Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Metahumaniora

VARIAN MAKNA KATA TOKI SEBAGAI NOMINA PENANDA KEWAKTUAN DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG Nani Sunarni
Metahumaniora Vol 9, No 2 (2019): METAHUMANIORA, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v9i2.25043

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada makna kata toki ‘waktu’ dalam kalimat bahasa Jepang. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kalimat yang di dalamnya terdapat kata toki. Dari hasil analisis teridentifikasi tujuh makna kata toki, yaitu pertama kata toki yang memiliki makna denotative yaitu waktu. Dan yang lainnya yaitu digunakan untuk mengekspresikan waktu yang tepat dalam kondisi dilakukannya suatu kegiatan, kondisi atau kegiatan lain pun terjadi dalam waktu yang bersamaan, menyatakan waktu atau masa selama sesuatu berada dalam kondisi tertentu, dalam kondisi atau dalam situasi, menyatakan kesempatan, dan menunjukkan ekspresi yang bersifat kebiasaan. Selain itu, dalam kategori sebagai konjungsi toki yang dilekati oleh partikel ni (toki) digunakan dalam bahasa lisan untuk mengeksprresikan sesuatu yang tidak ada kaitannya dengan pembicaran sebelumnya. Kata kunci: kesempatan, situasi, toki, waktu,
PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA PADA KONTEN VIDEO KERY ASTINA DI TIKTOK: KAJIAN PRAGMATIK Fadhila Afiya; Riza Lupi Ardiati; Rosaria Mita Amelia; Nani Sunarni
Metahumaniora Vol 12, No 2 (2022): METAHUMANIORA, SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v12i2.37670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud pelanggaran prinsip kerja sama pada konten video Kery Astina di aplikasi Tiktok sekaligus menginterpretasikan makna implikatur dari tuturan yang melanggar prinsip kerja sama pada konten video Kery Astina di aplikasi Tiktok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini berupa sebuah video yang cukup viral. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan catat. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik kualitatif yang dimulai dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi serta penarikan simpulan. Pendekatan yang digunakan dalam menganalisis data adalah pendekatan pragmatik berdasarkan teori dari Grice (1989). Hasil penelitian menunjukkan terdapat wujud pelanggaran prinsip kerja sama dengan 3 jenis maksim, yaitu maksim kuantitas, maksim kualitas, dan maksim relevansi. Sementara makna implikatur dari setiap tuturan adalah berbeda sesuai dengan konteks yang ada pada tuturan.