Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Modul Fisika Kontekstual Interaktif Berbasis Web Untuk Siswa Kelas Rai Sujanem; I Nyoman Putu Suwindra; I Ketut Tika
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42 No 2 (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.069 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan mengembangkan (1) Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web, dan (2) pedoman guru tentang penerapan Modul Fisika kontekstual inter-aktif berbasis web untuk kelas I SMA. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian pe-ngembangan produk Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web. Pengembangan produk menggunakan desain model Dick dan Carey. Proses pengembangan menggunakan instrumen-instrumen: tes pemahaman konsep, angket fasilitas pendukung pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), angket kompetensi guru dan siswa dalam TIK, angket ahli isi, angket ahli media, angket siswa perorangan, angket siswa kelompok kecil, dan angket respon implementasi pada pembelajaran. Instrumen-instrumen tersebut memenuhi persyaratan validitas isi. Studi pendahulu-an melibatkan 440 siswa kelas I SMA di kota Singaraja, 12 orang guru TIK, dan 34 guru Fisika. Proses uji formatif melibatkan 3 ahli isi dan media pembelajaran, 3 ahli desain, 6 siswa perorangan, 12 siswa kelompok kecil, dan 4 orang guru. Uji sumatif melibatkan 60 siswa kelas I SMA. Ana-lisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji- t. Berdasarkan hasil analisis data, ditemu-kan hasil-hasil penelitian seperti berikut. Pertama, telah berhasil dikembangkan (1) enam Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web, dan (2) panduan Guru tentang penerapan Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web. Kedua, hasil evaluasi.Kata kunci : Modul Fisika kontekstual – interaktif – web.
PENGARUH MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Pande Ketut Dea Cristina .; Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3277

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar dengan menggunakan model blended learning (MBL) dan model pembelajaran konvensional (MPK). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X SMA Negeri 1 Sukasada Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 6 kelas dengan anggota 122 orang. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Sampel terdiri dari 4 kelas yaitu kelas X1 dan X4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X2 dan X3 sebagai kelas kontrol dengan jumah 82 orang siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah pemahaman konsep fisika, yang diperoleh dengan tes pemahaman konsep fisika. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan ANAKOVA. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar dengan MBL dan MPK (F = 146,155; p
THE EFFECT OF GUIDED NOTE TAKING ASSISTED SELF REGULATED LEARNING MODEL TOWARDS THE PHYSICS LEARNING ACHIEVEMENT OF AN SMP STUDENTS Ni Wayan Yusti Purnadewi .; Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan prestasi belajar fisika antara kelompok siswa yang belajar dengan model self regulated learning berbantuan guided note taking (SRLMA), kelompok siswa yang belajar dengan model self regulated learning (SRLM) dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Konvensional (CLM). Jenis penelitian ini adalah eksperimental semu dengan desain penelitian nonequivalent pretest-posttest control group design. Variabel bebas pada penelitian ini adalah SRLMA, SRLM dan CLM sedangkan variabel terikatnya adalah prestasi belajar fisika siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 9 kelas dengan jumlah populasi 308 siswa. Sampel kelompok diambil dengan teknik simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 103 siswa.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest. Data prestasi belajar fisika siswa dianalisis secara deskriptif dan analisis ANACOVA satu jalur, dengan pengujian taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang belajar dengan menggunakan SRLMA, SRLM, dan CLM (F = 20,782 dan α = 0,001). Prestasi belajar siswa yang belajar dengan menggunakan SRLMA berada pada kualifikasi cukup (M = 64,00; SD = 6,43), yang belajar dengan menggunakan SRLM berada pada kualifikasi cukup (M = 59,00; SD = 6,09), dan yang belajar dengan menggunakan CLM berada pada kualifikasi kurang (M = 54,60; SD = 5,80). Hasil tindak lanjut uji LSD menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa yang belajar dengan model SRLMA lebih tinggi dibandingkan SRLM ( ; Δµ= 3,628). Prestasi belajar siswa yang belajar dengan SRLMA lebih tinggi dibandingkan CLM ( ; Δµ=8,211). Prestasi belajar siswa yang belajar dengan SRLM lebih tinggi dibandingkan CLM (LSD = 2,856; Δµ=4,853). Kata Kunci : model self regulated learning, prestasi belajar, model pembelajaran konvensional, guided note taking This study aimed at analyzing the difference of students’ achievement among the students who studied by using Guided Note Taking Assisted Self Regulated Learning Model (SRLMA), Self Regulated Learning Model (SRLM), and Conventional Learning Model (CLM). This study was