Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 12-59 BULAN Oresti, Syalvia; Handiny, Febry
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 7, No 2 (2023): JIK-Oktober Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v7i2.966

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Stunting adalah kondisi kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi. Jika tidak ditangani dengan baik, maka akan mengakibatkan pertumbuhan sub optimal, mengalami kesulitan mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal, memiliki tingkat kecerdasan suboptimal, lebih mudah terserang penyakit, dan mengalami penurunan produktivitas. Prevalensi stunting tertinggi akan mencapai 26,9% pada tahun 2022. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola makan dan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan.Metode: Pendekatan deskriptif analitik kuantitatif digunakan untuk penelitian ini. Penelitian ini dilakukan pada Maret sampai Agustus 2022, penelitian ini dilakukan di Primary Healthcare. 70 peserta dipilih sebagai sampel menggunakan metode pengambilan sampel insidental. Anak-anak dengan alergi diet spesifik dan penyakit genetik dikeluarkan dari penelitian ini, sementara ibu dengan anak-anak berusia 12-59 bulan. Variabel penelitian ini adalah praktik pemberian makan dan stunting. Distribusi frekuensi data secara univariat, dan uji Chi-Square digunakan untuk menilai data secara bivariat.Hasil: Temuan hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa 68,6% kebiasaan makan tidak tepat, dan 62,7% prevalensi stunting cukup pendek. Terdapat hubungan antara pola makan dengan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan dengan p-value sebesar 0,001 (p<0,05).Kesimpulan: Diharapkan seluruh perawat dan tenaga kesehatan dapat menggerakkan masyarakat sesuai pola pemberian makan yang benar sehingga stunting tidak terjadi pada Balita di Posko Pelayanan Terpadu. KATA KUNCI: Praktek pemberian makan, Stunting, Balita.
Kualitas Pelayanan Kesehatan dan Kepuasan Pasien Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Puskesmas X Kota Padang Handiny, Febry; Fitri, Fitri; Oresti, Syalvia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 15 No 1 (2023): JIKM Vol. 15, Edisi 1, Februari 2023
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v15i1.419

Abstract

Abstrak Latar belakang: Kepesertaan JKN di Indonesia yang terbanyak berasal dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) (APBN) sebesar 49,10%. Pada akhir tahun 2020, jumlah kepesertaan JKN mencapai 222,4 juta jiwa, di mana terjadi penurunan dibandingkan dengan kepesertaan tahun 2019. Pada akhir tahun 2021 jumlah kepersertaan BPJS di Puskesmas X Kota Padang menurun dari 23.637 menjadi 23.053 dari 70.300 penduduk. Salah satu penyebabnya yaitu kurangnya kejelasan informasi yang disampaikan petugas administrasi pada saat melayani pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien peserta JKN di Puskesmas X Kota Padang Tahun 2022. Metode: Studi cross sectional dilakukan di Puskesmas X Kota Padang pada Februari-Agustus tahun 2022. Populasi adalah pasien peserta JKN yang berkunjung ke Puskesmas X Kota Padang dengan sampel sebanyak 43 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan angket, dianalisis secara univariat dan bivariat dan di uji mengunakan uji chi-square. Hasil: Dimensi mutu ditemukan berhubungan signifikan yaitu kehandalan (p=0,001), daya tanggap (p=0,001), jaminan (p=0,011), empati (p=0,001) dan bukti fisik (0,001) dengan tingkat kepuasan pasien peserta JKN. Kesimpulan: Diharapkan kepada Puskesmas X dapat meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan kesehatan dengan meningkatkan profesionalitas sumber daya manusia melalui peningkatan kemampuan manajerial dan pelatihan-pelatihan sesuai kompetensi, meningkatkan dan mengembangkan sarana dan prasarana dalam mencapai pelayanan prima Quality of Health Services and Patient Satisfaction Participating in the National Health Insurance at the X Health Center in Padang City Abstract Background: The most NHI (National Health Insurance) participation in Indonesia came from the non-contributory modality (PBI) from a state budget (APBN) segment of 49.10%. At the end of 2020, the number of HNI participants reached 222.4 million people, which was a decrease compared to the participation in 2019. At the end of 2021, the number of Social Security Agency of health (BPJS) participation in the X Public Health Center, Padang decreased from 23,637 to 23,053 from 70,300 residents, one of the reasons was the lack of clarity of information submitted by administrative officers when serving patients. The purpose of this study was to determine the relationship between the quality of health services and the satisfaction of HNI participants at the X Public Health Center in Padang, West Sumatera. Methods: A cross sectional study was conducted at the X Health Center of Padang during February to August 2022. The population was the NHI participants who visited the X Health Center with a sample of 43 respondents. The sampling technique used purposive sampling. Data were collected through questionnaires, analyzed univariately and bivariately and tested using chi-square tests. Results: The quality dimensions were found to be significantly related, namely reliability (p=0.001), responsiveness (p=0.001), assurance (p=0.011), empathy (p=0.001) and physical evidence (0.001) with the level of satisfaction of JKN participant patients. Conclusion: It is hoped that Puskesmas X can improve quality of health services by increasing the professionalism of human resources through increasing managerial capabilities and training according to competence, improving and developing facilities and infrastructure in achieving excellent service.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Sanitasi Kapal di Pelabuhan Teluk Bayur Padang Elfirayanti, Febby Dwi; Azkha, Nizwardi; Handiny, Febry
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.2.159-166.2025

