Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Imam dan Khatib di Desa Molowahu Kabupaten Gorontalo dengan Melakukan Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Berwawasan ke-Indonesiaan Pakaya, Nurul Aini N.; Syafi’i, Randi; Saleh, Sriwahyuningsih R.; Doni, Chaterina P.; Tjalau, Cutri A.; Mariana, Ana; Husain, Dahlia; Lagalo, Anggraeni
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.1.1.27-33.2022

Abstract

Para Imam dan Khatib memiliki peranan penting karena tugas dan tanggung jawabnya yang berkaitan langsung dengan masyarakat (ummat). Terlebih imam dan khatib adalah penyampai pesan-pesan ke-agamaan sehingga ketika pesan tersebut tersampaikan, tetap menghargai pemeluk agama lain yang berbeda agama. Adapun pengkhususan menumbuhkan sikap keagamaan yang moderat kepada imam dan khatib dan disebabkan pelatihan ini dilakukan di daerah Gorontalo khususnya di desa molowahu Kecamatan Isimu Kabupaten Gorontalo sebagai daerah Mayoritas muslim. Penelitian ini merupakan penelitian jenis pengabdian kepada masyarakat. Adapun pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode Participatory Action Research (PAR). Bentuk-bentuk moderasi beragama menekankan pada sikap, maka bentuk-bentuk moderasi beragama diantaranya seperti, mengakui adanya pihak lain, menghormati pendapat orang lain, memilik sikap toleransi baik itu dari toleransi suku, ras, budaya dan juga keyakinan.
Al-Faṣlu wa al-Waṣlu fī al-Qur’ān al-Karīm (Dirāsah Balāgiyah) Doni, Chaterina P.; Pakaya, Nurul Aini; Morad, Rahmawaty
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 12, No 2 (2023): Kajian Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.12.2.560-568.2023

Abstract

Penelitianinimembahas al-fas}lu dan al-was}lu dalam al-Qur’an dengan tigarumusanmasalahyaitu; bagaimana penggunaan uslu>b al-fas}lu dalam al-Qur’an,  bagaimana penggunaan uslu>b al-was}lu dalam al-Qur’an, dan apa tujuan penggunaan al-fas}lu  dan al-was}l  dalam al-Qur’an perspektif balaqah. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan al-fas}lu  dan al-was}l  dalam al-Qur’an, dan untuk mengetahui  tujuan penggunaan dari al-fas}lu  dan al-was}l  dalam al-Qur’an perspektif balagah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penggunaan  al-fas}lu terdapat 4 tempat yaitu : kesinambungan yang sempurna, keterputusan yang sempurna, kemiripan kesinambungan yang sempurna, menjadi penengah diantara dua kalimat, adapun pada al-was}lu terdapat 3 tempat yaitu : kesesuaian antara khabar dan insya’ pada lafadz dan maknanya, kalimat pertama memiliki kedudukan dalam i’rab dan kalimat keduanya merupakan hukum dari i’rab, terdapat perbedaan antara kalimat pertama dan kedua dari bentuk khobar dan insya’.
Pelatihan Literasi Bahasa Arab Dasar dengan Metode Tamyiz Muyassar Bagi Santri Pondok Pesantren Khairul Hikmah Bone Bolango Arsyad, Berti; Saleh, Sriwahyuningsih R.; Doni, Chaterina P.; Pakaya, Nurul Aini; Safii, Randi
Rahmah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Rahmah : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jaanur ElBarik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65065/v179t740

Abstract

This community service program aims to improve basic Arabic literacy among students at the Khairul Hikmah Islamic Boarding School through the application of the Tamyiz Muyassar method.. The activity was implemented using a descriptive and action research approach during the training period, involving 25 students as the main participants. Evaluation of the program's effectiveness was conducted using pre-test and post-test instruments to measure improvements in Arabic literacy skills. The results of this program's service have an impact on increased motivation and student activeness, as well as changes in the teacher's learning approach to a more participatory and interactive direction. It can be concluded that the Tamyiz Muyassar method is effective and relevant for improving basic Arabic literacy in Islamic boarding schools with limited facilities. This service provides a practical contribution in the form of an adaptive and contextual Arabic language training model, and has the potential to be developed and replicated in other Islamic boarding schools with similar characteristics.