Articles
Evaluasi Efektivitas Bangunan Hunian Rumah Subsidi berdasarkan Standar Minimal Data Arsitek
Oktavia, Nurul Azizah Wahyu;
Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyediaan rumah subsidi menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Rumah subsidi adalah salah satu program dan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah untuk orang-orang yang sedang mencari hunian idaman yang terjangkau dengan fasilitas kredit kepemilikan rumah (KPR). Namun, efektivitas bangunan hunian rumah subsidi perlu dievaluasi berdasarkan standar minimal yang ditetapkan dalam Data Arsitek. Penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana rumah subsidi memenuhi kriteria kelayakan hunian ditinjau dari ukuran dimensi dan fungsi menurut standar minimal data arsitek. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode observasi lapangan dan pengukuran pada sampel rumah subsidi di beberapa lokasi, kemudian dibandingkan dengan tolok ukur standar minimal dalam Data Arsitek. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar rumah subsidi belum sepenuhnya memenuhi standar, terutama dari segi dimensi ruang yang terbatas sehingga berdampak pada kenyamanan dan keamanan hunian. Rekomendasi yang diberikan antara lain perlunya peningkatan pengawasan dalam pelaksanaan pembangunan, revisi kebijakan standar minimal rumah subsidi. Dengan demikian, efektivitas rumah subsidi sebagai solusi pemenuhan kebutuhan hunian bagi MBR dapat lebih optimal.
Evaluasi Kenyamanan bagi Pengguna Jalan di Jalur Pedestrian Jalan Sragen-Ngawi Km.5 Kabupaten Sragen
Asnan, Nur Muhamad Ashrori Hanafi;
Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jalur pedestrian merupakan jaluriyang berada di tepianijalan, jalur ini digunakan khusus bagi para pejalan kaki. Kota Sragen yang berkembang pesat dengan berbagai kegiatan manusia yang menyebabkan pengelolaan dan penataan ruang kota semakin sulit. Adanya penambahan fasilitas pendukung pada jalur pedestrian dinilai dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan pada Jalan Sragen - Ngawi. Kondisi yang terdapat pada Jalan Sragen - Ngawi yaitu jalur pedestrian yang kurang nyaman dan lingkungan berbau kurang sedap meskipun sudah diperbaharui tetapi beberapa fasilitas umum dan pendukung yang belum terdapat pada area pedestrian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku, faktor kenyamanan dan mengetahui fasilitas untuk mewadahi kebutuhan pejalan kaki di Jalur Pedestrian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang diperoleh dengan data yang dikumpulkan, kuesioner yang diberikan kepada responden dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan aspek kenyamanan pejalan kaki di Jalan Sragen - Ngawi Km. 5 belum sepenuhnya terpenuhi karena kurang lengkapnya fasilitas seperti ruang terbuka hijau, halte bus, rambu informasi dan pagar pengaman yang diperlukan pada jalur pedestrian. Elemen pendukung dikategorikan dalam kondisi baik, namun pada area paving blok tidak terdapat akses bagi disabilitas dan digunakan berjualan oleh pedagang serta selokan timbul bau yang tidak sedap sehingga mengganggu aktivitas pengguna jalan. Diperlukan penambahan fasilitas pendukung, perawatan dan perbaikan untuk kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.
