Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Buletin Utama Teknik

ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI BORE PILE DENGAN HASIL UJI PEMBEBANAN LANGSUNG (LOADING TEST) Rajagukguk, Heldinati; Tanjung, Darlina
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i1.7949

Abstract

Pondasi bored pile berfungsi untuk memikul dan menahan beban yang bekerja diatasnya. Besarnya daya dukung dari suatu pondasi tiang dapat diketahui juga dari Pengujian loading test. Hasil perhitungan daya dukung pondasi terdapat perbedaan nilai baik dilihat dari penggunaan metode maupun perbedaan titik yang ditinjau. Daya dukung pondasi bored pile tunggal dari titik Standard Penetration Test (BH-3A P.1) dikedalaman 52 meter dengan metode yang digunakan Reese and Wright kohesif sebesar 2972,55 Ton dan non kohesif sebesar 1987,84. Daya dukung pondasi bored pile tunggal dari titik Standard Penetration Test (BH-4A P.2) dikedalaman 49 meter dengan metode yang digunakan Reese and Wright kohesif sebesar 3085,87 Ton dan non kosesif sebesar 1954,12 Ton. Daya dukung ultimit berdasarkan hasil dari daya dukung loading test pada titik P1 dengan kedalaman 52 meter menggunakan metode Davisson sebesar 1755 Ton, metode Mazurkiewich sebesar 1630 Ton, metode Chin sebesar  16799 Ton. Daya dukung ultimit berdasarkan hasil dari daya dukung loading test pada titik P2 dengan kedalaman 49 meter menggunakan metode Davisson sebesar 1910 Ton, metode Mazurkiewich sebesar 1908 Ton, metode Chin sebesar  2915 Ton. Besar efisiensi dengan menggunakan Metode sederhana sebesar 0,530, metode Converse Laberre sebesar 0,655, metode Los Angeles sebesar 0,800, metode Seiler –keeney sebesar 0,800.
EFISIENSI PENGGUNAN PILE SLAB DIBANDING METODE PENIMBUNAN TANAH TERHADAP BIAYA DAN WAKTU (STUDI KASUS: JALAN TOL TEBING TINGGI – PARAPAT (TAHAP 1) RUAS TEBING TINGGI – SERBELAWAN STA: 8+075 – 8+525) Harefa, Alvajar Nofanolo; Tanjung, Darlina
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 2 (2024): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i2.9860

Abstract

Perencanaan pembangunan jalan tol yang menhubungkan dari tebing tinggi dan prapat terdapat beberapa kendala. Dimana dalam perencanaannya terdapat beberapa titik tanah memiliki kondisi tanah yang lunak. Untuk mengatasi masalh tersebut maka terdapat beberapa metode yang dapat di gunakan agar proyek pengerjaan jalan tol dapat berjalan sesuai dengan yang di rencanakan. Metode yang dapat di gunakan yaitu metode timbunan tanah dan metode pile slab. Dima kedua metode tersebut memiliki perbedaan dalam pelaksanaannya, dimana pada kedua metode tersebut memiliki perbedaan biaya dan waktu pengerjaannya. Sehingga tujuan dari skripsi ini ialah untuk mengetahui di antara kedua metode tersebut manakah ang lebih efektif dan efisien dapalam pengerjaannya, yang mana dapat memberikan hasih yang maksimal. Analisa yang di lakukan meliputi biaya dan waktu dari pelaksanaan kedua metode tersebut. Analisis biaya mengacu pada Peraturan Mentri PUPR serta SNI terkait analisa harga satuan bidang pekerjaan umum.
ANALISIS TULANGAN GELAGAR JEMBATAN SUNGAI NAFUO KECAMATAN LAHEWA TIMUR KABUPATEN NIAS UTARA Hulu, Viktor; Tanjung, Darlina
Buletin Utama Teknik Vol 20, No 1 (2024): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v20i1.10029

Abstract

Pada pembangunan jembatan sungai Nafuo yang berlokasi diruas jalan Ombolata Langi Kecamatan Lahewa Timur Kabupaten Nias Utara yang dikerjakan untuk memperlancar arus lalulintar antar kecamatan. Gelagar sebagai media penyambung yang diharuskan memiliki perhitungan yang tepat, meliputi pada tiap tulangan yang menjadi unsur-unsur pada suatu bangunan jembatan. Gelagar jembatan berfungsi menerima beban dan gaya yang ditimbulkan oleh lalulintas yaitu kendaraan roda empat, roda dua, dan manusia yang melintasi bagian dari jembatan tersebut. Ada Dua pengumpalan data, yaitu Pengumpulan data primer : Observasi, dan Dokumentasi. Pengumpulan data sekunder : Data yang didapat dari pihak CV. Manunggal Riamerta Dev. Consultant selaku Konsultan Supervisi. Dari hasil Analisis jumlah tulangan yang dipakai adalah ∅10-115mm.
PERENCANAAN PERKERASAN KAKU TULANGAN WIREMESH (RIGID PAVEMENT) JALAN PERUMAHAN PROPERTI CIKARANG BEKASI JAWA BARAT Tanjung, Darlina; Sarifah, Jupriah; Lubis, Marwan; Hidayat, Heri
Buletin Utama Teknik Vol 20, No 3 (2025): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v20i3.11470

