Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PELAJARAN FISIKA KELAS X SMKN Parabi, Yulistia Tezi; Putu Suwindra, I Nyoman; Mardana, I. B. P.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i2.20639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains siswa, hasil belajar fisika siswa, dan tanggapan siswa setelah diterapkannya model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pelajaran fisika materi usaha dan energi serta elastisitas bahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari 4 komponen diantaranya: 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X TKJ 1 SMK Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 36 siswa. Objek dalam penelitian ini adalah model pembelajaran inkuiri terbimbing, keterampilan proses sains, dan hasil belajar siswa. Data diperoleh dari lembar observasi keterampilan proses sains, tes kognitif hasil belajar, lembar observasi psikomotor dan afektif, dan angket tanggapan siswa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Penelitian dikatan berhasil jika hasil belajar siswa mencapai minimal ketuntasan klasikal (KK)= 65%, keterampilan proses sains siswa mencapai minimal ketuntasan klasikal (KK) = 65% dengan kategori baik, dan tanggapan siswa minimal berkategori positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan proses sains, hal ini ditunjukkan dari skor rata-rata keterampilan prosesÌ…sains = 65,79 dengan kategori cukup dan KK = 62,03% pada siklus I dan rata-rata keterampilan prosesÌ…sains = 76,20 dengan kategori baik dan KK = 100% pada siklus II. Pencapian hasil belajar siswa padaÌ… Ì…siklus I, nilai rata-rata aspek kognitif = 70,17 dengan KK = 75%, nilai rata-rata aspek psikomotor =Ì… Ì…74,36 dengan nilai rata-rata aspek afektif = 77,03. Siklus II, nilai rata-rata aspek kognitif = 76,72Ì… Ì…dengan KK = 91,67%, nilai rata-rata aspek psikomotor = 79,11, dan nilai rata-rata aspek afektif = 80,27. Tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berketegori sangatÌ…Ì…Ì…Ì…positif dengan skor rata-rata = 82,86.kata-kata kunci: inkuiri terbimbing, keterampilan proses sains, hasil belajar.
PENERAPAN MODEL BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA ., Ni Luh Gede Fina Supratiwi; ., Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom.; ., Luh Putu Budi Yasmini, S.Pd., M.Sc.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5602

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) meningkatkan motivasi belajar siswa, (2) meningkatkan prestasi belajar siswa dan, (3) mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan model blended learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus pembelajaran, tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi/evaluasi, dan 4) refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMP N 2 Sawan semester ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 27 orang. Data motivasi belajar IPA dikumpulkan dengan angket motivasi belajar, sedangkan data prestasi belajar IPA dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data tanggapan siswa dikumpulkan dengan angket tanggapan siswa. Seluruh data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukan bahwa: (1) terjadi peningkatan motivasi belajar IPA (skor rata-rata motivasi belajar IPA siklus I = 104,93 dengan kategori cukup dan skor rata-rata motivasi belajar IPA siklus II = 121,48 dengan kategori tinggi), (2) terdapat peningkatan prestasi belajar fisika (nilai rata-rata prestasi belajar IPA pada siklus I = 76,30 dengan ketuntasan klasikal = 55%, dan nilai rata-rata prestasi belajar IPA siklus II = 85,74 dengan ketuntasan klasikal = 100%), (3) rerata tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran blended learning sangat positif dengan skor rata-rata 213,36. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model blended learning dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar IPA siswa kelas VIII B SMP N 2 Sawan Semester Genap Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : blended learning, motivasi belajar, prestasi belajar. This classroom action research aimed at (1) improving the student motivation, (2) improving the student achievement and, (3) describing the students' responses toward the application of blended learning models. This research was a classroom action research and was conducted in two learning cycles, each cycle consisted of four phases: 1) planning, 2) implementation, 3) observation/evaluation, and 4) reflection. The subject of this research was 27 students of class VIII B of SMP N 2 Sawan in academic year 2014/2015. Data of learning motivation were collected by using a science learning motivation questionnaire, data of science learning achievement were collected by using a science learning motivation questionnaire, and data of students’ responses were collected by using a student’s response questionnaire. Data were analyzed descriptively. The result of the research show that (1) there is an increasing in motivation to learn science (the average score of motivation to learn science cycle I is104.93 with the category “fair”, while the average score of the second cycle of motivation to learn science is121.48 with the category “high”), (2) there is an improvement of physics learning achievement (the average score of science learning achievement in the first cycle is 76.30 with the classical completeness 55%, and the average score of science learning achievement second cycle is 85.74 with classical completeness 100%), (3) The student response towards the application of blended learning teaching model is very positive with the average score 213.36. The results show that the application of the model blended learning can increase learning motivation and science learning achievement at class VIII B of SMP N 2 Sawan in Even Semester of Academic Year 2014/2015.keyword : blended learning, motivasi belajar, prestasi belajar.