Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : FKIP e-PROCEEDING

IDENTIFIKASI MISKONSEPSI KONSEP DINAMIKA ROTASI DENGAN METODE FOUR TIER PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 JEMBER Asni Furoidah; Indrawati .; Rayendra Wahyu Bachtiar
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman konsep dalam pembelajaran fisika merupakan sesuatu yang sangat mutlak diperoleh ketika siswa melakukan proses pembelajaran. Fisika yang banyak bersifat abstrak, tidak menuntut kemungkinan siswa akan bingung merumuskan suatu kejadian sehingga konsep yang didapat siswa berbeda dengan para ahli fisika. Konsep yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah disebut sebagai miskonsepsi. Miskonsepsi tidak dapat diketahui secara langsung karena bentuk miskonsepsi bisa saja terjadi karena miskonsepsi atau tidak tahu konsep. Oleh karena itu, diperlukan instrumen yang mengidentifikasi miskonsepsi yang terjadi pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi konsep siswa pada materi dinamika rotasi dengan menggunakan tes diagnostik four tier. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sample penelitian ini adalah seluruh kelas XI IPA SMA NEGERI 3 JEMBER yang terdiri dari XI IPA 1, XI IPA 2, XI IPA 3, XI IPA 4, dan XI IPA 5 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Intrumen yang digunakan adalah tes four tier yang terdiri dari empat tingkatan. Tingkat pertama merupakan jawaban, tingkat kedua tingkat keyakinan dari jawaban, tingkat ketiga alasan dari jawaban, dan tingkat keempat tingkat keyakinan dari alasan. Soal tes diberikan sebanyak 10 butir soal tentang dinamika rotasi. Hasil diagnostik kepada siswa menunjukkan bahwa miskonsepsi terendah yang dialami siswa pada konsep momen gaya sebesar 45,86% dengan kategori miskonsepsi rendah . sedangkan miskonsepsi tertinggi yang dialami siswa pada kosep kecepatan linier pusat massa sebesar 80,25% dengan kategori miskonsepsi tinggi.
IMPLEMENTASI MODEL INKUIRI TERBIMBING DALAM PEMBELAJARAN GETARAN HARMONIS DI SMA (STUDI PADA KETERAMPILAN PROSES SAINS, LITERASI SAINS DAN HASIL BELAJAR) Indrawati .; Ficky Syahrial; Alex harijanto
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains, literasi sains dan hasil belajar fisika pada materi getaran harmonis. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa kelas XI IPA SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember yang terdiri atas tiga kelas selanjutnya di uji homogenitas lalu dipilih sebagai sampel penelitian secara random dan diperoleh kelas XI IPA A sebagai kelas kontrol dan XI IPA B sebagai kelas eksperimen. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain post-test only control design. Data penelitian diperoleh melalui observasi selama pembelajaran dan tes di akhir pembelajaran kemudian dianalisis menggunakan uji independent sample t-test untuk mengetahui pengaruh model inkuiri terbimbing terhadap variabel keterampilan proses sains, literasi sains dan hasil belajar. Hipotesis yang dikaji dalam penelitian ini meliputi: 1) model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa dalam pembelajaran getaran harmonis di SMA; 2) model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap literasi sains siswa dalam pembelajaran getaran harmonis di SMA; dan 3) model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran getaran harmonis di SMA. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan model inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains, literasi sains dan hasil belajar dalam pembelajaran getaran harmonis SMA.