Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Upaya Pencegahan Stunting melalui Inovasi Omega (Olahan Menu Gizi Anak) di Desa Kayee Lee Kecamatan Inggin Jaya Kabupaten Aceh Besar Putra, Eridha; Utama, Reka Julia; Khalidah, Khalidah
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i1.2536

Abstract

Banyaknya ibu yang tidak memahami terkait makanan yang baik untuk balita, serta tren pemberian makanan cepat saji dan instan yang dianggap mewah namun sebenarnya tidak memiliki nilai gizi yang baik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan mengadakan kelas gizi dan cooking class bagi para ibu yang memiliki balita di Desa Kayee lee. Sasaran kegiatan dilakukan kepada 76 ibu yang memiliki balita. Metode yang digunakan dengan pemberian edukasi dan cooking class bersama peserta. Pengabdian inovasi OMEGA (olahan menu gizi anak) anatara lain: Usia balita mayoritas usia 3-4 tahun sebanyak 42 orang 55,2%. Edukasi penyampaian materi terkait gizi balita, meliputi pengerian gizi, prevalensi anak kurang gizi, penyebab masalah gizi pada balita, tren pemberian makanan cepat saji, pengenalan tentang olahan menu menu gizi balita, menu makanan seimbang untuk balita, tips memasak dan mengelola makanan yang menarik bagi anak, mengatasi pick eater, cara menelola makanan dengan bahaya yang murah dan tersedia, peran orang tua dalam menentukan kebutuhan gizi anak, mengenal olahan menu makanan local bagi balita. Media yang digunakan berupa lembar bali, PPT yang disampaikan dengan ceramah. Kegiatan Cooking Class diawali dengan melalukan demontrasi cara mengelola makanan yang dilakukan satu bulan dua kali yaitu tanggal 15 bertepatan dengan posyandu dan tanggal 21. Kegiatan pengabdian berlangsung lancer dan juga menyenangkan, peserta menyatakan puas karena mendapat banyak ilmu baru terkait gizi dan cara mengelola makanan untuk balitanya dengan menggunakan bahan yang murah namun dengan kandungan gizi yang baik.
Dinamika Sosial Budaya Terhadap Pengobatan Tradisional Erin; Riansyah, Ferdi; Putra, Eridha; Halizasia, Gadis
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 1 (2024): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i1.504

Abstract

Jurnal ini membahas dinamika sosial budaya yang terkait dengan praktik pengobatan tradisional melalui pendekatan sosioantropologi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana faktor-faktor sosial dan budaya memengaruhi penggunaan pengobatan tradisional dalam masyarakat. Metode penelitian yang digunakan melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis konten terhadap narasi-narasi lokal terkait praktik pengobatan tradisional.Hasil penelitian menggambarkan kompleksitas dinamika sosial budaya yang membentuk praktik pengobatan tradisional. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian observational yang bersifat deskriptif dengan rancangan cross sectional. Pemilihan responden dilakukan secara non random sampling dengan teknik purposive sampling dan diperoleh sebanyak 1G8 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar multiple choice dengan enam kategori pertanyaan. Gambaran penggunaan obat tradisional yang diperoleh, yaitu jenis obat tradisional yang digunakan masyarakat adalah jamu (52,38%), dengan alasan masyarakat menggunakan obat tradisional karena terbuat dari bahan alami (37,50%) dan sumber informasi yang didapat yaitu dari media cetak atau elektronik (47,G2%),tempat memperoleh obat tradisional dari apotek (G4,29%), jenis penyakit yang paling banyak diderita ialah masuk angin (37,50%) dan bentuk sediaan yang banyak digunakan ialah cairan (92,8G%).
THE RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE AND FAMILY HEAD'S BEHAVIOR IN ERADICATION OF MOSQUITO NESTS (PSN) IN DENGUE HEMORRHAGIC FEVER ENDEMIC AREAS MUARA DUA HEALTH CENTER, LHOKSEUMAWE CITY Putra, Eridha Putra; Maulida; Simbolon, Roma Julinawati
Aceh Sanitation Journal Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.498 KB) | DOI: 10.30867/asjo.v1i2.202