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU IPA: RELEVANSINYA DITINJAU DARI PERSPEKTIF KREATIVITAS, KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH, DAN PRESTASI BELAJAR ., Luh Putu Santiaji; ., Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si; ., Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7922

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru, kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, prestasi belajar siswa, dan (2) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru ditinjau dari perspektif kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, dan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 2 orang guru IPA dan 12 orang siswa kelas VII SMP Negeri 4 Singaraja. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, tes, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi pembelajaran guru sudah mengacu pada Permendikbud 103 dan 104 Tahun 2014, (2) kreativitas siswa kelas VII B1 dan VII B6 berada pada kategori sedang, (3) kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII B1 dan VII B6 berada pada kategori sedang, (4) prestasi belajar siswa kelas VII B1 berada pada kategori baik dan kelas VII B6 berada pada kategori cukup, (5) terdapat relevansi antara strategi pembelajaran guru dengan kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, dan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : strategi, kreativitas, pemecahan masalah, prestasi The research aimed at: (1) describing the teachers’ teaching and learning strategy, creativity, the ability to solve the problem, students’ learning achievement, and (2) describing the relevance of teachers’ learning strategy viewed from perspective of creativity, the ability to solve the problem, students’ learning achievement. This research was a qualitative descriptive research. The subject of this research was two sience teachers and twelve students of seventh grade of SMPN 4 Singaraja. The data were submitted from observation, questionnaire, test, semi structure interview, and document study. Data analysis was done qualitative descriptively. The result shows (1) the teachers’ teaching and learning strategies have referred to the Permendikbud 103 and 104 of 2014, (2) the creativity of class VII B1 students and class VII B6 students are in the middle category, (3) the problem solving ability of class VII B1 students and class VII B6 students are in the middle category, (4) the class VII B1 students’ achievement are in good category and the class VII B6 students are in fair category, and (5) there is a relevance between the learning strategies applied by the teachers with creativity, ability to solve the problem, and achievements of the student.keyword : Strategy, creativity, probem solving, achievement
Pengembangan Media Pembelajaran ICT Berbasis Perangkat Lunak Ms.Powerpoint untuk Meningkatkan Prestasi Belajar siswa SMA ., Ni Pt Sricandra Dewi; ., Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom.; ., Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7636

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengembangkan media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint (2) mengkaji hasil validasi pengembangan media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint, (3) mengetahui efektivitas media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Four-D. Media pembelajaran yang dikembangkan mengambil materi fisika SMA kelas XI semester genap. Media pembelejaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint sebelum di uji coba dilakukan validasi oleh beberapa ahli. Hasil validasi untuk ahli isi 97,72% , ahli desain 93,3% , ahli media isi 100% dan ahli media komputer 98,5%. Hasil tanggapan uji coba lapangan 89,9 % dan tanggapan guru mata pelajaran sebesar 97,3%. Efektivitas media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint dilakukan oleh 24 siswa menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,000 kurang dari 0,05. Kata Kunci : Media Pembelajaran ICT, Ms.Powerpoint, Prestasi Belajar This study aimed at (1) describing the development design of Ms.Powerpoint software based ICT learning media, (2) determining the validation of Ms.Powerpoint software based ICT learning media, (3) determining the effectiveness of Ms.Powerpoint software based ICT learning media. A development model used in this study was Four -D model. The learning media developed in this study took the eleventh grade of Senior High School's Physic subject. Before being tested, the ICT learning media based on Ms. Powerpoint software was validated by some experts. The result of the validation was 97.72% for the content, 93.3% for the design dimension, 100% for media dimension, and 98.5% of computer media dimension. The result for the field response was 89.9% and the teachers' response was 97.3%. The effectiveness of ICT learning media based on Ms. Powerpoint software was conducted by 24 students using pre-test and post-test research design. The results of data analysis showed that the significant value obtained was 0.000, less than 0.05.keyword : ICT Learning Media, Ms. Powerpoint, Learning Achievement
