Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Sistem Pemindah Tenaga Berbasis Kerja Sama Industri Efendi, Yosep; Suhartanta, Suhartanta
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi rancangan Strategi pembelajaran berbasis kerjasama industri untuk mata kuliah Sistem Pemindah Tenaga (SPT) agar output pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan Mix Methods, yaitu Exploratory Sequential Design yaitu dengan pengumpulan data literatur, interview, dokumentasi dan test. Responden penelitian ini melibatkan Tim Pengajar (Dosen) mata kuliah SPT, perwakilan Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) mitra bidang otomotif dan mahasiswa Departemen Pendidikan Teknik Otomotif, Universitas Negeri Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian, pembelajaran SPT Berbasis Kerjasama Industri harus diawali dengan kesepakatan bersama antara Perguruan Tinggi dengan DU/DI, yang dapat dituangkan dalam dokumen kerja sama sebagai tahap pertama, yaitu Planning. Pada tahap kedua, yaitu Development, kedua pihak menyusun konten pengembangan kompetensi yaitu Knowledge, Skill dan Attitude (KSA), yang terkandung dalam Rencana Pembelajaran Semester atau Silabus. Pada Tahap Application, kedua pihak yaitu Perguruan Tinggi dan DU/DI melaksanakan peran masing-masing dalam rangka realisasi pengembangan kompetensi tersebut, termasuk penyusunan materi, perangkat, job praktik dan implementasi pembejaran. Sedangkan tahap terakhir, yaitu evaluation, dilakukan juga secara bersama dengan instrumen evaluasi dan asesmen yang telah dikembangkan bersama. Hasil evaluasi dan asesmen menjadi bahan pengembangan KSA secara berkelanjutan.
PENGEMBANGAN BUDAY A MAGANG KEWIRAUSAHAAN (MKU) DI BIDANG PERBENGKELAN SEPEDA MOTOR Satunggalno, Satunggalno; Tasliman, H.A.; Suhartanta, Suhartanta
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 1, No 3 (2000)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5458.088 KB) | DOI: 10.21831/ino.v1i3.5132

Abstract

Permasalahan pengangguran kaum terpelajar (lulusan perguruan tinggi) yang merupakan pemborosan sumber.:3)'8  manusia, perlu segera di atasi dengan  mereformasi  orientasi  sasaran target keberhasilan  lulusan perguruanggi  dari pencari pekerjaan menjadi lulusan yang mampu menciptakan  pekerjaan. Agar lulusan mampuiptakan  pekerjaan  sendiri, maka lembaga  perguruan  tinggi harus membekali  mahasiswanya  pengetahuan,erampilan  dan sikap kewirausahaan.  Salah satunya dapat dilaksanakan  melalui kegiatan program Magang'e   irausahaan (MKU).Program MKU ini dilaksanakan  dengan tujuan  untuk membekali pengetahuan,  keterampilan  dan sikap di; WIng produksi dan wawasan manajemen kewirausahaan  di bidang perbengkelan  otomotif khususnya  kendaraana motor bag! mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif FPTK IKIP Yogyakarta. Pelaksanaan programulai melalui kegiatan seleksi calon peserta MKU yang diambil dari mahasiswa semester VIII dan mempunyai~U1at  untuk berwirausaha  dalam bidang perbengkelan  sepeda motor. Mahasiswa  yang diterima sebagai calonzeserta MKU diberi pembekalan tentang wawasan pendirian usaha, upaya mendapatkan modal usaha, serta liku-liku zerbengkelan sepeda motor. Setelah diberi pembekalan rnereka diterjunkan ke bengkel-bengkel sepeda motor Honda ASS yang menjadi industri mitra. Pada kesempatan ini diterjunkan  10 mahasiswa di 5 (lima) bengkel AHASSg berada di Yogyakarta.  Selama 2 (dua) bulan mahasiswa  rnelakukan kegiatan  praktik  sehari-hari  di bawah"¢  bingan industri mitra dalam bidang teknik perawatan sepeda motor dan manajemen kewirausahaan.  Oisamping juga mendapatkan bimbingan dari dosen pemblmblng melalui kegiatan supervisi rutin ke industri.Kegiatan mahasiswa di industri mendapat penilaian tentang kemarnpuan, keterampilan dan sikap kerja oleh x   birnblng industri, Setelah menyelesalkan program magang industri mahasiswa menyusun proposal mendirikan. ha bengkel sepeda  motor. Darl pelaksanaan program magang tersebut semua mahasiswa peserta  MKU dinilai~-I' hingga sangat balk oleh pihak industri dalam bidang kemampuan, keterampilan dan sikap kerja, Sebagian besar!O%) mahaslswa peserta MKU telah berhasil menyusun proposal pendlrian bengkel sepeda motor sebagai indikator~siapannya  untuk berwirausaha, Pihak industri merasa senang dalam bekerja sama melaksanakan  program MKU.,01ini ditunjukkan dengan pernyataan kesediaan untuk bekerja sama lagi pada tahun mendatang.Program MKU ini dapat diteruskan oleh pihak Perguruan Tinggi dalam hal lni Jurusan  Pendidikan Teknik tomotlf FPTK IKIP Yogyakarta dengan mengembangkan  program  praktik berwawasan  kewirausahaan  sebagaiya ikut mengembangkan  budaya kewirausahaan yang terintegrasi dengan kurikulum.
KESULITAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING SEBAGAI DAMPAK PANDEMI COVID-19 DI SMK PIRI 1 YOGYAKARTA Ramadhani, Ramadhani; Suhartanta, Suhartanta
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 5 No. 2 (2023): (Mei)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v5i2.51751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 di SMK PIRI 1 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode survei dengan angket. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK PIRI 1 Yogyakarta yang berjumlah 373 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dengan jumlah sampel 193 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif yang disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kesulitan siswa dalam pembelajaran daring terdiri dari: (1) Terlalu besar biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi paket data dinyatakan oleh 32 siswa (28,6%); (2) Kesulitan berinteraksi saat pembelajaran daring dinyatakan 30 siswa (27%); (3) Keterbatasanjaringan internet dinyatakan oleh 24 siswa (21,2%); (4) Pembelajaran daring membosankan dinyatakan oleh 26 (23,2%) siswa.
AKULTURASI KOMPETENSI BIDANG CHASIS KENDARAAN PADA KURIKULUM BERBASIS KERJASAMA INDUSTRI Suhartanta, Suhartanta; Efendi, Yosep; Wakid, Muhkamad; Us, Tawardjono
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 6 No. 1 (2023): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v6i1.67749

