Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Komunikasi Kebencanaan: Suatu Strategi Dalam Membangun Masyarakat Sadar Bencana Pada BPBD Kota Mataram Safitri, Baiq Vira; Fajarica, Shinta Desiyana; Trisula, Yulanda; Maulida, Novita; Wahyudi, Gemuh Surya
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 6, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v6i2.91

Abstract

A disaster is an event that threatens and disrupts people's lives and livelihoods which are caused, both by natural and / or non-natural factors as well as human factors, resulting in human casualties, environmental damage, property loss and psychological impacts. According to Law Number 24 of 2007 concerning Disaster Management, disasters are classified into three parts; natural disasters, non-natural disasters and social disasters. The impact of disasters, especially natural disasters, varies from the moment of occurrence to post-disaster. Referring to the series of earthquake events in Lombok on 29 July 2018 (M6.4), 5 August 2018 (M7.0) and 19 August 2018 (M6.9), until 1 September 2018 has claimed 564 victims and suffered losses with the total rough count reached IDR 12.15 trillion. The impact of the earthquake is a lesson for the government and related agencies, in this case the Mataram City BPBD to better prepare disaster management strategies in a mature and planned manner. This study aims to determine the disaster communication strategy of the Mataram City BPBD in building a disaster-aware Mataram community using qualitative methods. The results of the research also show, among others: (1) Determination of communicators / community leaders as a credible source; (2) Selection of messages that are easy to understand; (3) Selection of disaster reporting media; (4) Mapping communication barriers in building disaster-aware communities
PELATIHAN PENULISAN BERITA (BULETIN) PADA SEKOLAH MADRASAH ALIAH ITTIHADUL BAYAN TELAGA LEBUR SEKOTONG TENGAH LOMBOK BARAT Maulida, Novita; Miharja, Dian Lestari; Waru, Tenri
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5862

Abstract

Menulis berita adalah merupakan suatu upaya menyampaikan sebuah informasi maupun kabar yang mengenai sesuatu kejadian atau hal dalam bentuk tertulis. Seorang penulis berita yang baik dapat menuliskan sebuah berita dengan lengkap dan komunikatif. Sehingga pembaca berita dapat memahami segala sesuatu yang disampaikan dalam berita tanpa kesulitan serta tanpa adanya kesalahan tafsir. Seorang penulis berita akan memilih mana peristiwa yang layak untuk dijadikan berita. Hal tersebut bertujuan agar apa yang dituliskan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat maupun orang pembaca berita. Tentu dalam menulis berita harus dapat memilih berita yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan. Dalam menulis berita berdasarkan susunan teks berita yang telah disusun dengan prinsip 5W+1H (What, Where, When, Who, Why, How) juga mengikuti kaidah jurnalistik. Berita sudah menjadi konsumsi wajib bagi semua orang sebab dengan melalui berita bisa mendapatkan berbagai informasi baik itu mengenai peristiwa terbaru serta perkembangannya. Berita bisa didapatkan melalui media cetak, elektronik, internet, maupun sekedar dari mulut ke mulut. Ragam jenis berita yang bisa dibaca juga beragam yakni mulai dari ragam berita olahraga, ekonomi hingga politik, dan lainnya. Dalam menulis berita yang perlu diperhatikan oleh penulis berita yakni bagaimana menulis sebuah berita yang baik, menarik, serta sesuai aturan. Dibutuhkannya keterampilan penulisan untuk menunjang keterampilan siswa/i disekolah untuk menulis berita dengan baik dan benar, Hasil dari pelatihan yang telah dilakukan antara lain memberikan siswa/i penjelasan bagaimana langkah-langkah dalam penulisan berita sesuai kaidah jurnalistik dan para siswa/i, diberikan waktu praktek secara langsung bagaimana contoh membuat berita sesuai dengan tema-tema pemberitaan, sehingga para siswa/i, langsung bisa mendapatkan manfaat dari pelatihan yang diberikan dan menerapkan pada penulisan berita lainnya. Pemilihan sekolah berdasarkan kebutuhan dan bagaimana memberikan edukasi mengenai penulisan berita yang baik dan benar, Sehingga diharapkan kedepannya siswa/i dapat menyerap pengetahuan tersebut dan mengaplikasikannya dalam penulisan berita baik di media massa ataupun media online.
COMMUNITY SERVICE EVALUATION OF TOURISM MARKETING TRAINING AT STATE VOCATIONAL SCHOOL 2 SEKOTONG Sutarini, Ida Ayu; Maulida, Novita; Amy, Najamuddin
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5937