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PELAJARAN FISIKA KELAS X SMKN Parabi, Yulistia Tezi; Putu Suwindra, I Nyoman; Mardana, I. B. P.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i2.20638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains siswa, hasil belajar fisika siswa, dan tanggapan siswa setelah diterapkannya model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pelajaran fisika materi usaha dan energi serta elastisitas bahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari 4 komponen diantaranya: 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X TKJ 1 SMK Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 36 siswa. Objek dalam penelitian ini adalah model pembelajaran inkuiri terbimbing, keterampilan proses sains, dan hasil belajar siswa. Data diperoleh dari lembar observasi keterampilan proses sains, tes kognitif hasil belajar, lembar observasi psikomotor dan afektif, dan angket tanggapan siswa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Penelitian dikatan berhasil jika hasil belajar siswa mencapai minimal ketuntasan klasikal (KK)= 65%, keterampilan proses sains siswa mencapai minimal ketuntasan klasikal (KK) = 65% dengan kategori baik, dan tanggapan siswa minimal berkategori positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan proses sains, hal ini ditunjukkan dari skor rata-rata keterampilan prosesÌ…sains = 65,79 dengan kategori cukup dan KK = 62,03% pada siklus I dan rata-rata keterampilan prosesÌ…sains = 76,20 dengan kategori baik dan KK = 100% pada siklus II. Pencapian hasil belajar siswa padaÌ… Ì…siklus I, nilai rata-rata aspek kognitif = 70,17 dengan KK = 75%, nilai rata-rata aspek psikomotor =Ì… Ì…74,36 dengan nilai rata-rata aspek afektif = 77,03. Siklus II, nilai rata-rata aspek kognitif = 76,72Ì… Ì…dengan KK = 91,67%, nilai rata-rata aspek psikomotor = 79,11, dan nilai rata-rata aspek afektif = 80,27. Tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berketegori sangatÌ…Ì…Ì…Ì…positif dengan skor rata-rata = 82,86.kata-kata kunci: inkuiri terbimbing, keterampilan proses sains, hasil belajar.
Strategi Pembelajaran Guru Fisika Berbantuan ICT: Relevansinya Terhadap Prestasi Belajar dan ICT Literacy Siswa SMA ., Ni Luh Heny Agustyari; ., Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si; ., Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika berbantuan ICT, 2) mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika, 3) mendeskripsikan ICT literacy siswa dalam pembelajaran fisika, dan 4) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru fisika berbantuan ICT terhadap prestasi belajar dan ICT literacy siswa. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Instumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Data yang dipaparkan berupa deskripsi faktual temuan penelitian terhadap strategi pembelajaran guru berbantuan ICT, prestasi belajar, dan ICT literacy siswa. Subjek dari penelitian adalah satu orang guru fisika kelas X dan 9 orang siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri Bali Mandara. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, kajian dokumen, dan kuesioner.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: 1) guru menerapkan strategi pembelajaran inkuiri berbantuan ICT dalam pembelajaran fisika, 2) siswa memiliki prestasi belajar yang berkategori tinggi, 3) ICT literacy siswa berada pada kategori tinggi yang bervariasi pada setiap aspek, dan 4) adanya relevansi strategi pembelajaran guru berbantuan ICT ini dengan prestasi belajar siswa dan mampu memunculkan aspek-aspek ICT literacy pada siswa.Kata Kunci : Strategi pembelajaran, ICT, prestasi belajar, ICT literacy. This study aimed at 1) describing the use of ICT in teacher’s learning strategy, 2) describing the students’ achievement on physics learning, 3) describing the students’ ICT literacy on physics learning, and 4) describing the relevance of the use of ICT in teacher’s learning strategy towards the students’ achievement and the students’ ICT literacy. Qualitative descriptive study method was used. The main instrument of this study was the researcher itself. Data were presented in the form of a factual description of the research findings on the use of ICT in teacher’s learning strategy, the students’ achievement, and the students’ ICT literacy. The subject of this study were the physics teacher and 9 students of X MIA 1 SMA Negeri Bali Mandara. Data were collected by observation, interview, document studies and questionnaires. The results show that: 1) the teacher uses inquiry learning strategy assisted with ICT in physics learning, 2) the students tend to have high category of achievement, 3) The students’ tend to have high category of ICT literacy which vary at every aspect, and 4) there is a relevancy of the use of ICT in teacher’s learning strategy towards the students’ achievement and the students’ and has been able to bring out the aspects of the students’ ICT literacy.keyword : Learning strategies, ICT, students’ achievement, ICT literacy.
