Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Instrumen Penilaian Profil Pelajar Pancasila Aspek Akhlak Mulia dan Kreativitas di Sekolah Dasar Ni Ketut Ayu; I Gede Astawan; Made Vina Arie Paramita
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i3.6567

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan instrumen penilaian profil pelajar pancasila aspek akhlak mulia dan kreativitas untuk siswa sekolah dasar yang valid dan reliabel. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dan dilaksanakan dengan model RDR yang terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap research (studi pendahuluan), development (pengembangan), dan research (uji efektifitas produk). Teknik yang digunakan untuk menganalisis data pada uji validitas menggunakan rumus Gregory dan uji reliabilitas menggunakan rumus Percentage Of Agreement. Perhitungan validitas isi instrumen penilaian aspek akhlak mulia menunjukkan hasil 0,95 oleh ahli/pakar dan 1,00 oleh guru/praktisi dengan kriteria validitas sangat tinggi. Perhitungan validitas instrumen penilaian kreativitas menunjukkan hasil sebesar 1,00 oleh ahli/pakar dan guru/praktisi dengan kriteria validitas sangat tinggi. Hasil perhitungan reliabilitas pada instrumen penilaian akhlak mulia menunjukkan hasil sebesar 95% oleh ahli/pakar dan 100% oleh guru/praktisi sehingga instrumen dinyataan reliabel. Perhitungan instrumen kreativitas menunjukkan hasil sebesar 100% oleh kedua ahli/pakar dan kedua guru/praktkisi sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa instrumen penilaian profil pelajar pancasila aspek akhlak mulia dan kreativitas valid dan dapat diandalkan. Oleh karena itu, instrumen ini layak untuk digunakan untuk mengevaluasi karakter profil pelajar pancasila yang berkaitan dengan aspek akhlak mulia dan kreativitas siswa di sekolah dasar.
PELATIHAN PEMBUATAN BONEKA JARI AGAMA (BONJARMA) BAGI GURU RA ATH-THOORIQ SINGARAJA SEBAGAI UPAYA MENANAMKAN KARAKTER TOLERANSI BERAGAMA PADA ANAK USIA DINI Setyowahyudi, Rendy; Sari, Ni Made Dainivitri Sinta; Paramita, Made Vina Arie; Imamah, Nur; Indana, Nurul
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 6 (2024): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.6.400-406

Abstract

The issue of religious tolerance is currently being hotly discussed. Even the Ministry of Education, Culture, Research and Technology has listed it as one of the three major sins of education. The problem of religious tolerance is also felt at the PAUD level, including at RA Ath-Thooriq Singaraja. So far, teachers have had difficulty choosing the right way to teach religious tolerance to early childhood there. The purpose of this community service activity is to provide knowledge and skills to RA Ath-Thooriq Singaraja teachers in making religious finger puppets as an effort to instill a character of religious tolerance in early childhood. The method used in this community service activity is to hold training activities for 12 RA Ath-Thooriq Singaraja teachers. Data from the results of the activity were collected using interviews, observations and documentation in the form of photos of the activity. The results obtained were increased knowledge and skills of teachers in making religious finger puppets after this community service activity was carried out.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE-A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF (BENTUK,WARNA, UKURAN DAN POLA) PADA ANAK KELOMPOK B SEMESTER II TK GANESHA DENPASAR TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Made Vina Arie Paramita; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif (bentuk, warna, ukuran dan pola) saat diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe ¬make-a match pada anak kelompok B semester 2 TK Ganesha Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus tindakan. Subjek penelitian adalah 15 orang anak kelompok B semester 2 TK Ganesha Denpasar. Data penelitian tentang kemampuan kognitif dikumpulkan menggunakan metode observasi dan metode wawancara dengan instrumen lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif, metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kognitif dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make-a match mencapai 10.2%. Pada siklus I sebesar 70.5% yang berada pada kriteria sedang mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80.7% tergolong kriteria tinggi. Dengan demikian terjadi peningkatan kemampuan kognitif pada anak 10.2%.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make-a match dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada anak kelompok B TK Ganesha Denpasar.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make-A Match, Kemampuan Kognitif. This research aimed to determine the increase of cognitive ability (shape, color, size and pattern) when the implementation of cooperative learning type make-a match group B in the second semester of the child TK Ganesha Denpasar. This research is classroom action research (CAR) conducted two cycles of action. Subjects were 15 children in group B the second semester of TK Ganesha Denpasar. Data collected research on cognitive abilities using the methods of observation and interviews with the observation sheet instruments. Data were analyzed using descriptive statistical analysis methods, methods of qualitative and descriptive analysis of quantitative descriptive analysis. The results of the data analysis showed that an increase in cognitive abilities of the application of cooperative learning model make-a match reaches 10.2%. In the first cycle of 70.5% which is the criteria is experiencing an increase in cycle II to 80.7% classified as high criteria. Thus an increase in cognitive ability in children 10.2%.It can be concluded that the application of cooperative learning type make-a match can improve cognitive abilities group B in TK Ganesha Denpasar.keyword : Model of Cooperative Learning Make-A Match, Kognitive Abilities.
Bagaimana Literasi Dini dengan Cerita Sebelum Tidur? Sufiati, Vivi; Paramita, Made Vina Arie
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v9i1.32837

