Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DI SEKOLAH DASAR ., Yulia; ., Syamsiati; Kresnadi, Herry
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 7 (2015): Juli
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa menggunakan metode eksperimen di kelas V Sekolah Dasar Swasta Nur Ilahi Delta Pawan Ketapang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif dengan bentuk penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan di kelas V, dengan 20 siswa yaitu mendeskripsi data yang diperoleh dari beberapa siklus. Penelitian ini dilaksanaan dalam dua siklus. Berdasarkan siklus 1 diperoleh hasil bahwa belum dapat konsisten terhadap alokasi waktu yang telah direncanakan setiap tahap pembelajaran sebab siswa dalam kelompoknya masih canggung menggunakan metode eksperimen, keterampilan guru untuk penggunaan media  dalam melakukan percobaan kurang baik dan benar, hasil belajar siswa pada siklus 1 dengan rata-rata 63 yang masih dibawah KKM yang tuntas hanya sebesar 40%. Pada siklus 2 dilakukan perbaikan sesuai hasil refleksi siklus 1 diperoleh hasil belajar siswa dengan rata-rata 79, terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada siklus 2 sebesar 16 yang tuntas menjadi 80%. Kata Kunci : Metode Eksperimen, Hasil Belajar, Pembelajaran  IPA Abstract: This study aims to determine the improvement of student learning outcomes using the experimental method in class V Private Elementary Schools Divine Delta Pawan Nur Ketapang. The method used is descriptive method with a form of action research. The study was conducted in class V, with 20 students that describe the data obtained from several cycles. This research is implemented in two cycles. Based on cycle 1 result that can not be consistent with the allocation of time planned every stage of learning because students in the group are still awkward to use experimental methods, the skills of teachers to use the media in the trials for less good and true, student learning outcomes in cycle 1 with a mean which is still below the average 63 KKM who completed only by 40%. In the second cycle to be improved according to the results obtained reflection Cycle 1 students' learning outcomes with an average of 79, an increase of student learning outcomes in cycle 2 were completed by 16 to 80%. Keywords: Experimental Methods, Results Learning, Learning science.
PENYUSUNAN PENUNTUN PRAKTIKUM PEMBUATAN SALEP PENYEMBUH LUKA INSISI DARI EKSTRAK TANGKAI DAUN TALAS ., Yulia; Putri Panjaitan, Ruqiah Ganda; ., Titin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan penuntun praktikum pembuatan salep sebagai media pembelajaran yang dikembangkan dari hasil penelitian pengujian ekstrak tangkai daun talas (Colocasia esculenta) sebagai penyembuh luka insisi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D). Tahap metode ini meliputi analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, desain penuntun praktikum, validasi penuntun praktikum, dan revisi penuntun praktikum. Analisis validasi penuntun praktikum dilakukan menggunakan metode deskriptif melalui angket. Hasil validasi penuntun praktikum diperoleh rata-rata nilai 3,53 dengan kategori valid. Dapat disimpulkan bahwa penuntun praktikum layak digunakan dalam proses pembelajaran pada materi bioteknologi. Kata kunci: Penuntun praktikum, bioteknologi, penelitian dan pengembangan.   Abstract : This study aims to determine the feasibility of making practical guide as a medium of learning ointment developed from the results of testing extracts taro leaf stalk (Colocasia esculenta) as a healing incision. The method used is a method of research and development (R & D). Stage of this method include the analysis of potential and problems, data collection, the design of practical guidance, validation of practical guidance, and practical guidance revision. Analysis of practical guidance validation is done using descriptive method through a questionnaire. The results of the validation guidance practicum obtained an average value of 3.53 with a valid category. It can be concluded that the practical guidance fit for use in the learning process in biotechnology material. Keywords: Practical guide, biotechnology, research and development.
Kearifan Lokal Masyarakat Hukum Adat dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan Ditengah Pandemi Covid 19 Rato, Dominikus; Utomo, Laksanto; Jayantiari, I Gusti Agung Mas Rwa; Bustami, Simona; Tehupeiory, Aartje; Trisia, Marlisa Ayu; Nur, Abdul Rahman; ., Marthin; Jamin, Mohammad; ., Yulia; Gultom, Elfrida Ratnawati; Warjiyati, Sri; ., Suyanto; Prihastuti, Diane; Geme, Maria Theresia
Jurnal Hukum Adat Indonesia 2020: Kearifan Lokal Masyarakat Hukum Adat dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan Ditengah Pandemi Covid
Publisher : Asosiasi Pengajar Hukum Adat (APHA) Indonesia, Fakultas Hukum Universitas Trisakti - Jakarta Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6691.792 KB) | DOI: 10.46816/jial.v1i1.12

Abstract

Sekian bulan telah terlewati dan sebaran Covid 19 makin meluas dan mengkhawatirkan. Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid 19 pun telah dibubarkan dan diubah menjadi Komite Penangan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional oleh Presiden berdasarkan Peraturan Presiden No. 82 Tahun 2020. Pemerintah telah menetapkan wabah Covid 19 sebagai bencana non-alam dengan status sebagai bencana nasional berdasarkan ketentuan UU No. 24 Tahun 2007 tentang Bencana Nasional. Meluasnya sebaran Covid 19 tersebut telah berimplikasi terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat di bidang ekonomi, termasuk pangan, sosial, budaya, dan hukum. Ini berarti dalam menghadapai pandemi Covid 19, salah satu hal pokok yang perlu menjadi perhatian pemerintah adalah mengenai kedaulatan pangan. Memang kedaulatan pangan saat ini telah memasuki era baru, setelah Presiden Joko Widodo memasukkan kedaulatan pangan ke dalam satu diantara sembilan cita-cita politik yang harus dilaksanakannya.