Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

HUBUNGAN BUDAYA KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS DALAM KELOMPOK TANI (STUDI KASUS KELOMPOK TANI LOKUAK SAIYO DI NAGARI PIOBANG KEC. PAYAKUMBUH KABUPATEN 50 KOTA) arini, juliana; ., Nurhayati; Efendi, Hanif; Pardosi, Muhammad Ali; Ramadhan, Fajri
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 8, No 2 (2024): VOLUME 8 NO 2 DESEMBER 2024
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v8i2.6489

Abstract

AbstractBudaya  organisasi terbentuk  karena  adanya  interaksi  yang  intensif  antar  anggota  organisasi  sehingga terbentuk cirri kebiasaan dari anggota organisasi.Budaya orgainsasi adalah perekat sosial yang  mengingat  anggota  dari  organisasi. Budaya kerja adalah serangkaian nilai, norma, kebiasaan, dan perilaku yang menjadi identitas sebuah organisasi atau perusahaan. Menurut Robbins dan Judge (2017), budaya kerja mencerminkan "sistem makna bersama yang dipegang oleh anggota organisasi yang membedakan organisasi tersebut dari yang lain." Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis: Karakteristik anggota kelompok tani, profil Kelompok Tani Lokuak Saiyo di Nagari Piobang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten 50 Kota, Provinsi Sumatera Barat. Untuk menjelaskan budaya organisasi dalam menunjang produktivitas Kelompok Tani Lokuak Saiyo di Nagari Piobang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten 50 Kota, Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan jumblah sampel sebanyak 22 orang responden yang di ambil secara purposive. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan alat uji hipotesis berupa IBM SPSS type 30.0. hubungan budaya kerja dan kinerja anggota terhadap produktivitas yaitu: terdapat hubungan yang signifikan dan positif dari variable budaya kerja (X) terhadap produktivitas kelompok tani (Y). Selanjutnya berdasarkan besarnya pengaruh variabel budaya kerja dengan variabel produktivitas adalah sebesar 33,9% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh factor lainnya Keywords: Budaya Kerja, Kelompok Tani 
implementasi pendidikan karakter pada anak usia dini Amri, Magfirah; ., Nurhayati; Awalunisah, Sita
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar yang teratur dan sistematis, yang dilakukan oleh orang-orang yang diserahi tanggung jawab untuk mempengaruhi anak agar mempunyai tabiat dan tabiat sesuai cita-cita pendidikan. Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan yang diberikan kepada anak usia dibawah tujuh tahun. Di Indonesia kategoru anak usia dini adalah 0 tahun hingga 6 tahun. Anak usia dini lahir kedunia dengan membawa segenap potensi (kecerdasan) yang dianugrahkan Tuhan, namun potensi-potensi tersebut tidak akan berkembang dan muncul secara optimal pada diri anak jika tidak distimulasi sejak dini. Pendidikan karakter dimulai sejak usia dini, Karena usia dini adalah masa yang kritis dalam perkembangan individu. Pendidikan karakter anak tidak hanya dilaksanakan oleh guru, tetapi orang tua juga memiliki tugas utama untuk melaksanakan pendidikan karakter anak dirumah.
PENTINGNYA PERAN KELUARGA DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI Rahmayanti, Yulia; ., Nurhayati; Awalunisah, Sita
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konstruksi orangtua dalam menanamkan pendididkan anti-korupsi pada anak di desa Sidokerto kecamatan Mojowarno kabupaten Jombang, mendeskripsikan metode dalam penanaman pendidikan anti-korupsi dan mengetahui implementasi nilai dalam penamanaman pendidikan anti-korupsi. Urgensi dalam penelitian ini adalah dengan maraknya kasus korupsi, pentingnya memberikan pendidikan anti-korupsi pada anak sejak dalam kehidupan di rumah, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Penelitian ini mengambil lima informan yaitu orang tua yang memiliki anak yang berumur 7-15 tahun dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara mendalam. Teori yang digunakan sebagai analisis adalah teori konstruksi Peter L. Berger. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan tindakan korupsi bisa dilakukan sejak dalam kehidupan keluraga. Orang tua mendapatkan pengetahuan tentang pendidikan anti-korupsi dari berbagai media seperti buku, internet dan diskusi. Orang tua menganggap penanaman pendidikan anti-korupsi dapat dilakukan melalui metode tauladan, metode pembiasaan dan metode dialog, metode ini terbukti efektif sehingga anak dapat megimplementasikan nilai pendidikan anti-korupsi dalam kehidupan sehari-hari.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER ANTI KORUPSI PADA SISWA ., Rezkiyana; ., Nurhayati; Awalunisah, Sita
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problematika yang menyangkut tatanan nilai dalam masyarakat salah satunya adalah problematika korupsi yang tak kunjung usai. Semakin akutnya permasalahan tersebut, sebagian orang menganggap korupsi di Indonesia sudah menjadi budaya dan epidemi bahkan virus yang harus segera diperangi bersama. Ajaran Islam secara tegas mengatakan bahwa korupsi (seperti; suap, sogok, pemerasan, gratifikasi dan bentuk korupsi lainnya) adalah perbuatan terlaknat, hukumnya haram dan mendapat ancaman yang sangat berat nantinya di yaumil akhir bagi pelakunya. Korupsi, berdampak dalam berbagai kehidupan masyarakat, baik ekonomi, politik, sosial dan budaya. Secara umum, korupsi berdampak pada berkurangnya kualitas layanan publik. Sebagai korban dari korupsi, masyarakatlah yang paling merasakan akibat dari korupsi. Melihat kondisi tersebut, bahwa peran Penidikan Agama Islam dalam menumbuhkan karakter anti korupsi merupakan hal yang urgensi, penilitian ini menggunakan metode studi literatur, studi literatur yaitu pengakajian data dari berbagai referensi serta hasil penelitian untuk mendapatkan landasan teori dari masalah yang telah ditelitiPermasalahan krisis multi-dimensional yang menyangkut tatanan nilai yang sangat menuntut adanya upaya pemecahan secara mendesak. Pendidikan agama Islam merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi sikap dan perilaku siswa yang dapat menjelma menjadi karakter sehingga menjadi kebiasaan dalam kehidupan bermasyarakat. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran pendidikan agama Islam, memperoleh gambaran tentang karakter siswa dan, untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter siswa.
PELATIHAN DIGITALISASI TABUNGAN BANK SAMPAH DI WILAYAH KELURAHAN GROGOL SELATAN JAKARTA SELATAN Kusumawati, Kiki; Dewi, Yusriani Sapta; Hendradi, Prionggo; Kurniawan, Wawan; ., Nurhayati; Sitorus, Berlin
JURNAL SINERGI Vol. 6 No. 1 (2024): SINERGI
Publisher : FT-USNI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59134/sinergi.v6i1.646