Abstract

AbstractThe potential for human resource development  in Chassis' area of expertise is still very broad. In addition, the time span of its usefulness is still very long because it is not displaced by the transition of electric vehicles. Therefore, it is important to conduct research that develops the competence of the Chassis area of expertise, which then cultures it into the curriculum and learning of automotive workshops and partner industries. This type of research is qualitative descriptive research. Data were collected through surveys, interviews, FGDs and observations in the automotive industry regarding wheel alignment competencies.  The results showed that attitudes that can be observed and experienced developments when carrying out jobs in campus workshops and the chassis industry include accuracy in measuring chassis components, dexterity in carrying out the sequence of work and responsibility in working on vehicle maintenance and repair needs. In the aspect of automotive technology knowledge, components that can be observed for development includebasic knowledge, working principles, procedures, understanding of construction, knowledge of vehicle safety and security equipment requirements. Meanwhile, the ability to diagnose tire/wheel problems/damage skills according to manual repair procedures and skills in carrying out vehicle chassis maintenance procedures..
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Materi Chasis Untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Suhartanta, Suhartanta; Wakid, Muhkamad; Efendi, Yosep
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 6 No. 2 (2024): (Mei)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v6i2.73191

Abstract

Abstract This research aims to develop chassis material learning tools that are able to train vehicle chassis system inspection, repair and maintenance skills for vocational school students in the Automotive Engineering Skills Program to support the implementation of the Merdeka Curriculum. This R&D research was carried out at SMKN 2 Pengasih, namely on Class XI students of the Automotive Engineering Skills Program. The stages of developing learning tools consist of four phases, namely define, design, develop, and disseminate. The define stage includes literature study activities and field surveys for the purposes of problem identification and needs analysis; the design stage includes initial product design activities; the develop stage includes expert validation activities and product revision; while the disseminate stage includes product implementation activities in the field. Data collection techniques used include observation, documentation and questionnaire techniques. Data analysis uses quantitative and qualitative descriptive analysis techniques. The results of research and development show that the teaching modules, learning materials, LKPD, learning media and assessment instruments that have been developed are included in the very feasible category. The test results for all the independent curriculum learning tools obtained results of 93% (very good). Thus, the learning tools that have been developed are suitable for use in order to support the implementation of the Merdeka Curriculum in Vocational Schools. Key Words: Teaching Module; Vehicle Chassis; Merdeka Curriculum in Vocational Schools