Pengaruh Gaya Arsitektur Vernakular pada Ayom Java Village Solo Terhadap Minat Pengunjung
Ikhsani, Alfin Candra;
Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ayom Java Village Solo adalah sebuah resort yang terletak di Karanganyar, Surakarta. Konsep bangunan ini adalah modern tradisional dengan menggabungkan elemen modern pada bentuk bangunan yang kental dengan gaya Arsitektur tradisional/vernakular. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pengaruh gaya Arsitektur vernakular yang diterapkan pada resort dan reliabilitas gaya ini terhadap minat pengunjung yang semakin variatif seiring dengan perkembangan zaman. Resort Ayom Java Village merupakan resort dengan tema spesifik atau disebut themed resorts dengan mengandalkan kekuatan Arsitektur dan suasana sebagai daya tarik. Sehingga dapat dijadikan sebagai pertimbangan apakah faktor tersebut menentukan pilihan pengunjung dalam rangka memenuhi kebutuhan emosional. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan tahap pertama berupa pengumpulan data dengan kuesioner dan tahap kedua analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah membuktikan bahwa gaya arsitektur vernakular yang diterapkan pada Resort Ayom Java Village Solo berpengaruh terhadap minat pengunjung dari segi gaya arsitektur, kenyamanan, dan fasilitas bernuansa jawa tengah dari resort ini.
Evaluasi Purna Huni Gelora Merdeka Sport Centre Sukoharjo di Era Milenial
Maharany, Enggar;
Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sukoharjo menjadi salah satu kabupaten di provinsi Jawa Tengah yang berkembang pesat dan memiliki masyarakat yang mempunyai apresiasi tinggi terhadap perkembangan dunia olahraga serta memiliki minat dan potensi yang tinggi terhadap olahraga, akan tetapi kondisi pada Sport Centre Sukoharjo dirasa kurang relevan dengan persaingan di era milenial ini, sehingga berefek pada menurunnya kualitas atlet ataupun olahragawan di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek-aspek Evaluasi Purna Huni yang terjadi di Gelora Merdeka Sport Centre dari aspek Evaluasi Purna Huni yang terkait dengan aspek fungsional, aspek teknis, dan aspek perilaku pada bangunan atau fasilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah investigatif dengan menggunakan metode kualitatif. Langkah pengumpulan data yang penulis lakukan dalam penelitian ini adalah observasi, interview dan studi kepustakaan. Dari penelitian ini ditemukan bahwa perlu dilakukanya penataan ulang siteplan, perbaikan maupun pembaharuan fasilitas, serta perawatan berkala yang lebih maksimal. Hasil dari penelitian ini berupa evaluasi terhadap bangunan dan fasilitas yang ada baik secara teknis, fungsi, maupun perilaku. Sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk memperbaiki maupun memperbaharui saran dan prasaran yang ada sehingga Gelora Merdeka Sport Centre di Sukoharjo mampu memenuhi kebutuhan olahragawan ataupun atlet dalam melakukan oalahraga serta mengembangkan potensi yang mereka miliki dengan maksimal.
Identifikasi Objek Wisata Rowo Jombor Berdasarkan Aspek Attraction, Accesibility, Amenities, dan Ancillary
Mahendra, Rickie Rifa;
Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Rowo Jombor merupakan objek wisata berbasis pemanfaatan lahan rawa di Kota Klaten fungsi utama rawa sebagai irigasi pertanian yang berada di sekitar rawa. Rowo Jombor menjadi alternatif bagi warga lokal yang ingin berwisata. Dibalik ramainya pengunjung Rowo Jombor pada weekend, kondisi sarana dan prasarana yang disediakan kurang baik sehingga terkesan lebih tidak tertata dan kumuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sarana dan prasarana yang ada di Objek Wisata Rowo Jombor sebagai potensi wisata dalam penekanan aspek Attraction, Accessibility, Amenities, dan Ancillary pada Objek Wisata Rowo Jombor Klaten. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif, survei, wawancara, dan studi kepustakaan. Data sekunder didapat melalui studi kepustakaan. Data primer didapat melalui observasi secara langsung dengan menggambarkan kondisi faktual di lapangan serta melakukan pencarian data dengan wawancara kepada perwakilan berbagai pihak terkait. Hasil dari penelitian ini yaitu banyaknya sarana prasarana yang masih memerlukan perbaikan karena banyak fasiitas yang sudah tidak berfungsi dan rusak, sehingga hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan objek wisata Rowo Jombor. Sehingga dapat menjadi wisata yang rekreatif dan edukatif, lebih tertata sehingga ramai pengunjung sehingga dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar.