Abstract

Sanitasi kapal merupakan aspek penting untuk mencegah penyebaran penyakit. Mengingat tingginya lalu lintas kapal di Pelabuhan Teluk Bayur Padang diperlukan penerapan standar sanitasi yang baik. Menurut Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Padang (2023), beberapa kapal masih belum memenuhi standar karena ditemukan vektor penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan sanitasi kapal di Pelabuhan Teluk Bayur Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 96 ABK diambil dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 22,9% ABK dengan kondisi sanitasi kapal kurang baik, 40,6% memiliki pengetahuan rendah, 60,4% memiliki sikap negatif, dan 54,2% menyatakan pengawasan kurang baik. Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,001) dan sikap (p = 0,010) dengan sanitasi kapal, tetapi tidak ada hubungan signifikan antara pengawasan dengan sanitasi kapal (p = 1,000). Disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap ABK berperan penting dalam sanitasi kapal, sementara pengawasan tidak menunjukkan hubungan signifikan. Diperlukan peningkatan edukasi dan pelatihan bagi ABK mengenai pentingnya sanitasi kapal untuk mendukung kesehatan lingkungan pelabuhan.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kecelakaan  Kerja Pada Tenaga Kerja Bagian Produksi di PT X Kabupaten X Tahun 2025 Ananda, Selly; Bermansyah; Handiny, Febry; Lucellia, Nina
Jurnal Dunia Ilmu Kesehatan (JURDIKES) Vol. 3 No. 2 (2025): JURDIKES - DESEMBER
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jurdikes.v3i2.591

Abstract

Berdasarkan data International Labour Organization (ILO) lebih dari 2,78 juta orang meninggal pertahun akibat kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada tenaga kerja bagian produksi di PT X Kabupaten X Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 orang dan sampel sebanyak 43 orang, diambil dengan teknik total sampling. Variabel independen meliputi pengetahuan, sikap, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 13 responden (30,2%) pernah mengalami kecelakaan kerja, 17 responden (39,5%) memiliki pengetahuan rendah, 22 responden (51,2%) memiliki sikap negatif, dan 12 responden (27,9%) tidak lengkap dalam menggunakan APD. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,022) dan penggunaan APD (p=0,033) dengan kejadian kecelakaan kerja. Namun, tidak terdapat hubungan antara sikap dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,444). Diharapkan dapat meningkatkan upaya edukasi tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan meningkatkan pengawasan penggunaan APD guna menurunkan risiko kecelakaan kerja. Dapat disimpulkan upaya K3 itu sangat penting sehingga harus meningkatkan edukasi tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan meningkatkan pengawasan penggunaan APD guna menurunkan risiko kecelakaan kerja.