quasy experiment with non equivalent pretest-posttest control group design. The independent variables of this research were the SRLMA, SRLM, and CLM with prior students’ achievement as covariate, while the dependent variable was physics students’ achievement. The population of this research was the whole grade VIII students of SMP Negeri 2 Abiansemal in academic year 2013/2014 which consisted of 308 students from 9 classes. Groups of sample were taken by using simple random sampling technique. The amount of the samples were 103 students. Data were collected by using pretest and posttest. Data of students’ achievement were analyzed descriptively and used one way ANCOVA analysis. For further analysis, Least Significant Difference (LSD) was used with significant evaluation test level 0.05. The result of this study shows that there are students’ achievement differences among students of SRLMA group, SRLM group, and CLM group (F= 20.782 and α= 0.001). The students’ achievement on the SRLMA students was considered as medium category (M=64.00 and SD=6.43), the students’ achievement on the SRLM group was considered as medium category (M=59.00 and SD=6.09), while the students’ achievement on the CLM students was considered as low category (M=54.60 and SD=5.80). This result shows that the students’ achievement of the SRLMA group was higher than the SRLM group and CLM group. LSD analysis shows that the students’ achievement of SRLMA group is better than SRLM group (LSD=2.877; =3.628), the students’ achievement of SRLMA group is better than CLM group (LSD=2.856; =8.211), and the students’ achievement of SRLM was higher than CLM group (LSD=2.856; =4.853).keyword : Self regulated learning model, Learning achievement, Guided note Taking, Conventional Learning Model
HUBUNGAN ANTARA SIKAP, KECERDASAN EMOSIONAL, DAN KONSEP DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X Kadek Novianingsih .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .; Drs. I Nyoman Subratha,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan hubungan sikap dengan prestasi belajar, 2) mendeskripsikan hubungan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar, 3) mendeskripsikan hubungan antara konsep diri dengan prestasi belajar, 4) mendeskripsikan hubungansikap dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar, 5) mendeskripsikan hubungan sikap dan konsep diri dengan prestasi belajar, 6) mendeskripsikan hubungan kecerdasan emosional dan konsep diri dengan prestasi belajar, dan 7) mendeskripsikan hubugan antara sikap, kecerdasan emosional, dan konsep diri dengan prestasi belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi ex-post facto. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas X SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja adalah 165 siswa. Sampel diambil dengan teknik proporsional random sampling. Jumlah sampel penelitian adalah 116 siswa. Hasil penelitian menunjukan 1) terdapat hubungan antara sikap dengan prestasi belajar (F=10,927, p
STUDI ANALISIS PERSEPSI, MOTIVASI, DAN KOMPETENSI GURU DALAM KAITANNYA DENGAN PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU FISIKA Ni Luh Made Aristya Pradnyani .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru, motivasi guru, dan kompetensi guru dalam kaitannya dengan pengembangan profesionalisme guru fisika di SMA Negeri 1 Seririt. Jenis penelitian adalah kualitatif. Responden penelitian ini terdiri dari 3 orang guru fisika di SMA Negeri 1 Seririt. Data pada penelitian ini berupa hasil wawancara, kuesioner, observasi, dokumentasi dan catatan lapangan mengenai persepsi, motivasi dan kompetensi guru fisika dalam mengembangkan profesionalisme guru fisika. Instrumen dalam penelian ini adalah peneliti, dibantu dengan intrumen wawancara dan kuesioner untuk mengetahui persepsi, motivasi dan kompetensi guru dalam mengembangkan profesionalisme guru. Hasil penelitian sebagai berikut. 1) Guru memiliki persepsi yang baik terkait profesionalisme guru serta memiliki upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru, 2) Motivasi guru fisika untuk mengembangkan profesionalisme guru ditunjukkan dengan aktif mengikuti seminar tentang peningkatan dan pembaharuan pendidikan untuk meningkatkan kinerja guru, bertanggung jawab atas tugas, melaksanakan tugas dengan cepat dan tepat waktu, berusaha untuk mengungguli orang lain dengan prestasi yang dimiliki, serta membuat suatu penelitian pendidikan, 3) Guru fisika di SMA Negeri 1 Seririt menguasai empat kompetensi guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial, 4) Guru fisika di SMA Negeri 1 Seririt diakui telah profesional karena telah memiliki sertifikat pendidik, 5) Upaya untuk mengembangkan profesionalisme guru yakni dengan memenuhi kualifikasi, kompetensi dan sertifikasi guru.Kata Kunci : persepsi, motivasi, kompetensi, profesionalisme guru This study aimed at describing the perception, motivation and competence of the teachers in relation with the development of physic teachers’ professionalism at SMAN 1 Seririt. The type of this research was a qualitative research. The respondents of the research consisted