Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KEEFEKTIFAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 KELARA KABUPATEN JENEPONTO Iswari - Sahabuddin; Akmal Hamsa; Mayong Mayong
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 2, No 2 (2022): WAHANA LITERASI: Journal of Language, Literature, and Linguistics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v2i2.37482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengkaji hasil belajar menulis teks eksplanasi sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran problem based learning; (2) mengkaji hasil belajar menulis teks eksplanasi sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran project based learning; (3) membuktikan keefektifan model pembelajaran problem based learning dan model pembelajaran project based learning dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kelara Kabupaten Jeneponto, menggunakan metode kuantitatif, dengan desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design. Variabel dalam penelitian ini ada dua, yaitu variabel bebas yang berupa model pembelajaran dan variabel terikat berupa keterampilan menulis teks eksplanasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model project based learning hampir sama efektifnya dengan model problem based learning dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kelara Kabupaten Jeneponto. Hal tersebut dibuktikan dengan uji-t diketahui perolehan thitung lebih kecil ttabel (0,867<2,042) atau p-value > 0,05 (0526 > 0,05). 
Literasi Digital: Tingkat dan Keandalan Sumber Referensi Mahasiswa dalam Menulis Esai Akademik Abdul Haliq; Akmal Hamsa
GERAM: Gerakan Aktif Menulis Vol. 9 No. 2 (2021): GERAM: Gerakan Aktif Menulis
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2021.vol9(2).7564

Abstract

This study aims to describe the level of digital literacy and the reliability of reference sources for student academic essays. The research uses a quantitative approach with quantitative descriptive research. This research was conducted on 32 students of the UNM Language and Literature Education Study Program which were obtained using purposive sampling technique. Collecting data using questionnaires, documentation, and interviews. The data analysis technique used quantitative descriptive analysis using presentation techniques. The results showed that the digital literacy level of students in general was in the very high category and the reference sources for student academic essays generally came from credible and trusted sources. This means that students have excellent digital literacy skills and are used in learning to write academic essays online by using various technological devices and applications on the internet that support the learning process.
Pendampingan Penerapan Model Pembelajaran Kecerdasan Majemuk bagi Guru di SMA 16 Bone Akmal Hamsa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Vol. 2 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/jpmis.v2i4.750

Abstract

Teachers are required to have the ability to use various methods or combine several relevant methods so that they are able to integrate the development of students' multi-intelligences in the learning process. Based on the results of observations, information was obtained from the school that they experienced several problems in the teaching and learning process, namely that teachers in the classroom learning process were still classical, teachers had never received training in multiple intelligences learning models, while on the other hand students were required to be creative in developing knowledge in the learning process. This assistance is intended to improve teachers' abilities in implementing effective learning models by implementing multiple intelligence learning models which can be used as fun learning models in the classroom. This assistance aims to provide understanding to high school teachers about effective learning by implementing the multiple intelligence learning model, increasing the ability of high school teachers in planning, implementing and evaluating using the multiple intelligence learning model, implementing this learning model in high school according to the conditions and potential of students. The methods used include lecture, question and answer, discussion, practice and assignment methods.
ANALISIS PENGGUNAAN KLAUSA DALAM RUBRIK OPINI PADA SURAT KABAR HARIAN TRIBUN TIMUR MAKASSAR Amalia, Rezki; Akmal Hamsa; Saleh, Muhammad
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v1i1.27

Abstract

Abstrak: Hasil penelitian ini menunjukkan, Pertama jenis klausa yang digunakan dalam rubrik opini pada surat kabar Harian Tribun Timur Makassar, yaitu: berdasarkan struktur internalnya yang meliputi: klausa lengkap; susun biasa, susun balik, dan klausa tak lengkap; berdasarkan ada tidaknya unsur negasi pada predikat yang meliputi: klausa positif dan klausa negatif; berdasarkan kategori pengisi fungsi predikat yang meliputi: klausa nominal, klausa verbal (klausa verbal adjektiva, klausa verbal intransitif, klausa verbal aktif, dan klausa verbal pasif), klausa bilangan, dan klausa depan. Kedua bentuk kesalahan klausa yang ditemukan dalam rubrik opini pada surat kabar Harian Tribun Timur Makassar yaitu penambahan preposisi di antara kata kerja dan objeknya pada klausa aktif, penambahan kata kerja bantu “adalah” dalam klausa ekuasional, pemisahan pelaku dan kata kerja dalam klausa pasif, penghilangan kata “oleh” dalam klausa pasif, penghilangan kata kerja dalam klausa intransitif, dan klausa rancu. Kata kunci: klausa, jenis-jenis klausa, kesalahan klausa, rubrik opini
Penggunaan Media Pembelajaran Podcast Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Nurwiwi Putri Armin; Akmal Hamsa
INDONESIAN LANGUAGE TEACHING & LITERATURE JOURNAL Vol. 3 No. 1 (2025): Indonesian Language Teaching & Literature Journal
Publisher : Study Program of Indonesian Language Education, Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve the ability to write poetry using Podcast learning media for students of class IX SMPN 27 Makassar. The sample was selected using simple random sampling technique so that the number of samples in this study was 32 students.  The research instrument used was a poetry writing test. The data analysis technique used in this research is descriptive statistics.  The results showed that in cycle I a total of 21 students scored below 65, while the number of students in cycle II in the low score category <65 decreased dramatically and the number of students in the higher score category <85 increased. These results show the success of Podcast media in improving students' ability to write poetry.
Kemampuan Mendeklamasikan Puisi Taufik Ismail, Siswa Kelas XII MIPA 1 MAN 1 Kota Makassar Lidia Lidia; Akmal Hamsa; Kembong Daeng
Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Vol. 3 No. 3 (2025): September : Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/perspektif.v3i3.2654