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA ., Dewa Putu Yuda Prasetia; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS; ., Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan pengaruh efikasi diri terhadap prestasi belajar fisika, 2) mendeskripsikan pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika, dan 3) mendeskripsikan pengaruh efikasi diri dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika. Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan desain ex post facto. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Tabanan yang berjumlah 352 siswa. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik proporsional random sampling yang berjumlah 178 siswa. Data efikasi diri dan motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner, sedangkan prestasi belajar fisika menggunakan tes objektif dengan materi suhu dan kalor. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif, analisis regresi linier sederhana dan regresi ganda dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat pengaruh efikasi diri terhadap prestasi belajar fisika dengan sumbangan efektif sebesar 4,02%, (2) terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika dengan sumbangan efektif sebesar 3,28%, 3) terdapat pengaruh efikasi diri dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika dengan sumbangan efektif sebesar 7,30%. Kata Kunci : Efikasi Diri, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar The purpose of this study were 1) to describe the influence of self efficacy towards physics learning achievement, 2) to describe the influence of learning motivation towards physics learning achievement, and 3) to describe the influence of self-efficacy and learning motivation towards physics learning achievement. This type of research was correlational research with design ex post facto. The population was all tenth grade students at Senior High School in Tabanan with population of 352 students. The research sample was taken by proportional random sampling technique which concisted of 178 students. Data of self-efficacy and learning motivation were collected by using questionnaires, while physics learning achievement by using objective tests with the material of temperature and heat. Data were analyzed by descriptive analysis technique, simple linear regression analysis and multiple regression with two predictors. The result of the study indicates that: 1) there is an influence of self-efficacy towards physics learning achievement with effective contribution of 4.02%, (2) there is an influence of learning motivation towards physics learning achievement with effective contribution of 3.28%, 3) there is an influences of self-efficacy and learning motivation towards physics learning achievement with effective contribution of 7.30%. keyword : Self Efficacy, Learning Motivation, Learning Achievement
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU IPA: RELEVANSINYA DITINJAU DARI PERSPEKTIF KONSEP DIRI, MOTIVASI BELAJAR, DAN PRESTASI BELAJAR ., Luh Ari Dwi Jayanti; ., Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si; ., Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran guru IPA, konsep diri, motivasi belajar, prestasi belajar IPA siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Singaraja, dan relevansi strategi pembelajaran guru IPA ditinjau dari ketiga variabel siswa tersebut.Jenis penelitian adalah penelitian deskripsi kualitatif.Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri, pedoman observasi, wawancara, dan kuesioner. Sumber data penelitian terdiri dari 2 orang guru IPA dan 6 siswa di setiap kelas yang diajar masing-masing guru. Teknik pengambilan data meliputi kajian dokumentasi, observasi, wawancara, dan kuesioner. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru A menerapakan strategi pembelajaran berbasis masalah dan guru B menerapkan strategi ekspositori. Konsep diri dan motivasi belajar siswa kelas VIII B1 berkualifikasi tinggi serta prestasi belajar tergolong baik. Konsep diri dan motivasi belajar siswa kelas VIII B2 berkategori sedang prestasi belajar tergolong cukup. Strategi pembelajaran guru IPA berelevansi dengan konsep diri, motivasi belajar, dan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : strategi, konsep diri, motivasi belajar, prestasi This study aimed at describing science teachers’ learning strategy, self-concept, learning motivation, class VIII students’ science learning achievement of SMPN 4 Singaraja, and the relevance