Abstract

Perencanaan Perkerasan Kaku Tulangan Wiremesh (rigid Beton Cor Pavement) jalan permahan Properti Cikarang Bekasi Jawa Barat”.Jalan beton (rigid pavemet) masih menjadi pilihan utama sebagai elemen struktur rigid jalan perumahan diindonesia, tidak heran karena memiliki banyak kelebihan antara lain memiliki masa layak hingga puluhan tahun dan cenderung tidak memerlukan biaya besar dalam masa perawatanya, tetapi dikarenakan jalan beton bertulang menggunakan tulangan wiremesh untukmeminimalisir pada perkerasan struktur jalan rigid, tidak untuk diaplikasikan dalam beton tanpa tulangan. Oleh sebab itu pada proyekjalan perumahan pada perencanaan perkerasan kaku tulangan wiremesh (rigid pavment) jalan perumahan properti cikarang bekasi jawa barat dengan pertimbangan tidak menggangu kapasitas jalan (lalu lintas) pada saat proses pelaksanaan pekerjaan. Dalam penelitian perencanaan ini bertujuan ingin mengetahui tingkat kelelahan beton jalan menggunakan tulangan wiremes untuk meminimalisir dari segi praktis efesien, efek terhadap waktu pekerjaan dan penyelesaian metode kerja dengan beberapa alternatif sistem metode bekisiting bahu jalan betonyaitu: 1. Plastik cor , 2. Selimut tulangan, 3. Perletakan Wiremesh . Dengan hasil ketiga metode  ini, seharusnya pada beton sambungan dan untuk mencapai umur beton lebih baik lagi, memerlukan pada setiap sambungan tulangan wiremesh diperlukan besi dowel pengekang penuh lebih aman untuk dikerjakan dan juga memiliki resiko kegagalan struktur yang rendah dengan persyaratan umum).
EFISIENSI PENGGUNAN PILE SLAB DIBANDING METODE PENIMBUNAN TANAH TERHADAP BIAYA DAN WAKTU (STUDI KASUS: JALAN TOL TEBING TINGGI – PARAPAT (TAHAP 1) RUAS TEBING TINGGI – SERBELAWAN STA: 8+075 – 8+525) Harefa, Alvajar Nofanolo; Tanjung, Darlina
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 2 (2024): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i2.9860

Abstract

Perencanaan pembangunan jalan tol yang menhubungkan dari tebing tinggi dan prapat terdapat beberapa kendala. Dimana dalam perencanaannya terdapat beberapa titik tanah memiliki kondisi tanah yang lunak. Untuk mengatasi masalh tersebut maka terdapat beberapa metode yang dapat di gunakan agar proyek pengerjaan jalan tol dapat berjalan sesuai dengan yang di rencanakan. Metode yang dapat di gunakan yaitu metode timbunan tanah dan metode pile slab. Dima kedua metode tersebut memiliki perbedaan dalam pelaksanaannya, dimana pada kedua metode tersebut memiliki perbedaan biaya dan waktu pengerjaannya. Sehingga tujuan dari skripsi ini ialah untuk mengetahui di antara kedua metode tersebut manakah ang lebih efektif dan efisien dapalam pengerjaannya, yang mana dapat memberikan hasih yang maksimal. Analisa yang di lakukan meliputi biaya dan waktu dari pelaksanaan kedua metode tersebut. Analisis biaya mengacu pada Peraturan Mentri PUPR serta SNI terkait analisa harga satuan bidang pekerjaan umum.
ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI BORE PILE DENGAN HASIL UJI PEMBEBANAN LANGSUNG (LOADING TEST) Rajagukguk, Heldinati; Tanjung, Darlina
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i1.7949

Abstract

Pondasi bored pile berfungsi untuk memikul dan menahan beban yang bekerja diatasnya. Besarnya daya dukung dari suatu pondasi tiang dapat diketahui juga dari Pengujian loading test. Hasil perhitungan daya dukung pondasi terdapat perbedaan nilai baik dilihat dari penggunaan metode maupun perbedaan titik yang ditinjau. Daya dukung pondasi bored pile tunggal dari titik Standard Penetration Test (BH-3A P.1) dikedalaman 52 meter dengan metode yang digunakan Reese and Wright kohesif sebesar 2972,55 Ton dan non kohesif sebesar 1987,84. Daya dukung pondasi bored pile tunggal dari titik Standard Penetration Test (BH-4A P.2) dikedalaman 49 meter dengan metode yang digunakan Reese and Wright kohesif sebesar 3085,87 Ton dan non kosesif sebesar 1954,12 Ton. Daya dukung ultimit berdasarkan hasil dari daya dukung loading test pada titik P1 dengan kedalaman 52 meter menggunakan metode Davisson sebesar 1755 Ton, metode Mazurkiewich sebesar 1630 Ton, metode Chin sebesar  16799 Ton. Daya dukung ultimit berdasarkan hasil dari daya dukung loading test pada titik P2 dengan kedalaman 49 meter menggunakan metode Davisson sebesar 1910 Ton, metode Mazurkiewich sebesar 1908 Ton, metode Chin sebesar  2915 Ton. Besar efisiensi dengan menggunakan Metode sederhana sebesar 0,530, metode Converse Laberre sebesar 0,655, metode Los Angeles sebesar 0,800, metode Seiler –keeney sebesar 0,800.