Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Panggung

Pemaknaan Permainan Rakyat Pada Ritual Kematian Rambu Solo’ Di Kampung Adat Ke’Te’ Kesu’ Kabupaten Toraja Utara Provinsi Sulawesi Selatan Iip Sarip Hidayana; Rufus Goang Swaradesy
PANGGUNG Vol 31 No 2 (2021): Estetika Dalam Keberagaman Fungsi, Makna, dan Nilai Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v31i2.1574

Abstract

Masyarakat adat merupakan salah satu kelompok masyarakat yang masih kuat menjaga sistem nilai tradisional dalam berbagai aspek kehidupan. Hal tersebut menjadikan masyarakat adat memiliki kekhasan nilai –nilai budaya. Salah satu kekhasan tersebut dapat ditemukan di masyarakat adat Kete’Kesu’ Toraja Utara dalam keragaman permainan rakyat. Permainan rakyat lahir dari upacara ritual masyarakat adat sebagai upaya penanaman karakter bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginventarisasi permainan rakyat yang ada di masyarakat adat Kete’ Kesu’ untuk selanjutnya dicari makna nilai yang terkandung dalam permainan rakyat tersebut. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan langsung ke lapangan dan melakukan wawancara tokoh adat dan anggota masyarakat Kete’Kesu’. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan paradigma teori fungsionalisme Bronislaw Malinowski. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya sejumlah permainan rakyat di Kete’ Kesu’ yakni Kalungkung tedong, Mapasilaga tedong, Ma’Timba, Palok’, dan Pali’. Adapun makna dari permainan rakyat yang ada di masyarakat adat Ke’te’ Kesu’ tersebut dapat digunakan untuk penguatan nilai-nilai karakter di masyarakat.Kata Kunci: Masyarakat Adat, Permainan Rakyat Kete’Kesu’, Teori Fungsionalisme Malinoswki
MAKNA BUDAYA POHON AREN DALAM PENDEKATAN EKOLOGI BUDAYA DI KAMPUNG ADAT DUKUH, CIKELET, GARUT Iip Sarip Hidayana; Neneng Yanti Khozanatu Lahpan
PANGGUNG Vol 32 No 4 (2022): Keragaman Budaya, Kajian Seni, dan Media
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v32i4.2298

Abstract

Bagi masyarakat adat, hubungan manusia dengan alam sangatlah penting. Ketergantungan manusia pada alam membuat perlakuan dan penghormatan kepada alam menjadi bagian dari nilai hidup yang dianut. Ketika terjadi perubahan dalam memperlakukan alam, maka terjadi pergeseran dan perubahan pada nilai yang mereka anut. Pohon aren merupakan simbol penting dalam lahirnya kampung adat Dukuh di Garut, Jawa Barat. Namun demikian, pergeseran nilai aren secara ekonomis menjadikan pengelolaan pohon itu semakin berkurang. Hal itu tentunya dapat mengancam nilai-nilai dan kebertahanan budaya masyarakat adat tersebut. Melalui penelitian kualitatif dengan menggunakan metode etnografi, penelitian ini bermaksud mengungkap aspek historis dan makna budaya pohon aren bagi masyarakat adat Dukuh melalui pendekatan ekologi budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat adat memiliki kekayaan pengetahuan khusus dalam mengelola pohon aren yang berbasis kearifan lokal. Lebih jauh, pohon aren juga memiliki makna kultural yang penting yang menggambarkan pandangan hidup masyarakat adat Dukuh. Fungsi terpenting pohon aren bagi masyarakat dukuh adalah untuk menjaga ketahanan budaya sebagai salah satu bahan baku rumah adat, dan media pewarisan nilai-nilai budaya. Kata kunci: pohon aren, pola penanaman tradisional, makna budaya, masyarakat adat, kampung Dukuh