Evaluasi Tingkat Kepekaan Desain pada Taman Lansia Bandung Sebagai Taman Terapeutik
Rachman, Nurul Amirah;
Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Adanya taman kota sebagai area terbuka sangat penting bagi masyarakat, salah satunya adalah sebagai area terbuka yang dapat melepas penat di kala rutinitas sehari hari yang melelahkan. Taman kota pada umumnya hanya dijadikan penghias kota, padahal ada fungsi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di perkotaan yaitu dengan memberdayakan taman kota sebagai ruang terapi. Untuk mewujudkan fungsi terapi di ruang terbuka milik publik perlu dilakukan evaluasi sehingga kita dapat mengetahui apa yang perlu dikembangkan pada taman kota sehingga potensi pemberdayaan fungsi taman kota sebagai taman terapi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Taman Lansia adalah salah satu program taman tematik pada taman kota yang dibangun oleh Pemerintah Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Taman Lansia sebagai taman terapeutik sesuai standar kriteria taman terapeutik yang sudah ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode analisa deskriptif. Standar kriteria ini disusun menggunakan KPI (Key Performance Index) yang terdiri dari lima komponen berdasarkan pendapat para ahli. Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode KPI pada Taman Lansia, nilai KPI yang dihasilkan adalah 0,76. Maka disimpulkan bahwa karakteristik dan konsep desain pada taman lansia memenuhi kriteria standar taman terapeutik.
Peran Communal Space dalam Mendukung Interaksi Sosial pada Taman Cerdas Soekarno-Hatta Surakarta
Hayuningtyas, Seane Rohaly;
Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Seiring meluasnya aksesibilitas internet, dampak negatif berupa ketergantungan akan gadget meningkat sejalan dengan menurunya hubungan interaksi sosial antar manusia. Hal itulah yang mendasari penelitian mengenai peran communal space dalam mendukung interaksi sosial pada studi kasus Taman Soekarno-Hatta Surakarta. Pembangunan Taman Cerdas Soekarno-Hatta dilatar belakangi oleh program Pemerintah Kota Surakarta untuk memfasilitasi masyarakat khususnya generasi muda dengan fokus utamanya yaitu edukasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Objek penelitian terdapat pada area terbuka seperti sitting group, gazebo, taman dan tribun. Hasil penelitian berupa mengamati peran communal space dalam mendukung interaksi sosial lalu menganalisis aspek yang mempengaruhinya melalui teori berdasarkan pada tinjauan pustaka. Peran communal space dalam mendukung interaksi sosial diklasifikasikan menjadi tiga kelompok yaitu: ekonomi, sosial, dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran communal space dalam mendukung interaksi sosial yang mengajarkan sikap tanggap lingkungan sehingga mencerminkan identitas Bangsa Indonesia. Dengan mengetahui peran serta aspek yang mempengaruhinya maka diharapkan dapat menjadi ide pengembangan atau perencanaan yang lebih matang bagi communal space yang lain agar dapat berfungsi secara maksimal.
