Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Cost–Volume–Profit (CVP) sebagai alat perencanaan laba pada UMKM Pabrik Tahu Kiambang di Kabupaten Tanah Datar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung. Analisis CVP dilakukan melalui perhitungan Break Even Point (BEP), Margin of Safety (MOS), dan Operating Leverage (OL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM memiliki penjualan sebesar Rp180.000.000 per bulan dengan laba Rp56.290.000. Titik impas tercapai pada penjualan 112 papan tahu. Untuk mencapai target laba Rp70.000.000, UMKM harus meningkatkan penjualan menjadi 4.450 papan tahu per bulan. Nilai MOS sebesar 96,8% menunjukkan posisi usaha relatif aman, sementara nilai OL sebesar 1,032 menandakan sensitivitas laba yang rendah terhadap perubahan penjualan. Analisis CVP dapat membantu UMKM dalam pengambilan keputusan perencanaan laba secara lebih terstruktur.