Abstract

Bercerita menjadi tradisi sejak jaman dahulu. Aktivitas bercerita dilakukan sebagai pengantar tidur. Bercerita dipercaya menstimulasi perkembangan literasi anak. Namun, tidak semua ibu memiliki ketrampilan bercerita. Situasi lelah ibu setelah seharian bekerja mengurangi performa dalam bercerita. Hal ini memunculkan pertanyaan bagaimana bercerita sebelum tidur bisa mengembangkan literasi anak dan apa buktinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pengembangan literasi dini dengan cerita sebelum tidur. Penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian adalah 15 ibu peserta Kuliah Whatsaap Memahami Anak Melalui Cerita yang memiliki anak usia 2-6 tahun dan melakukan pembiasaan bercerita sebelum tidur. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, data display, dan kesimpulan serta verivikasi. Hasil penelitian menemukan rutinitas bercerita dilakukan dengan tahapan pra bercerita dan saat bercerita. Pra bercerita dimulai dari membersihkan diri, berdoa dan memilih media serta tema cerita. Kegiatan bercerita dilakukan dari pengantar cerita, penggunaan media bercerita, penguasaan cerita, komunikasi isi cerita, dan memberi kesempatan anak bercerita. Dari rutinitas bercerita maka akan terdapat stimulasi perkembangan literasi yang diperoleh antara lain literasi informasi, visual, lisan, dan literasi terhadap teks tertulis. kesulitan menyajikan cerita dengan menarik. Kesimpulan menemukan ibu melakukan rutinitas bercerita sebelum tidur dengan persiapan pra bercerita dan bercerita dengan melibatkan anak untuk menstimulasi literasi anak.
HTML-Based Interactive Crossword Puzzles for Science Learning Content in Elementary School Saskara BG, I Wayan Tirta; Margunayasa, I Gede; Paramita, Made Vina Arie
Mimbar Ilmu Vol. 29 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v29i1.68773

Abstract

The less-than-optimal use of technology in implementing learning impacts learning media becoming less interactive and less varied. This research aims to develop HTML-based interactive crossword media, especially science content theme 6 subtheme 1 class V. This research includes a type of development using the ADDIE model, and its implementation is limited to the development stage only. The subject of this research is interactive crossword puzzle learning media. The data collection method and instrument used was a questionnaire. Quantitative and qualitative descriptive analysis is used as a data analysis technique. The research results show that the validity of interactive crossword puzzles by qualified material experts is very good. The results of the practicality of crossword puzzle media by teachers obtained practical criteria, individual students obtained practical criteria, and small groups of students obtained practical criteria. Thus, the novel learning media in the form of HTML-based interactive crossword puzzles on science content theme 6 subtheme 1 class V is feasible and practical. This research implies that it can be used as an interactive learning media option that utilizes technology in schools to improve and determine students' understanding of the material provided.
Pelatihan Keterampilan Pengasuhan bagi Orang Tua untuk Mendukung Kesiapan Bersekolah Anak Usia Dini ke Jenjang SD Ujianti, Putu Rahayu; Antara, Putu Aditya; Paramita, Made Vina Arie; Dewi, Putu Sri Darma
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v6i4.54072

Abstract

Kesiapan sekolah memiliki peranan penting bagi anak dimana salah satunya adalah terkait prestasi sekolah nantinya. Tiap-tiap anak memiliki kemampuan yang berbeda khususnya terkait dengan kesiapan sekolah, karena faktor lingkungan juga ikut berperan dalam perkembangan anak. Akan tetapi, keluarga dalam hal ini orang tua masih kurang dalam keterampilan dan pemahaman untuk menumbuhkan kesiapan bersekolah anak ke jenjang SD. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengatasi masalah tersebut dengan memberikan pelatihan keterampilan parenting dalam mempersiapkan anak menuju jenjang sekolah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan bentuk kegiatannya menggunakan metode ceramah terkait dengan materi secara teoritis serta pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menyasar orang tua yang akan dikenalkan mengenai konsep kesiapan bersekolah, masa transisi anak dari TK ke SD, dan langkah-langkah dalam pengasuhan. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menyatakan bahwa orang tua mampu melakukan asesmen sederhana terhadap anak mereka. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu mengatasi segala permasalahan parenting bagi orang tua dalam melewati masa transisi belajar dari TK ke SD.
Improving Scientific Literacy of Elementary School Students through Problem-Based Learning Model with Balinese Local Wisdom Ni Luh Dina Restiani; I Gede Margunayasa; Made Vina Arie Paramita
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v7i4.62080

