Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Permainan Bowling Huruf terhadap Kemampuan Mengenal Kata pada Anak Usia Dini Nadirahsyahla, Shinta; Taty Fauzi; Dessi Andriani
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 01 (2022): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/paud-lectura.v5i03.8922

Abstract

This study aims to determine the effect of the letter bowling game on the ability to recognize words in group B children at the Fathiyyah Integrated Islamic PAUD. This type of research is a Pre-Experimental type of experimental research by providing treatment in the form of a letter bowling game method to students, then comparing the ability to recognize words in children before and after being given a letter bowling game. The sample used in this study was the total number of B grade children in the Fathiyyah Integrated Islamic PAUD. The method used in collecting research data is through a checklist observation sheet. The method in analyzing research data is the t-test. The results of the study based on the t-test calculation found that the value of fcount < ftable or 1.26 < 2.33 means Ho is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that there is an effect of the letter bowling game on the ability to recognize words in group B children at the Fathiyyah Integrated Islamic PAUD. It can be suggested that the letter bowling game should be used in word recognition lessons for other classes.
Pengaruh Kegiatan Menganyam terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Putri Az-Zahra; Taty Fauzi; Dessi Andriani
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 01 (2022): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/paud-lectura.v5i03.10693

Abstract

This study aims to determine the effect of weaving activities on the fine motor skills of children in group B at Barokah Gading Early Childhood Education. This type of research is a Pre-Experimental research with the type of One-Group Pretest-Posttest Design by providing treatment using weaving activities in children, then comparing fine motor skills in children before and after being given weaving activities. The method used in collecting research data is through a checklist observation sheet. The research data analysis method is t-test. The study population was all 15 children in group B and 15 children in group B as samples. The results showed that there was an effect of weaving activities on the fine motor skills of children in group B in PAUD Barokah Gading. This is evident from the results of the calculation of the hypothesis, based on the calculations obtained from the posttest test results of the normality of the data, these variances are homogeneous. Then the normality test of the homogeneity data was carried out and it was stated that the data was normally distributed and the variance of this study was homogeneous, then hypothesis testing was carried out from the results of the t-test calculation above, the value of tcount > ttable or 19.659 > 2.145 was rejected. the effect of weaving activities on the fine motor skills of group B children in PAUD Barokah Gading.
PERAN GURU BK DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER NASIONALISME DI SMA NEGERI 1 MERAPI BARAT Endang Surtiyoni; Sari, Syska Purnama; Evia Darmawani; Nurlela; Taty Fauzi
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 03 (2024): MEI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekhawatiran akan merosotnya nasionalisme dan terjadinya disintegrasi nasional cenderung meningkat akhir-akhir ini. Bimbingan Konseling berbasis nilai cinta tanah air dimaksudkan sebagai proses pemberian bantuan kepada peserta didik melalui suasana kondusif dengan berlandaskan nilai-nilai cinta tanah air seperti mempertahankan identitas, integritas, potensi bangsa serta memiliki semangat kebangsaan yang tinggi rasa kebanggan pada bangsa, rela berkorban demi bangsa dan menjaga kedaulatan bangsa. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta yaitu siswa dan Guru di SMA N 1 Merapi Barat mengenai nasionalisme dan peran guru BK dalam mengembangkan karakter nasionalisme. Metode pelaksanaannya adalah ceramah atau seminar berupa sosialisasi, diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian didapatkan bahwa secara keseluruhan kegiatan yang telah dilaksana berjalan dengan lancar, dan kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada siswa mengenai nasionalisme dan cara mengembangkannya sehingga diharapkan siswa dan Guru mampu memiliki karakter nasionalisme.
Implementasi Surat Edaran Menteri Pendidikan NO. 4 2016, NO 7 2025 : Himbauan Mengantar Anak Kesekolah Pada hari Pertama : Pengabdian Taty Fauzi; Naomi Diah Budi S; Syafwatul Putria. H; Mediarita Agustina; Vijay Cuwentri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3850

Abstract

Pelaksanaan pengadian ini dilatarbelakangi dari terbitnya surat edaran menteri pendidikan yang menghimbau para orang tua dapat mengedukasi dengan mengantarkan anaknya ke sekolah khususnya pada hari pertama. Tujuan selain mendampingi anak dalam menjalani hari pertamanya kesekolah juga dimaksudkan agar orang tua sebagai pendidik pertama mengetahui lingkungan sekolah anak dan dapat berinteraksi dengan para guru, orang tua atau wali murid lainnya. Tujuan utama dikeluarkannya Surat Edaran ini adalah membangun ekosistem pendidikan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aktif dari orang tua, siswa, dan sekolah, relasi orangtua dengan anak yang harmonis. Hal yang lebih prinsip adalah memberikan support atau dorongan pada anak agar merasa senang, nyaman menuju sekolah dan belajar bersama teman- teman seusianya. Tidak jarang pada hari pertama sekolah ini beberapa anak ada yang merasa cemas karena belum mengenal lingkungannya. Hal inilah yang dimaksudkan dalam surat edaran menteri, dengan didampingi orang tua diharapkan anak merasa senang, nyaman dan dapat beradaptasi mengenal guru dan anak- anak seusianya. Melalui momen ini diharapkan anak dapat tumbuh sehat dan memiliki karakter mandiri
Kolaborasi Seni Dan Komunikasi Dalam Membantu Kepolisian Melakukan Proses Administrasi Dan Pengarsipan Data Kasus Di Poltrestabes Palembang Taty Fauzi; Naomi Diah Budi Setyaningrum; Kelin Syakila; Rizqi Maulana; Fariz Rahmansyah; Rogi Naufal Najib; Zahra Safitri Sinaga; Kurnia Meilan Saputri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5645

Abstract

Pelaksanaan pengadian ini dilatarbelakangi dari kegiatan magang mahasiswa untuk selain mendampingi mahasiswa dalam melaksanakan magang juga memberikan ruang konsultasi berkaitan dengan seni melakukan layanan bimbingan dan membantu pemerosesan dan pengarsipan data pada bagian Reskrim, Satnarkoba, Satintelkam secara administrasi. Dalam pelaksanaan layanan Tim terdiri dari 2 orang dosen dan 6 orang mahasiswa mengaitkan pendekatan seni dalam membimbing karena layanan menjadi matarantai menjadi kunci dalam membantu proses laporan dan tangkapan pelanggaran hukum oleh masyarakat. Tujuan PKM di Polrestabes Palembang adalah untuk memahami sistem kerja kepolisian, meningkatkan keterampilan administrasi, serta menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab menambah wawasan, serta melatih komunikasi, dan memahami prosedur pelayanan publik. Tujuan lainnya adalah menertipkan surat- surat terkait dengan pelanggaran serta melakukan kolaborasi dalam layanan bimbingan baik terhadap masyarakat dan juga pada anggota. Diharapkan dengan komunikasi yang baik metode yang dikenal sebagai therapi seni atau art therapy, melayani dengan sepenuh hati, komunikasi yang ramah mampu mereduksi kesan bahwa polrestabes satu tempat yang menakutkan khususnya bagi masyarakat yang awam. Ternyata tidak seperti yang dibayangkan masyarakat bahwa jika berurusan dengan kepolisisan sangat menegangkan, beberapa aspek yang menunjukkan hubungan tersebut seperti ekspresi non verbal bagaimana ekspresi emosi pelapor, konflik internal yang sulit diungkapkan dengan kata yang bijak dapat diminimalisir dengan layanan yang ramah.