of three physic teachers at SMA Negeri 1 Seririt. Data of this study were the result of the interviews, questionnaires, observation, documentation and field notes about the perception, motivation and competence of the physic teachers in developing their professionalism. The instruments used in this study were interviews and questionnaires to know the perception, motivation and competence of the teachers in developing their professionalism. The results of the study are 1) the teacher have good perception in relation with the teachers’ professionalisms and they also have efforts to improve their professionalisms as the teachers, 2) the physics teachers’ motivation in developing their professionalism were shown by actively participating in a seminar about the improvement and renewal of education to improve the teachers’ performances, responsibility of the task, performed their task rapidly and timely, tried to outperform others with achievements, and made an educational research, 3) the physics teachers at SMA Negeri 1 Seririt master four teacher competencies, namely pedagogic competence, personal competence, professional competence and social competence, 4) the physics teachers at SMA Negeri 1 Seririt are acknowledged to be the professional teachers because they have had teaching certificates, 5) the efforts to develop the teachers’ professionalism can be achieved through the fulfillment of the qualifications, competence and teacher certification.keyword : perception, motivation, competence, teachers’ professionalism
Pengaruh Minat Belajar dan Kebiasaan Belajar terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa SMA A.A. Putu Mirah Nitia Ningsih .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .; Luh Putu Budi Yasmini, S.Pd., M.Sc. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5452

Abstract

Rendahnya hasil belajar disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya: minat dan kebiasaan belajar. Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar fisika, (2) menganalisis pengaruh kebiasaan belajar terhadap hasil belajar fisika, dan (3) menganalisis pengaruh minat dan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar fisika. Jenis penelitian ini adalah kausal komparatif atau ex post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA di SMA Negeri 8 Denpasar dengan jumlah sampel sebanyak 150 siswa dan diambil dengan teknik simple random sampling. Data penelitian diperoleh menggunakan instrumen dan diolah dengan teknik analisis deskriptif, teknik analisis regresi linier sederhana, dan teknik analisis regresi ganda dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh signifikan minat belajar terhadap hasil belajar fisika (F = 6,407, p
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 2 SEMARAPURA TAHUN AJARAN 2014/2015 Ni Putu Irsa Priwitasari .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5568

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan prestasi belajar antara siswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif (SPA) dan strategi pembelajaran konvesional (SPK). Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X di SMA Negeri 2 Semarapura Tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 162 orang. Sampel kelas diambil dengan teknik random sampling. Sampel terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XMIA4 sebanyak 22 orang siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran aktif dan kelas XMIA7 sebanyak 22 siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvesional. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data prestasi belajar fisika siswa, yang diperoleh dengan tes prestasi belajar fisika yang memiliki reliabelitas sebesar 0,93. Data prestasi belajar fisika dianalisis dengan analisis deskriptif dan ANAVA satu jalur. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan prestasi belajar fisika antara siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran aktif dan strategi pembelajaran konvesional (F = 79,93 ; p < 0,05). Skor gain ternormalisasi menunjukkan bahwa prestasi belajar fisika siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran aktif berada pada kualifikasi sedang (M= 0,66; SD= 0,16). Prestasi belajar fisika siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvesional berada pada kualifikasi rendah (M = 0,24 ; SD = 0,14). Hasil uji LSD menunjukkan bahwa prestasi belajar fisika siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran aktif lebih tinggi dibandingkan dengan strategi pembelajaran konvesional ( LSD = 0,09). Kata Kunci : Prestasi belajar, strategi pembelajaran aktif, strategi pembelajaran konvesional. This research aimed at analyzing the difference of learning achievements between the students who learnedby using active learning strategy (SPA) and the students who learned by using conventional learning strategy (SPK). This research was a quasi experiment with using non-equivalent pretest-posttest control group design. The population of this research was 162 grade X students of SMA Negeri 2 Semarapura in academic year 2014/2015. Class samples were taken by random sampling