanced with a good understanding of disaster, especially students at the elementary school level. The purpose of this study is to provide an overview and understanding of the importance of disaster literacy and the specifications of ways of prevention (pre-disaster), coping (post-disaster) and self-evacuation (emergency response) that can be done by elementary school students. This disaster literacy is a disaster mitigation effort so students know information about disasters and have an awareness of the potential for disasters that will occur, so they can prepare themselves and know how to deal with disasters. Through disaster literacy, it is expected to be able to shape the character of responsibility, preparedness and independence of students in the event of a disaster, as well as reduce disaster risk and minimize casualties from the children's sector.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING BERBASIS DIGITAL BAGI KKG GUGUS 3 KECAMATAN HARJAMUKTI KOTA CIREBON Erna Labudasari; Eliya Rochmah; Sri Sundhea Hastuti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v28i1.28015

Abstract

Distance learning activities require teachers to be more creative and skilled in using information technology media as online learning media to optimally develop the potential of elementary school students. However, based on initial observations, as many as 60% of elementary school teachers in 3 clusters of Harjamukti District, Cirebon City have never used a digital platform  as an online learning medium due to limited ability and also not being familiar with the digital platform s Kahoot, Quizizz and Canva. As many as 90% of teachers are more familiar with WhatsApp group and zoom applications as online learning media. The objectives of PKM activities are: 1) Providing socialization on the use of digital platform s as learning media in elementary schools; 2) Provide Training and Assistance in the Use of Digital Platform s for Teachers. The method of implementing the activities uses the experiential learning method with the following stages of implementation: 1) Preparation, 2) the implementation of socialization of the use of digital platform s as learning media in elementary schools, 3) Implementation of training and assistance on the use of digital platform s for teachers, and 4) Implementation evaluation. The results of the activity show that: 1) The increase in teacher knowledge regarding the use of digital platform s as learning media in elementary schools by 95%, 2) Increased teacher skills in the use of digital platform s by 95%. Furthermore, the response of the activity participants showed that 67% of the participants gave a very good response while the remaining 33% gave a good response to the PKM activities.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN METODE TIME TOKEN ARENDS PADA TEMA DAERAH TEMPAT TINGGALKU KELAS IV Kholifah Kholifah; Erna Labudasari; Arief Hidayat Afendi
Jurnal PGSD Vol 7 No 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v7i1.1937

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the speaking skills of students who are lacking in expressing fictional text material. This condition is caused by teachers who only apply conventional methods. This causes students to have difficulty understanding certain materials, when learning takes place students just keep quiet and take notes without being active in the teaching and learning process. Therefore, we need a method that can improve speaking skills. The Time Token Arends method can make students experience changes in a more positive direction, from those who cannot become able, from those who don't know to know, from those who don't understand to understand and improve speaking skills. Throughout the learning process, students become the main point, in other words, students are always actively involved so that students do not dominate the conversation or be silent at all. In this case, the objectives of the researcher were to see the improvement in speaking skills using the Time Token Arends method. in grade IV SD Negeri 3 Kalimeang. This type of research is the PTK (classroom action research). This research was conducted at SD Negeri 3 Kalimeang with the subjects of this study were fourth-grade students who could be measured by 20 students. The research instruments were observation and tests. The results of this study indicate the effect of the Time Token Arends method on daerah tempat tinggalku theme in grade IV SD Negeri 3 Kalimeang. This increase was evidenced by the results of the speaking skills test on the initial data which had an increase (30%), and in the first cycle an increase (60%), then in the second cycle it experienced an increase (90%). So it can be ignored that there are differences before using the method and after using the Time Token Arends method, it can improve speaking skills in grade IV students. Keywords: Speaking Skills, Time Token Arends, Fiction Text. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterampilan berbicara siswa yang kurang dalam hal mengungkapkan materi teks fiksi. Kondisi tersebut disebabkan oleh guru yang hanya menerapkan metode konvensional. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami materi-materi tertentu, saat pembelajaran berlangsung siswa hanya diam dan mencatat tanpa adanya keaktifan dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu dibutuhkan metode yang dapat meningkatkan keterampilan berbicara. Metode Time Token Arends mampu membuat siswa mengalami perubahan kearah yang lebih positif, dari yang tidak bisa menjadi bisa, dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak paham menjadi paham, dan meningkatkan keterampilan berbicara. Sepanjang Proses pembelajaran siswa menjadi titik utama dengan kata lain siswa selalu dilibatkan secara aktif, agar siswa tidak mendominasi pembicaraan atau diam sama sekali. Dalam hal ini tujuan dari peneliti ialah untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara menggunakan metode Time Token Arends di kelas IV SD Negeri 3 kalimeang. Jenis penelitian ini adalah PTK (penelitian tindakan kelas). Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Kalimeang dengan Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 20 siswa. Instrumen penelitian ini adalah observasi dan tes. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh metode Time Token Arends terhadap pembelajaran tema daerah tempat tinggalku di kelas IV SD Negeri 3 Kalimeang. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil tes keterampilan berbicara pada data awal mengalami peningkatan sebesar (30%), dan siklus I peningkatan sebesar (60%), lalu pada siklus II menglami peningkatan sebesar (90%). Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan sebelum menggunakan metode dan setelah mengunakan metode Time Token Arends ini mampu meningkatkan keterampilan berbicara pada siswa kelas IV. Kata Kunci: Keterampilan Berbicara, Time Token Arends, Teks Fiksi.
Pengaruh gerakan literasi sekolah terhadap karakter mandiri siswa di SDN Kanggraksan Cirebon Erna Labudasari; Eliya Rochmah
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.384 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i1.4254