Abstract

Community service (PkM) is one of the Tri Dharma programs of higher education institutions that must be carried out by every lecturer. The Communication Studies Program at Unram conducted a community service activity on Saturday, May 4, 2024, at SMK Negeri 2 Sekotong titled "Social Media Management Training to Enhance Tourism Marketing Competence at SMK Negeri 2 Sekotong." The purpose of this evaluation is to explain the partners' perceptions of the implementation process of the PkM activities through the Context, Input, Process, and Product model. (CIPP). The descriptive quantitative method used illustrates the evaluation results of the PkM activity implementation process. There was no treatment, manipulation, or data alteration on the independent variable. The sample for this evaluation consisted of 30 students from SMK Negeri 2 Sekotong who participated in the PkM activities. The data collection method involved distributing questionnaires to the participants. The data analysis results showed that the evaluation of the PkM activities conducted by the lecturers of the Communication Studies Program at Universitas Mataram through Context, Input, Process, and Product (CIPP) achieved an overall average of 87%, which falls into the category of Very Suitable according to the partners' expectations. Therefore, the quality of this activity in terms of the CIPP aspects needs to be maintained or further improved in the next PkM activities.
Implementasi Pelatihan Manajemen Media Sosial di SMK Negeri 2 Sekotong Sutarini, Ida Ayu; Maulida, Novita; Amy, Najamuddin
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v7i1.536

Abstract

Sekotong Beach is located in West Lombok, West Nusa Tenggara. This area offers marine tourism with coral reefs and diverse marine life, however this destination is less popular compared to other destinations on Lombok Island. The Communication Studies Department at University of Mataram collaborates with SMK Negeri 2 Sekotong to raise awareness among domestic and foreign tourists about the beauty of Sekotong Beach, thereby encouraging economic growth in the local community. The purpose of the Community Service Program (PkM) is to train students of SMK Negeri 2 Sekotong in maximizing the use of social media to promote tourist destinations in Sekotong. This PkM activity begins with a preliminary study, training, evaluation, and reporting. This event was attended by 30 students from the Hospitality, Culinary Arts, and Travel Business Departments. The training materials consist of an introduction to social media, social media strategy planning, and creating engaging content. At the end of the session, the committee concluded with the distribution of feedback questionnaires to the participants. The results of the questionnaire distribution will be used as evaluation material for the next PkM activities. The outcome of this training activity is that the students acquired skills in managing social media to enhance their ability to market tourist destinations.
PELATIHAN PENULISAN BERITA (BULETIN) PADA SEKOLAH MADRASAH ALIAH ITTIHADUL BAYAN TELAGA LEBUR SEKOTONG TENGAH LOMBOK BARAT Maulida, Novita; Miharja, Dian Lestari; Waru, Tenri
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5862