technique. The samples consisted of two classes, namely class XMIA4 many as 22 students who study with active learning strategy and class XMIA7 many as 22 students who study with conventional learning strategy. The collected data of this research was the data of physics learning obtained by using physics learning achievement tests with 0.93 reliability. The achievements data was analyzed by using descriptive analysis and one way ANAVA. All hypotheses were tested at 5% significance level. The result shows that there is a different physics learning achievementbetween the the students who learnby using active learning strategy and the students who learn by using conventional learning strategy (F = 79,93 ; p < 0,05). Normalized gain score shows that the learning achievement of students wholearn physics by using active learning strategy is at medium qualification ( M = 0.66 ; SD = 0.16 ). The learning achievement of students who learn physics by using conventional learning strategy is at low qualification (M = 0,24 ; SD = 0,14). LSD test results shows that the learning achievement of students who learn physics by using active learning strategy ishigher than the students who learn physics by usingconventional learning strategy (LSD = 0.09 ;Δμ = 0.42). keyword : learning achievement, active learning strategy, conventional learning strategy.
PENERAPAN MODEL BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA Ni Luh Gede Fina Supratiwi .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .; Luh Putu Budi Yasmini, S.Pd., M.Sc. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5602

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) meningkatkan motivasi belajar siswa, (2) meningkatkan prestasi belajar siswa dan, (3) mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan model blended learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus pembelajaran, tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi/evaluasi, dan 4) refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMP N 2 Sawan semester ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 27 orang. Data motivasi belajar IPA dikumpulkan dengan angket motivasi belajar, sedangkan data prestasi belajar IPA dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data tanggapan siswa dikumpulkan dengan angket tanggapan siswa. Seluruh data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukan bahwa: (1) terjadi peningkatan motivasi belajar IPA (skor rata-rata motivasi belajar IPA siklus I = 104,93 dengan kategori cukup dan skor rata-rata motivasi belajar IPA siklus II = 121,48 dengan kategori tinggi), (2) terdapat peningkatan prestasi belajar fisika (nilai rata-rata prestasi belajar IPA pada siklus I = 76,30 dengan ketuntasan klasikal = 55%, dan nilai rata-rata prestasi belajar IPA siklus II = 85,74 dengan ketuntasan klasikal = 100%), (3) rerata tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran blended learning sangat positif dengan skor rata-rata 213,36. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model blended learning dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar IPA siswa kelas VIII B SMP N 2 Sawan Semester Genap Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : blended learning, motivasi belajar, prestasi belajar. This classroom action research aimed at (1) improving the student motivation, (2) improving the student achievement and, (3) describing the students' responses toward the application of blended learning models. This research was a classroom action research and was conducted in two learning cycles, each cycle consisted of four phases: 1) planning, 2) implementation, 3) observation/evaluation, and 4) reflection. The subject of this research was 27 students of class VIII B of SMP N 2 Sawan in academic year 2014/2015. Data of learning motivation were collected by using a science learning motivation questionnaire, data of science learning achievement were collected by using a science learning motivation questionnaire, and data of students’ responses were collected by using a student’s response questionnaire. Data were analyzed descriptively. The result of the research show that (1) there is an increasing in motivation to learn science (the average score of motivation to learn science cycle I is104.93 with the category “fair”, while the average score of the second cycle of motivation to learn science is121.48 with the category “high”), (2) there is an improvement of physics learning achievement (the average score of science learning achievement in the first cycle is 76.30 with the classical completeness 55%, and the average score of science learning achievement second cycle is 85.74 with classical completeness 100%), (3) The student response towards the application of blended learning teaching model is very positive with the average score 213.36. The results show that the application of the model blended learning can increase learning motivation and science learning achievement at class VIII B of SMP N 2 Sawan in Even Semester of Academic Year 2014/2015.keyword : blended learning, motivasi belajar, prestasi belajar.
