Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Preferensi Anak Muda terhadap Konsep Arsitektur Industrial Tropis pada Desain Kafe Putri, Sabrina Aisa; Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kafe telah berkembang menjadi ruang sosial bagi generasi muda. Tren meningkatnya café hopping mendorong kafe untuk menggali ide desain yang menyajikan karakter visual sekaligus kenyamanan tempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi anak muda mengenai konsep arsitektur industrial tropis dalam desain kafe, dengan fokus pada faktor material dan warna, pencahayaan, pengaturan ruang, serta fasilitas dan kenyamanan. Metode yang diterapkan adalah mixed methods dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi preseden dan observasi, serta pendekatan deskriptif kuantitatif lewat distribusi kuesioner kepada 42 responden. Temuan riset menunjukkan bahwa konsep arsitektur industrial tropis memperoleh nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,7 (dalam kategori setuju). Aspek fasilitas dan kenyamanan mendapatkan nilai tertinggi (3,9), diikuti oleh material dan warna (3,8), pencahayaan (3,8), serta pengaturan ruang (3,4). Hasil ini menunjukkan bahwa preferensi anak muda terhadap kafe industrial tropis tidak hanya ditentukan oleh elemen visual, tetapi juga oleh kualitas kenyamanan tempat dan fleksibilitas tata ruang. Penelitian ini menyoroti pentingnya bahwa desain kafe dengan konsep industri tropis perlu mengintegrasikan keempat aspek desain secara seimbang, dengan fokus utama pada kenyamanan pengunjung sebagai strategi desain yang utama.
Analisis Kenyamanan Termal Desain Rumah Lantai Satu Karanganyar melalui Simulasi Distribusi Suhu Mohamad Izzatul Faaiq; Suryaning Setyowati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencapaian kenyamanan termal merupakan parameter krusial dalam perancangan rumah tinggal di wilayah beriklim tropis lembap seperti Karanganyar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediksi tingkat kenyamanan termal pada desain rumah tinggal seluas 80,8 m2 melalui metode simulasi distribusi suhu ruang sebelum tahap konstruksi dilakukan. Permasalahan utama yang dikaji adalah potensi beban panas berlebih (heat gain) pada desain modern yang menggunakan banyak material kaca namun memiliki keterbatasan vegetasi lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode simulasi komputasi untuk mengukur temperatur udara interior berdasarkan standar SNI 03-6572-2001. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada jam puncak matahari (13.00 WIB), suhu di area ruang tamu mencapai 28,2°C, yang secara signifikan melebihi rentang nyaman optimal 22,8°C hingga 25,8°C. Ketidakmerataan distribusi panas ditemukan akibat orientasi bukaan yang terpapar radiasi matahari langsung secara masif. Optimalisasi melalui strategi desain pasif seperti penambahan shading device dan perbaikan ventilasi silang diperlukan untuk menekan distribusi suhu ruang. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi landasan bagi perancangan hunian yang responsif terhadap iklim lokal demi mewujudkan kenyamanan fisik bagi penghuni di Karanganyar.