of teachers’ science learning strategy viewed from three student variabels. The type of this research was a qualitative description research. The research instruments were the researcher itself, guidelines for observation, interview, and questionnaires. Sources of data in this study consisted of two science teachers and six students in one class which was taught by each teacher.Techniques in data collection included the study of documentation, observation, interviews, and questionnaires. Data were analyzed descriptive qualitatively.The result shows that the teacher A applied the problem-based learning strategy and teachers B implemented the expository strategy. Class VIII B1 students’ self concept and learning are at high qualification and the students’ learning achievement are in in good category. Class VIII B2 students’ self concept and learning motivation are in the middle category, while their learning achievements are in fair category. The strategy of science teacher has relevances with the students’ self-concept, learning motivation, and learning achievement.keyword : strategy, self concept, learning motivation, learning achievement
THE EFFECT OF GUIDED NOTE TAKING ASSISTED SELF REGULATED LEARNING MODEL TOWARDS THE PHYSICS LEARNING ACHIEVEMENT OF AN SMP STUDENTS ., Ni Wayan Yusti Purnadewi; ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si; ., Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 1, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan prestasi belajar fisika antara kelompok siswa yang belajar dengan model self regulated learning berbantuan guided note taking (SRLMA), kelompok siswa yang belajar dengan model self regulated learning (SRLM) dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Konvensional (CLM). Jenis penelitian ini adalah eksperimental semu dengan desain penelitian nonequivalent pretest-posttest control group design. Variabel bebas pada penelitian ini adalah SRLMA, SRLM dan CLM sedangkan variabel terikatnya adalah prestasi belajar fisika siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 9 kelas dengan jumlah populasi 308 siswa. Sampel kelompok diambil dengan teknik simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 103 siswa.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest. Data prestasi belajar fisika siswa dianalisis secara deskriptif dan analisis ANACOVA satu jalur, dengan pengujian taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang belajar dengan menggunakan SRLMA, SRLM, dan CLM (F = 20,782 dan α = 0,001). Prestasi belajar siswa yang belajar dengan menggunakan SRLMA berada pada kualifikasi cukup (M = 64,00; SD = 6,43), yang belajar dengan menggunakan SRLM berada pada kualifikasi cukup (M = 59,00; SD = 6,09), dan yang belajar dengan menggunakan CLM berada pada kualifikasi kurang (M = 54,60; SD = 5,80). Hasil tindak lanjut uji LSD menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa yang belajar dengan model SRLMA lebih tinggi dibandingkan SRLM ( ; Δµ= 3,628). Prestasi belajar siswa yang belajar dengan SRLMA lebih tinggi dibandingkan CLM ( ; Δµ=8,211). Prestasi belajar siswa yang belajar dengan SRLM lebih tinggi dibandingkan CLM (LSD = 2,856; Δµ=4,853). Kata Kunci : model self regulated learning, prestasi belajar, model pembelajaran konvensional, guided note taking This study aimed at analyzing the difference of students’ achievement among the students who studied by using Guided Note Taking Assisted Self Regulated Learning Model (SRLMA), Self Regulated Learning Model (SRLM), and Conventional Learning Model (CLM). This study was quasy experiment with non equivalent pretest-posttest control group design. The independent variables of this research were the SRLMA, SRLM, and CLM with prior students’ achievement as covariate, while the dependent variable was physics students’ achievement. The population of this research was the whole grade VIII students of SMP Negeri 2 Abiansemal in academic year 2013/2014 which consisted of 308 students from 9 classes. Groups of sample were taken by using simple random sampling technique. The amount of the samples were 103 students. Data were collected by using pretest and posttest. Data of students’ achievement were analyzed descriptively and used one way ANCOVA analysis. For further analysis, Least Significant Difference (LSD) was used with significant evaluation test level 0.05. The result of this study shows that there are students’ achievement differences among students of SRLMA group, SRLM group, and