Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Evaluation study of the implementation of hospital health promotion Muhaimin Fansuri; Setiaji, Bambang; Karyus, Aila; Budiati, Endang; Rolia, Eva; Irawan, Hengki
CORE JOURNAL Volume 5, Issue 1, December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/corejournal.vi.47825

Abstract

There are many obstacles faced in the implementation of health promotion in hospitals. One of the main obstacles is the passive attitude of hospitals that only wait for patients to come without paying attention to the surrounding health aspects, which is an ancient function of hospitals in ancient times that functioned as curative and rehabilitative efforts. The services provided tend to be individual and do not consider the impact on society as a whole. In addition, the lack of competent resources in health promotion is also a problem because hospitals have little or no skilled manpower in this field. The use of purposive sampling in this study aims to find out how the implementation of Hospital Health Promotion that has been carried out by General Ahmad Yani Hospital is in line with the PKRS implementation standards set by Permenkes No. 44 of 2018. The informants used are key informants, main informants, and additional informants. Based on the formulation of the problem and the objectives of the study, the exposure to this data is grouped into four, namely: (1) data exposure regarding the implementation of standard I carried out by hospital employees, (2) implementation of standard II carried out by hospital employees, (3) implementation of standard III carried out by hospital employees, (4) implementation of standard IV carried out by hospital employees, These measures include the formation of a special team responsible for assessing the hospital's Human Resources (HR) and encouraging the hospital's human resources to conduct research related to PKRS. In addition, the hospital is expected to adopt the PKRS concept as stipulated in Permenkes No. 44 of 2018 by involving all relevant stakeholders.
Daycare Lansia Aisyiyah Sebagai Pusat Pemberdayaan Lansia di Kota Metro Rahayu, Sri Retnaning; Darmayanti, Elmira Febri; Rolia, Eva; Nasikah, Durotun; Ali, Karnila; Azzahra, Merissa; Sahputra, Bagus Surya; Pradipta, Reyhan Singgih; Amelia, Shinta; Ramadani, Nafa Wulan
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4492

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan DayCare Lansia Aisyiyah sebagai pusat pemberdayaan lanjut usia di Kota Metro. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia, termasuk di Kota Metro, yang membutuhkan perhatian khusus dalam aspek kesehatan, spiritual, sosial, dan ekonomi. Metode pelaksanaan pengabdian dibagi dalam dua tahap, yaitu tahap pra pelaksanaan yang mencakup survei lokasi, perancangan desain, serta pengadaan sarana, dan tahap pelaksanaan yang meliputi peningkatan fasilitas DayCare dan pelaksanaan program pemberdayaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada infrastruktur layanan lansia, seperti toilet ramah lansia, ruang ibadah, dan sarana pendukung lainnya. Program rutin seperti pengajian, pelatihan keterampilan, dan pemeriksaan kesehatan telah berjalan dengan baik dan mendapatkan respons positif dari peserta lansia. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan berbagai luaran seperti publikasi artikel ilmiah, video kegiatan, artikel media massa, dan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual. Dampak kegiatan terlihat pada meningkatnya kualitas hidup lansia, terciptanya interaksi sosial yang positif, serta keterlibatan aktif masyarakat dan akademisi dalam mendukung keberlanjutan program. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pengabdian yang dapat direplikasi di daerah lain, serta menjadi kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan memberdayakan bagi lansia.Kata kunci : Pemberdayaan lansia, layanan day care, kesehatan lansia, pengabdian masyarakat, Kota Metro. 
Penguatan Kewirausahaan Sosial dalam Pelaku UMKM: Integrasi Teknik Sipil dan Konseling untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam Japlani, Ardiansyah; Rolia, Eva; Faliyanti, Eva; Pranoto, Hadi; Dharmawan, Dharmawan; Rosid, Andiana; Norenza, Jessica; Pangestu, Aulia
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4300

