Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengajaran 3 Bahasa (Inggris-Arab-Jepang) Di Madrasah Informal Kelurahan Cipadung Kecamatan Cibiru Puspa Mirani Kadir; Isye Herawati; Budi Rukhyana
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ka.v4i1.3097

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan proses pengetahuan dan teknologi pengayaan sumber belajar. Kegiatan KKN berlangsung dari tanggal 15 Desember 2020 sampai 15 Februari 2021. Lokasi KKN bertempat di Masjid Al-Huda Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Di masjid tersebut terdapat kegiatan pelatihan tiga bahasa, yaitu Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Bahasa Jepang. Selain itu, terdapat sebuah perpustakaan yang dibangun untuk menumbuhkan minat baca terhadap anak-anak di lingkungan setempat. Para orang tua di lingkungan ini memiliki peran besar dalam membentuk lingkungan tempat tinggal yang nyaman dan ramah anak dengan adanya kegiatan di Majelis Ta’lim, Juma’at Berkah, dan lain sebagainya. Melalui hal tersebut tradisi gotong royong masyarakat Indonesia dapat dipertahankan dengan baik. Para orang tua juga membimbing anak-anak usia sekolah untuk rajin mengikuti pengajaran tiga bahasa yang dilaksanakan di Masjid Al-Huda untuk bekal bagi anak-anak di masa depan. Untuk menjawab bagaimana keberlangsungkan pengajaran dan sebagai bahan evaluasi, telah dikeluarkan kuesioner yang diisi oleh orangtua siswa. Angket ini berisi pertanyaan terhadap orangtua santri generasi alpha dalam pengajaran tiga bahasa untuk mengetahui sejauh mana komunikasi yang terjalin antara ibu dan anak terhadap pembelajaran ini.
Modalitas Epistemik -Hazu Da dan Padanannya dalam Bahasa Indonesia Isye Herawati; Fahri Delfariyadi
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v6i1.577

Abstract

Japanese epistemic modality can be expressed through by linguistic markers, such as adverb markers indicate the gradient or level of the speaker’s assumptions about a specific phenomenon. This study aims to investigate the epistemic modality of Japanese -hazu da and its Indonesian equivalent. This study utilized descriptive and qualitative methods, and data were obtained from various novels and Shonagon corpus. The findings of the present study are the adverbs and grammatical components that appear with modal auxiliary verbs, resulting in different epistemic gradations, notably uncertainty in the lowest rank, expectation/reasonable prediction, agreement/consent, disaffirmation, and strong negation, as well as strong affirmation in the highest rank. The Indonesia equivalent derived from this modality are ‘mungkin’, ‘tentunya’, ‘pastinya’, ‘kalau tidak salah’, and ‘mana mungkin’. The speaker’s logical reasoning and assumption supported by the contextual aspect and grammatical items in sentences.
PELANGGARAN PRINSIP SOPAN SANTUN TOKOH BAKUGOU KATSUKI DAN EKSPRESI WAJAH PETUTURNYA Kencana, Sekar Maryam; Ginanjar, Pika Yestia; Herawati, Isye
Journal of Linguistic Phenomena (JLP) Vol 3, No 2 (2025): Journal of Linguistic Phenomena, Januari 2025
Publisher : Direktorat Pendidikan dan Internasionalisasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jlp.v3i2.55525

Abstract

Fenomena pelanggaran terhadap prinsip sopan santun kerap ditemukan dalam kehidupan dan media. Dampak dari pelanggaran prinsip sopan santun adalah timbulnya implikasi pragmatik berupa respon verbal dan nonverbal seperti ekspresi wajah. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pelanggaran prinsip sopan santun oleh Bakugou Katsuki serta respon—termasuk ekspresi wajah—petutur terhadap pelanggaran tersebut dalam manga Boku No Hiiroo Akademia volume 1–13. Analisis dilakukan melalui metode kualitatif deskriptif dengan mengaplikasikan teori pragmatik, teori konteks, serta teori ekspresi wajah. Hasil analisis mengungkap adanya pelanggaran terhadap seluruh enam maksim (kearifan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, pemufakatan, simpati) prinsip sopan santun oleh Bakugou Katsuki. Respon petutur terhadap pelanggaran prinsip sopan santun oleh Bakugou Katsuki muncul dalam wujud verbal dan nonverbal (melalui ekspresi wajah terkejut, takut, sedih, marah, dan datar). Temuan penelitian memperkuat argumen bahwa prinsip sopan santun bersifat esensial untuk mempertahankan keberlangsungan komunikasi.
Structural and Semantic Analysis of the Auxiliary Verb ~You (da) in Japanese Sentences Nani Sunarni; Herawati, Isye
Chi e Journal of Japanese Learning and Teaching Vol. 13 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chie.v13i1.17424

Abstract

This study investigates the structure and meaning of the auxiliary verb ~you (da) in Japanese sentences. Data were collected from the Books Bunpou ga Yowai Anata e and Manabo! Nihongo Shou (Chuukyuu) and self-constructed sentences reviewed by native speaker linguists. Using a qualitative descriptive approach, 29 instances of ~you (da) were analyzed and categorized into three meanings: assumption based on observation (15 cases), similarity or equality (6 cases), and comparison or analogy (8 cases). The findings reveal that ~you (da) structurally attach to verbs, adjectives, and nouns in their base forms, functioning as predicates. Semantically, it conveys two core meanings: (1) assumption based on observation or perceived conditions and (2) expressions of similarity, resemblance, or analogy. The latter meaning is further divided into reiji (例示), which provides examples, and Hikyou (比況), which expresses similarity through comparison. These meanings are realized through patterns such as [V+you ni V], [N+ no you ni + V/Adj], and [N + no you da]. This study contributes to Japanese grammar research by clarifying the syntactic and semantic roles of ~you (da). The analysis follows the sentence study approach and the matching method, examining linguistic elements based on their referential meanings. By offering a structured analysis of ~you (da), this study enhances the understanding of its usage and provides insights for learners and educators in Japanese language studies.