Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Sanitasi Bandar Udara Fatmawati Soekarno Bengkulu Angraini, Wulan; Afriyanto, Afriyanto; Wati, Nopia; Febriawati, Henni; Sarkawi, Sarkawi; Rizal, Achmad Faisal; Pratiwi, Diyan
Faletehan Health Journal Vol 11 No 03 (2024): Faletehan Health Journal, November 2024
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v11i03.597

Abstract

Fatmawati Airport as a place for people entering and exiting from various destinations needs attention in the aspect of creating a healthy environment to protect airport users from the spread of disease and health problems. This research aims to analyse the sanitary conditions at Fatmawati Soekarno Airport Bengkulu and received authorization from the Class III Port Health Office in Bengkulu with permit number 238/SKTMP/KKP-BKL/VIII/2021. This research was descriptive observational. The data collection technique used a direct measurement with an observational list. The results showed that the sanitation conditions at Fatmawati Soekarno Airport Bengkulu scored 6900 (56.21%); thus, it was declared unhealthy. The efforts to implement environmental sanitation obtained a score of 54.21%, the arrangement of facilities and infrastructure 56.44%, the increase in clean and healthy living behaviors 71.42%, the improvement of occupational safety and health 85.33%, the security and order 80%, and the institutional aspect 50.26%. The health conditions of the airport environment, facilities, and the institutional efforts were categorized as not good. However, the efforts to increase clean and healthy living behaviors and to increase security and order were categorized as meeting the requirements since the officers outside the airport was mandatory to use PPE (personal protective equipment).
EDUKASI TENTANG PENCEGAHAN BENCANA BANJIR PADA SISWA SD DI KOTA BENGKULU Laila, Zarli Nisfa; Kosvianti, Emi; Afriyanto, Afriyanto; Febriawati, Henni; Saputra, Surya Ade
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.15000

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada siswa kelas 3 dan 4 SDIT UMMI Kota Bengkulu didapatkan bahwa sebagian besar siswa tidak mengetahui dan tidak pernah mengikuti penyuluhan mengenai tindakan pencegahan bencana banjir. Berkaitan dengan hal ini, penyuluhan pencegahan bencana banjir harus diberikan kepada anak-anak usia sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2023 dengan peserta sebanyak 47 orang siswa kelas 3 dan 4 SDIT UMMI Kota Bengkulu. Diperoleh data responden dengan hasil pre test baik sebanyak 26 orang (55,3%) dan responden dengan hasil kurang sebanyak 21 orang (44,7%). Responden dengan hasil post test baik sebanyak 35 orang (74,5%) dan responden dengan hasil kurang sebanyak 12 orang (25,5%). Tingkat pengetahuan tentang pencegahan bencana banjir pada siswa kelas 3 dan 4 SDIT UMMI Kota Bengkulu mengalami peningkatan setelah dilakukan edukasi melalui metode ceramah dengan power point. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui edukasi peningkatan pengetahuan bagi siswa kelas 3 dan 4 SDIT UMMI Kota Bengkulu ini bertujuan agar siswa memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang upaya pencegahan bencana banjir. Siswa diharapkan dapat menerapkan upaya pencegahan bencana banjir yang sudah disosialisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini memberikan manfaat yang cukup besar bagi siswa dalam kehidupan bermasyarakat dan juga di lingkungan sekolah.
PENDIDIKAN SEKSUAL REMAJA SMP DI SEKOLAH MENENGAH SWASTA X BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG Setiyadi, Noor Alis; Afriyanto, Afriyanto; Veibiani, Nindita Arum; Rachmawati, Inna; Rahmadhani, Artha Senja; Kamila, Kamila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah menengah pertama X di Bandungan merupakan salah satu sekolah SMP yang letaknya berdekatan dengan lokalisasi Bandungan. Dekatnya dengan lokalisasi, dilansir membuat anak usia remaja yang memiliki hasrat biologis tinggi kemudian menggunakan jasa lokalisasi karena pengaruhnya yang besar. Pencegahan perilaku seksual remaja SMP dapat dilakukan dengan meningkatkan informasi  dan pengetahuan kepada siswa SMP mengenai perilaku seksual beserta dampak negatif yang bisa terjadi karena perilaku seksual tersebut. Peningkatan informasi dan pengetahuan dapat dilakukan dengan cara pemberian informasi dan penyuluhan mengenai seksualitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menghasilkan solusi yaitu meningkatkan pengetahuan remaja SMP mengenai seksualitas, dengan meningkatnya pengetahuan mengenai seksual sejak dini yaitu sejak usia remaja, dan lebih bisa menahan dirinya untuk tidak berperilaku seksual berisiko. Hasil pengabdian masyarakat ini didapatkan hasil bahwa terjadi peningkatan pengetahuan mengenai seksualitas, mengenai organ reproduksi dan pengetahuan mengenai risiko dari perilaku seksual pranikah pada remaja. Tingkat pengetahuan mengenai seksualitas dan reproduksi yang dimiliki oleh siswa setelah diberikan layanan informasi menunjukkan adanya peningkatan sebesar 89.4%.
Hubungan Kondisi Fisik Rumah Dengan Kejadian ISPA Di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar ikan Kota Bengkulu reriscie, allensha meza; afriyanto, Afriyanto; ramon, agus; Wati, Novia
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/8pjpft05

