Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Kampanye Pencegahan Covid-19 Dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Di Tengah Pandemi Corona Agustinus; Priyanto; Eva; Hifzhan; Bhetaria
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah virus COVID-19 yang terjadi di Indonesia saat ini, mengakibatkan seluruh masyarakat Indonesia harus menerapkan physical distancing dalam semua kegiatan. Namun kesadaran masyarakat tentang pencegahan Pandemi Corona ini belum secara merata di ketahui / masih abai. Sehingga selalu ada peningkatan jumlah orang terinfeksi virus ini. Di tengah Pandemi Covid-19 seperti sekarang, tetap di rumah adalah opsi terbaik untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Untuk itu perlu kampanye yang masif guna “Mencegah Covid-19” dengan 12 (dua belas) spanduk yang komunikatif di tengah-tengah masyarakat” sejak 1 September 2020. Demikian pula akibat atau dampak wabah virus ini, terhadap Angka pengangguran diperkirakan melonjak. Kemungkinan akan ada 25 juta pengangguran akibat kegiatan usaha terhenti dan tidak ada pekerjaan untuk buruh bebas. Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, boleh dibilang sudah menjadi kota dengan permasalahan yang cukup kompleks. Kelurahan ini secara fisik cukup padat, baik bangunan maupun jumlah penduduknya. Kelurahan Nambangan Kidul menempati lahan seluas 102,864 hektar yang dihuni oleh 9.728 jiwa atau 2.728 KK. Mereka tersebar di 46 RT dan 15 RW. Diperkirakan dampak pandemi ini ada kenaikan, sampai berkisar 32% KK warga masuk kategori warga miskin atau 873 KK. Pemberdayaan akibat terdampak Covid-19 adalah upaya untuk membangun daya dengan mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimilikinya serta berupaya untuk mengembangkan diri dan keluarga di tengah Pandemi Corona ini. Menggali, memanfaatkan dan mengembangkan usaha produktif terutama bagi masyarakat terdampak Covid-19 umumnya khususnya para wanita, dengan cara membuat suatu ekonomi produktif melalui “Pelatihan Mengolah Ikan Lele Kekinian“ pada 10 September 2020. Mendampingi peserta dengan cara demontrasi memasak/mengolah ikan dan memberikan pelatihan tutorial dalam FlascDisch yang berupa vidio/film. 20 orang peserta dari unsur RW/UMKM/PKK diberikan instruksi mengenai tahapan pengolahan dan penanganan pasca pengolahan dan penjualan.
An Analysis of English Language Acquitition By Trader in Kuta Beach : An Ethnography Approach Eva; Diha, Hamjah; Putraidi, Karyawan
REFORM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya Vol. 6 No. 02 (2023): REFORM : Jurnal Pendidikan, Sosial, & Budaya
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/reform.v6i02.96

Abstract

In the era of globalization and technological progress will certainly encourage qualified the human resources, have the competitiveness that will be able to enter in various fields of business, business or other work that one of them is the field of tourism. In this study, the writer use the type of qualitative research with the approach ethnography. According to Arif (2013). That Ethnography is one of many approaches in qualitative research. In Greek terms, ethnos, meaning society, race or a cultural group, ethnography means a science that explains the way people live. Technique of colectin data they are observations, Interview, Documentations, and The Voice Recorder. Techniques of Analysis Data they are Data Collection (Data Collection), Data Reduction, Display Data, and Conclusion and Verification (Conclusion: Drawing / verifying). Based on the results of data analysis conducted by researcher, research on the process of acquiring a second language on existing traders in coastal areas Kuta. Researcher can conclude that the second language acquisition on the beach traders Kuta is through several processes, namely: traders who have a formal education base in obtaining a second language, such as Following Course Institution, high school and second language that can be through lectures. and traders who do not have a formal school education background get a second language through Listening, Remembering and Imitating, and experience directly (interact)
Pengadaan Dan Pengeluaran Obat Tradisional Di Apotek K-24 Kiaracondong Bandung Eva; Tantri; Cantika
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.303