Abstract

Latar belakang permasalahan adalah (1) Kurangnya kemandirian siswa dalam belajar dilihat dari jumlah siswa yang selalu ditemani orangtua ketika di sekolah, dan (2) Belum maksimalnya implementasi gerakan literasi sekolah di SDN Kanggraksan. Oleh karena itu, penanaman karakter mandiri perlu diterapkan sejak dini karena dengan kuatnya karakter mandiri pada siswa maka akan meningkatkan kepercayaan diri baik di dalam maupun di luar kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gerakan literasi sekolah terhadap nilai karakter mandiri siswa di SDN Kanggraksan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SDN Kanggraksan yang berjumlah 306 siswa dengan sampel penelitian berjumlah 161 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi. Hasil temuan diperoleh bahwa ada pengaruh antara gerakan literasi sekolah terhadap nilai karakter mandiri siswa di SDN Kanggraksan ditunjukkan dengan koefisien determinasi sebesar 22.9%.
PERAN BIBLIOTERAPI DALAM MENGATASI PERMASALAHAN SISWA Erna Labudasari
Jurnal Buah Hati Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.116 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v5i1.565

Abstract

The development of students is sometimes distracted by some factors. Its distraction can be influenced by their environment physically, psychically, and socially. The various problems make the different solutions for each students so teachers need to understand an alternative problem solving. One of problem solving which can be applied in the classroom is through Bibliotherapy. It can solve the student problems. It can be defined as a guided reading activity which its purpose to assist someone to answer a question about the problems they have based on literacy. Bibliotheraphy is an appropriate method for teachers to solve the students who have social, emotion, education, and academic problems. Applying bibliotheraphy in the classroom give students opportunities to solve their problems at school. The applying can be done by comparing problems and problem solving on the book then the teachers can choose even develop their best version problem solving. Abstrak Perkembangan siswa terkadang terganggu oleh berbagai faktor. Gangguan tersebut dapat dipengaruhi oleh lingkungan baik fisik, psikis maupun sosial. Permasalahan yang bervariasi membuat penanganan juga tidak sama antara satu anak dengan anak yang lain sehingga guru perlu memahami alternatif pemecahan masalah. Salah satu alternatif pemecahan masalah yang dapat diaplikasikan di kelas adalah melalui biblioterapi. Biblioterapi dapat mengatasi permasalahan yang di alami siswa. Biblioterapi dapat didefinisikan sebagai kegiatan membaca secara terbimbing dengan tujuan untuk membantu memecahkan permasalahan seseorang yang membutuhkan terapi. Biblioterapi dapat digunakan untuk membantu seseorang untuk menjawab pertanyaan tentang permasalahan yang di alami dengan berdasarkan literatur. Biblioterapi merupakan metode yang tepat bagi pendidik untuk mengatasi siswa dengan permasalahan sosial, emosional, pendidikan, dan akademik. Penggunaan biblioterapi di kelas memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengatasi permasalahan di sekolah. Penerapan biblioterapi dilakukan dengan cara membandingkan permasalahan dan cara memecahkan masalah tersebut yang terdapat di buku lalu guru dapat memilih bahkan mengembangkan pemecahan masalah yang terbaik versi mereka. Kata kunci: biblioterapi, literatur, sekolah, siswa
DEVELOPMENT OF DIGITAL-BASED COVID-19 MITIGATION MEDIA (MISIMICOTIN) FOR ELEMENTARY SCHOOL Eliya Rochmah; Erna Labudasari; Sri Sundhea Hastuti
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 14, No 1: January 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v14i1.40105