Strategi Adaptive Reuse Bangunan Industri Bersejarah Non-Cagar Budaya: Studi Kasus Pabrik N.V Braat, Surabaya Ahmad Ibrahim Asmoro; Suryaning Setyowati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompleks pabrik mesin N.V Braat yang berada di daerah Ngagel, Surabaya merupakan saksi penting perkembangan industri di Surabaua pada awal abad 20. Kompleks tersebut merupakan eks pabrik mesin. Bangunan di kompleks tersebut kini hanya tersisa satu bangunan kantor administrasi yang sekarang berfungsi sebagai lapangan futsal. Penelitian ini mengkaji penerapan adaptive reuse pada bangunan bersejarah guna mempertahankan nilai histori melalui pendekatan adaptive reuse . Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Diharapkan penelitian ini dapat menyadarkan kita bahwa masih banyak bangunan bersejarah yang belum terdaftar sebagai cagar budaya agar bangunan yang memiliki nilai histori masih bisa bertahan dan di selamatkan. Serta menjadi upaya untuk mendorong keberlanjutan (sustainable) dengan pemanfaatan bangunan lama atau terbengkalai yang dapat memberikan dampak secara ekonomi, sosial atau pun nilai budaya dan sejarah pada lingkungan sekitar. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptive reuse saat ini sangat sesuai untuk diterapkan pada bangunan bersejarah non-cagar budaya sebagai upaya untuk mempertahankan nilai sejarah. Strategi ini tidak hanya mempertahankan bentuk fisik tapi juga fungsi baru, memperpanjang masa pakai dan umur bangunan dan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Kawasan sekitar. Keberadaan sisa bangunan NV Braat di Ngagel menjadi bukti sejarah perkembangan industri di Surabaya yang pernah Berjaya di masanya. Dengan memfungsikan kembali bangunan tersebut merupakan langkah untuk kembali menghidupkan ruang-ruang yang mati. Usulan fungsi sebagai perpustakaan, toko buku serta coffe shop menerapkan prinsip kelayakan ekonomi diaman bangunan yang dialihfunsgikan dapat membiayai perawatannya sendiri melalui fungsi komersil, penerapan prinsip keberlanjutan (sustainable) dengan pemanfaatan struktur lama sebagai upaya memperpanjang umur dan memperpanjang masa pakai bangunan dengan tingkat intervensi sedang dengan perbaikan ringan dan penyesuaian interior.
Evaluasi Zoning dan Sirkulasi Ruang Baby Spa Skala Kecil di Sukoharjo Ira Amalia Kesha Lukluk Ul Azka; Suryaning Setyowati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baby spa sebagai fasilitas perawatan bayi memerlukan penataan ruang yang aman, higienis, dan terarah guna mendukung aktivitas massage serta hidroterapi secara optimal, namun pada praktiknya masih ditemukan permasalahan terkait zoning dan sirkulasi yang belum sesuai standar, sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan serta menurunkan tingkat kenyamanan pengguna. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian zoning dan sirkulasi pada bangunan baby spa di Sukoharjo. Metode yang digunakan adalah metode evaluatif-komparatif melalui observasi lapangan, pengukuran dimensi ruang, dokumentasi denah, serta komparasi dengan standar WHO, AAP, serta literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemisahan zona kering-basah belum efektif karena kedekatan toilet dengan area hidroterapi, sementara lebar jalur sirkulasi internal hanya 0,9 meter (di bawah standar 1,2 meter) dan penggunaan satu pintu akses memicu pertemuan potensi konflik arus sirkulasi antara pendamping dan terapis. Penelitian ini menegaskan perlunya penataan ulang hubungan zona, jalur sirkulasi, dan area sanitasi untuk meningkatkan kualitas layanan pada fasilitas baby spa berbasis bangunan adaptif.
Redesain Layout Kantor PT. Bhatara Cipta Nawasena berbasis Green Building untuk Peningkatan Kualitas Udara Bagaswara, Nazwa Aditya; Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tata ruang Kantor PT. Bhatara Cipta Nawasena yang tertutup, minim ventilasi alami, bergantung pada sistem pendingin mekanis, serta diperburuk oleh aktivitas merokok di dalam ruangan, sehingga menurunkan kualitas udara dan kenyamanan kerja. Penelitian ini bertujuan merumuskan alternatif redesain layout kantor berbasis prinsip green building untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruang secara konseptual. Metode penelitian menggunakan pendekatan normatif dengan analisis kualitatif melalui observasi lapangan, pengukuran kualitas udara, analisis denah, dan wawancara pengguna ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layout eksisting yang tertutup, tanpa zoning aktivitas, dan memiliki sirkulasi udara terbatas berkontribusi terhadap rendahnya kualitas udara dan tingginya keluhan ketidaknyamanan pengguna. Sebagai respons, dirumuskan redesain layout secara konseptual melalui penerapan konsep semi-outdoor, optimalisasi ventilasi alami, integrasi vegetasi, serta penataan fungsi ruang sebagai strategi pasif untuk memperbaiki aliran udara, meningkatkan kenyamanan, dan mengurangi ketergantungan pada sistem mekanis.