Abstract

Pengadaan merupakan kegiatan yang dimaksud untuk merealisasikan perencanaan kebutuhan. Tahap pengadaan merupakan tahapan yang penting karena faktor pengadaan obat yang tidak tepat, belum efektif dan kurang efisien dapat berakibat kepada tidak terpenuhinya kebutuhan obat-obat. Obat Tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan galenik atau campruran dari bahan-bahan tersebut, yang secara tradisional telah digunakan sebagai pengobatan berdasarkan pengalaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengadaan dan pengeluaran obat tradisional di Apotek K24 Kiaraconcong. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang menggambarkan pengadaan dan pengeluaran obat tradisional di Apotek K24 Kiaracondong Bandung. Teknik pengambilan data yang dilakukan dengan cara observasi menggunakan alat checklist observasi dan wawancara menggunakan alat pedoman wawancara kepada Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadaan di apotek k24 kiaracondong sudah sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) Apotek K24 Kiaracondong. Pengeluaran tertinggi obat tradisional yaitu sediaan tolak angin sedangkan pengeluaran terkecil obat tradisional yang ada pada Apotek K24 Kiaracondong adalah entrostop herbal.
STRATEGI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) DALAM MENYALURKAN DANA ZAKAT, INFAK, SEDEKAH (ZIS) DI BIDANG PENDIDIKAN KECAMATAN SAMBAS KABUPATEN SAMBAS EVA; Neli; Sulastri
Cross-Border Journal of Business Management Vol. 5 No. 2 (2025): Cross-Border Journal of Business Management
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the Strategy of the National Zakat Amil Agency (BAZNAS) in channeling Zakat Infaq and Alms (ZIS) funds for education is very important for children to study at a higer level, but there are still many children who are less able to do so. Continuing education due to family economic factors. So that way BAZNAS created a superior program. This program focuses on school children who are less able to complete school. The National Zakat Amil Agency (BAZNAS) provides assistance in the form of school supplies that they need, starting from money, bags,pens,books, pencils and other school supplies. The aim of this research is to determine the strategy of the National Zakat Amil Agency (BAZNAS) in distributing zakat, infaq and alms funds in the education sector of Sambas District, Sambas Regency. Apart from that, it is also to find out what are the inhibiting factors in distributing zakat, infaq and alms funds in the education sector of Sambas District, Sambas Regency. This type of research is field research, using a qualitative descriptive approach. The data collection technique used was through observation interviews and documentation based on existing sources in the field related to this research. The results of this research conclude that BAZNAS strategy in distributing zakat, infaq and alms funds in the education sector in Sambas District has been running well, although sector in Sambas District has been running well, although it is not optimal. BAZNAS strategy in distributing zakat, infaq and alms funds in the education sector in Sambas District is to collaborate with schools. And institution related to the process of distributing ZIS funds in the education sector. There are 3 programs in the Sambas Regency BAZNAS program, namely education, health and house renovation programs. ZIS funds are collected by BAZNAS and distributed to 8 (eight) Asnaf, namely the Poor, Poor Amilin, Muallaf, Gharimin, Riqab, Fisabilillah and Ibnu Sabil. One form of responsibility is by channeling the zakat funds that have been collected to help reduce educational costs for people in need.
GAYA KONSUMSI DAN PERILAKU KONSUMEN GENERASI Z DI FOOD COURD AL MADINAH SURABAYA Eva; Aminatuz Zuhroh; Abel Maulid Kurniawan; Moh. Ilham
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 01 (2024): APRIL 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to investigate the consumption styles and consumer behavior of Generation Z at the Al Madinah Surabaya Food Court. Generation Z, which is a group of consumers born in the mid-1990s to early 2010s, has unique consumption characteristics and preferences that can influence food choices and shopping decisions in food court environments. This study uses a qualitative approach with in-depth interviews and participant observation as data collection methods. This research was conducted in Surabaya in the first to third week of October. Qualitative methods were used with 6 respondents in in-depth interviews (virtual and live based). The research results show that the lifestyle and behavior phenomenon of Gen Z consumers at the Al-Madinah food court develops from culture, needs and price factors. Gen Z as customers at the food court experience emotional satisfaction. Gen Z's activities, behavior and lifestyle are channeled through the AIO (Activity, Interest, Opinion) lifestyle dimensions in the food court. The suggestion for the Al-Madinah food court is that it must innovate so that it has unique characteristics. Innovation can be expressed in the decoration of the place and also dare to release new menu variants that are interesting, unique but also worth having. This effort focuses on providing emotional satisfaction to Gen Z. Following trends is also very necessary considering that Gen Z has the characteristic of liking challenges and going viral.
Inovasi Sosis Ayam Kentang Cipot (Chicken Potato) dengan Penambahan Kemasan kolagen Sapi Hastuti, Arti; Setiawati, Mira Afrilia; Zalfa, Detya; Eva; Anggara, Angriawan
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22093

