Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Tinjauan Literatur: Pengaruh Cuci Tangan Pakai Sabun terhadap Pencegahan Diare pada Anak Usia Sekolah di Aceh Utara Khairuman, Khairuman; Muzhar, Fahmil; Nurdin, Ambia; Dinen, Kiki Asrifa; Fitria, Ully; Rahayu, Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1572

Abstract

The high number of diarrhea cases in school-age children is still a serious health problem in Indonesia, one of the main causes of which is poor handwashing habits. This study aims to determine the effect of handwashing behavior with soap on preventing diarrhea in school-age children. The method used is a literature review with article searches through three databases, namely Google Scholar, Science Direct, and PubMed. Article selection was carried out based on the PICOS framework with a focus on cross-sectional studies. Of the nine articles reviewed, eight of them stated a significant relationship between handwashing behavior with soap and a decrease in the incidence of diarrhea in school-age children. These results indicate that there is a significant relationship between handwashing behavior with soap and diarrhea prevention efforts. Therefore, it is recommended that further research expand search sources and use a more analytical PICOS study design to produce more in-depth and applicable findings.ABSTRAKTingginya kasus diare pada anak usia sekolah masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia, yang salah satu penyebab utamanya adalah kebiasaan mencuci tangan yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku cuci tangan pakai sabun terhadap pencegahan diare pada anak usia sekolah. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel melalui tiga basis data, yaitu Google Scholar, Science Direct, dan PubMed. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kerangka PICOS dengan fokus pada studi berdesain cross-sectional. Dari sembilan artikel yang dikaji, delapan di antaranya menyatakan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku cuci tangan pakai sabun dengan penurunan kejadian diare pada anak usia sekolah. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku mencuci tangan pakai sabun dan upaya pencegahan diare. Untuk itu, disarankan agar penelitian selanjutnya memperluas sumber pencarian dan menggunakan desain studi PICOS yang lebih analitik guna menghasilkan temuan yang lebih mendalam dan aplikatif.
Penyuluhan Pola Hidup Sehat dalam Pencegahan Tuberkulosis: Intervensi Edukasi di SMP 1 Kuta Makmur Aceh Utara Khairuman, Khairuman; Irama, Asep; Nurdin, Ambia; Dinen, Kiki Asrifa; Fitria, Ully; Rahayu, Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1574

Abstract

Improving students’ understanding of tuberculosis (TB) prevention and healthy lifestyles is essential in promoting early health awareness. This study aimed to evaluate the effectiveness of counseling using a quantitative method at SMP Negeri 1 Kuta Makmur. The intervention involved educational lectures and the distribution of pre-test and post-test questionnaires to student respondents. The counseling covered the definition of TB, its causes, modes of transmission, prevention strategies, and the importance of adopting a healthy lifestyle, such as maintaining personal hygiene, eating nutritious food, and exercising regularly. Pre-test results showed that only 26.7% of students had good knowledge of TB and healthy living. After the counseling session, this figure significantly increased to 86.7%. The 60% improvement indicates that the lecture method was effective in enhancing student knowledge. Therefore, counseling using a quantitative approach has proven to have a positive impact on students' understanding. It is recommended that similar activities be conducted regularly and further developed using more analytical study designs, such as the PICO(S) framework, to yield more comprehensive and applicable result.ABSTRAKPeningkatan pemahaman siswa tentang pencegahan tuberkulosis (TB) dan gaya hidup sehat sangat penting dalam upaya promotif dan preventif kesehatan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas konseling menggunakan metode kuantitatif di SMP Negeri 1 Kuta Makmur. Kegiatan dilakukan melalui ceramah edukatif dan pembagian kuesioner pre-test dan post-test kepada siswa sebagai responden. Materi konseling mencakup pengertian TB, penyebab, cara penularan, langkah pencegahan, serta pentingnya gaya hidup sehat, seperti menjaga kebersihan, konsumsi makanan bergizi, dan olahraga rutin. Hasil pre-test menunjukkan hanya 26,7% siswa yang memiliki pengetahuan baik tentang TB dan gaya hidup sehat. Setelah sesi konseling, angka tersebut meningkat signifikan menjadi 86,7%. Peningkatan sebesar 60% ini menunjukkan bahwa metode ceramah efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Dengan demikian, konseling berbasis pendekatan kuantitatif terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan siswa. Disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara rutin dan dikembangkan lebih lanjut dengan desain studi yang lebih analitis, seperti pendekatan PICO(S), untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif dan aplikatif.
Kegiatan Aktivitas Senam Olahraga Di Setiap Minggu roza tamania darisma; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/2dnpf856