Evaluasi Kenyamanan Termal Restoran Semi Terbuka berdasarkan Pendekatan Adaptif Ashrae 55 di Kawasan Persawahan Sukoharjo Meilani, Vira; Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyamanan termal merupakan faktor penting dalam kualitas ruang restoran semi terbuka di iklim tropis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kenyamanan termal pada restoran semi terbuka di kawasan persawahan Sukoharjo menggunakan pendekatan adaptif ASHRAE Standard 55-2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif evaluatif dengan pendekatan campuran, kuantitatif melalui pengukuran suhu, kelembaban, dan kecepatan angin yang dianalisis menggunakan CBE Thermal Comfort Tool, serta kualitatif melalui observasi dan wawancara pengguna. Hasil menunjukkan suhu ruang berkisar 28-32 °C dengan kecepatan angin lebih tinggi pada area makan dan parkir akibat keterbukaan ruang, sementara dapur dan toilet memiliki aliran udara rendah. Analisis adaptif menunjukkan area makan masih dapat diterima secara termal, sedangkan dapur dan toilet berada di luar zona kenyamanan. Hasil wawancara menunjukkan adanya adaptasi termal pengguna, terutama pada ruang semi terbuka. Hal ini menegaskan bahwa keterbukaan ruang dan ventilasi alami berperan penting dalam meningkatkan kenyamanan termal pada restoran semi terbuka di iklim tropis.
Redesain Transportasi Vertikal Klinik dalam Jiwa berbasis Regulasi Nasional sebagai Upaya Peningkatan Keandalan Bangunan Fahrezi, Rizqi Rozan; Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi vertikal merupakan elemen kunci dalam perancangan fasilitas kesehatan karena menentukan tingkat keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan (4K) bagi seluruh pengguna bangunan. Klinik Dalam Jiwa di Ngawi sebagai bangunan tiga lantai saat ini hanya bergantung pada satu ramp sebagai jalur vertikal tanpa didukung tangga utama, tangga darurat, lift pasien, maupun lift servis, sehingga belum memenuhi standar keandalan bangunan kesehatan dan aksesibilitas yang diatur dalam Permenkes No. 40 Tahun 2022 serta Permen PUPR No. 14 Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluasi desain, berbasis dokumentasi lapangan, studi gambar denah dan model 3D, serta kajian regulasi untuk menilai sistem transportasi vertikal eksisting melalui kerangka 4K. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa ramp tunggal menimbulkan keterbatasan kapasitas evakuasi, konflik sirkulasi antara pasien, pengunjung, dan logistik, beban fisik berlebih bagi pengguna berketerbatasan mobilitas, serta rendahnya aksesibilitas mandiri bagi penyandang disabilitas. Rekomendasi desain yang disusun meliputi penambahan dua lift pasien di inti bangunan, dua lift servis dengan salah satunya berfungsi sebagai lift kebakaran, satu tangga darurat terproteksi, serta peningkatan elemen keselamatan ramp melalui handrail dan tepi pengaman, sehingga terbentuk sistem transportasi vertikal berlapis yang lebih aman, inklusif, dan selaras dengan prinsip 4K.
Penerapan Arsitektur Bioklimatik pada Politeknik Paser: Efisiensi Energi berbasis Software EDGE Afifah Sri Astuti; Suryaning Setyowati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan arsitektur bioklimatik merupakan pendekatan penting dalam menjawab isu efisiensi energi dan keberlanjutan di wilayah iklim tropis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja desain eksisting Politeknik Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, berdasarkan prinsip arsitektur bioklimatik serta merumuskan rekomendasi desain yang lebih responsif terhadap kondisi iklim lokal. Penelitian ini menggunakan observasi lapangan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting bangunan dan analisis memanfaatkan software EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies) guna mengukur efisiensi energi. Hasil menunjukkan bahwa desain saat ini belum sepenuhnya mendukung efisiensi energi secara optimal, ditandai dengan orientasi bangunan belum akurat, minimnya ventilasi silang, serta keterbatasan integrasi ruang hijau. Namun, alternatif desain baru mampu meningkatkan efisiensi energi pada bangunan hingga 50,98% dan mendapat sertifikasi EDGE Advanced. Selain itu, pemanfaatan material lokal beremisi karbon rendah seperti bambu dan kayu ulin, berpotensi memperkuat strategi keberlanjutan bangunan. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan desain bioklimatik berbasis simulasi kinerja energi dan potensi lokal mampu meningkatkan kualitas lingkungan, kenyamanan, serta efisiensi bangunan pendidikan.