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA Dewa Putu Yuda Prasetia .; Prof. Dr. Ketut Suma, MS .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan pengaruh efikasi diri terhadap prestasi belajar fisika, 2) mendeskripsikan pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika, dan 3) mendeskripsikan pengaruh efikasi diri dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika. Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan desain ex post facto. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Tabanan yang berjumlah 352 siswa. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik proporsional random sampling yang berjumlah 178 siswa. Data efikasi diri dan motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner, sedangkan prestasi belajar fisika menggunakan tes objektif dengan materi suhu dan kalor. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif, analisis regresi linier sederhana dan regresi ganda dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat pengaruh efikasi diri terhadap prestasi belajar fisika dengan sumbangan efektif sebesar 4,02%, (2) terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika dengan sumbangan efektif sebesar 3,28%, 3) terdapat pengaruh efikasi diri dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika dengan sumbangan efektif sebesar 7,30%. Kata Kunci : Efikasi Diri, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar The purpose of this study were 1) to describe the influence of self efficacy towards physics learning achievement, 2) to describe the influence of learning motivation towards physics learning achievement, and 3) to describe the influence of self-efficacy and learning motivation towards physics learning achievement. This type of research was correlational research with design ex post facto. The population was all tenth grade students at Senior High School in Tabanan with population of 352 students. The research sample was taken by proportional random sampling technique which concisted of 178 students. Data of self-efficacy and learning motivation were collected by using questionnaires, while physics learning achievement by using objective tests with the material of temperature and heat. Data were analyzed by descriptive analysis technique, simple linear regression analysis and multiple regression with two predictors. The result of the study indicates that: 1) there is an influence of self-efficacy towards physics learning achievement with effective contribution of 4.02%, (2) there is an influence of learning motivation towards physics learning achievement with effective contribution of 3.28%, 3) there is an influences of self-efficacy and learning motivation towards physics learning achievement with effective contribution of 7.30%. keyword : Self Efficacy, Learning Motivation, Learning Achievement
STUDI ANALISIS PERSEPSI, MOTIVASI, DAN KOMPETENSI GURU DALAM KAITANNYA DENGAN PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU FISIKA Ni Luh Made Aristya Pradnyani .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru, motivasi guru, dan kompetensi guru dalam kaitannya dengan pengembangan profesionalisme guru fisika di SMA Negeri 1 Seririt. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif Responden penelitian ini terdiri dari tiga orang guru fisika di SMA Negeri 1 Seririt. Data pada penelitian ini berupa hasil wawancara, kuesioner, observasi, dokumentasi dan catatan lapangan mengenai persepsi, motivasi dan kompetensi guru fisika dalam mengembangkan profesionalisme guru fisika. Instrumen dalam penelian ini adalah peneliti, dibantu dengan intrumen wawancara dan kuesioner untuk mengetahui persepsi, motivasi dan kompetensi guru dalam mengembangkan profesionalisme guru. Hasil penelitian sebagai berikut. 