Abstract

This community service program aimed to enhance the capacity of Small and Medium Enterprise (SME) actors in Kelurahan Iringmulyo, focusing on the development of social entrepreneurship based on natural resource management and clean water management. The program combined interdisciplinary expertise in social entrepreneurship, civil engineering (water management), and counseling to provide a holistic approach to capacity building. The activities included training on social entrepreneurship, practical techniques for sustainable water management, and counseling sessions aimed at improving teamwork and entrepreneurial motivation. A total of 15 participants from the local SME community were involved in the program. Pre- and post-test evaluations showed a significant increase in participants' understanding of social entrepreneurship and water management, with an average improvement of 35% and 40%, respectively. The counseling sessions also had a positive impact on the participants’ teamwork and motivation, with 85% of participants reporting increased confidence and a better understanding of the importance of collaboration in managing social enterprises. The program demonstrated positive results in empowering the participants by enhancing their entrepreneurial skills and providing them with the tools to manage natural resources efficiently. The ongoing mentoring and collaboration with external partners will ensure the sustainability of the knowledge and skills acquired during the program, contributing to the long-term development of the community. Overall, this initiative successfully equipped the SME actors with the necessary knowledge and motivation to manage socially impactful businesses and address local environmental challenges.
ANALISIS KONDISI DRAINASE TERHADAP KEJADIAN BANJIR DI KECAMATAN METRO TIMUR KOTA METRO hasanudin, rival; Rolia, Eva; prawati, eri
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2023): JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v4i1.3901

Abstract

Untuk dapat mengetahui seberapa besar debit air hujan yang masuk dalam drainse dan mengatuhi berapa tampungan drainase pada Kecamatan Yosorejo Metro Timur Kota Metro, ada bebrap tahap penelitian yang harus di lakukan dengan cara : survey lokasi untuk mengetahui berapa dimensi saluran dan mencari data stasiun hujan yang ada pada Keluraha Yosorejo Kecamatan Metro Timur Kota Metro, jika sudah mendapatkan data tersebut di lakukan perhitungan yang pertamaperhitungan hidrologi yang bermaksud untuk mengtahui intesitas hujan yang ada pada Kelurahan Yosorejo Kecamatan Metro Timur Kota Metro dan perhitungan drainase yang ada pada Kelurahan Yosorejo untuk mengetahui berapa debit drainase yang ada pada lokasi dan mengetahui seberapa besar debit hujan yang akan masuk pada drainase tersebut. Setelah perhitungan hidrologi dan perhitungan drainse selesai akan di ketahu bahwa intesnitas hujan pada Kelurahan Yosorejo dari analisi perhitungan curah hujan kala hujan 10 tahun bisa di simpulkan bahwa curah hujan tertinggi kala hujan di 10 tahun dengan angka sebesar 49.682 m3 jika dengan jarak waktu perjam terdapat hujan tertinggi pada 9 jam sebesar 19.703 m3 dan dari analisis perhitungan drainase kita mengetahu debit paling besar debit pada drainase ya itu 5.739 m3 dan terkecil adalah 0.0006 di 44 ruas yang ada pada kelurahan Yosorejo Kecamatan Metro Timur Kota Metro
Pemberdayaan Ekonomi Melalui Kewirausahaan Berbasis Pertanian Dalam Mendorong Kemandirian Dan Kesejahteraan Masyarakat Arif Wibawa, Fajri; Rolia, Eva; Sutanto, Agus; Mellury, Deane; Wicaksono Wibowo, Dimas; Arum Meidawati, Dita; Dio Anggoro Indarsyah, Gilang; Dzaki Yaqiyuddin, Ahmad; Ferdiyansyah, Ilham
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5224

Abstract

Pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan berbasis pertanian, khususnya pembuatan keripik, merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di daerah pedesaan. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan berbasis pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, yaitu keripik, di Desa Rejoagung, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan kewirausahaan berbasis produk olahan pertanian ini telah berhasil meningkatkan pendapatan keluarga, memberdayakan perempuan, serta mengurangi ketergantungan pada sektor pertanian yang rentan terhadap perubahan iklim dan musim. Selain itu, pelatihan kewirausahaan dan pemasaran digital juga berkontribusi dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk. Kesimpulannya, pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan di Desa Rejoagung, khususnya dalam produksi keripik, telah meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Namun, untuk memastikan keberlanjutan program, diperlukan penguatan kelembagaan dan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta.
STRENGTHENING FINANCIAL LITERACY FOR INDONESIAN MIGRANT WORKERS IN MALAYSIA: "A STRATEGY TOWARDS FINANCIAL INDEPENDENCE” Ali, Karnila; Dacholfany, Muhammad Ihsan; Fitriani, Fitriani; Darmayanti, Elmira Febri; Lelawati, Nina; Rolia, Eva
SINAR SANG SURYA Vol 10, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.4988