Evaluasi Fungsi dan Durabilitas pada Area Parkir Kos Gamersi 06 Gonilan, Sukoharjo Nazhirah, Aura Aulia; Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kos Gamersi 06 terletak di Gonilan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah merupakan salah satu hunian mahasiswa di kawasan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hunian ini memiliki intensitas penggunaan area parkir yang tinggi karena mayoritas penghuninya menggunakan sepeda motor. Kondisi tersebut membuat pemilihan material dan tata letak area parkir harus mendukung fungsi, keamanan, dan kenyamanan penghuni. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan material keramik pada area parkir Kos Gamersi 06 berdasarkan aspek fungsi dan durabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, dokumentasi, kuesioner serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun lantai parkir dengan material keramik tidak mengalami keretakan setelah 3 tahun karena berada dalam bangunan tertutup, material ini memiliki tingkat kelicinan yang tinggi dan kurang sesuai untuk menahan beban kendaraan secara berulang. Selain itu, tata letak area parkir turut memengaruhi tingkat kenyamanan dan keselamatan penghuni. Berdasarkan analisis dan kajian pustaka, material seperti paving block, beton, dan aspal dinilai lebih sesuai dan aman digunakan. Penelitian ini menunjukkan keterkaitan antara pemilihan material lantai dan tata letak area parkir dalam perancangan fasilitas parkir pada hunian kos. Oleh karena itu, pemilik kos disarankan untuk mempertimbangkan penggunaan material alternatif guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan penghuni.
Penerapan Arsitektur Mediterania Modern dalam Desain Rumah Tinggal sebagai Respons terhadap Iklim Tropis Nurhaliza, Azzahra Prilla; Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur Mediterania Modern merupakan pengembangan dari gaya Mediterania klasik yang menekankan kesan hangat, sederhana, dan elegan. Penerapan gaya ini di Indonesia, khususnya pada wilayah beriklim tropis lembap seperti Ponorogo, memerlukan penyesuaian agar tetap memberikan kenyamanan bagi penghuni. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan arsitektur Mediterania Modern pada desain rumah tinggal serta bentuk adaptasinya terhadap iklim tropis dan kondisi tapak di lingkungan permukiman padat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan elemen Mediterania Modern dilakukan melalui penyederhanaan bentuk massa, penggunaan warna cerah, bukaan besar, ventilasi alami, serta pemilihan material yang sesuai dengan iklim tropis. Penggunaan atap rumah tinggal pada umumnya dengan kemiringan dan tritisan yang memadai menjadi salah satu bentuk adaptasi utama terhadap curah hujan tinggi. Desain rumah tinggal telah sesuai secara visual dengan prinsip Arsitektur Mediterania Modern melalui penggunaan warna cerah, massa sederhana, bukaan besar, serta ruang transisi berupa teras dan taman. Namun, dari aspek kenyamanan iklim tropis, desain masih memerlukan penyesuaian berupa penerapan ventilasi silang untuk menghasilkan aliran udara alami, pengaturan orientasi bukaan terhadap arah angin dominan, serta optimalisasi tritisan atap guna mengurangi radiasi matahari dan hujan. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan Arsitektur Mediterania Modern pada rumah tinggal tropis harus disertai adaptasi desain pasif berbasis iklim agar tidak hanya sesuai secara estetika, tetapi juga nyaman secara termal dan berkelanjutan.