Abstract

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan merilis data terbaru berkaitan volume sampah yang ada di negara Indonesia pada tahun 2021 tercatat 18,2 juta ton/tahun dari 154 Kabupaten/kota se-Indonesia. Sedangkan sampah yang mampu dikelola dengan baik hanya sebanyak 13,2 juta ton/tahun atau setara dengan 72,95%. Hal ini dapat terjadi dikarenakan masih terbatasnya daya tampung tempat pembuangan sampah baik Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) maupun Tempat Penampungan Sementara (TPS), hingga minimnya standar dalam pengelolaan sampah yang sudah diterapkan. Dari kondisi yang telah terurai diatas, untuk pengelolaan sampah bukan hanya tugas dari pemerintah saja, melainkan ada peran serta dari masyarakat maupun pelaku yang harus bertanggungjawab agar lingkungan tetap bersih dan sehat. Untuk mengatasi masalah sampah, maka pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Rakyat dan Pemukiman sejak bulan September 2019 mulai mencanangkan konsep bank sampah. Pengelolaan bank sampah harus dilakukan secara kreatif dan inovatif dengan mendampingkan teknologi informasi yang berkelanjutan untuk menunjang kegiatan pengelolaan dana nasabah bank sampah dengan baik dan transparan. Tim PkM Fakultas Teknik Universitas Satya Negara Indonesia melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada mitra pengelola bank sampah di wilayah Kelurahan Grogol Selatan berkaitan dengan penggunaan aplikasi digitalisasi bank sampah. Hasil responbility dari para peserta kegiatan sosialisasi ini bermanfaat untuk menunjang aktivitas peserta dengan direpresentasikan sebesar 83,33%.