Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EVALUASI PENERAPAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DAN JUKNIS OLEH PERSONEL AERONAUTICAL INFORMATION SERVICES Zahra Anggit; Elfi Amir; Endang Sugih Arti; Dini Wagini; Rini Sadiatmi; Togi Adnan Maruli Sinaga; Novita Ayu Permatasari; Mochamad Faisal Muzaki; Oki Trinanda Nugroho
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2025): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i4.4223

Abstract

Aeronautical Information Services (AIS) memiliki peran penting dalam menyediakan data dan informasi aeronautika yang diperlukan untuk mendukung keselamatan dan efisiensi navigasi penerbangan. Salah satu produk utama AIS adalah Aeronautical Information Publication (AIP) yang memuat informasi penting bagi penerbangan, termasuk informasi navigasi, prosedur lepas landas dan mendarat, peta bandara, dan informasi lain yang diperlukan untuk keselamatan dan efisiensi penerbangan. Proses publikasi AIP harus dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), Juknis, dan standar yang berlaku untuk memastikan akurasi informasi yang disampaikan. Namun, dalam penelitian ini ditemukan bahwa pada implementasinya, proses publikasi AIP oleh personil AIS belum sepenuhnya sesuai dengan standar yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi permasalahan serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas publikasi AIP.
PENTINGNYA PROSES VERIFIKASI KESESUAIAN DATA PADA VERIFIKASI DATA UNTUK PERMOHONAN NOTAM Muhammad Nabil Rahadinan; Elfi Amir; Endang Sugiharti; Rini Sadiatmi; Dini Wagini; Togi Adnan Maruli Sinaga; Novita Ayu Permatasari; Mochamad Faisal Muzaki
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2025): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i4.4120

Abstract

NOTAM is a notice disseminated by telecommunication that contains information about the establishment, condition, or change of facilities, services, procedures, or flight hazards, which must be known in a timely manner by personnel related to flight operations. The research method used is a qualitative research method in which the researcher studies how the group works in actual conditions through observation and interviews.  This research examines the importance of understanding NOTAM requirements in order to minimize the risk of accidents and improve flight safety. Various factors can influence the NOTAM application process, including complex aviation regulations, weather changes, airport conditions, and navigation information. Ignoring or misinterpreting these regulations may result in errors in aircraft operation, especially in emergency situations.
Analisis Ketidaksesuaian data dalam coding table pada prosedur RNP RWY 20 CAT A/B di Bandara Lewoleba/Wunopito Desi Vifi Adelina Nababan; Elfi Amir; Endang Sugih Arti; Dini Wagini; Rini Sadiatmi; Togi Adnan Maruli Sinaga; Novita Ayu Permatasari; M. Faisal Muzaki; Wahyu Adi Ramadona
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2025): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i4.4132

Abstract

Penyajian data aeronautika yang akurat, terkini, dan konsisten merupakan elemen penting dalam mendukung keselamatan serta efisiensi navigasi penerbangan. Pelayanan Informasi Aeronautika memiliki tanggung jawab dalam menyediakan dan memelihara data navigasi yang dipublikasikan melalui Aeronautical Information Publication (AIP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidaksesuaian data navigasi pada prosedur Required Navigation Performance (RNP) RWY 20 kategori A/B di Bandara Lewoleba/Wunopito (WATW) yang dipublikasikan dalam AIRAC AIP AMDT 98 tanggal 23 Januari 2025 yang menimbulkan kebingungan bagi pengguna data navigasi seperti penyedia sistem navigasi NavBlue, sehingga menjadi salah satu isu yang sering muncul dalam userfeedback. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan mengumpulkan data melalui observasi untuk menganalisis lebih dalam permasalahan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan track antara GUTOT Transition dan AKUBU Transition pada segmen TW414 ke TW416 dan TW416 ke AKUBU, yang seharusnya memiliki data yang identik. Sebagai tindak lanjut, dilakukan koordinasi untuk perbaikan data pada AIRAC AIP Amendment selanjutnya, dengan penyesuaian track agar menjadi seragam. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan metode kerja, penggunaan alat bantu (tools) yang lebih andal, dan penguatan kompetensi sumber daya manusia untuk mencegah terulangnya kesalahan serupa di masa depan.
ANALISIS PROSES VERIFIKASI PERMOHONAN PUBLIKASI NOTAM PENGGUNAAN WILAYAH RUANG UDARA DI PIA WILAYAH SURABAYA Sadanah Alifah; Elfi Amir; Endang Sugih Arti; Dini Wagini; Rini Sadiatmi; Togi Adnan Maruli Sinaga; Novita Ayu Permatasari; M.Faisal Muzaki; Andika Eric Firmansyah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2025): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i4.4176