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) or Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is currently a public health problem in Indonesia, prevention efforts that can be done are to break the chain of transmission of DHF, one of which is through the Eradication of Mosquito Nests (PSN). DHF by all levels of society.This study aims to determine the relationship between knowledge and behavior of the head of the family in Eradicating Mosquito Nests (PSN) in 3 DHF Endemic Areas at the Muara Dua Health Center, Lhokseumawe City.The type of research used is analytic with a cross-sectional design. The population and sample of this study are all heads of families who live in3 Dengue Endemic Areas Muara Dua Public Health Center, Lhokseumawe City with a total sample of 98 house holds with simple random sampling technique.The results of the research on the characteristics of respondents based on the age of the majority were 36-45 years 53 respondents, the sex of the majority was male 96 respondents, the education of the majority was high school 51 respondents, the majority of jobs were non ASN 81 respondents. The highest KK knowledge in the sufficient category is 47 respondents, the highest KK behavior is in the good category, 69 respondents. Statistical test results show there is a relationship between knowledge and the behavior of the head of the family in 3 DHF Endemic Areas at the Muara Dua Community Health Center, Lhokseumawe City where a ρ value of 0.000 (below the alpha (α) value of 0.05) is obtained so that Ha is accepted. Based on the results of this study, it is suggested to the health center to be able to improve health education to the community, especially heads of families about PSN.
ANALYSIS OF THE CHARACTERISTICS OF COFFEE SHOP VISITORS ON PERCEPTIONS, KNOWLEDGE AND ATTITUDES OF COVID-19 TRANSMISSION IN BANDA ACEH Riansyah, Ferdi; Saputra, Mahruri; Putra, Eridha
Aceh Sanitation Journal Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/asjo.v2i1.378

Abstract

Background: Corona Virus is a large family of viruses that are known to cause serious lung diseases, including the Middle East Respiratory Syndrome (MERS-). and the attitude of the spread of covid-19 in Banda Aceh City. Methods: This study was conducted using a quasi-questionnaire, with the Quantitative Analytical Method, with a cross sectional approach. The population in this study were visitors at 51 a coffee shop in the city of banda aceh, with inclusion criteria >17 years, did not do take away with exclusion criteria below <17 and take away with a sample of 264 people. Data collection was carried out by direct questionnaire, where this questionnaire had been tested for validity and reliability with cronbath alpha 0.709 tested on 20 people. The independent variable is the characteristics of coffee shop visitors and the dependent variable is the perception, knowledge and attitude of the spread of covid-19. The analysis carried out is the square test. This research has received approval from the Research Ethics Committee of the Faculty of Medicine, Syiah Kuala University RSUDZA with No: 067/EA/FK-RSUDZA/2021. Results: Chi square test showed that there was a relationship between the characteristics of coffee shop visitors Last Education with perception (p value = 0.002), knowledge (p value = 0.000), attitude (p value = 0.000), Work with knowledge (p value = 0.049), and Residence with attitude (p value = 0.040) the spread of covid-19 in Banda Aceh City. The results of the Chi square test also obtained a non-significant value between age and perception (p value = 0.160), knowledge (p value = 0.059), attitude (p value = 0.262), between gender and perception (p value = 0.148), knowledge (p value = 0.182), attitude (p value = 0.065), between work and perception (p value = 0.147), attitude (p value = 0.207), between residence and perception (p value = 0.481), knowledge (p value = 0.240), the spread of covid-19 in Banda Aceh City. Conclusion: There is a relationship between the characteristics of the last education with perceptions, knowledge and attitudes, work with knowledge and residence with attitudes. There is no relationship between age characteristics with perceptions, knowledge and attitudes, gender with perceptions Knowledge and attitudes, work with perceptions and attitudes, residence with perceptions and knowledge of the spread of covid 19 in Banda Aceh City.
Hubungan Antara Aspek-Aspek Psikologis Dengan Burnout Pada Perawat Di Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Besar Hery Sumardi; Eridha Putra; Gadis Halizasia; Ully Muzakir; Mohd. Rizal Fahmi Adha
Public Health Journal Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/dr8yqy02