CLM group (F= 20.782 and α= 0.001). The students’ achievement on the SRLMA students was considered as medium category (M=64.00 and SD=6.43), the students’ achievement on the SRLM group was considered as medium category (M=59.00 and SD=6.09), while the students’ achievement on the CLM students was considered as low category (M=54.60 and SD=5.80). This result shows that the students’ achievement of the SRLMA group was higher than the SRLM group and CLM group. LSD analysis shows that the students’ achievement of SRLMA group is better than SRLM group (LSD=2.877; =3.628), the students’ achievement of SRLMA group is better than CLM group (LSD=2.856; =8.211), and the students’ achievement of SRLM was higher than CLM group (LSD=2.856; =4.853).keyword : Self regulated learning model, Learning achievement, Guided note Taking, Conventional Learning Model
PENGEMBANGAN QUIZ GAME FISIKA PADA TOPIK MOMENTUM DAN IMPULS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA Ari Winata, I Wayan; Putu Suwindra, I Nyoman; Mardana, Ida Bagus Putu
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i1.20242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa quiz game fisika pada topik momentum dan impuls untuk meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D). Subjek penelitian dipilih dengan purposive sampling yang terdiri dari satu orang ahli isi, satu orang ahli media, satu orang ahli desain, tiga orang guru fisika, siswa kelas X TAV 1 yang berjumlah 34 orang, 9 orang siswa pada uji coba kelompok kecil, dan 3 orang siswa pada uji coba perorangan. Uji lapangan menggunakan one group pre-post test design. Data dikumpulkan menggunakan angket dan tes prestasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Quiz game fisika pada topik momentum dan impuls telah memenuhi syarat validitas dengan skor yang diberikan ahli isi, ahli media, dan ahli desain berturut-turut adalah 108 dengan kualifikasi sangat valid, 77 dengan kualifikasi valid, dan 89 dengan kualifikasi sangat valid, sedangkan penilaian siswa pada uji coba perorangan dan kelompok kecil memberikan rata-rata skor 4,19 dan 4,20 dengan kategori valid, 2) Quiz game fisika telah memenuhi syarat kepraktisan dengan skor rata-rata yang diberikan oleh para guru fisika sebesar 4,10 dan respon siswa terhadap produk memberikan skor sebesar 40,76 dengan kategori praktis, dan 3) kriteria keberhasilan produk dapat dilihat dari hasil uji-t dengan perolehan nilai (t = 36,092 ; p < 0,05) yang artinya prestasi belajar siswa lebih baik setelah quiz game fisika diterapkan dalam proses pembelajaran fisika; peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari hasil gain score yang diperoleh sebesar 0,66 dengan kategori sedang. Hal ini mengindikasikan bahwa quiz game fisika pada topik momentum dan impuls dapat diterapkan untuk meningkatkan prestasi belajar fisika siswa.
Co-Authors ., Gusti Ayu Putu Bakti Mahayuni ., Kadek Ayu Meilani Wulandari ., Luh Ari Dwi Jayanti ., Luh Putu Santiaji ., Ni Kadek Aridani Basunari ., Ni Kadek Rahayu ., Ni Luh Heny Agustyari ., Ni Pt Sricandra Dewi ., Ni Putu Yuvik Sulistya Dewi ., Putu Kirania Andhika Putri A.A. Putu Mirah Nitia Ningsih . A.A. Putu Mirah Nitia Ningsih ., A.A. Putu Mirah Nitia Ningsih Ari Winata, I Wayan Astika, I W. M Dewa Putu Yuda Prasetia . Dewa Putu Yuda Prasetia ., Dewa Putu Yuda Prasetia Drs. I Nyoman Subratha,M.Pd . Gusti Ayu Putu Bakti Mahayuni . I G. A. N. Sri Wahyuni I Ketut Tika I W. M Astika I Wayan Ari Winata I Wayan Suastra I. B. P. Mardana Ida Bagus Putu Mardana Iwan Suswandi Kadek Ayu Meilani Wulandari . Kadek Novianingsih . Kadek Novianingsih ., Kadek Novianingsih Kadek Surya Mahedy Luh Ari Dwi Jayanti . Luh Putu Budi Yasmini Luh Putu Santiaji . Mardana, I. B. P. MS Prof. Dr. Ketut Suma . N. N. T, Saraswati Ni Kadek Aridani Basunari . Ni Kadek Rahayu . Ni Luh Gede Fina Supratiwi . Ni Luh Gede Fina Supratiwi ., Ni Luh Gede Fina Supratiwi Ni Luh Heny Agustyari . Ni Luh Made Aristya Pradnyani . Ni Luh Made Aristya Pradnyani ., Ni Luh Made Aristya Pradnyani Ni Luh Yuliasri Sukareni . Ni Luh Yuliasri Sukareni ., Ni Luh Yuliasri Sukareni Ni Pt Sricandra Dewi . Ni Putu Irsa Priwitasari . Ni Putu Irsa Priwitasari ., Ni Putu Irsa Priwitasari Ni Putu Yuvik Sulistya Dewi . Ni Wayan Yusti Purnadewi . Pande Ketut Dea Cristina . Parabi, Yulistia Tezi Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si . Prof. Dr. Ketut Suma, MS . Putu Dian Pratiwi . Putu Kirania Andhika Putri . Rai Sujanem Saraswati N. N. T Yulistia Tezi Parabi