Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI KASUS: PELATIHAN KETERAMPILAN KALIGRAFI DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS GENERASI MUDA ISLAM DI TPA AL-MUKHAYYARAH Magfirah, Nurul; Nazira; Nurmala; Mirna ZK; M Hasbi
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v5i1.1399

Abstract

Generasi muda saat ini menunjukkan minat yang signifikan terhadap seni kaligrafi sebagai bentuk ekspresi kreatif dan juga sarana spiritual yang mendalam. Kaligrafi Islam adalah salah satu warisan budaya yang penting bagi umat Islam. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menyelidiki dampak pelatihan keterampilan kaligrafi terhadap kreativitas generasi muda Islam di TPA. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu metode ceramah dan pelatihan (workshop). Kegiatan metode ceramah dilakukan dengan pemberian motivasi dan materi, sedangkan metode pelatihan dilakukan dengan praktik secara langsung dan terbimbing. Workshop kaligrafi ini dilaksanakan selama empat pertemuan dan diikuti oleh santriwan dan santriwati TPA Al-Mukhayyah. Sebanyak 20 santri TPA dari berbagai usia dan latar belakang dilibatkan dalam pelatihan. Adapun materi pelatihan berkaitan dengan kaidah dan sejarah kaligrafi, pengenalan alat dan bahan, macam-macam jenis dan cabang kaligrafi, keindahan dan teknik warna, serta materi pendukung lainnya. Kreativitas sebelum dan setelah pelatihan dilihat berdasarkan hasil praktik penulisan kaligrafi yang dilakukan oleh santri. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat kreativitas santri setelah mengikuti pelatihan keterampilan kaligrafi. Hal ini terlihat dari gerak atau postur santri dalam memegang alat tulis (pensil kaligrafi), sudut penulisan (cara memposisikan kertas), serta hasil penulisan kaligrafi dari hari pertama hingga hari terakhir.
PENERAPAN PRINSIP AKUNTANSI DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN MASJID SEBAGAI BENTUK AKUNTABILITAS (Studi Kasus Masjid A-Rahmat Wuring) Nazira; Maria Diliana, Siktania
Accounting UNIPA - Jurnal Akuntansi Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Accounting UNIPA
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/accounting.v3i2.283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip akuntansi dalam pengelolaan keuangan Masjid Ar-Rahmat Wuring. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu analisis data kualitatif dimulai dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Masjid Ar-Rahmat Wuring telah menerapkan prinsip akuntansi syariah dalam pengelolaan keuangan Masjid sebagai bentuk akuntabilitas, yaitu prinsip-prinsip pertanggungjawaban, kebenaran, dan keadilan yang tertuang dalam Q.S Al-Baqarah ayat 282. Namun, dalam hal pertanggungjawaban pencatatan keuangan akuntansi secara umum, Masjid Ar-Rahmat Wuring belum menerapkan standar pencatatan laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK No. 401 tentang penyajian laporan keuangan Syariah.
Peran kritis kesehatan masyarakat dala membangun masyarakat yang berkelanjutan Nazira; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa; Kurnia, Reza
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/766sa584

Abstract

Kesehatan masyarakat memainkan peran kritis dalam upaya membangun masyarakat yang berkelanjutan. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, kesehatan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penanganan penyakit dan promosi kesehatan individu, tetapi juga mencakup aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan yang mendukung kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Namun, upaya ini tidak lepas dari tantangan dan hambatan yang kompleks, seperti ketimpangan akses, perubahan iklim, urbanisasi yang cepat, dan hambatan internal seperti kurangnya kesadaran akan pentingnya lingkungan dan kesehatan. Meskipun demikian, melalui pendekatan kolaboratif dan proaktif, kesehatan masyarakat dapat menjadi motor penggerak dalam membangun masyarakat yang berkelanjutan. Dengan memberikan pendidikan dan advokasi yang kuat, mengembangkan kebijakan yang berbasis bukti dan efektif, serta melaksanakan program-program kesehatan yang terintegrasi, kesehatan masyarakat dapat membantu menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.