1) Guru memiliki persepsi yang baik terkait profesionalisme guru serta memiliki upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru, 2) Motivasi guru fisika untuk mengembangkan profesionalisme guru ditunjukkan dengan aktif mengikuti seminar tentang peningkatan dan pembaharuan pendidikan untuk meningkatkan kinerja guru, bertanggung jawab atas tugas, melaksanakan tugas dengan cepat dan tepat waktu, berusaha untuk mengungguli orang lain dengan prestasi yang dimiliki, serta membuat suatu penelitian pendidikan, 3) Guru fisika di SMA Negeri 1 Seririt menguasai empat kompetensi guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial, 4) Guru fisika di SMA Negeri 1 Seririt diakui telah profesional karena telah memiliki sertifikat pendidik, 5) Upaya untuk mengembangkan profesionalisme guru yakni dengan memenuhi kualifikasi, kompetensi dan sertifikasi guru.Kata Kunci : persepsi, motivasi, kompetensi, profesionalisme guru This study aimed at describing the perception, motivation and competence of the teachers in relation with the development of physic teachers’ professionalism at SMAN 1 Seririt. The type of this research was a qualitative research. The respondents of the research consisted of three physic teachers at SMA Negeri 1 Seririt. Data of this study were the result of the interviews, questionnaires, observation, documentation and field notes about the perception, motivation and competence of the physic teachers in developing their professionalism. The instruments used in this study were interviews and questionnaires to know the perception, motivation and competence of the teachers in developing their professionalism. The results of the study are 1) the teacher have good perception in relation with the teachers’ professionalisms and they also have efforts to improve their professionalisms as the teachers, 2) the physics teachers’ motivation in developing their professionalism were shown by actively participating in a seminar about the improvement and renewal of education to improve the teachers’ performances, responsibility of the task, performed their task rapidly and timely, tried to outperform others with achievements, and made an educational research, 3) the physics teachers at SMA Negeri 1 Seririt master four teacher competencies, namely pedagogic competence, personal competence, professional competence and social competence, 4) the physics teachers at SMA Negeri 1 Seririt are acknowledged to be the professional teachers because they have had teaching certificates, 5) the efforts to develop the teachers’ professionalism can be achieved through the fulfillment of the qualifications, competence and teacher certification.keyword : perception, motivation, competence, teachers’ professionalism
Co-Authors ., Gusti Ayu Putu Bakti Mahayuni ., Kadek Ayu Meilani Wulandari ., Luh Ari Dwi Jayanti ., Luh Putu Santiaji ., Ni Kadek Aridani Basunari ., Ni Kadek Rahayu ., Ni Luh Heny Agustyari ., Ni Pt Sricandra Dewi ., Ni Putu Yuvik Sulistya Dewi ., Putu Kirania Andhika Putri A.A. Putu Mirah Nitia Ningsih . A.A. Putu Mirah Nitia Ningsih ., A.A. Putu Mirah Nitia Ningsih Ari Winata, I Wayan Astika, I W. M Dewa Putu Yuda Prasetia . Dewa Putu Yuda Prasetia ., Dewa Putu Yuda Prasetia Drs. I Nyoman Subratha,M.Pd . Gusti Ayu Putu Bakti Mahayuni . I G. A. N. Sri Wahyuni I Ketut Tika I W. M Astika I Wayan Ari Winata I Wayan Suastra I. B. P. Mardana Ida Bagus Putu Mardana Iwan Suswandi Kadek Ayu Meilani Wulandari . Kadek Novianingsih . Kadek Novianingsih ., Kadek Novianingsih Kadek Surya Mahedy Luh Ari Dwi Jayanti . Luh Putu Budi Yasmini Luh Putu Santiaji . Mardana, I. B. P. MS Prof. Dr. Ketut Suma . N. N. T, Saraswati Ni Kadek Aridani Basunari . Ni Kadek Rahayu . Ni Luh Gede Fina Supratiwi . Ni Luh Gede Fina Supratiwi ., Ni Luh Gede Fina Supratiwi Ni Luh Heny Agustyari . Ni Luh Made Aristya Pradnyani . Ni Luh Made Aristya Pradnyani ., Ni Luh Made Aristya Pradnyani Ni Luh Yuliasri Sukareni . Ni Luh Yuliasri Sukareni ., Ni Luh Yuliasri Sukareni Ni Pt Sricandra Dewi . Ni Putu Irsa Priwitasari . Ni Putu Irsa Priwitasari ., Ni Putu Irsa Priwitasari Ni Putu Yuvik Sulistya Dewi . Ni Wayan Yusti Purnadewi . Pande Ketut Dea Cristina . Parabi, Yulistia Tezi Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si . Prof. Dr. Ketut Suma, MS . Putu Dian Pratiwi . Putu Kirania Andhika Putri . Rai Sujanem Saraswati N. N. T Yulistia Tezi Parabi