Identifikasi Hypermart Goro Assalaam sebagai Mixed- Use Building
Reza, Ghibran Ahmed Al;
Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Goro Assalaam merupakan bangunan hypermarket yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Gumpang Lor, Pabelan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Goro Assalaam merupakan bangunan hypermarket dengan fungsi tidak hanya sebagai pusat belanjaan akan tetapi juga digunakan dalam event-event terkait pameran keislaman. Permasalahan yakni bagaimana potensi Goro Assalaam sebagai bangunan Mixed-use yang menggabungkan dua atau lebih fungsi bangunan dalam satu area. Tujuan penelitian ini ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan positif pada Kawasan Goro Assalaam sebagai Kawasan mixed- use building. Metode Penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pendekatan Kualitatif dengan melakukan observasi, pengumpulan data sekunder yang kemudian menghasilkan analisis berupa deskriptif dengan mendeskripsikan hasil temuan data yang telah didapat. Hasil penelitian disimpulkan bahwa analisis potensi kawasan Hypermart Goro Assalaam layak sebagai pengembangan desain mixed-use dengan mempertimbangkan kriteria perancangan mixed-use building berupa lahan yang memadahi, fungsi dan karakter bangunan yang saling terintegrasi untuk terwujudnya fasilitas yang dapat mewadahi ruang publik kreatif dan dapat memenuhi kebutuhan komersial bagi penggunanya
Evaluasi Intensitas Pencahayaan Buatan Pada El Samara Coworking Space Surakarta
Handini, Rahmi Dwi;
Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keperluan energi di bumi terus beratambah setiap harinya. Menurut proyeksi Badan Energi Dunia (International Energy Agency-IEA), sampai tahun 2030 permintaan energi dunia semakin tinggi sebesar 45% atau rata-rata penambahan sebesar 1,6% per tahun. Dalam melakukan aktivitas manusia memerlukan pencahayaan secara alami maupun buatan. Sehingga setiap ruang membutuhkan pencahayaan sesuai dengan kenyamanan visual yang ideal sesuai dengan aktivitas. Tujuan penelitian ini mengetahui kesesuaian intensitas pencahayaan buatan pada El Samara Coworking Spacedengan standar yang telah ditetapkan. Metode penelitian yang dipakai adalah metode deskriptif kuantitatif, yaitu dengan melakukan pengukuran mengenai tingkat kenyamanan visual dengan interpretasi yang tepat melalui pengamatan lapangan. Kesimpulan dari penelitian ini intensitas penerangan pada ruang shared desk dan resepsionis El Samara Coworking Space menggunakan sumber pencahayaan buatan lampu LED downlight 6 watt dengan jumlah 54 titik lampu. Berdasarkan pengukuran diperoleh bahwa intensitas penerangan tertingginya adalah 86,1 lux, sedangkan intensitas penerangan terendahnya adalah 32,6 lux. Berdasarkan hasil pengukuran tersebut. Nilai rata-rata intensitas pencahayaan pada ruang shared desk dan resepsionis El Samara Coworking space jelas tidak memenuhi standar 03-6197-2000 rata-rata dari standar kenyamanan visual pada ruang kerja adalah 350 lux dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 5 tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja, untuk kegiatan perkantoran seperti menulis, membaca, pekerjaan arsip, serta seleksi surat-menyurat memiliki standar intensitas pencahayaan sebesar 300 lux.
Identifikasi Kenyamanan Termal Ruang Kelas pada Bangunan Sekolah Menengah Atas (Studi Kasus: SMA Muhammadiyah Kudus)
Larasati, Niken Sekar;
Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia berada di garis khatulistiwa beriklim tropis lembab dan suhu udara yang meningkat. Perubahan iklim sangat berpengaruh pada tingkat kenyamanan termal yang dirasakan oleh manusia dan juga lingkungan sekitar. Penelitian kenyamanan termal ini dilakukan di sekolah swasta dengan studi kasus sekolah SMA Muhammadiyah Kudus pada ruang kelas untuk menilai tingkat kesesuaian standar kenyamanan termal dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Tingkat kesesuaian ini juga berpengaruh dalam kinerja siswa dan guru terhadap konsentrasi, produktivitas dan tetap merasa nyaman dengan kondisi kenyamanan bangunan yang ada. Metode yang dilakukan adalah penggabungan metode kualitatif dan kuantitatif menganalisis data lapangan berdasarkan teori kenyamanan dan pengukuran lapangan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tingkat kesesuian kenyamanan termal ruang kelas ada yang sesuai dan ada yang tidak memenuhi standar SNI 03-6572-2001 kenyamanan termal yang ada dari segi temperatur suhu, kelembaban dan kecepatan angin. Hal ini diakibatkan oleh beberapa faktor seperti adanya atap dari lapangan indoor, orientasi bangunan yang menghadap ke timur dan lubang ventilasi jendela yang ada.