Abstract

Malaysia was the most frequently chosen country by Indonesian Migrant Workers (IMW) in 2024. Education on the importance of financial management for IMW is crucial. This is because the majority of IMW lack adequate knowledge of financial management. Observations through various media sources concluded that many IMW still lack adequate knowledge and understanding of financial literacy. This education is delivered through training aimed at teaching IMW the importance of financial planning. The materials provided include budgeting, saving, using digital financial applications and online banking services to facilitate transactions and money transfers, and investing, which are essential for effective personal financial management. Management Science University (MSU) Malaysia is a popular destination for Indonesians seeking further education and employment in the formal sector. According to MSU, approximately 200 Indonesian students are currently studying at MSU, with approximately 25 formal migrant workers employed on campus as lecturers and staff and informal workers around Shah Alam. This community service activity is an international collaboration between the Management Science University (MSU) Malaysia Lecturers and the Universitas Muhammadiyah Metro Lecturers. The community service activity takes the form of financial planning training, which is expected to equip Indonesian migrant workers (IMW) working around the MSU campus in Shah Alam with the knowledge necessary for proper financial management. Providing training and reinforcement regarding financial management and digital banking services will be effective in improving the financial literacy of formal and informal IMW working at MSU Malaysia campus and its surroundings.The implementation method for this training consists of four stages: planning, preparation, implementation, and evaluation. The short-term goal of this program is to successfully implement this community service activity, which is expected to serve as an alternative activity to strengthen the literacy of Indonesian migrant workers still working in MalaysiaKeywords: Training, Financial Literacy, Investment, Indonesian Migrant Workers
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bank Sampah Sebagai Strategi Pengelolaan Sampah Dan Peningkatan Ekonomi Rolia, Eva; Sutanto, Agus; Wibawa, Fajri Arif; Ramalida, Farida; Arifin, Faisal Nur; Angelita, Gita; Utami, Intan; Akbar Bayhaqi, Muhammad Fiqih; Putri, Herlisa Hafizah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2590

Abstract

Community empowerment through the Waste Bank program in Rejoagung Village aims to address waste management issues while creating environmentally based economic opportunities. This community service program aims to analyze the impact of the establishment of a Waste Bank on community economic empowerment, especially women, through processing waste into value-added products. The implementation method of the service is in 3 (three) stages: the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. The results of the service show that the Waste Bank program has succeeded in increasing community environmental awareness, strengthening institutional capacity, and providing economic opportunities through recycled products such as handicrafts. Training in technical, managerial, and product marketing skills also plays a role in increasing family income, especially for members of the Family Welfare Movement (PKK) and the Women's Farmers Group (KWT). In conclusion, the success of the Waste Bank program in Rejoagung Village shows great potential in environmentally based economic empowerment, but strengthening management and marketing capacity is needed to ensure the program's sustainability.ABSTRAKPemberdayaan masyarakat melalui program Bank Sampah di Desa Rejoagung bertujuan untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah sekaligus menciptakan peluang ekonomi berbasis lingkungan. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembentukan Bank Sampah terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan, melalui pengolahan sampah menjadi produk bernilai tambah. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program Bank Sampah berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta memberikan peluang ekonomi melalui produk daur ulang seperti kerajinan tangan. Pelatihan keterampilan teknis, manajerial, dan pemasaran produk turut berperan dalam meningkatkan pendapatan keluarga, terutama bagi anggota PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kesimpulannya, keberhasilan program Bank Sampah di Desa Rejoagung menunjukkan potensi besar dalam pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan, namun diperlukan penguatan kapasitas pengelolaan dan pemasaran untuk memastikan keberlanjutan program.