Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Strategi Pengurangan Ketidakpastian pada Komunikasi Guru dengan Siswa Berkebutuhan Khusus Wijayanti, Sri; Rahmi, Fathiya Nur; Moningka, Clara
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 13 No. 2 (2024): KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v13i2.5958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengurangan ketidakpastian komunikasi guru lembaga pendidikan anak usia dini dalam penanganan siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan Uncertainty Reduction Theory, dimana pada penelitian sebelumnya teori digunakan untuk menganalisis fenomena komunikasi interpersonal pada ranah organisasi. Sehingga kebaruan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi penggunaan teori untuk penyelesaian masalah komunikasi interpersonal di tahap pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif pendekatan kualitatif dan menggunakan paradigma konstruktivisme. Adapun pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan studi pustaka. Pada metode wawancara peneliti menentukan kriteria pemilihan informan terdiri dari memiliki pengalaman menjadi guru pendidikan anak usia dini minimal dua tahun dan tingkat pendidikan minimal sekolah menengah atas. Hasil penelitian ini diantaranya pertama, bentuk ketidakpastikan yang dialami guru termasuk jenis ketidakpastian kognitif dan perilaku yang disebabkan keterbatasan informasi dan pengetahuan serta pengalaman dalam penanganan siswa berkebutuhan khusus. Kedua, guru menerapkan tiga strategi utama untuk mengurangi ketidakpastian, yaitu: (1) Strategi Pasif, dengan mengamati perilaku siswa secara langsung; (2) Strategi Aktif, melalui diskusi dengan kolega, pencarian informasi dari media, serta pelatihan; dan (3) Strategi Interaktif, dengan berkomunikasi langsung menggunakan pendekatan verbal maupun non-verbal. Peneliti menemukan terdapat perbedaan penerapan strategi pengurangan ketidakpastian komunikasi pada guru yang lebih berpengalaman dengan guru pemula. Sehingga berdasarkan hasil observasi dan konfirmasi dengan tenaga ahli, guru dapat melakukan assessment menggunakan berbagai instrument screening untuk menunjang strategi pengurangan ketidakpastian komunikasi dengan lebih sistematis. Selain itu penelitian selanjutnya dapat melakukan studi komparasi dengan subjek penelitian di wilayah urban.
Komunikasi Persuasif Pada Pelaksanaan Advokasi Public Relations Rahmi, Fathiya Nur; Hafiar, Hanny; Bakti, Iriana
Jurnal Komunikasi Global Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkg.v8i2.15001

Abstract

The awareness of job providers to employ people with disabilities is directly proportional to the participation of persons with disabilities in the formal work sector which is relatively low. Another problem faced by persons with disabilities is a negative stigma attached to them. This research was conducted to find out persuasive communication conducted on the Advocacy of LSM Saujanas Public Relations, related to elements of communicators, messages, and audiences involved in persuasive communication. The research method used in this research is a case study with qualitative analysis techniques. Data collection techniques used in this study are interviews, observation, and documentation. Researchers conducted data analysis based on Flow Analysis Models. Based on the results, there were stages of persuasive communication undertaken including the preparation of communicators, delivery of messages, the use of online and offline media in delivering messages, the behavioral changes and evaluation. The LSM Saujana used the central route in persuasive communication that was appropriate to support advocacy. The findings suggest the institution focus on messages delivered to the target audience, starting with raising awareness and focusing on behavioral change.