Abstract

Burnout merupakan suatu kondisi seseorang yang merasakan kelelahan baik secara fisik maupun mental yang disebabkan oleh keterlibatan individu dalam situasi kerja yang memberikan emosional jangka panjang. Kondisi ini muncul ketika seseorang mengalami stress pada pekerjaan yang melibatkan interaksi dengan banyak orang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan aspek-aspek psikologis dengan burnout pada perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pada 70 perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Besar pada bulan Juni 2025 menggunakan metode cross sectional study. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner Alat Ukur Perasaan Kelelahan Kerja 2 (KAUPK2) dan Maslach Burnout Inventory (MBI). Data dianalisa secara bivariat. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menggunakan chi-square test yang menunjukkan adanya hubungan aspek-aspek psikologis dengan burnout pada perawat (p = 0.005). Dari hasil tersebut maka diharapkan perawat yang bertugas mampu mengetahui burnout yang dialami serta dapat menerapkan cara mengatasi hal tersebut secara efektif sehingga mampu memberikan pelayanan kepada pasien secara berkualitas.
Pengaruh bullying terhadap kesehatan mental remaja di SMA Negeri 16 kota Banda Aceh Wahyuni , Putri; Eridha Putra; Mahruri Saputra; Maulida
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/k7592355

Abstract

Bullying dapat memiliki dampak yang serius pada kesehatan mental remaja. Ini bisa menyebabkan masalah seperti kecemasan, depresi, rendah diri, bahkan resiko untuk bunuh diri. Oleh karena iu, pentingnya untuk mencegah dan menanggulangi bullying agar remaja dapat tumbuh dan berkembang dengan baik secara emosional dan mental. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh bullying terhadap Kesehatan mental remaja di SMA Negeri 16 Kota Banda Aceh. Metode penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan  jumlah sampel sebanyak 112 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan Sampling jenuh. Hasil penelitian, didapatkan nilai p- value 1,000 > 0,05 yang berarti H0 diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak terdapat pengaruh antara bullying dengan kesehatan mental. Kesimpulan tidak ada pengaruh bullying terhadap kesehatan mental remaja karena faktor bullying yang tidak mempengaruhi kesehatan mental secara langsung.  Akan tetapi Penurunan kesehatan mental merupakan dampak jangka panjang dari bullying, serta bullying dapat meningkatkan risiko penurunan kesehatan mental korban di kemudian hari.
Hubungan Motivasi Perawat Dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III  Banda Aceh Gunawan, Gunawan; Eridha Putra; Maulida
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/em055e42

Abstract

Keselamatan pasien (patient safety) merupakan disiplin ilmu pelayanan kesehatan yang muncul dengan kompleksitas yang berkembang dalam sistem perawatan kesehatan sebagai akibat dari meningkatnya bahaya pada pasien di fasilitas pelayanan kesehatan. Keselamatan pasien bertujuan untuk mencegah dan mengurangi risiko, kesalahan dan bahaya yang terjadi pada pasien selama pemberian layanan kesehatan. Landasan dari disiplin ilmu ini adalah peningkatan berkelanjutan berdasarkan pembelajaran dari kesalahan dan peristiwa yang buruk pada pasien. Penelitian terkait motivasi perawat serta hubungannya dengan pelaksanaan keselamatan pasien di rumah sakit tidak peneliti temukan. Oleh sebab itu dari uraian di atas, maka peneliti berasumsi bahwa ada dugaan hubungan antara motivasi perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi perawat dengan pelaksanaan  keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan  dalam penelitian ini adalah desain penelitian. Sampel penelitian sebanyak 50 perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Banda Aceh dengan menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis dengan melakukan uji analisis univariat dan analisis bivariat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan nilai P = 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara motivasi perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Tk. III Banda Aceh.
The Influence of First Aid Education on Knowledge Work Accidents in Students of SMK 4 Banda Aceh Wulandari, Yulia; Mahruri Saputra; Eridha Putra; Maulida; Gadis Halizasia
Teewan Journal Solutions Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/js9fgp90