Abstract

Menulis berita adalah merupakan suatu upaya menyampaikan sebuah informasi maupun kabar yang mengenai sesuatu kejadian atau hal dalam bentuk tertulis. Seorang penulis berita yang baik dapat menuliskan sebuah berita dengan lengkap dan komunikatif. Sehingga pembaca berita dapat memahami segala sesuatu yang disampaikan dalam berita tanpa kesulitan serta tanpa adanya kesalahan tafsir. Seorang penulis berita akan memilih mana peristiwa yang layak untuk dijadikan berita. Hal tersebut bertujuan agar apa yang dituliskan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat maupun orang pembaca berita. Tentu dalam menulis berita harus dapat memilih berita yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan. Dalam menulis berita berdasarkan susunan teks berita yang telah disusun dengan prinsip 5W+1H (What, Where, When, Who, Why, How) juga mengikuti kaidah jurnalistik. Berita sudah menjadi konsumsi wajib bagi semua orang sebab dengan melalui berita bisa mendapatkan berbagai informasi baik itu mengenai peristiwa terbaru serta perkembangannya. Berita bisa didapatkan melalui media cetak, elektronik, internet, maupun sekedar dari mulut ke mulut. Ragam jenis berita yang bisa dibaca juga beragam yakni mulai dari ragam berita olahraga, ekonomi hingga politik, dan lainnya. Dalam menulis berita yang perlu diperhatikan oleh penulis berita yakni bagaimana menulis sebuah berita yang baik, menarik, serta sesuai aturan. Dibutuhkannya keterampilan penulisan untuk menunjang keterampilan siswa/i disekolah untuk menulis berita dengan baik dan benar, Hasil dari pelatihan yang telah dilakukan antara lain memberikan siswa/i penjelasan bagaimana langkah-langkah dalam penulisan berita sesuai kaidah jurnalistik dan para siswa/i, diberikan waktu praktek secara langsung bagaimana contoh membuat berita sesuai dengan tema-tema pemberitaan, sehingga para siswa/i, langsung bisa mendapatkan manfaat dari pelatihan yang diberikan dan menerapkan pada penulisan berita lainnya. Pemilihan sekolah berdasarkan kebutuhan dan bagaimana memberikan edukasi mengenai penulisan berita yang baik dan benar, Sehingga diharapkan kedepannya siswa/i dapat menyerap pengetahuan tersebut dan mengaplikasikannya dalam penulisan berita baik di media massa ataupun media online.
COMMUNITY SERVICE EVALUATION OF TOURISM MARKETING TRAINING AT STATE VOCATIONAL SCHOOL 2 SEKOTONG Sutarini, Ida Ayu; Maulida, Novita; Amy, Najamuddin
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5937

Abstract

Community service (PkM) is one of the Tri Dharma programs of higher education institutions that must be carried out by every lecturer. The Communication Studies Program at Unram conducted a community service activity on Saturday, May 4, 2024, at SMK Negeri 2 Sekotong titled "Social Media Management Training to Enhance Tourism Marketing Competence at SMK Negeri 2 Sekotong." The purpose of this evaluation is to explain the partners' perceptions of the implementation process of the PkM activities through the Context, Input, Process, and Product model. (CIPP). The descriptive quantitative method used illustrates the evaluation results of the PkM activity implementation process. There was no treatment, manipulation, or data alteration on the independent variable. The sample for this evaluation consisted of 30 students from SMK Negeri 2 Sekotong who participated in the PkM activities. The data collection method involved distributing questionnaires to the participants. The data analysis results showed that the evaluation of the PkM activities conducted by the lecturers of the Communication Studies Program at Universitas Mataram through Context, Input, Process, and Product (CIPP) achieved an overall average of 87%, which falls into the category of Very Suitable according to the partners' expectations. Therefore, the quality of this activity in terms of the CIPP aspects needs to be maintained or further improved in the next PkM activities.
PELATIHAN SMARTPHONE PHOTOGRAPHY UNTUK PELAKU WISATA DI DESA LABUAN TERENG, LOMBOK BARAT Riyayanatasya, YY Wima; Maulida, Novita; Sutarini, Ida Ayu; Suadnya, I Wayan; Yohanes, Yulanda Trisula Sidarta
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8896