Abstract

The objectives of the research are (1) the expansion of digital-based COVID-19 mitigation media literacy (Misimicotin) (2) The suitability of digital-based COVID-19 mitigation literacy media. The research method used for research is a combination of quantitative and qualitative (mixed methods) with research design and development (R D). Based on the research design that has been designed, the stages of R D research in this study are knowing the potential and problems, data collection, product design, design validation, design revision, and testing. Digital-based COVID-19 mitigation media literacy (Misimicotin) was created using Microsoft PowerPoint software which is then converted into an android application using Inspiring Suite 9 and Website 2 APK Builder. Based on the results of 3 expert validators, it was found that the media was quite feasible with an average score of 3.5, while the user response involving 30 elementary school-age respondents found that the average score of user responses was 89% agree and strongly agree so that user responses to learning media are at very good category.
Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Sebagai Peningkatan Hasil Belajar IPAS Pada Siswa Sekolah Dasar Panji Rizalul Fatah; Andi Ali Kisai; Nurkholis Nurkholis; Erna Labudasari
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol 9, No 1 (2023): JUNE 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v9i1.46168

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi awal pembelajaran sebelum menggunakan model Problem Based Learning (PBL), mengetahui proses pembelajaran, dan mengetahui hasil pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPAS pada siswa kelas IV A SDN 1 Cirendang Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan soal tes hasil belajar dengan menggunakan analisis rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kondisi awal hasil belajar siswa sebelum menggunakan model Problem Based Learning (PBL) persentase kentuntasan belajarnya sebesar 37% (Kurang Baik). Proses pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) untuk persentase aktivitas guru selama pembelajaran pada siklus I sudah mencapai 85,86% (Baik) dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 96,73% (Baik Sekali). Sedangkan persentase aktivitas siswa selama proses pembelajan pada siklus I sudah mencapai 82,60% (Baik) dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 94,56% (Baik Sekali). Selanjutnya hasil pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) diperoleh persentase pada siklus I sudah mencapai 41% (Kurang baik) dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 89% (Baik). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Peningkatan Hasil Belajar IPAS Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Siswa Kelas IV A SDN 1 Cirendang Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan sudah tercapai.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Hastuti, Sri Sundhea; Labudasari, Erna; Jannah, Widia Nur
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 7, No 2: OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v7i2.15165

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas IV B B SDN I Keduanan dengan materi luas melalui model Contextual Teaching and Learning, adapun indikator dari kemampuan pemahaman konsep matematika, yaitu menyatakan ulang sebuah konsep, mengklarifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya, memberikan contoh dan bukan contoh dari sebuah konsep, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika, mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep, menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu, dan mengaplikasikan konsep atau alogaritma pada pemecahan masalah. Metode penelitian ini yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber dari penelitian ini adalah siswa Kelas IV B B SDN I Keduanan yang berjumlah 19 siswa yang kemudian diambil 9 siswa berdasarkan kriteria penilaian tes kemampuan pemahaman konsep matematika. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data yaitu tes. Tes digunakan untuk menentukan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Teknik analisis data terbagi menjadi 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model Contextual Teaching and Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dapat berjalan efektif dengan menggunakan 5 tahapan diantaranya yaitu Relating (Menghubungkan), Experiencing (Pengalaman), Applying (Penerapan), Coorperating (Berkoordinasi) dan Transfering (Menstranfer). Kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang masuk kriteria tinggi (47%), kriteria sedang (37%) dan kriteria rendah (16%). Mayoritas siswa mengalami kesulitan pada soal nomor 9 dan 10 dengan indikator kemampuan pemahaman konsep yang terdapat pada indikator ke 7 yaitu mengaplikasikan konsep atau alogaritma pada pemecahan masalah.Kata kunci : Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika, Model Contextual Teaching And Learning, Materi Luas.
The Influence of the School Literacy Movement on the Reading Comprehension Ability of Grade III Students Fitriani, Sri Rahayu; Labudasari, Erna; Jannah, Widia Nur
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 16, No 2: July 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v16i2.61506

Abstract

This study aims to determine the effect of the school literacy movement on the reading comprehension ability of third grade students at SDN 2 Dukuhwidara. This type of research used a quantitative approach. The design was experimental method. The form of the research design was Pre-Experimental Designs (non-designs) with a variety of One-Group Pretest-Posttest Design. Data were collected from observation, pretest-posttest test in the form of essays and documentation studies. Data analysis techniques used prerequisite tests, namely tests for normality, homogeneity, N-gain and hypothesis testing, namely correlation tests, regression tests and tests of the coefficient of determination with the provisions that Ha was accepted and Ho was rejected. The results of the study showed that there was a positive and significant influence between the school literacy movement on the reading comprehension ability of third grade students at SDN 2 Dukuhwidara. As for the results of the hypothesis test, the correlation test was 0.0000.05 with a correlation level of 0.807 which was positive and the regression test obtained data that had a significance of 0.0000.05, in other words the hypothesis proposed was accepted, namely Ha was accepted and Ho was rejected. The magnitude of the influence of the school literacy movement on students' reading comprehension ability is 65.2% while the rest is influenced by other factors.