Abstract

Latar belakang : Salah satu penyebab yang berkaitan dengan ISPA lingkungan fisik rumah. Salah satu faktor risiko penyebaran penyakit berbasis lingkungan yaitu lingkungan fisik rumah yang belum sesuai standar kesehatan. Wilayah kerja UPT Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu adalah salah satu wilayah dengan jumlah penderita ISPA yang tinggi. Dalam kurun waktu satu tahun jumlah penderita ispa mengalami naik turun dan lebih cenderung mengalami peningkatan. Metode : Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik, jenis penelitian kuantitatif dan menggunakan pendekatan case control. Hasil : Pelayanan air limbah batik tidak mengalir ke bak penampungan, pengumpulan Pada analisis univariat diperoleh 81 responden (81%) dengan ventilasi memenuhi syarat kesehatan, 96 responden (96%) dengan jenis lantai sudah sesuai persyaratan kesehatan, 93 responden (93%) dengan jenis dinding sesuai persyaratan kesehatan, 91 responden (91%) dengan kepadatan hunian memenuhi syarat kesehatan. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya korelasi antara luas ventilasi dan kepadatan hunian kamar dengan peristiwa ISPA. Kesimpulan : Disarankan kepada Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu untuk menggalakan penyuluhan penyebab tentang penyakit ISPA dan penyuluhan tentang kondisi fisik rumah yang sudah sesuai persyaratan kesehatan. Kata kunci: Penyakit, ISPA, Kondisi, Fisik, Rumah
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu Sari, Dedeh Puspita; Afriyanto, Afriyanto; Oktavidiati, Eva; Yanuarti, Riska
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/8sm20r89

Abstract

Latar belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit paling berbahaya di seluruh dunia. Kondisi ini, yang dikenal juga sebagai tekanan darah tinggi, meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit seperti jantung, stroke, ginjal, dan penyakit lainnya. Salah satu sasaran global untuk mengatasi penyakit tidak menular adalah mengurangi angka hipertensi sebesar 33% antara tahun 2010 dan 2030. Tingkat hipertensi bervariasi berdasarkan lokasi geografis dan status ekonomi. Kondisi ini menjadi perhatian penting karena dampaknya yang signifikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, serta memerlukan penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 87 responden diikutsertakan dalam uji chi-kuadrat. Hasil: Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu, ditemukan hubungan signifikan antara usia (p-value = 0,027), pengetahuan (p-value = 0,034), dan konsumsi garam (p-value = 0,013) dengan kejadian hipertensi. Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan signifikan antara jenis kelamin (p-value = 0,738), kebiasaan merokok (p-value = 0,923), dan obesitas (p-value = 0,692) dengan hipertensi. Kesimpulan: Faktor usia, tingkat pendidikan, dan konsumsi garam mempengaruhi prevalensi hipertensi. Disarankan agar individu yang disurvei secara rutin memeriksa tekanan darah mereka untuk menjaga kestabilan tekanan darah. Kata Kunci : Risiko, Penyakit, Hipertensi
Applying Authentic Assessment in Fiqh Learning at Madrasah Ibtidaiyah Afriyanto, Afriyanto; Saputra, Hengki
Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam, 2(1) 2026
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/jikpi.v2i1.363

Abstract

Background: Learning evaluation practices still tend to rely on conventional assessments that focus primarily on cognitive aspects, thereby failing to comprehensively capture students’ learning achievements. Objective: This study aims to describe the implementation of authentic assessment in Fiqh lessons at Madrasah Ibtidaiyah and to analyse its impact on students’ conceptual understanding, learning engagement, and the application of Fiqh values. Method: This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews, and documentation analysis. Findings: The findings indicate that authentic assessment enhances students’ understanding of Fiqh concepts, promotes active participation in the learning process, and facilitates the application of Fiqh values in real-life contexts. Furthermore, authentic assessment enables teachers to holistically evaluate students’ development across cognitive, affective, and psychomotor domains. Conclusion: Authentic assessment is an effective and relevant evaluation strategy for Fiqh learning at Madrasah Ibtidaiyah, as it supports meaningful learning and comprehensive student assessment. Contribution: This study contributes empirical and practical insights into the implementation of authentic assessment as a contextual and holistic evaluation alternative in Islamic education, particularly at the elementary level.