Abstract

Students' scientific literacy in elementary school is currently low. This is due to the implementation of the learning process that was not in accordance with the purpose of science learning and the implementation of learning still tends to be teacher-centered. Students have not been able to use their science knowledge to solve the problems that related to daily life. The purpose of this research was to analyze the effect of problem-based learning model with Balinese local wisdom on students' scientific literacy. The type of this research was quasi-experimental research. The population of this research were fifth grade of elementary school students. The research sample was selected by using random sampling with a total sample size of 55 students. Data were collected by test method. The instrument that used to collect data was scientific literacy test. The steps of data analysis were data description, prerequisite analysis test, and hypothesis testing. The study result showed significant differences in students' scientific literacy between groups of students who were taught with problem-based learning model with Balinese local wisdom and conventional learning model. Scientific literacy in students who learn with problem-based learning model with Balinese local wisdom are higher than students who learn with conventional learning model. This research implies that problem-based learning model with Balinese local wisdom can be used by teacher in learning to improve scientific literacy in students.
Interactive Multimedia Based on Local Wisdom “Ngusaba Tipat” to Improves Science Learning Outcomes of Grade IV Elementary School Students Ayuni, Ni Kadek Risq; Kristiantari, Maria Goreti Rini; Paramita, Made Vina Arie
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v5i1.91633

Abstract

Low student learning outcomes in the Science and Social Studies (IPAS) subject remain a challenge in elementary education. One contributing factor is the lack of innovative learning media to support students' engagement and improve learning achievements effectively. This study aims to analyze the instructional design, assess the feasibility, and evaluate the effectiveness of interactive multimedia based on local wisdom “Ngusaba Tipat” in improving elementary school students’ IPAS learning outcomes. The research employed a development research design using the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The study involved subject matter experts, instructional design experts, media experts, teachers, a principal, and 28 fourth-grade students. Data were collected through observations, interviews, questionnaires, and learning outcome tests. Data analysis techniques included descriptive qualitative, descriptive quantitative, and independent sample t-test. The results indicated that the developed interactive multimedia achieved a very good feasibility score in all expert reviews and practicality tests. Furthermore, the effectiveness test showed that the tvalue = 3.332 was higher than the ttable = 1.711 at a 5% significance level, indicating that the multimedia was effective in improving students’ learning outcomes. These findings suggest that integrating local wisdom into digital learning media can serve as an alternative culturally-based learning strategy in elementary education.
Pengembangan Accordion Book Berbantuan AR Pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Kelas V SD Komang Anggie Triana Dewi; I Gede Margunayasa; Made Vina Arie Paramita
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1106

Abstract

Perkembangan teknologi dalam bidang pendidikan menuntut inovasi media pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas dan daya tarik pembelajaran di sekolah dasar. Namun, pada praktiknya pembelajaran IPAS masih didominasi penggunaan buku teks dan penjelasan verbal, sehingga konsep abstrak seperti sistem pernapasan manusia sulit dipahami siswa dan berdampak pada rendahnya minat belajar. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengembangan media pembelajaran yang lebih interaktif, visual, serta memanfaatkan teknologi digital agar membantu siswa memahami materi secara lebih konkret. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Accordion Book berbantuan AR yang valid, praktis, dan efektif meningkatkan minat belajar siswa kelas V SDN 1 Anturan pada materi sistem pernapasan manusia. Metode penelitian yang digunakan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas V. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respon guru dan siswa untuk mengukur kepraktisan, serta angket pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan media yang dikembangkan memperoleh kategori sangat valid, dengan skor rata-rata 3,8 dari ahli materi dan 3,87 dari ahli media. Hasil uji kepraktisan menunjukkan media berada pada kategori sangat praktis berdasarkan respon guru dan siswa. Sementara itu, hasil uji efektivitas menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dengan peningkatan rata-rata minat belajar sebesar 18,250 poin setelah penggunaan media. Dengan demikian, media Accordion Book berbantuan AR dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Educational Play Tools (APE) to Provide Understanding of the Dangers of Excess Sugar Consumption in Early Childhood Rendy Setyowahyudi; Ni Putu Vivin Indrawati; Sumiati; Made Vina Arie Paramita
International Journal of Community Service Learning Vol. 10 No. 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v10i1.103628

Abstract

Kidney failure cases requiring dialysis at an early age are common, and the number of cases continues to rise. One of the main causes is excessive sugar consumption from an early age. The purpose of this activity is to increase the knowledge of parents and kindergarten teachers in Cluster V, Buleleng District, regarding the dangers of excessive sugar consumption, as well as to improve the skills of kindergarten teachers in Cluster V, Buleleng District, in creating and using learning media in the form of educational games that can be used to educate and prevent excessive sugar consumption in early childhood. This community service activity was carried out in five stages: socialization, training, technology implementation, mentoring, and program sustainability. The activity was carried out by targeting kindergarten teachers in Cluster V, Buleleng District, which consists of six schools. Evaluation was carried out through four methods: tests, interviews, observation, and documentation. The results obtained from the tests, interviews, and documentation showed understanding and the ability to create educational games during the training. The results of observations conducted during the mentoring showed that teachers were able to apply educational games to students in their institutions to educate children about the dangers of excessive sugar consumption. This community service activity concludes that there is an increase in the knowledge and skills of kindergarten teachers in Buleleng District V in making and using Educational Play Tools to educate early childhood about the dangers of excessive sugar consumption.