Abstract

This research aims to describe the ability to recite poetry by Taufik Ismail, a class XII student at MAN 1 Makassar City. The research method used is quantitative descriptive. The population in this study was all class XII MAN 1 Makassar City. The sample for this research was 35 people from class XII MIPA 1 using saturation sampling. Data collection techniques used declamation tests and observation sheets. The data analysis technique uses descriptive statistics. The results of this research show that Taufik Ismail's ability to recite poetry was declared capable with the average recapitulation classification score in the range of 70-84, namely 70.34. There were 4 students who got the very capable category with a score of 85-100 (12%), 18 students who got the capable category with a score of 70-84 (51%), 4 people (12%) who got the moderately capable category with a score of 60-69, 4 people (12%), the sample who got the less able category with a score of 50-59, 5 people (14%), and 4 people (11%) who got the less capable category with a score of 0-49. Students who get the very capable category and the capable category are categorized as capable. There were 22 students who received the capable category (63%) and 13 students who received the unable category (37%). So, it can be concluded that the ability to recite the Taufik Ismail poetry of class XII MAN 1 Makassar City students is categorized as capable.
Pengaruh Metode PQ4R terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Saltari, Saltari; Akmal Hamsa; Andi Agussalim Aj
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.2457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan mengkaji kemampuan membaca pemahaman sebelum menggunakan metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review (PQ4R) siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Barru, kemampuan membaca pemahaman sesudah menggunakan metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review (PQ4R) siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Barru dan membuktikan penggunaan metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review (PQ4R) terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Barru. Jenis penelitian ini adalah eksprimen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara teknik observasi, tes dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data metode PQ4R dalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan tes pilihan ganda sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan metode PQ4R.teknik analisi yang telah terkumpul berupa hasil tes, kemudian dianalisis untuk mengetahui kemampuan siswa dalam membaca pemahaman sebelum dan sesudah menggunakan metode PQ4R. Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh penggunaan metode PQ4R terhadap kemampuan membaca pemahaman maka hal ini dapat disimpulkan bahwa metode PQ4R sangat berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa VII SMP Negeri 2 Barru. Hasil test yang diperoleh sebelum menggunakan metode PQ4R menunjukkan nilai maksimal adalah 80 sudah termasuk kategori tercapai tetapi nilai minimal masih belum tercapai yaitu 35. Hasil test yang diperoleh sesudah menggunakan metode PQ4R menunjukkan nilai maksimal 90 sudah termasuk kategori berhasil. Nilai minimal adalah 70. Rata-rata perolehan dari keseluruhan nilai siswa menurun dari rata-rata hasil test adalah 80. penerapan metode PQ4R setidaknya telah memberi pengaruh pada nilai siswa Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial tersebut analisis mann-whitney pada Asymp. Sig. (2-tailed) menghasilkan nilai signifikan 0,000 lebih kecil dari nilai signifikan 0,05. Berdasarkan hasil ststistik inferensial pada uji mann-whitney, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yaitu terdapat pengaruh signifikan metode PQ4R terhadap hasil belajar membaca pemahaman Kelas VII SMP Negeri 2 Barru.
Analisis Makna Poster Karya Siswa Kelas X SMA Frater Makassar Maria Inviolata Tamur; Akmal Hamsa; Salam, Salam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.2804