Abstract

 Upaya kesehatan olahraga adalah upaya kesehatan berupa aktivitas fisik atau olahraga untuk meningkatkan derajat kesehatan aktivitas fisik atau olahraga merupakan sebagian kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari karena dapat meningkatkan kebugaran yang diperlukan dalam melakukan tugasnya sebagai makhluk sosial bergerak atau aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang meningkatkan pengeluaran tenaga dan energi atau pembakaran kalori dan olahraga adalah suatu bentuk aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani kebiasaan olahraga adalah salah satu wujud dari pelaku hidup sehat terkait dengan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan manusia kebiasaan olahraga akan meningkatkan force vital capacity atau (fvc) seperti yang terjadi pada seorang atlet (fvc) akan meningkat 30% sampai dengan 40% tujuan penelitian ini untuk mengukur perbandingan kapasitas vital paru atau KV dan volume ekspirasi paksa.
ANALISIS PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI ASUPAN ZAT GIZI DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI Dian, Dian Novita sari; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/cvcsw869

Abstract

Latar Belakang: Kebutuhan zat gizi pada ramaja sangat dibutuhkan untuk pertumbuhannya, karena remaja merupakan yang perlu diperhatikan kebutuhannya. Kebutuhan gizi dipengaruhi oleh pertumbuhanpada masa pubertas, sehingga dibutuhkan pengetahuan yang cukup tentang kesehatan reproduksinya, agar menghasilkan kesehatan reproduksi dengan status gizi yang baik. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak remaja putri yang tidak menyiapkan kondisi tubuhnya dengan makan makanan sumber zat gizi yang baik, dan menyiapkan kesehatan reproduksinya sejak masa masa pubertas.   Metode: Penelitian ini dengan metode survei dan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dengan purposive sampling, dan didapatkan 59 remaja putri dalam penelitian ini. Data dianalisis dengan menggunakan uji spearman Rank Correlation.   Hasil : Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan kategori cukup (57,6%), asupan energi dan asupan protein masing-masing dalam kategori baik (74,6%), tidak terdapat hubungan yang bermakna anatara asupan energi dan asupan protein dengan status gizi Sig 0,717 (p > 0,05). Dan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan status gizi nilai sig 0,044 (p < 0,05).   Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara asupan energi dan asupan protein dengan status gizi, terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan status gizi. Kata kunci : pengetahuan, zat gizi, status gizi
cegah stunting itu penting sedari dini zahra mahfudzah; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/frejmp72

Abstract

Indonesia mempunyai masalah gizi yang cukup berat yang ditandai dengan banyaknya kasus gizi kurang. Malnutrisi merupakan suatu dampak keadaan status gizi. Stunting adalah salah satu keadaan malnutrisi yang berhubungan dengan ketidakcukupan zat gizi masa lalu sehingga termasuk dalam masalah gizi yang bersifat kronis.Bukan hanya di Indonesia yang menjadi masalah tentang stunting bahkan dinegara asia juga banyak yang mengalami stunting salah satunya seperti Myanmar (35%), Vietnam (23%), dan Thailand (16%) dan menduduki peringkat kelima dunia. Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi dan tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita.
Tradisi Pengobatan Tradisional Meurajah di Gampong Cucum Aceh Besar SUCI, SUCI RAMADHANI; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/tmf3sv65

Abstract

Aceh merupakan salah satu provinsi yang memiliki berbagai macam suku. Salah satu fenomena yang menarik dan dekat sekali hubungannya dengan kepercayaan masyarakat Aceh adalah rajah (bahasa Aceh). Rajah juga dapat diartikan mantra/doa atau simbol. Pada masyarakat Aceh, rajah biasanya dipelajari oleh sebahagian masyarakat secara turun temurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana proses pelaksanaan pengobatan tradisional Meurajah serta apa alasan masayarakat memilih pengobatan tradisional Meurajah. Penelitian ini dilakukan di Desa Cucum, Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian kualitatif. Metode penyembuhan penyakit secara tradisional masyarakat Desa Cucum pada umumnya dilakukan dengan menggunaan mantra. Mantra yang dibaca perpaduan antara bahasa Aceh dan bahasa Arab. Selain itu hampir seluruh jenis obat-obatan tradisional yang berkembang di masyarakat mengunakan Ranup ranub atau sirih, sebagai komponen utama pengobatannya. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 67 spesies tumbuhan obat yang termasuk ke dalam 38 familia daun. Proses pelaksanaan pengobatan Rajah dimulai sejak pukul 4 sampai jam 8 malam, proses pelaksanaannya pasien akan membawa obat-obatan yang sudah ditentukan sesuai penyakit yang diderita, dalam cara pengobatannya semua jenis penyakit hampir tergolong sama. Pertama dukun akan mengambil semua bahan-bahan obat yang tersedia dan dipotong kemudian dimasukkan kedalam mangkok. Alasan Pengobatan meurajah/ rajah sangat diminati oleh masyarakat dibandingkan dengan pengobatan ke klinik kesehatan atau modern. Pada umumnya alasan masyarakat memilih pengobatan tradisional dibandingkan pengobatan modern ini disebabkan beberapa faktor yaitu Faktor Keuangan, Faktor Hubungan Sosial Masyarakat, Faktor Pengetahuan dan Pendidikan, Bahan Obat-Obatan Mudah ditemukan dan Banyaknya Masyarakat Yang Sembuh Sebab Perantaraan Do’a atau Mantra.
"Dampak Kesehatan Terhadap Pola Konsumsi Rumah Tangga: Tinjauan Kesehatan Masyarakat di Indonesia" maulita, risna; Nurdin, Ambia; Dinen, Kiki Asrifa; Fitria, Ully
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/19xc1q78