Abstract

First aid is the initial action given to individuals who experience emergency conditions due to injury or accident, before receiving further medical treatment. A person's level of knowledge plays an important role in supporting the effectiveness of education regarding first aid for work accidents. Work accidents themselves can be caused by human factors or environmental factors. This study aims to analyze the effect of first aid education on increasing students' knowledge about work accidents. The method used is quantitative research with a pre-experimental design. The sampling technique used total sampling, with a total of 33 students as respondents. The study was conducted on March 10, 2025 using a questionnaire instrument. The results showed that before being given education, all students (33 people) had a low level of knowledge. However, after receiving education, all respondents experienced a significant increase in knowledge into the good category. Based on the results of the hypothesis test, a p value of 0.000 (<0.05) was obtained, which indicates that H₀ is rejected and Hₐ is accepted. Thus, it can be concluded that first aid education has a significant effect on increasing students' knowledge about work accidents.
The Relationship Between Knowledge Level And Parity With Early Mobilization Activities In Post-Caesarean Section Patients At Teungku Fakinah Hospital, Banda Aceh Putri Raihan, Putri Raihan; Eridha Putra; Ully Muzakir; Reka Julia Utama; Maulida
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/b39g7b15

Abstract

Lack of knowledge about early mobilization and lack of experience in childbirth causes mothers not to do early mobilization after post-cesarean section which can impact the wound healing process. So the problem in this study is the relationship between the level of knowledge and parity with early mobilization activities in post-cesarean section patients. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and parity with early mobilization activities in post-cesarean section patients. The type of research used is quantitative research using a cross-sectional design. The sample collection technique used is Probability Sampling, namely stratified random sampling, obtained a sample of 75 respondents. The study was conducted by distributing questionnaires. Based on this study, the early mobilization variable shows that most of the respondents did early mobilization as many as 54 respondents (72.00%) in the knowledge variable shows that most respondents have a good level of knowledge as many as 44 respondents (58.67%) and the parity variable shows that almost half of the respondents are in multiparity parity as many as 40 respondents (53.33%) and very few in Grande Multipara parity as many as 2 respondents (2.67%). The results of the hypothesis test showed that at the level of knowledge obtained a P value = 0.000 < 0.05 and early mobilization activities obtained a P value = 0.001 < 0.05 so that Ho was rejected and Ha was accepted. It can be concluded that there is a relationship between the level of knowledge and parity with early mobilization activities in post-cesarean section mothers. Based on this study, it is recommended that post-CS patients can increase their knowledge and be given more intensive education about the importance of early mobilization, as well as be given psychological support to overcome fear or discomfort that may be experienced. In addition, it is also necessary to increase collaboration between medical personnel and patients in the planning and implementation of early mobilization. Keywords: Knowledge, Parity, Early Mobilization Activities, Caesarean Section   Kata kunci: pengetahuan, paritas, aktivitas mobilisasi dini, operasi caesar
The Effect Of Ginger Water Brewing On Overcoming Emesis Gravidarum In  The Working Area Of The Baiturrahman Community Health Center  In Banda Aceh City Silvi Savira; Maulida; Ully Muzakir; Gadis Halizasia; Eridha Putra
Teewan Journal Solutions Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/q72myb79

Abstract

Emesis gravidarum is a common symptom ranging from discomfort to prolonged vomiting, affecting approximately 50-60% of pregnant women. The potential impacts of emesis gravidarum on pregnant women include decreased appetite, which can lead to malnutrition and dehydration, which can be dangerous for both mother and fetus. Data from the Baiturrahman Community Health Center in Banda Aceh City indicates that in 2024, 187 pregnant women (85.7%) experienced emesis gravidarum. The purpose of this study was to determine the effect of ginger water infusion on the management of emesis gravidarum in the Baiturrahman Community Health Center's working area in Banda Aceh City in 2025. The research method used was a quasi-experimental one-group pretest-posttest approach with a purposive sampling technique with a sample size of 30 pregnant women with emesis gravidarum in the Baiturrahman Community Health Center Work Area, Banda Aceh City. The time of this research was conducted on April 22 to May 8, 2025 with univariate and bivariate analysis with paired t-test. The results showed that before giving ginger, most of them experienced emesis gravidarum in the moderate category, namely 23 people (76.7%), while after giving ginger, most of them experienced emesis gravidarum in the mild category, namely 25 people (83.3%). Before being given ginger water infusion, the average emesis gravidarum score was 8.43, while after being given ginger water infusion, the average score became 4.73 with a decrease of 3.70 and a p-value of 0.000 < 0.05, so there is an effect of giving ginger water infusion on emesis gravidarum. It is hoped that health workers will implement the administration of ginger water as a complementary therapy in treating emesis gravidarum and also provide counseling about the benefits of ginger water for pregnant women.