Abstract

Inovasi produk Sosis Ayam Kentang CIPOT (Chicken Potato) dikembangkan dengan penambahan potongan kentang sebagai bahan pengisi untuk meningkatkan nilai gizi (karbohidrat kompleks dan serat) serta memperbaiki kualitas fisik sosis. Penelitian ini yang mengambil 30 mahasiswa sebagai responden menggunakan uji hedonik dan uji sensori untuk menilai atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa semua atribut hedonik valid, dan instrumen yang digunakan reliabel. Sementara itu, pada uji sensori, hanya atribut rasa dan tekstur yang dinyatakan valid, meskipun reliabilitasnya masih kurang memuaskan. Analisis regresi linier sederhana, uji T, dan uji F mengonfirmasi bahwa penilaian sensori berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesukaan konsumen (hedonik), dengan variabel sensori menjelaskan 14,8% variasi kesukaan konsumen.
Aplikasi Tepung Mocaf dalam Produk Bakery Bebas Gluten Rahma, Aulia Nur; Eva; Jannah, Siti Zainabul; Jumiono, Aji
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22138

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi aplikasi tepung mocaf (modified cassava flour) sebagai bahan alternatif bebas gluten pada produk bakery melalui studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa proses fermentasi mikroba pada pembuatan mocaf meningkatkan modifikasi pati, kemampuan mengikat air, elastisitas adonan, dan menurunkan kadar sianida alami. Mocaf mampu menggantikan tepung terigu sebagian maupun seluruhnya pada roti manis, cake, dan cookies dengan hasil sensori dan gizi yang baik. Penambahan bahan alami seperti daun binahong, tepung porang, dan whey protein dapat meningkatkan aktivitas antioksidan, kandungan serat, serta kadar protein. Secara industri, mocaf berpotensi besar mendukung kemandirian pangan nasional melalui pemanfaatan singkong yang melimpah dan proses produksi yang sederhana. Meskipun demikian, tantangan formulasi masih ada terutama dalam mencapai volume dan tekstur produk yang sebanding dengan tepung terigu. Secara keseluruhan, mocaf merupakan alternatif bahan yang berkelanjutan dan fungsional untuk pengembangan produk bakery bebas gluten yang bergizi, dapat diterima konsumen, serta mendukung kemandirian pangan nasional.
Pelatihan Menghadapi Ujian Remedial Mata Kuliah Akuntansi Biaya 1 Prodi D-III Akuntansi Politeknik Negeri Medan Naibaho , Dameria; Simbolon , Bernadetta Anita Jerry; Simanjuntak , Darmawati; Arlina; Eva
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2: DESEMBER 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi ujian remedial, mengingat kurangnya persiapan sering menjadi kendala utama. Fokus kegiatan adalah mahasiswa semester 2 Program Studi D-3 Akuntansi Politeknik Negeri Medan yang tidak lulus mata kuliah Akuntansi Biaya 1. Upaya ini krusial karena kegagalan pada tahap remedial berisiko menyebabkan mahasiswa terkena sanksi Drop-Out (DO). Metode yang digunakan adalah penyuluhan dalam bentuk pelatihan daring. Evaluasi dilakukan melalui pre-test sebelum pelatihan untuk mengukur pengetahuan awal, serta post-test setelah pelatihan untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai strategi menghadapi remedial. Data dianalisis secara deskriptif guna memberikan gambaran rinci mengenai perubahan pengetahuan peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap strategi yang diperlukan dalam menghadapi ujian remedial. Hasil positif ini mengindikasikan bahwa metode penyuluhan daring efektif memberikan manfaat signifikan dalam membantu mahasiswa mempersiapkan diri secara mental maupun materi, sehingga diharapkan dapat meminimalisir risiko ketidaklulusan pada tahap evaluasi selanjutnya.
Pengaruh Inflasi dan Suku Bunga terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan Eva; Nurmin; Haekal Yunus, Muh; Sahabuddin, Dewi Hardiyanti; Magnus A.M; Pratama, Rahmat Putra
Movere Journal Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tri Dharma Nusantara Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53654/mv.v8i1.656