Abstract

Asuransi kesehatan dan akses kredit mikro memiliki peran penting dalam mengurangi dampak guncangan kesehatan terhadap konsumsi rumah tangga di Indonesia. Metode evaluasi dampak Propensity Score Matching (PSM) digunakan untuk mengestimasi dampak guncangan kesehatan terhadap konsumsi rumah tangga di Indonesia dengan data Indonesian Family Life Survey (IFLS-5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guncangan kesehatan secara signifikan berpengaruh terhadap penurunan konsumsi rumah tangga baik pada konsumsi makanan dan bukan makanan. Asuransi kesehatan membantu melindungi rumah tangga dari beban finansial yang tidak terduga akibat biaya kesehatan yang tinggi, sementara akses kredit mikro memberikan kesempatan bagi rumah tangga untuk memperoleh modal tambahan yang dapat digunakan untuk kebutuhan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
Gambaran stuasi gizi bayi dan balita pada masa covid-19 di kalurahan Jetis sukoharjo Utami, Sri; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/6ymkcq61

Abstract

lah gizi lebih rentan dialami oleh anak-anak. Oleh sebab itu mereka membutuhkan asupan nutrisi yang lebih tinggi di bandingkan dengan orang dewasa.anak-anak akan menderita kekurgan gizi jika mereka tidak dapat mengakses gizi dalam jumlah yang cukup dan seimbang. Gangguan gizi pada kehidupan akan mempengaruhi kualitas kehidupan berikutnya. Gizi kurang pada belita hanya menimbulkan gangguan pertumbuhan fisik, tetapi juga mempengaruhi kecerdasan dan produktivitas ketika dewasa.  
FAKTOR PENYEBAB KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI ACEH : Literature Review Putri, Sofia Marisya; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/s5eaf279

Abstract

Diare adalah gejala umum infeksi gastrointestinal yang disebabkan oleh berbagai patogen, termasuk bakteri, virus, dan protozoa. Diare lebih sering terjadi di negara berkembang karena kurangnya air minum yang aman, sanitasi dan kebersihan serta status gizi yang buruk. Menurut angka terbaru, diperkirakan 2,5 miliar orang tidak memiliki sanitasi yang memadai dan hampir 1 miliar orang tidak memiliki akses ke air minum yang aman. Lingkungan yang tidak sehat ini memudahkan penyebaran patogen penyebab diare. Diare merupakan pembunuh utama anak-anak, terhitung sekitar 8% dari semua kematian pada anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia. Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel ini adalah literature review yang membahas literatur mengenai faktor penyebab kejadian diare pada balita di Aceh. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dengan kata kunci “kejadian diare di Aceh’ sampai akhirnya diperoleh 10 literatur yang relevan untuk menyusun artikel ini. hasil perhitungan Odds Ratio menunjukkan bahwa responden yang jambannya tidak memenuhi syarat memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami diare dibandingkan dengan responden yang jambannya memenuhi syarat. Hasil ini diperoleh dari wilayah kerja Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menemukan adanya hubungan antara kondisi jamban dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara tahun 2023 dengan P value 0.018. Mencegah terjadinya diare pada balita, perlu dilakukan upaya perbaikan jamban yang memenuhi syarat, seperti memiliki jarak lebih dari 10 meter dengan sumber air, memiliki septic tank, bebas dari vektor, mudah digunakan dan dibersihkan, bebas dari bau, dan tidak mencemari permukaan tanah.  
Tanaman Obat di Indonesia: Sebuah Perspektif dari Antropologi Kesehatan Jamaluddin, RAHMA SASWITA; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/dyn9pj56

Abstract

Tumbuhan obat di Indonesia telah didokumentasikan selama berabad-abad. Penggunaan tumbuhan sebagai obat tradisional sangat diminati oleh masyarakat karena terbukti memberikan manfaat kesehatan yang lebih baik. Suku Karo tidak hanya menggunakan tumbuhan untuk keperluan obat tradisional, tetapi juga untuk kebutuhan sehari-hari seperti makanan, adat, dan budaya. Suku Karo telah menciptakan sistem kearifan lokal yang unik dalam merawat tumbuhan yang ada di sekitar mereka. Pengolahan dan penggunaan obat tradisional ini telah diwariskan oleh leluhur mereka, menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Bentuk-bentuk perawatan tradisional yang selalu digunakan oleh suku Karo mencakup Parem/Kuning, Tawar, Minyak Karo, dan Oukup. Keempat jenis perawatan ini memiliki karakteristik dan efikasi yang berbeda satu sama lain, mencerminkan kekayaan pengetahuan tradisional yang telah terjaga dan dilestarikan oleh suku Karo selama berabad-abad.