Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PELATIHAN PENINGKATAN KARAKTER KEPEMIMPINAN PADA GENERASI MILLENIALS DI PONPES AGUS FAHMI; AHMAD MUSLIM; MENIK ARYANI
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Vol. 1 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jpkm.v1i1.56

Abstract

Pelatihan leadership untuk generasi millennials memiliki banyak pengaruh besar atau dampak terhadap masa depan yang akan dihadapi selanjutnya. Banyak yang memberikan stigma terhadap generasi ini, seringkali ada hal pro kontra dengan rekan kerja atau pimpinan yang usianya hampir sama. Tujuan dari kegiatan ini adalah memantapkan jiwa dan sikap kepemimpinan para generasi Millenials dalam menyongsong kehidupan yang lebih baik kedepannya. Metode yang digunakan adalah pemberian penyuluhan disertai dengan pelatihan secara intensif kepada santri di Ponpes. Hasil yang dicapai berupa Pelatihan Problem solving akan menjadi skill yang sangat dibutuhkan di masa depan, bukan sekadar kemampuan menyelesaikan masalah saja. Pemimpin yang efektif mengembangkan cara kerja baru dengan menyesuaikan diri dengan kenyataan di luar dan tidak hanya yang terjadi di dalam batas-batas organisasi. Kepemimpinan Powerless adalah teori yang mengatakan bahwa pemimpin bekerja dengan tim untuk mengidentifikasi perubahan apa yang diperlukan untuk memperbaiki kondisi.
POLA MANAJEMEN PERPUSTAKAAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA BARAT Ahmad Muslim; Masita; Rudi Hariawan
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 2 No. 7 (2021): Juli
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v2i7.1086

Abstract

This study aims to describe the pattern of social inclusion-based library management in the Regional Library and Archives Service of West Sumbawa Regency. The focus of this research are 1) How to socialize and promote social inclusion-based library strategies, 2) How to manage social inclusion-based libraries, 3) How to provide social inclusion-based library services. The research method uses a qualitative approach with a case study design. The location of this research was carried out at the Regional Library and Archives Service of West Sumbawa Regency which was located in the Kemutar Telu Center (KTC) Environment, Kuang Village, Taliwang District, West Sumbawa Regency with the technique of determining the subject of pourposive snowball sampling with a total of 13 informants. Data collection techniques using observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis used single case data analysis with interactive model from Miles & Huberman. The results of the study conclude 1) To increase the interest of library visitors, collaborate with various parties and carry out promotions and socialization through social media such as Facebook and Instagram. 2) Management in this library still follows the standard. 3) This library provides services such as on-site reading services, mobile library services, cross-service services, free library membership card making services, free wifi services, toilet services for the disabled, and braille Qur'an services for visitors with special needs. With this service, it is hoped that it will attract visitors to visit the library. The suggestion is that the community is expected to continue to optimize the implementation of social inclusion-based libraries.
Pondok Pesantrem Sebagai Pendidikan Moral di Era Modern Ahmad Muslim
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 4 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v4i2.1295

Abstract

Penelitian ini mengkaji pondok pesantren sebagai instrumen penguatan moral dalam upaya menghadapi pergeseran moral di era modern saat ini. Peneliti mendapatkan pembelajaran di pondok pesantren selalu mengedepankan akhlak atau moral sebagai dasar dalam menuntut ilmu. Hal demikian peneliti dapatkan, selain belajar ilmu pengetahuan yang sifatnya keduniaan, di pondok pesantren lebih fokus ke ilmu agama. Alasan tersebut didasarkan ketika seorang siswa menuntut ilmu agama, maka untuk memahami ilmu yang lainyya lebih mudah. Oleh sebab itu ilmu agama yang khusus kajian tentang akhlak sangat penting dan menjadi pondasi penuntut ilmu dalam belajar sampai waktunya ia mengajar nantinya.
PERAN KOMUNITAS BELAJAR DALAM MEMBANGUN BUDAYA KERJA TIM YANG EFEKTIF DI SD NEGERI 11 JAMBU Fitri Roihani; Sukarman; Ahmad Muslim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.26780