Abstract

Abstrak Salah satu proses kerja dalam publikasi NOTAM adalah proses verifikasi permohonan publikasi NOTAM sesuai standar dan peraturan yang berlaku. Namun, proses verifikasi yang dilakukan sering dihadapkan pada masalah yang dapat memengaruhi efisiensi proses kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan saran dalam meningkatkan efisiensi proses publikasi NOTAM penggunaan wilayah ruang udara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis terhadap kasus-kasus yang mendukung usulan saran. Hasil analisis menunjukkan bahwa kasus yang sering ditemukan dalam proses verifikasi publikasi NOTAM penggunaan wilayah ruang udara adalah terkait waktu pengajuan permohonan yang tidak sesuai LOCA dan koordinat wilayah airspace reservation yang tidak clockwise. Berdasarkan data tersebut, solusi yang dapat diambil adalah dengan melakukan imbauan kembali dengan pihak pemohon dan melakukan pengembangan website Nav-Earth dengan pemberian warning saat plotting.
TINJAUAN KESESUAIAN WAKTU PENGAJUAN PERMOHONAN NOTAM TERKAIT PENGGUNAAN WILAYAH RUANG UDARA Melisa Dwi Putri; Elfi Amir; Endang Sugih Arti; Dini Wagini; Rini Sadiatmi; Togi Adnan Maruli Sinaga; Novita Ayu Permatasari; M.Faisal Muzaki; Nurul Afdilla
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2025): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i4.4302

Abstract

Indonesia wajib meningkatkan kualitas informasi dan sdm penerbangan karena merupakan pasar terbesar dengan pertumbuhan tertinggi dalam industri penerbangan di ASEAN. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas data NOTAM. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalisir kesalahan pada saat permohonan publikasi NOTAM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data melalui observasi untuk menganalisis prosedur yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak sesuainya waktu pengajuan permohonan NOTAM terkait penggunaan wilayah udara  yang seharusnya 7 hari sebelum publikasi, penulis menyarankan sumber data untuk mematuhi yang tertera dalam LOCA dengan cara mengadakan sosialisasi ulang kepada sumber data terkait.
ANALISIS PEMAHAMAN SUMBER DATA PADA ALUR PENGIRIMAN FORM REQUEST NOTAM DI PIA WILAYAH MEDAN Yolanda Wina Soendari Siahaan; Elfi Amir; Endang Sugiharti; Rini Sadiatmi; Dini Wagini; Novita Ayu Permatasari; Mochamad Faisal Muzaki; Yudha Pratidhina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.4948

Abstract

Komunikasi yang efektif dan tepat waktu sangat penting dalam dunia penerbangan untuk menjamin keselamatan dan kelancaran operasional, salah satunya melalui pemberitahuan NOTAM. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dalam pengajuan form Request NOTAM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data melalui observasi untuk menganalisis prosedur yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajuan form Request NOTAM Replace (RQNTMR) dilakukan di luar jam yang telah ditetapkan, yang mengarah pada kekeliruan dalam pengolahan data. Untuk mengatasi permasalahan ini, penulis menyarankan sosialisasi lebih lanjut mengenai prosedur pengajuan NOTAM yang benar. 
Evaluasi Kinerja Pengawasan Service Road terhadap Pergerakan BTT/Baggage Towing Tracktor di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang Hanif Pradana; Ichyu Machmiyana; Dini Wagini
Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik  Vol. 3 No. 4 (2025): Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/venus.v3i4.1007

Abstract

This study aims to improve the performance of roadside supervision services for Baggage Towing Tractor (BTT) movements at Kualanamu International Airport, Deli Serdang. The research background is based on the high level of operational risk on the airside, which requires strict supervision of Ground Support Equipment (GSE) vehicles. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of direct observation, semi-structured interviews, and field documentation. The results of the study indicate that violations of Standard Operating Procedures (SOP) such as excessive speeding, inappropriate lane use, and compliance with procedures are still common. The main causes include lack of training, weak monitoring systems, and low awareness of safety culture. From the results of the observation, it was found that supervision is still manual and not optimally supported by monitoring technology such as CCTV with a real-time integration system. In addition, the number of supervisory personnel is also not able to cover the entire service area of the road which is quite extensive, especially during peak operating hours. The lack of a firm reward and punishment system also contributes to the low discipline of BTT drivers. Interviews with several BTT operators showed that they have not received regular safety training, and most do not understand the importance of complying with established signs or markings. Therefore, it is recommended that airport authorities implement a monitoring system through the use of sensor-based technology and GPS tracking, as well as increase the intensity of occupational safety training. Furthermore, a dedicated unit should be established to continuously monitor GSE movements and integrate a digital reporting system to ensure prompt action on violations. Improving safety culture can also be achieved through internal campaigns and ongoing outreach.