Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL LEARNING CYCLE 5E PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI UNTUK SISWA SMA NEGERI 5 KOTA TERNATE Larahidu, Jalmia; Bahtiar, Bahtiar; Mas'ud, Abdu; Salewangeng, Aswal; Rasyid, Magfirah; Tala, WD Syarni
JURNAL BIOEDUKASI Vol 6, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2023
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v6i1.4272

Abstract

Perangkat pembelajaran yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi model atau contoh bagi guru dan dapat memberikan rangsangan bagi kreativitas guru untuk mengembangkan perangkat pembelajaran lain yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Pencapaian prestasi belajar yang tinggi memerlukan perangkat yang menunjang keterlaksanaan proses pembelajaran. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini meliputi: Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Lembar Kerja Siswa (LKS). Penelitian ini bertujuan (1). Menghasilkan perangkat pembelajaran yang layak digunakan sebagai acuan mengajar bagi guru untuk mencapai suatu pembelajaran yang valid; (2). Mengetahui kualitas perangkat pembelajaran yang dihasilkan. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Kota Ternate dan dibatasi pada materi keanekaragaman hayati serta dilaksanakan pada November tahun ajaran 2020/2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan Model Learning Cycle  5e Pada Materi Keanekaragaman Hayati Untuk Siswa SMA Negeri 5 Kota Ternate dengan nilai validasi untuk Silabus rata-rata 4,31 dengan kategori sangat valid, hasil validasi RPP dengan rata-rata 1,14 kategori kurang valid, dan hasil validasi Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan rata-rata 22,1 kategori cukup valid. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran ini layak digunakan dalam proses belajar-mengajar.
JENIS - JENIS BULU BABI (ECHINOIDEA) DI ZONA INTERTIDAL PANTAI GERAK MAKMUR KECAMATAN SAMPOLAWA KABUPATEN BUTON SELATAN Purnamasari, Resti; Tala, WD. Syarni; Kusrini, Kusrini; Rasyid, Magfirah
JURNAL BIOEDUKASI Vol 6, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2023
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v6i2.6792

Abstract

Bulu babi (Echinoidea) merupakan salah satu kelas dalam filum Echinodermata. Hewan ini umumnya berbentuk bulat dan memiliki duri yang berfungsi sebagai alat gerak. Beberapa jenis bulu babi ini dapat dikonsumsi. Pengambilan sampel menggunakan metode jelajah dengan menelusuri zona intertidal. Pengambilan sampel dilakukan di pagi hari dan malam hari saat air laut surut. Identifikasi bulu babi (Echinoidea) dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi bulu babi, seperti bentuk tubuh, warna tubuh, warna duri dan panjang duri. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 8 jenis bulu babi di lokasi penelitian yaitu Diadema setosum, Echinothrix calamaris, Astropyga radiata, Tripneustes gratilla, Mespillia globulus, Salmacis sphaeroides, Echinometra mathaei,  dan E. oblonga. Bulu babi ini mendiami substrat yang berbeda-beda yaitu pasir, batu dan karang. Jenis-jenis yang dapat dikonsumsi adalah Diadema setosum, Echinothrix calamaris, Tripneustes gratilla dan Salmacis sphaeroides.
ANALISIS BIBLIOMETRIK, RISET PRELIMINARI PADA TEMA RISET PISANG LOKAL DI MALUKU UTARA Suparman, Suparman; Bahtiar, Bahtiar; Tamalene, M. Nasir; Rasyid, Magfirah
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i2.9290