Abstract

The purpose of this study is to evaluate the role of learning communities in building an effective team work culture at SD Negeri 11 Jambu. This research employs a qualitative case study approach involving observation, documentation, and interviews. The results indicate that learning communities enhance collaboration, communication, and collective responsibility among teachers, leading to a productive team work culture that supports the improvement of professional competence. To establish a learning community, school management must provide support despite challenges such as limited time and varying levels of participation. Therefore, learning communities are an effective way to strengthen team work culture and improve the quality of education in elementary schools. The study recommends strengthening management support and sustainable participation mechanisms.
Rekonseptualisasi Psikologi Manajemen di Era Generative AI: Tantangan dan Peluang bagi Organisasi Pendidikan Ahmad Muslim
REFORM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya Vol. 8 No. 03 (2025): Vol. 8 No. 03 (2025): REFORM : Jurnal Pendidikan, Sosial, & Budaya
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi generative artificial intelligence (GenAI) telah membawa transformasi fundamental dalam berbagai aspek kehidupan organisasi, termasuk organisasi pendidikan. Artikel ini merupakan kajian kepustakaan yang bertujuan untuk merekonseptualisasi teori dan praktik psikologi manajemen dalam konteks integrasi GenAI di organisasi pendidikan. Melalui pendekatan studi literatur sistematis terhadap publikasi ilmiah rentang 2019-2025, kajian ini mengidentifikasi tiga temuan utama. Pertama, konsep-konsep inti psikologi manajemen seperti motivasi, kepemimpinan, dan dinamika kelompok memerlukan penyesuaian paradigmatik untuk mengakomodasi kolaborasi manusia-AI. Kedua, integrasi GenAI berdampak ganda terhadap kesejahteraan psikologis pekerja pendidikan, yaitu meningkatkan produktivitas sekaligus berpotensi menimbulkan technostress dan ancaman terhadap kebutuhan psikologis dasar (kompetensi, otonomi, keterkaitan). Ketiga, kepemimpinan transformasional-digital menjadi model yang paling adaptif untuk mengelola transisi organisasi pendidikan menuju kolaborasi manusia-AI yang sehat dan produktif. Implikasi teoretis dan praktis bagi pengembangan organisasi pendidikan di Indonesia dibahas secara komprehensif
POLA MANAJEMEN PERPUSTAKAAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA BARAT Masita; Rudi Hariawan; Ahmad Muslim
Responsif Vol 1 No 1 (2023): Responsif: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola manajemen perpustakaan berbasis inklusi sosisal di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat. Adapun fokus utama dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana strategi sosialisasi dan promosi perpustakaan berbasis inklusi sosial, 2) Bagaimana pengelolaan perpustakaan berbasis inklusi sosial, 3) Bagaimana pelayanan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Lokasi penelitian ini dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat yang berlokasi di Lingkungan Kemutar Telu Center (KTC), Kelurahan Kuang, KecamatanTaliwang Kabupaten Sumbawa Barat dengan taknik penentuan subjek pourposive snowball sampling dengan jumlah informan sebanyak 13 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data kasus tunggal dengan model interaktif dari Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menyimpulkan 1) Untuk meningkatkan minat pengunjung, perpustakaan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dan melakukan promosi dan sosialisasi melalui sosial media seperti Facebook dan Instagram. 2) Pengelolaan di perpustakaan ini tetap mengikuti standar baku. 3) Perpustakaan ini menyediakan layanan seperti layanan baca ditempat, layanan perpustakaan keliling, layanan silang layan, layanan pembuatan kartu anggota perpustakaan gratis, layanan wifi gratis, layanan kloset duduk untuk difabel, dan layanan Al-Qur’an braille untuk pengunjung yang berkebutuhan khusus. Dengan adanya pelayanan ini diharapkan mampu menarik minat pengunjung dalam mengunjungi perpustakaan. Adapun saranya yaitu diharapkan masyarakat untuk terus mengoptimalkan pelaksanaan perpustakaan berbasis inklusi sosial.
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SDN 2 PENE KECAMATAN JEROWARU KABUPATEN LOMBOK TIMUR Muh. Samsul Hadi; Zulfakar; Ahmad Muslim; Haromain
Responsif Vol 1 No 2 (2023): Responsif: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan muatan (isi) pendidikan untuk membentuk kepribadian seseorang melalui sebuah Pendidikan. berdasarkan keterangan kepala sekolah SDN 2 Pene karena manajemen pendidikan itu sangat penting maka dari itu kepala sekolah selalu mengadakan rapat satu kali sebulan membahas tentang bagaimana merancang kurikulum yang memadukan pembelajaran akademis dengan pengembangan karakter, memastikan tidak hanya berkembang secara intelektual tetapi juga secara moral dan social. Dalam pelaksanaan manajemen pendidikan karakter saya selaku kepala sekolah meminta kepada guru mata pelajaran untuk selalu mengadakan kultum sebelum memulai pembelajaran di kelas, Untuk pengawasan kepala sekolah melakukan penugasan tugas dan tanggung jawab kepada guru untuk memastikan bahwa manajemen pendidikan karakter terintegrasi dengan baik, meskipun langkah-langkah penanaman Pendidikan karakter telah diusahakan akan tetapi masih banyak permasalahan yang terkait dengan akhlak atau moralitas peserta didik Baik buruknya output suatu manajemen dalam hal ini karakter bergantung dengan baik buruknya manajemen itu sendiri, dengan kata lain apabila semua upaya telah dilakukan dan ditunjang dengan sumber daya yang ada akan tetapi hasil yang diperoleh masih kurang maksimal berarti ada yang kurang dari sisi manajemennya. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pendidikan karakter pada SDN 2 Pene Kecamatan Jerowarau Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Tempat penelitian di SDN 2 Pene Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, dengan subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru/staf dan pihak yang berkaitan penelitian. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik keabsahan data dilakukan dengan pengumpulan data, redukasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, Penelitian ini mengajukan bahwa, pertama perencanaan manajemen pendidikan karakter pada SDN 2 Pene Kecamatan Jerowaru diawali dari rapat yang melibatkan semua komponen sekolah, Rapat membahas mengenai penentuan tujuan Pendidikan karakter, penyusunan program dan pengintegrasian nilainilai karakter pada SDN 2 Pene. Kedua pelaksanan dilaksanakan secara integratif oleh semua guru termasuk kepala sekolah. Ketiga pengawasan dilakukan oleh pengawas intern dan ekstern, Pengawas interen yaitu Kepala Sekolah dibantu para guru/staf, sedangkan pengawas eksteren adalah pengawas sekolah yang ditugaskan dari dinas Pendidikan. Pengawasan dilakukan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing sertasesuai dengan instrumen pengawasan, baik instrumen monitoring dan evaluasi. Ke empat evaluasi tidak jauh beda dengan pengawasaannya yang dilakukan oleh kepala sekolah dan para guru/staf yang dilakukan secara langsung di kelas lewat mata pelajaran di kelas.