Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Informatics, Information System, Software Engineering and Applications (INISTA)

IMPLEMENTASI ROUTING PROTOCOL BABEL PADA MOBILE AD HOC NETWORK (MANET) aditya wijayanto
Journal of INISTA Vol 1 No 1 (2018): September 2018
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/inista.v1i1.15

Abstract

Perangkat penghubung data nirkabel diperlukan agar parangkat bergerak (mobile device) dapat berkomunikasi satu dengan yang lain. Manet merupakan sebuah model jaringan tanpa kabel (wireless) dari perangkat mobile yang bergerak secara dinamis dan kapan saja tanpa menggunakan infrastruktur yang tetap. Pada beberapa kondisi seperti pemulihan daerah bencana dan medan perang dimana infrastruktur komunikasi data rusak atau tidak dapat dimanfaatkan, teknologi mobile ad-hoc network dapat digunakan untuk komunikasi data alternative. Untuk memaksimalkan dalam pemanfaatan dan penggunaan system jaringan MANET terutama pada bagian penentuan dan pemilihan rute terbaik untuk node dapat terhubung, dari node sumber ke node tujuan agar lebih optimal. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan routing protocol Babel dapat diterapkan pada Mobile Ad-Hoc Network dengan pengujian secara langsung menggunakan node Single Board Computer. Pengujian dilakukan dengan jumlah node sebanyak 4 node, serta lokasi pengujian pada Lapangan Graha Sabha Permana. Hasil pengujian menunjukkan semua node dapat terhubung dengan baik dan ketika terdapat node yang rusak,node dapat memilih rute terbaik sehingga proses komunikasi pada MANET dapat berlangsung dengan stabil.
PENERAPAN EMERGENCY SYSTEM BERBASIS MOBILE (STUDY KASUS INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO) aditya wijayanto; Fahrudin Mukti Wibowo
Journal of INISTA Vol 1 No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/inista.v1i2.29

Abstract

Keamanan kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto merupakan salah satu faktor utama di dalam terciptanya kenyamanan dan kemananan. Emergency condition merupakan persoalan yang berdampak langsung pada aspek pelayanan, bahkan Emergency condition bersinggungan langsung dengan keselamatan diantarnya: kesehatan, kecelakaan, dan perilaku social. Keamanan selama berkegiatan di kawasan kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto menjadi perhatian utama. Untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, antara lain pencurian. Dengan inovasi teknologi terinspirasi dari Aplikasi Panic Button yang telah di gunakan pihak kepolisian, Penelitian ini bertujuan bagaimana menggunakan teknologi smartphone android sebagai cara menekan tindak kriminalitas dan masalah-masalah keamanan yang ada di Institut Teknologi Telkom Purwokerto. Dengan pembuatan aplikasi berbasis Android ini pihak kemananan kampus dapat memonitoring keamanan lingkungan kampusnya secara lebih efisien dan menciptakan rasa aman kepada seluruh civitas akademika di Institut Teknologi Telkom Purwokerto. Aplikasi keamanan kampus ini berbasis mobile yang memiliki sistem operasi android, terdapat aplikasi yang di install pada keamanan kampus dan aplikasi yang di install oleh civitas akademika Institut Tenologi Telkom Purwokerto. Ketika terjadi tindak krimininalitas dan pihak kemanana kampus dapat segera memberikan respon menuju tempat lokasi terjadinya kriminalitas dengan cepat dan tepat.
Penggunaan X-Means Clustering Method untuk Mengelompokkan Potensi Sekolah Menengah Unggul di Kabupaten Banyumas aditya wijayanto
Journal of INISTA Vol 2 No 1 (2019): November 2019
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/inista.v2i1.99

Abstract

Sekolah menengah merupakan salah satu jenjang pendidikan yang diwajibkan pemerintah dalam program wajib belajar Sembilan tahun. Maka dari itu informasi pengelompokan sekolah mengah sangat penting untuk pengembangan maupun revitalisasi dari pendidikan pada jenjang tersebut. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode X-means clustering. Metode X-Means clustering merupakan salah satu penyempurnaan dari metode K-Means clustering. Metode X-means digunakan pada penelitian ini karena dapat membagi cluster secara optimal dengan menggunakan nilai Bayesian Information Criterion (BIC). Penelitian ini menggunakan 118 data sekolah se-kabupaten Banyumas yang diambil dari pangkalan data kemendikbud. Hasil dari penelitian ini adalah empat buah cluster dengan nilai Davis Bouldin Index sebesar 0.846 dengan kelompok sekolah unggul sebanyak 28 sekolah, kelompok baik sebanyak 26 sekolah, kelompok cukup sebanyak 43 sekolah dan kelompok kurang sebanyak 21 sekolah.