Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PENYULUHAN KESEHATAN : Upaya Pencegahan Anema dan Gagal Ginjal pada Anak. Kusumawardani, Lentera Afrida; Amalia, Yustisia; Widuri, Sasi; Kwarta, Cityta Putri
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada anak dan risiko gagal ginjal merupakan masalah kesehatan signifikan di Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat menjadi faktor utama yang memengaruhi prevalensi kedua kondisi tersebut. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan perubahan perilaku masyarakat melalui edukasi pola makan sehat, pencegahan anemia, dan penjagaan kesehatan ginjal. Pendekatan yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif, workshop memasak menggunakan bahan lokal, dan evaluasi berbasis pretest-posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat, dari 60% yang awalnya tidak memahami pentingnya pola makan bergizi menjadi 85% yang mampu menerapkan langkah pencegahan anemia dan gangguan ginjal. Workshop memasak mendorong perubahan perilaku, dengan masyarakat mulai mengolah makanan bergizi untuk anak-anak. Selain itu, dukungan perangkat desa menghasilkan rencana pengadaan program kesehatan berkelanjutan, seperti pemeriksaan rutin anak. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat dan pencegahan penyakit, sekaligus mendorong kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan. Hasil ini memberikan landasan bagi upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Sawotratap.
PENINGKATAN MINAT DONOR DARAH SISWA MELALUI EDUKASI DIGITAL INTERAKTIF. Amalia, Yustisia; Widuri, Sasi; Kusumawardani, Lentera Afrida; Kwarta, Cityta Putri
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh penyuluhan tentang donor darah terhadap minat siswa SMK Negeri 1 Pandeglang untuk melakukan donor darah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest. Sebelum diberikan penyuluhan, data menunjukkan bahwa 51,2% siswa tidak berminat untuk mendonorkan darah, sementara 48,8% siswa berminat. Setelah penyuluhan dengan metode ceramah, hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana 93% siswa menjadi berminat untuk donor darah. Uji Chi Square menunjukkan nilai signifikansi 0,13, yang mengindikasikan bahwa penyuluhan memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan minat donor darah. Hal ini dapat disimpulkan bahwa edukasi tentang donor darah efektif dapat meningkatkan kesadaran dan minat siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. Diharapkan hasil dari pengabdian ini dapat menjadi dasar untuk upaya lebih lanjut dalam meningkatkan partisipasi donor darah di kalangan generasi muda.
ANALISIS KADAR HEMOGLOBIN WHOLE BLOOD BERDASARKAN DURASI PENYIMPANAN DI UTD RSUD BAHTERAMAS Widuri, Sasi; Lentera Afrida Kusumawardani; Kwarta, Cityta Putri; Amalia, Yustisia; Samsulhadi, Wiwid
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.376

Abstract

Maintenance of hemoglobin (Hb) levels in Whole Blood (WB) is crucial to ensure the quality and efficacy of transfusions, as the storage process can induce biochemical changes. Preliminary observations at RSUD Bahteramas indicated fluctuations in Hb levels during the early storage period. This study aimed to analyze the differences in Hb levels between the 5th and 10th day of WB storage at the Blood Transfusion Unit of RSUD Bahteramas. An analytical study with a cross-sectional approach was conducted on 10 WB samples selected using simple random sampling. Hb levels were measured using the LANDWIND Hematology Analyzer, and data were analyzed descriptively and with an independent t-test. Results showed that on day 5, only 50% of samples met quality specifications, whereas by day 10, compliance increased to 90%. A significant difference in Hb levels was observed between the two storage periods (p<0.05). It is concluded that optimal cold chain management can maintain Hb stability up to the 10th day of storage.
PENGARUH PENGGUNAAN ANTIKOAGULAN DAN TANPA ANTIKOAGULAN TERHADAP HASIL CROSSMATCHING Reswari, Putu Ayu Dhana; Lentera Afrida Kusumawardani; Kwarta, Cityta Putri; Amalia, Yustisia; Widuri, Sasi
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.377

Abstract

Pre-transfusion testing is a mandatory procedure to ensure compatibility between donor and recipient blood; therefore, the selection of sample type is a critical factor in determining the accuracy of test results. The use of blood samples with anticoagulant EDTA or without anticoagulant (serum) is suspected to influence crossmatching outcomes. This study aimed to analyze the effect of sample type on crossmatching results at the Blood Transfusion Unit of PMI Nunukan Regency. A pre-experimental study with a static group comparison design was conducted on 30 patient samples using a total sampling technique. Crossmatching examinations were performed using the gel test method and analyzed with the McNemar test. The results showed that all EDTA samples (100%) were incompatible, while serum samples showed 30% compatible and 70% incompatible results. Statistical analysis indicated a significant difference (p=0.000). It is concluded that the use of serum without anticoagulant is more recommended as it reduces false-positive reactivity and improves the efficiency of blood transfusion services.