Abstract

Riset bibliometrik pada tema pisang di maluku utara dilakukan dengan mengambil data penelitian sejak tahun 2013 hingga 2023 dari sumber meta data pada google Scholar. Data yang dikoleksi ialah meta data publikasi pada tiap artikel jurnal yang umumnya terdapat judul, kata kunci, abstrak dan informais dasar lainnya. Peneliti membatasi artikel sebanyak 200 artikel yang diambil dari rekomendasi rangking 200 besar oleh Publish or Perish (PoP). Pengeditan meta data dilakukan dengan software Mendeley yang dieksport ke dalam bentuk file RIS. Konstruksi peta bibliometrik dilakukan dengan VOSviewer. Pada penelitian ini, pilihan pembuatan peta adalah berdasarkan data bibliografik (biblioghrapic data) dengan pilihan sumber data dari file pengelola referensi (references manager file). Tipe analisis pembuatan peta menggunakan co-occurrence kata kunci dengan metode penghitungan full counting. Visualisasi peta menggunakan ketiga jenis penampilan yakni: network visualization, overlay visualization, dan density visualization pada software VOSviewer. Kecendrungan peningkatan jumlah publikasi pada tema pisang selama sepuluh tahun, dengan kata kunci yang memiliki netrowk tinggi dengan yang lain ialah kata ternate, maluku utara dan pisang.
KAJIAN ETNOBOTANI PEMANFAATAN DAN TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN KOPI BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT JAILOLO SELATAN SEBAGAI BAHAN EDUKASI DALAM BENTUK POSTER Kholid, Iriani; Yusuf, Yusmar; Tamalene, M Nasir; Rasyid, Magfirah
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i1.8057

Abstract

Etnobotani adalah sebuah kegiatan pemanfaatan tumbuh-tumbuhan sebagai salah satu penunjang kehidupan masyarakat dalam suatu komunitas. Selama ini pemanfaatan tanaman kopi secara komersil hanya terfokus pada pengolahan biji kopi sebagai minuman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan tanaman kopi mayarakat Jailolo Selatan dan untuk mengetahui teknik/cara budidaya tanaman kopi  berbasis kearifan lokal di Jailolo Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat petani dari 3 desa yaitu Desa Bangkit Rahmat, Desa Dodinga, dan Desa Bobaneigo lebih menyukai kopi rempah dibandingkan dengan kopi murni. Masyarakat lokal memiliki kearifan lokal dalam pemanfaatan tanaman kopi yaitu dalam penyajian minuman kopi pada saat kegiatan keagamaan, seperti peringatan Isra’ Mi’raj dan Maulid Nabi. Adapun teknik budidaya tanaman kopi dilakukan melalui 5 tahap, yaitu, memilih bibit biji kopi dengan kualitas baik, petani menunggu sampai satu bulan hingga tunas daun muda muncul, memindahkan bibit kopi ke dalam polibag dan disortir kembali, dan melakukan penanaman setelah 3-5 bulan. Teknik budidaya tanaman kopi yang menanam kopi di pagi atau sore hari agar bayangan tubuh tidak menutupi lubang tanam. Petani masih memegang teguh cara/teknik budidaya tanaman kopi secara tradisional.
SOSIALISASI PENINGKATAN KESADARAN SANITASI DAN KESEHATAN LINGKUNGAN BAGI PELAJAR SEKOLAH DASAR DI TERNATE Ayu, Yusmar Yusuf; Bahtiar, Bahtiar; Tala, W.D. Syarni; Haerullah, Ade; Suparman, Suparman; Rasyid, Magfirah; Saibi, Ningsi; Salewangen, Aswal; Sabar, Mesrawaty; Hidayat, Hapsah Usman
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1685

Abstract

Improving school sanitation is the first step in creating a conducive learning environment, which can trigger improvements in the quality of students' health. Various efforts have been made by SD Alkhairaat 02 Kota Ternate to create a healthy school environment, namely by preparing sanitation installations such as toilets and clean water, hand washing facilities and rubbish disposal areas. SD Alkhairaat 02 Kota Ternate is also trying to increase awareness about the importance of sanitation and environmental health among students by collaborating with external parties. This activity aims to increase students' awareness of environmental sanitation and health, as well as support the development of the school's environmental sanitation and health profile. This socialization activity was carried out at SD Alkhaeraat 02 Kota Ternate. This socialization activity consists of 4 stages, namely the preparation stage, socialization (exposure to material), practical implementation of sanitation and environmental health, and the activity evaluation stage. The implementation of the activity stages took place smoothly and orderly, and all participants were very enthusiastic about taking part in this activity. This socialization was able to increase awareness of sanitation and personal health, this can be seen from the evaluation results of the level of areness after the activity was carried out which was categorized as very good. Socialization to increase awareness of sanitation and environmental health for elementary school students needs to be carried out continuously and consistently, well planned, involving relevant stakeholders.