Abstract

The objectives of this study were: 1) to determine the effect of inflation and interest rates on stock prices in banking companies, 2) to determine the effect of interest rates on stock prices in banking companies, and 3) to determine the effect of interest rates on stock prices in banking companies. This study was conducted by collecting secondary data in the form of financial reports of banking companies, inflation data, and data on Bank Indonesia interest rates. The results of the study indicate that: 1) inflation does not significantly affect stock prices in banking companies. This is evidenced by the results of partial tests obtained a t-value of up to 0.559 < the t-table value of 1.968 and a significance of 0.577 > 0.05, 2) interest rates significantly affect stock prices in banking companies. This is evidenced by the results of partial tests obtained a t-value of 0.-1.997 < the t-table value of 1.968 and a significance of 0.047 > 0.05, and 3) inflation and interest rates do not significantly affect stock prices in banking companies. This is proven by a simultaneous test where the calculated f value is 2.013 which is greater than the f table value which is 3.04 and significant at 0.136 which is smaller than 0.05 with a percentage influence of 1.8%.
Kajian Kimia Pangan terhadap Kehilangan Vitamin Selama Proses Pengolahan Eva; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22897

Abstract

Proses pengolahan pangan memiliki peran penting dalam meningkatkan keamanan, daya simpan, dan mutu sensori bahan pangan, namun di sisi lain dapat menyebabkan penurunan kandungan vitamin akibat perubahan sifat kimia vitamin selama perlakuan pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kehilangan vitamin selama proses pengolahan pangan dari perspektif kimia pangan dengan menekankan hubungan antara sifat kimia vitamin dan kondisi pengolahan yang memicu degradasi vitamin. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif dan komparatif melalui analisis berbagai artikel ilmiah yang membahas karakteristik kimia vitamin, jenis proses pengolahan pangan, serta mekanisme kehilangan vitamin. Data dianalisis dengan mengelompokkan vitamin berdasarkan kelarutannya, yaitu vitamin larut air dan vitamin larut lemak, serta metode pengolahan yang memengaruhi stabilitasnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa vitamin larut air, khususnya vitamin C dan vitamin B kompleks, merupakan kelompok yang paling rentan mengalami kehilangan akibat pemanasan, perebusan, dan kontak dengan air melalui mekanisme oksidasi, degradasi termal, dan pelindian. Sementara itu, vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K lebih rentan mengalami degradasi selama pengolahan bersuhu tinggi, terutama penggorengan, akibat reaksi oksidasi lipid dan pembentukan radikal bebas. Perbedaan struktur molekul dan sifat kimia vitamin menjadi faktor utama yang menentukan stabilitas vitamin selama pengolahan pangan. Kajian ini menegaskan pentingnya pemahaman mekanisme kimia kehilangan vitamin sebagai dasar dalam pemilihan dan pengembangan metode pengolahan pangan yang mampu mempertahankan kualitas gizi dan nilai fungsional produk pangan.