Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGUATAN KERJASAMA INTERNASIONAL BADAN KEAMANAN LAUT RI MELALUI ASEAN COAST GUARD FORUM Aliyah, Yurizki; Suseto, Buddy; Warka, I Wayan; Patmi, Sri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i2.2025.495-503

Abstract

Penguatan kerjasama internasional dalam bidang keamanan laut sangat penting untuk menjaga kestabilan maritim di kawasan Asia Tenggara. Indonesia, melalui Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI), memiliki peran sentral dalam menjaga integritas wilayah laut Indonesia dan mendukung ketahanan kawasan. Salah satu forum yang dapat dimanfaatkan adalah ASEAN Coast Guard Forum (ACGF), yang merupakan wadah bagi negara-negara ASEAN untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam penanggulangan ancaman di laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penguatan kerjasama internasional melalui ACGF dapat mendukung keamanan laut Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh Bakamla RI dalam memperkuat kerjasama di forum ini, serta dampaknya terhadap keamanan nasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ACGF dapat memperkuat hubungan bilateral antar negara anggota ASEAN, meningkatkan kapabilitas koordinasi penegakan hukum di laut, serta mendukung diplomasi maritim Indonesia.
ANCAMAN NON-MILITER TINDAK PIDANA KORUPSI BANTUAN SOSIAL COVID-19 DI INDONESIA Pratama Kamarulah, Rizki; Sutanto, Rudy; Warka, I Wayan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i2.2024.796-804

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan perubahan mendalam dalam lingkungan masyarakat dan perekonomian di seluruh dunia termakusd di Indonesia, Lembaga swadaya masyarakat antikorupsi yaitu Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis Laporan yang terjadi dalam Penindakan Kasus Korupsi Semester 1 2021. Berdasarkan data yang dikumpulkan Indonesia Corruption Watch, jumlah penindakan kasus korupsi selama enam bulan awal tahun 2021 mencapai 209 kasus. Studi ini bertujuan untuk menganalisis Dampak, Pencegahan dan Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Dimensi Non Militer Korupsi Covid-19 Bansos. Metode penelitian melibatkan analisis data sekunder yang diperoleh dari lembaga statistik nasional dan  Penelitian kualitatif adalah pendekatan penelitian yang bertujuan untuk memahami dan menggambarkan fenomena secara mendalam dan komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 memiliki dampak signifikan terhadap masyarakat dan perekonomian negara Indoensia. Dalam hal dampak ekonomi pertumbuhan ekonomi dan investasi yang lambat, mengurangi produktivitas, kualitas barang dan jasa rendah, penurunan pendapatan pemerintah dari sektor pajak dan utang publik meningkat. Dalam mencegah terjadinya kasus yang terus bertambah dapat dilakukan dengan mengavaluasi dari berbagai aspek hukum, seperti substansi hukum, struktur hukum  dan budaya hukum.
EFEKTIVITAS DIPLOMASI MARITIM DALAM MENINGKATKAN PERTAHANAN LAUT DI KAWASAN INDO-PASIFIK Azhari Daniela, Nurfaizah; Adriyanto, Agus; Warka, I Wayan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3589-3599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas diplomasi maritim dalam meningkatkan pertahanan laut di kawasan Indo-Pasifik, sebuah wilayah yang semakin strategis dalam geopolitik global. Kawasan ini menghadapi berbagai tantangan keamanan maritim, termasuk sengketa teritorial, perompakan, dan penyelundupan. Diplomasi maritim, melalui kerja sama internasional dan regional, dianggap sebagai salah satu strategi utama untuk mengatasi masalah ini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, serta analisis dokumen kebijakan dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diplomasi maritim telah berhasil meningkatkan kerja sama multilateral dan memperkuat mekanisme keamanan maritim di Indo-Pasifik. Inisiatif seperti latihan militer bersama, pertukaran informasi, dan perjanjian maritim regional terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kapabilitas pertahanan laut negara-negara di kawasan tersebut. Namun, penelitian juga menemukan beberapa hambatan, termasuk perbedaan kepentingan nasional, ketegangan geopolitik, dan keterbatasan sumber daya. Meskipun terdapat tantangan, diplomasi maritim berperan signifikan dalam memperkuat pertahanan laut di kawasan Indo-Pasifik. Untuk meningkatkan efektivitasnya, diperlukan koordinasi yang lebih erat antara negara-negara kawasan, serta dukungan dari komunitas internasional. Rekomendasi penelitian ini mencakup peningkatan kapasitas institusi maritim, peningkatan transparansi dan komunikasi antar negara, serta penguatan kerangka kerja hukum maritim internasional.