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) makna konotasi dan referen (b) makna denotasi dan referen poster karya siswa kelas X SMA Frater Makassar. Penelitian ini dilakukan sejak bulan April hingga Mei 2023. Sumber data penelitian ini adalah poster karya siswa kelas X SMA Frater Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dengan berpedoman pada indikator pemilihan poster yang telah ditetapkan. Poster dianalisis melalui lima tahapan, yaitu (1) membaca data, (2) mereduksi data, (3) mengklasifikasikan data, (4) menginterpretasi data, dan (5) melaporkan data.Hasil temuan mengungkapkan terdapat sepuluh poster bermakna konotasi, lima diantaranya memiliki referen atau acuan dan lima posternya lagi tidak memiliki referen atau acuan. Selain itu, terdapat sembilan poster bermakna denotasi, lima diantaranya memiliki referen atau acuan dan empat diantaranya tidak memiliki referen atau acuan.
Kesalahan Penggunaan Kalimat Efektif pada Tajuk Rencana Harian Fajar Irna Munasirah; Akmal Hamsa; Salam, Salam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendetesiskan kesalahan penggunaan diksi kalimat efektif pada tajuk rencana harian Fajar. (2) Mendetesiskan kesalahan penggunaan struktur kalimat efektif pada tajuk rencana harian Fajar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Desain penelitian ini termasuk deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan kata-kata yang tidak sesuai dengan konteks kalimat efektif, sumber datanya dalah struktur kalimat yang tidak benar. Teknik pengumpulan data dilakukan pada kondisi alamiah (natural setting). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data dari tajuk rencana harian Fajar. Hasil yang di temukan pada kesalahan penggunaan diksi kalimat efektif pada tajuk rencana harian fajar dalam penelitian ini yakni adanya penggunaan kata yang bermakna tidak tepat sehingga menjadikan kalimat tidak baku. Kemudian terdapat kata ciptaan sendiri sehingga kalimat tidak efektif, dan yang terakhir yakni kesalahan dalam ejaan kata imbuhan, sehingga kata dalam tajuk rencana harian fajar kurang efektif ketika dibaca. Bentuk kesalahan penggunaan struktur kalimat efektif pada tajuk rencama harian fajar yakni penggunaan dua kata yang sama artinya dalam sebuah kalimat, penggunaan kata berlebih yang mengganggu struktur kalimat, Penggunaan imbuhan yang kacau, Penggunaan kata dengan struktur dan ejaan yang tidak baku dan pilihan kata yang tidak tepat.
Analisis Penggunaan Sapaan dalam Bahasa Mandar pada Masyarakat Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat Sahila, Sahila; Akmal Hamsa; Salam, Salam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4047

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada ruang lingkup jenis-jenis, penggunaan, dan juga fungsi sapaan diantaranya jenis sapaan pronomina persona, sapaan gelar, sapaan jabatan dan pangkat, sapaan kekerabatan, sapaan profesi, sapaan nama diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis sapaan, mengungkapkan penggunaan sapaan, dan mengungkapakan fungsi sapaan dalam bahasa Mandar diantaranya sapaan non kekerabatan dan juga sapaan kekerabatan dalam bahasa Mandar di Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat. Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil wawancara dan teks percakapan responde. Teknik pengumpulan data yang digunakan ada beberapa teknik yaitu, teknik cakap (rekam dan catat), teknik wawancara, dan teknik Simak (Simak libat cakap, Simak bebas cakap). Alat penelitian yang digunakan adalah daftar pertanyaan, instrumen pencatatan, alat tulis dan alat merekam. Hasil dari penelitian menyimpulkan terdapat 29 sapaan dalam bahasa Mandar yang diperoleh dari hasil wawancara dengan responden. Sapaan hubungan darah yang tergolong dalam sapaan keluarga inti dan keluarga besar terdapat 13 sapaan diluar sapaan kekerabatan (keturunan bangsawan) diantaranya sapaan kakek (kanne’), nenek (kanne’), bapak (kama’) ibu (kindo’), paman (amanaure), bibi (indonaure), kakak (kaka’), adik (kandi’), sepupu sekali (kali), sepupu duakali (pindu’), sepupu tiga kali (nama diri), cucu (appo). Kemudian sapaan kekerabatan (keturunan bangsawan) terdapat 4 sapaan diantaranya sapaan kakek ( kanne’ puang), nenek (nene’ amma’), ayah (puang), ibu (amma’). Sapaan pronomina persona terdapat 2 sapaan diantaranya orang kedua tunggal/ kamu (puang dan nama diri), orang kedua jamak/ kalian (I’o mie’). Sapaan gelar terdapat 6 sapaan diantaranya dokter (dotter), bidan (bu’ bidang), mantri ( pa’ mantari), ustadz (ustas), guru mengaji (annangguru), imam masjid (pua imang). Sapaan jabatan dan pangkat terdapat 3 sapaan diantaranya kepala desa (pa’ desa), kepala dusun (pa’ dusung), kepala adat (puang), camat ( pa’ cama’). Sapaan profesi terdapat 5 sapaan diantaranya petani (puang dan nama diri), nelayan (puang dan nama diri, tukang ojek (puang), tukang becak (puang), tukang batu (puang). Sapaan nama diri terdapat 2 sapaan diantaranya sapaan pengurangan huruf di awal contohnya nama Nuni menjadi Ni’, kedua penambahan huruf o diawal nama contohnya nama Mila menjadi o Mila. Kemudian juga terdapat beberapa fungsi diantaranya sebagai fungsi sapaan sebagai perhatian dengan lawan bicara seperti (denga orang lebih tua, dengan orang sebaya, dan dengan orang yang lebih muda), fungsi sebagai penghormatan dalam jabatan, fungsi sebagai penghormatan dalam profesi, fungsi sebagai penghormatan dalam gelar, fungsi sebagai penghormatan dan pengakuan, dan fungi sebagai keakraban atau kedekatan.