Abstract

Era digital menuntut kemampuan fotografi dengan memanfaatkan smartphone bagi pelaku wisata, seperti guide dan driver yang menawarkan jasa tur wisata kepada wisatawan. Kemampuan fotografi telah mengubah arah pelayanan pariwisata, dengan memberdayakan sumber daya manusia untuk memberikan layanan terbaik bagi wisatawan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fotografi pelaku wisata dengan memanfaatkan smartphone. Metode pengabdian ini adalah ceramah, diskusi, dan praktik langsung dengan pendampingan untuk melatih langsung kemampuan fotografi para peserta. Hasil yang didapatkan adalah peserta memahami urgensi fotografi dalam pariwisata dalam mempromosikan destinasi wisata, terlebih dalam menunjang kebutuhan pekerjaan sebagai pelaku wisata. Dalam meningkatkan skill fotografi, peserta perlu melatih dan mempraktikkan teknik dasar fotografi sesering mungkin untuk menghasilkan foto dengan visual yang menarik.
Komunikasi Ritual pada Prosesi Adat Memarek sebagai BentukAdopsi Budaya Bali di Kabupaten Lombok Utara Miharja, Dian lestari; Paramita, Eka Putri; Sutarini, Ida ayu; Maulida, Novita; Sidartha, Yulanda Trisula
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/aczxgw51

Abstract

Penelitian "Komunikasi Ritual pada Prosesi Adat Memarek sebagai bentuk adopsi budaya bali di kabupaten lombok utara" memiliki sasaran untuk meneliti makna dari komunikasi ritual serta simbol yang ada di dalam tradisi Memarek yang merupakan bentuk dari salah satu akulturasi budaya bali yaitu ritual metatah. Ritual ini dilakukan untuk mengungkapkan rasa syukur, doa untuk keselamatan, dan permohonan berkah terkhusus bagi anak perempuan yang akan menginjak dewasa. Walaupun terdapat perbedaan kepercayaan di kalangan masyarakat namun tradisi ini dapat bertahan hingga saat ini. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori interaksi simbolik untuk memahami makna dari simbol dan interaksi sosial dalam setiap tahapan proses ritual yang dilaksanakan. Pengumpulan data yang dilakukan dengan melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok (FGD) dengan mengundang beberapa tokoh adat, masyarakat dan beberapa pihak yang terlibat dalam tradisi terkait di Desa Tegal maja, Dusun Leong Timur, Kabupaten Lombok Utara. Selain itu untuk menganalisis data digunakan metode Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) Terdapat proses adopsi budaya pada prosesi tradisi mengasah gigi yang merupakan salah satu rangkaian tradisi memarek. Tradisi mengasah gigi sangat lekat dengan budaya bali yaitu (2) Adopsi budaya yang terjadi dianalisis menggunakan teori akulturasi budaya dan teridentifikasi dengan strategi integrasi budaya. (3) Komunikasi ritual pada proses integrasi budaya, terdapat 3 hal yang menjadi perhatian penelitian yaitu (a) persilangan unsur budaya (tradisi dan ritual), (b) proses ritual,  (C) proses interaksi. Ritual Communication in the Memarek Traditional Procession as a Form of Balinese Cultural Adoption in North Lombok Regency Abstract The research "Ritual Communication in the Memarek Traditional Procession as a form of Balinese cultural adoption in North Lombok Regency" aims to examine the meaning of ritual communication and symbols in the Memarek tradition, which is a form of Balinese cultural acculturation, namely the metatah ritual. This ritual is carried out to express gratitude, prayers for safety, and requests for blessings, especially for girls who are about to reach adulthood. Although there are differences in beliefs among the community, this tradition can survive until now. This research uses a descriptive qualitative approach method with symbolic interaction theory to understand the meaning of symbols and social interactions in each stage of the ritual process carried out. Data collection was carried out through in-depth interviews and focus group discussions (FGD) by inviting several traditional leaders, the community and several parties involved in related traditions in Tegal Maja Village, Leong timur Hamlet, North Lombok Regency. In addition, to analyze the data, the Miles and Huberman method was used, consisting of reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of this study are (1) There is a process of cultural adoption in the tooth sharpening tradition procession which is one of the series of the marek tradition. The tradition of sharpening teeth is closely linked to Balinese culture, namely (2) The cultural adoption that occurs is analyzed using the theory of cultural acculturation and identified with cultural integration strategies. (3) Ritual communication in the cultural integration process, there are 3 things that are the focus of research, namely (a) the intersection of cultural elements (tradition and ritual), (b) the ritual process, (c) the interaction process.