Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Sosialisasi Potensi Geografis Desa Dalam Peningkatan Ketahanan Pangan Di Desa Papela, Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao Hasan, Muhammad Husen; Sunimbar, Sunimbar; Sukmawati, Sukmawati; Musa, Habibi; Andrinata, Andrinata
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i1.2602

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki potensi geografis beragam. Desa Papela Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao dengan karakteristik geografis yang unik , seperti kesuburan tanah, ketersediaan air, keanekaragaman hayati, dan iklim yang mendukung, memiliki peluang besar untuk mengembangkan sistem pangan mandiri. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengoptimalkan, dan memanfaatkan potensi geografis desa Papela guna meningkatkan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari pemetaan potensi. Kegiatan ini dilakukan melalui diskusi kelompok terarah, observasi lapangan, Hasil pengabdian menunjukkan bahwa bahwa potensi geografis desa Papela Kecamtan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao, baik berupa kondisi geologi, geomorfologi, oseanografi,ekonomi, demografi, sosial budaya dan pedosfer maupun kearifan lokal, memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan ketahanan pangan masyarakat. Pemanfaatan potensi tersebut secara optimal, melalui penerapan teknologi tepat guna, pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan, dan penguatan kapasitas masyarakat, mampu meningkatkan produktivitas pertanian, diversifikasi pangan, dan kemandirian ekonomi desa. Kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak pendamping menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan program, sehingga desa tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tetapi juga berkontribusi pada pasokan pangan Desa Papela itu sendiri.
Kajian Pengaruh Gender terhadap Kemampuan Pemahaman Mitigasi Bencana Gempa Bumi Peserta Didik di SMAK St.Yoseph Kalabahi Lebangu, Gioseva; Sunimbar, Sunimbar; Andrinata, Andrinata
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.2362

Abstract

Kondisi peserta didik di SMAK St. Yoseph Kalabahi sangat beragam, baik dari segi latar belakang sosial-ekonomi, kemampuan akademik, maupun karakteristik individu lainnya.  Tujuan penelitian: (1) Untuk mengetahui pengaruh gender terhadap kemampuan pemahaman mitigasi bencana pada peserta didik di SMA Katolik St. Yoseph kalabahi. (2) Untuk mengetahui strategi peningkatan kemampuan mitigasi bencana pada peserta didik di Sma Katolik St. Yoseph kalabahi. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan antara perempuan dan laki-laki dalam pemahaman mitigasi bencana. Perbedaan tersebut dapat dilihat pada hasil analisis data deskriptif pada skor rata-rata laki-laki dan perempuan dari analisis uji beda menggunakan independent sample test. (2) perlunya strategi untuk meningkatkan pemahaman mitigasi bencana gempa bumi pada peserta didik, khususnya peserta didik yang tinggal di wilayah rawan gempa bumi.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA ALAM MATA AIR PANAS RANA MASAK DI DESA GOLO NDELE KECAMATAN KOTA KOMBA KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Ibes, Melania; Samin, Mikael; Andrinata, Andrinata
Jurnal Geografi Vol 21 No 2 (2025): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jgeo.v21i2.22443

Abstract

The still-rarely-known Rana Masak Hot Spring Natural Tourism Area is a problem in itself. Therefore, an appropriate strategy is needed in the development of the Rana Masak Natural Tourism Area. The method used is a Mixed method, with data collection techniques through observation, documentation, interviews and questionnaires. The results of the study show that the Rana Masak Hot Spring Natural Tourism Area has visual attractions including: hot springs at more than one point, golden yellow limestone rock formations, panoramic rice fields and rivers that soothe the eyes of tourists. Accessibility conditions are still inadequate because they still use dirt paths. The condition of the available amenities is only a park equipped with chairs in a state of disrepair. The strategy that must be implemented is to support an aggressive growth policy by using existing strengths to take advantage of existing opportunities and the development of the Rana Masak Hot Spring Natural Tourism Area is further optimized by strengthening the construction of facilities and accessibility as well as increasing promotion by collaborating with local influencers so that it can become a favorite and sustainable tourist destination.
PENANGANAN DATA OUTLIER MENGGUNAAN ROBUST CLUSTER DALAM PEMETAAN DATASET STUNTING Sinuraya, Kharul Abdi; Andrinata, Andrinata; Azzuma, Nurul
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4248

Abstract

Abstract:The urgency of this research lies in the importance of accurate stunting data mapping to understand the patterns and distribution of this issue within a specific region. However, in data collection and analysis, outliers—values far beyond the normal range—are often present and may affect the validity of the analysis results. Conventional clustering methods, such as K-Means, are highly sensitive to outliers, which may lead to inaccurate and misleading mappings. Therefore, a more robust approach is required to handle outliers, one of which is the robust clustering method. Robust Clustering is an effective technique in dealing with outliers, enabling the identification of homogeneous data groups without being affected by extreme values. This study aims to explore and address the issue of outliers in stunting dataset mapping. Based on the clustering analysis using the K-Means method, three groups of Public Health Centers (Puskesmas) in Asahan Regency were identified based on stunting cases from 2022 to 2024. After outlier detection and handling, the Davies-Bouldin Index decreased from 0.529 to 0.483, indicating improved cluster quality. The final results show that the majority of Public Health Centers fall into Cluster 1 with relatively low to moderate stunting cases, Cluster 2 consists of centers with significantly increasing cases, and Cluster 3 represents those with very high numbers of cases. Keywords: Stunting; Data Outlier; Robust Clustering; Mapping; Machine Learning Abstrak: Urgensi penelitian ini terletak pada pemetaan data stunting yang akurat sangat penting untuk memahami pola dan distribusi masalah ini di wilayah tertentu. Akan tetapi, dalam pengumpulan dan analisis data, seringkali terdapat data outlier, nilai yang jauh di luar rentang normal, yang dapat mempengaruhi hasil analisis. Metode pengelompokan konvensional, seperti K-means, sering kali sensitif terhadap outlier, yang dapat menghasilkan pemetaan yang tidak akurat dan menyesatkan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih robust untuk menangani data outlier, salah satunya dengan menggunakan metode robust cluster. Metode Robust Clustering merupakan metode pengelompokan yang efektif dalam menghadapi outlier, memungkinkan identifikasi kelompok data yang homogen tanpa dipengaruhi oleh nilai ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mengatasi masalah data outlier dalam pemetaan dataset stunting. Berdasarkan hasil analisis clustering dengan metode K-Means, diperoleh tiga kelompok Puskesmas di Kabupaten Asahan berdasarkan jumlah kasus stunting tahun 2022–2024. Setelah dilakukan deteksi dan penanganan outlier, nilai Davies-Bouldin Index menurun dari 0,529 menjadi 0,483, menunjukkan kualitas cluster yang lebih baik. Hasil akhir menunjukkan bahwa mayoritas Puskesmas masuk ke dalam Cluster 1 dengan kasus stunting relatif rendah hingga sedang, sedangkan Cluster 2 terdiri dari Puskesmas dengan tren kasus meningkat cukup signifikan, dan Cluster 2 berisi Puskesmas dengan jumlah kasus sangat tinggi. Kata kunci: Stunting; Data Outlier; Robust Clustering; Pemetaan; Machine Learning